DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Universitas Padjadjaran Kukuhkan Delapan Guru Besar dari Empat Fakultas

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran mengukuhkan delapan Guru Besar baru dari empat fakultas, yaitu Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik Geologi, Fakultas Peternakan, dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam dalam acara Pengukuhan Jabatan Guru Besar yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung pada Selasa, 28 April 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua Senat Akademik Unpad, Prof. Dr. Yoni Syukriani.

Delapan Guru Besar tersebut adalah Prof. Dr. Ir. H. Wahyu Daradjat Natawigena, M. Si., Prof. Dr. Ir. Mohamad Sapari Dwi Hadian, S.T., M.T., Prof. Ir. H. Dicky Muslim, M.Sc., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Heni Indrijani, S. Pt., M.Si., IPU., Prof. Ir. Indrawati Yudha Asmara, S.Pt., M., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Mansyur, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng., Prof. Dr. Shabarni Gaffar, S.Si., M.Si., dan Prof. Dr. I Gede Nyoman Mindra Jaya, S.Si., M.Si.

Guru Besar Bidang Vetebrata Hama Prof. Dr. Ir. H. Wahyu Daradjat Natawigena menyampaikan paparan ilmiah berjudul “Dari Bioteknologi Menuju Inovasi: Rekayasa Rodentisida Multi Aroma dan Rasa dalam Pengendalian Vetebrata Hama”. Prof. Wahyu menyampaikan bahwa pengendalian tikus sebagai vetebrata hama mengalami tantangan, yaitu tikus yang semakin adaptif sehingga menjadi resisten terhadap bahan aktif dan tidak tertarik mengonsumsi umpan yang disediakan. Dalam hal ini, bioekologi mengajarkan bahwa tikus memiliki perilaku makan yang selektif, sensitif terhadap aroma, rasa, dan sangat berhati-hati terhadap sesuatu yang baru atau neofobia.

“Kami mengembangkan inovasi berupa rodentisida dengan multi aroma dan rasa yang dirancang dengan kombinasi bahan berprotein, rasa manis, dan aroma kuat, untuk meningkatkan daya tarik konsumsi. Hasilnya adalah konsumsi umpan racun meningkat, preferensi tikus terhadap umpan beracun meningkat, dan tikus dapat dikendalikan populasinya. Artinya, pendekatan berbasis bioekologi dan perilaku ini terbukti lebih efektif dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Harapannya inovasi ini dapat mendukung efektivitas pengendalian hama sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Prof. Wahyu.

Guru Besar Bidang Geoheritage Prof. Dr. Ir. Mohamad Sapari Dwi Hadian, menyampaikan paparan ilmiah berjudul “GeoHeritage Indonesia untuk Ketahanan Bangsa: Fondasi Peradaban Berkelanjutan: Dari Laboratorium Alam Dunia Menuju Ketahanan Bangsa di Era Krisis”. Prof. Sapari menyampaikan bahwa geoheritage perlu dilihat sebagai investasi yang harus dikelola sehingga menghasilkan imbal hasil yang nyata, yaitu ketahanan pangan dari tanah vulkanik yang subur, ketahanan bencana dari komunitas yang teredukasi, dan ketahanan ekonomi dari geowisata yang inklusif.

“Geoheritage adalah sumber daya yang tidak dapat diperbarui dan rentan terhadap dampak alam dan antropogenik. Setiap generasi yang tumbuh tanpa mengenal geodiversity tanah airnya adalah generasi yang kehilangan kompas untuk menavigasi masa depannya sendiri. Oleh karena itu, saya mengajak untuk kita sama-sama berkomitmen bahwa ilmu geologi bukan ilmu masa lalu melainkan ilmu masa depan, bahwa geoheritage bukan sekadar batu dan mineral, tetapi fondasi ketahanan bangsa, dan komitmen bahwa cara kita mengelola bumi hari ini adalah cermin dari cara kita mencintai generasi yang akan datang,” jelas Prof. Sapari.

Guru Besar Bidang Kebencanaan Geologi Prof. Ir. H. Dicky Muslim, M.Sc., Ph.D., menyampaikan paparan ilmiah berjudul “Peran Mitigasi Bencana Geologi dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia Berdisiplin dan Berkarakter Unggul”. Prof. Dicky menjelaskan bahwa pendidikan diharapkan membentuk karakter dan perilaku sadar risiko bencana, serta dapat merancang dan melakukan tindakan yang tepat pada masa sebelum bencana, masa tanggap darurat dan masa setelah bencana, yang dikenal sebagai siklus bencana. Universitas sebagai pilar peradaban berperan sangat penting dalam pengembangan SDM, sehingga melalui pendidikan diharapkan dapat dicapai masyarakat yang sadar risiko, siap siaga, dan tangguh (awareness, preparedness, readiness, resilience) menghadapi aneka potensi bencana.

“Melalui pendekatan Siklus Bencana, penegakkan disiplin dan karakter manusia unggul akan dapat dicapai dengan pelibatan aneka bidang ilmu yang ada di perguruan tinggi. Jika kita cermati program Asta Cita, nampak bahwa cita-cita membangun masyarakat berdisiplin tinggi dan berkarakter unggul dapat dilakukan melalui pendekatan siklus bencana karena secara psikologis berdasar kepada keinginan naluriah menghindari bahaya, rasa takut akan kematian, rasa takut terganggunya kehidupan yang sudah nyaman,” ujar Prof. Dicky.

Guru Besar Bidang Genetika Kuantitatif Ternak Prof. Dr. Ir. Heni Indrijani, menyampaikan paparan ilmiah berjudul “Peran Genetika Kuantitatif dalam Peningkatan Mutu Genetik Ternak”. Prof. Heni menjelaskan bahwa genetika kuantitatif berfokus pada sifat-sifat yang dapat diukur secara kontinyu, seperti contohnya bobot badan, produksi susu, atau jumlah telur. pendekatan statistik untuk mengestimasi parameter genetik, yang menjadi landasan utama dalam melakukan seleksi, serta breeding plan untuk meningkatkan mutu genetik ternak.

“Penerapan genetika kuantitatif menggunakan metode test day record merupakan terobosan dalam pemuliaan sapi perah modern untuk mendapatkan estimasi nilai genetik yang lebih akurat dan efisien. Hal ini memungkinkan untuk meng-identifikasi sapi- sapi unggul lebih tepat, sehingga keputusan seleksi dapat diambil lebih dini tanpa harus menunggu masa laktasi berakhir. Penggunaan big data dari hasil rekoding dan penanda DNA, memungkinkan identifikasi keunggulan genetik secara lebih cepat dan tepat,” jelas Prof. Heni.

Guru Besar Bidang Konservasi dan Pengelolaan Sumber Prof. Ir. Indrawati Y. Asmara menyampaikan paparan ilmiah berjudul “Ayam Penyanyi di Indonesia: Warisan Budaya dan Tantangan Konservasi”. Prof. Indrawati menjelaskan popularitas ayam penyanyi semakin meningkat seiring dengan berkembangnya kontes dan komunitas di berbagai daerah. Namun, penurunan kualitas kokok, sistem manajemen kesehatan, dan pemeliharaan masih menjadi tantangan konservasi. Dalam hal ini peran pemerintah sangat strategis dan bisa menjadi pelaku utama konservasi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan lain.

“Konservasi sumber daya genetik ternak harus didasarkan pada sistem inventarisasi dan monitoring yang terintegrasi, sehingga memerlukan data yang lengkap seperti data populasi, performa, serta informasi genetik yang terdokumentasi secara berkala. Pendekatan konservasi perlu bertransformasi menuju pendekatan berbasis data untuk memastikan bahwa keragaman genetik, stabilitas populasi, serta nilai biologis dan budaya yang melekat di dalamnya tetap terjaga secara utuh. Selain itu, kerja sama dan pembagian peran pemangku kepentingan menjadi hal yang perlu dioptimalkan,” ujar Prof. Indrawati.

Guru Besar Bidang Produksi Tanaman Pakan dan Sumberdaya lainnya Prof. Dr. Ir. Masyur,  menyampaikan paparan ilmiah berjudul “Eksplorasi, Pemanfaatan, dan Penggunaan Rumput Kikuyu (Pennisetum clandestinum) sebagai Hijauan Pakan Berkualitas Tinggi untuk Pengembangan Pangan, Produksi Serum, dan Berkuda di Indonesia”. Prof. Mansyur menjelaskan bahwa performa kuda tidak hanya ditentukan oleh genetik, tetapi juga oleh pakan. Oleh karena itu, rumput kikuyu menawarkan serat efektif untuk kesehatan pencernaan, palatabilitas tinggi, serta energi stabil untuk performa jangka panjang.

“Dengan pendekatan bioeconomy, Kikuyu menjadi bagian dari sistem pertanian yang tidak hanya produktif, tetapi juga berkelanjutan. Rumput Kikuyu mengajarkan kita satu hal yang sangat mendasar, yaitu bahwa solusi besar sering tersembunyi dalam hal-hal yang kita abaikan. Kini saatnya kita berhenti menjadi konsumen ilmu dan mulai menjadi produsen solusi global. Mari kita jadikan riset sebagai gerakan, inovasi sebagai landasan kebijakan, dan lmu sebagai jalanmenuju kedaulatan bangsa,” jelas Prof. Mansyur.

Guru Besar Bidang Rekayasa Protein dan Bioteknologi Prof. Dr. Shabarni Gaffar, menyampaikan paparan ilmiah berjudul “Peran Rekayasa Protein dan Bioteknologi untuk Pengembangan Alat Diagnostik”. Prof. Shabarni menyampaikan bahwa rekayasa protein memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja biomolekul utama yang digunakan dalam diagnostik, termasuk enzim, antibodi, dan protein reporter. Rekayasa protein dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu rational design dan direct evolution, sehingga protein dapat direkayasa untuk memperoleh sifat yang diinginkan, seperti peningkatan aktivitas, stabilitas, atau spesifisitas untuk berbagai aplikasi, termasuk diagnostik.

“Melalui pendekatan rational design, directed evolution, serta dukungan teknologi DNA rekombinan, protein dapat dimodifikasi atau direkayasa untuk menghasilkan fungsi yang lebih spesifik, stabil, dan sensitif. Hal ini telah terbukti melalui pengembangan fragmen antibodi rekombinan yang efektif untuk deteksi berbagai biomarker penyakit. Pendekatan ini memberikan peluang besar dalam pengembangan alat diagnostik modern dan kemandirian bioteknologi nasional, termasuk dalam respons terhadap penyakit menular dan pengembangan kit diagnostik yang inovatif dan aplikatif,” jelas Prof. Sharbani.

Guru Besar Bidang Statistika Epidemiologi Prof. Dr. I Gede Nyoman M. Jaya, menyampaikan paparan ilmiah berjudul “ Menuju Sistem Kewaspadaan Dini Epidemiologis yang Cerdas: Integrasi AI dan Bayesian dalam Pemodelan Spasio-Temporal”. Prof. Nyoman menjelaskan bahwa sistem kewaspadaan dini harus mampu mengubah data menjadi peta risiko, probabilitas siaga, dan prioritas intervensi. Oleh karena itu, pendekatan statistika epidemiologi spasio-temporal berbasis Bayesian memungkinkan peminjaman informasi antarwilayah dan waktu, pemodelan hierarkis, serta pengukuran ketidakpastian yang eksplisit. Risiko relatif digunakan untuk menilai tingkat risiko suatu wilayah, sementara exceedance probability menentukan peluang risiko melampaui ambang kewaspadaan sebagai dasar status siaga.

“Ke depan, pengembangan keilmuan ini diarahkan pada sistem kewaspadaan dini epidemiologis yang cerdas, sederhana, dan operasional yang menekankan pemanfaatan data multi-sumber meliputi data kasus, mobilitas, sosial ekonomi, lingkungan, dan layanan kesehatan yang diolah menjadi sistem peringatan dini, penentuan prioritas wilayah, serta rekomendasi intervensi yang siap digunakan. Seluruh informasi diintegrasikan dalam dashboard pemantauan real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, adaptif, dan berbasis data,” jelas Prof. Nyoman.* (R02)

Buku Paparan Keilmuan:

  1. Prof. Dr. Ir. H. Wahyu Daradjat Natawigena, M. Si.
  2. Prof. Dr. Ir. Mohamad Sapari Dwi Hadian, S.T., M.T.
  3. Prof. Ir. H. Dicky Muslim, M.Sc., Ph.D.
  4. Prof. Dr. Ir. Heni Indrijani, S. Pt., M.Si., IPU.
  5. Prof. Ir. Indrawati Y. Asmara, S.Pt., M., Ph.D.
  6. Prof. Dr. Ir. Mansyur, S.Pt., M.Si., IPM., ASEAN Eng.
  7. Prof. Dr. Shabarni Gaffar, S.Si., M.Si.
  8. Prof. Dr. I Gede Nyoman Mindra Jaya, S.Si., M.Si.

The post Universitas Padjadjaran Kukuhkan Delapan Guru Besar dari Empat Fakultas appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Komitmen Hadirkan Keunggulan Lokal dengan Dampak Global Melalui Unpad International Fair 2026

[Kanal Media Unpad] Kantor Urusan Internasional Universitas Padjadjaran menyelenggarakan “Unpad International Fair 2026: GLOBE X EXPADTRIATS” dalam rangka memperkaya perspektif lintas budaya sekaligus membuka akses mahasiswa terhadap peluang akademik global di Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor pada 27-28 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan berbagai universitas luar negeri, penyedia beasiswa, serta mitra akademik internasional.

“Lebih dari sekadar sebuah acara, ini merupakan langkah untuk membentuk pemimpin masa depan yang memiliki wawasan global namun tetap berakar pada nilai-nilai budaya. Unpad terus berkomitmen menghadirkan keunggulan lokal dengan dampak global,” ujar wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyida, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan.

Prof. Zahrotur mengatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen Unpad untuk menjadi universitas yang mendunia dengan menghubungkan pengetahuan, manusia, dan budaya lintas batas. Kegiatan ini sekaligus memperkuat keberagaman budaya serta pengalaman bersama antara mahasiswa lokal dan mahasiswa internasional.

Direktur Akademik Unpad, Prof. Aliya Nur Hasanah, dalam laporannya menyampaikan bahwa pada hari pertama, kegiatan GLOBE diikuti oleh sejumlah universitas internasional dari 7 negara yaitu Jepang, Australia, Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, dan Malaysia. Sementara pada hari kedua, diselenggarakan kegiatan EXPADTRIATS (Expanding Unpad through International Arts) yang merupakan perayaan budaya dan keberagaman internasional di lingkungan Unpad dari 16 negara, di mana mahasiswa internasional memperkenalkan negara, budaya, hingga makanan khas mereka kepada sivitas akademika Unpad.

“Kami berharap semakin banyak mahasiswa Unpad memiliki kesempatan untuk belajar, berinteraksi, serta berkompetisi di lingkungan global. Selain itu, Unpad juga berupaya menegaskan kembali identitasnya sebagai rumah bagi komunitas global yang semakin beragam,” harap Prof. Aliya.

Kehadiran mahasiswa internasional, kunjungan ke universitas mitra, serta kolaborasi dengan berbagai institusi internasional menunjukkan bahwa Unpad merupakan kampus yang terbuka, inklusif, dan ramah bagi komunitas global. Melalui Unpad International Fair 2026, Unpad terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang terbuka, inklusif, dan berdaya saing global.* (R01)

The post Unpad Komitmen Hadirkan Keunggulan Lokal dengan Dampak Global Melalui Unpad International Fair 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

DPB Unpad Sosialisasikan Implementasi SIMBIS dan Integrasi AR Oracle Keuangan

[Kanal Media Unpad] Direktorat Pengelolaan Bisnis (DPB) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Bisnis (SIMBIS) Unpad serta integrasi Invoice Accounts Receivable (AR) Oracle Keuangan Unpad (khusus bagi UUA) secara daring pada Jumat 24 April 2026. Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Direktorat Pengelolaan Bisnis Unpad, Muhamad Jamil Malik, S.Kom., M.M., serta kata pengantar  dan sambutan oleh Direktur DPB, Dr. Helitha Novianty Muchtar, S.H., M.H.

Dalam sambutannya, Direktur DPB mengatakan, SIMBIS berfungsi sebagai pusat pemantauan kinerja bisnis, yang dapat diakses oleh pimpinan universitas, fakultas, hingga pengelola unit usaha untuk mendukung pengambilan keputusan strategis.

“Melalui SIMBIS, terjadi perubahan signifikan dalam pengelolaan bisnis UUA dan SU, antara lain integrasi data dalam satu sistem terpusat, penyimpanan dokumen legal secara digital dan terstruktur, serta sistem otomatis dalam pengukuran kinerja unit usaha,” ujar Helitha Novianty.

Kegiatan ini diikuti kurang lebih 80 partisipan yang terdiri dari para Ketua dan Pengelola dari 33 Unit Usaha Akademik (UUA) Fakultas yang ada di Unpad, para Manajer & Pengelola dari 8 Satuan Usaha (SU) , serta para Operator Staf Admin Wadek II Fakultas di lingkungan Universitas Padjadjaran.

Kegiatan sosialisasi ini diselenggarakan dengan maksud untuk “Meningkatkan Tata Kelola dan Akuntabilitas Pengelolaan Bisnis Unpad” serta bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi digital, pencatatan pendapatan real-time Virtual Accounts (VA), dan pencatatan pelaporan keuangan secara digital bagi unit usaha Unpad dalam satu wadah terintegrasi.

Sosialisasi dilaksanakan dalam dua sesi, Sesi UUA pada pukul 09.00–10.00 WIB serta sesi Satuan Usaha (SU) pukul 10.00–11.00 WIB dimana tim narasumber menjelaskan pengenalan, proses bisnis, alur dan simulasi singkat dari Sistem Informasi Manajemen Bisnis (SIMBIS) oleh narasumber DPB; Andy Tono, S.Kom, M.IP, serta integrasi Invoice Accounts Receivable (AR) Oracle Keuangan Unpad (khusus UUA) oleh Koordinator Layanan ERP – Direktorat Perencanaan, Sistem Informasi dan Transformasi Digital, Abdul Hafizh Arif Mufti, S.T., M.Kom. 

Narasumber DPB, Andy Tono, S.Kom, M.IP menyatakan dalam dua sesi tersebut bahwa  SIMBIS ini dirancang dengan proses bisnis yang mengikuti anatomi dan urutan tahapan sesuai Peraturan Rektor Unpad No. 19 Tahun 2025 tentang Pembentukan dan Pengelolaan Unit Usaha Akademik (UUA) dan Peraturan Rektor Unpad No. 19 Tahun 2026 tentang Pembentukan dan Pengelolaan Satuan Usaha (SU), yaitu: Pembentukan Unit Usaha (UUA/SU baru), Pengelolaan dan Monitoring Evaluasi (Monev) dimana pengelola unit usaha banyak berinteraksi data pada pilar ini,  serta Transformasi Unit Usaha (UUA menjadi SU, dan SU menjadi BUMU).

Ketiga pilar ini memastikan siklus bisnis berjalan secara terstruktur, terdokumentasi, dan terukur. Penggunaan SIMBIS wajib diterapkan mulai pada Triwulan II Tahun 2026 oleh pengelola UUA dan SU dilingkungan Unpad. Sistem SIMBIS ini juga telah terintegrasi dengan; Virtual Account (VA) transaksi keuangan, pelaporan triwulanan dan tahunan, serta Sistem AR Oracle Keuangan Unpad. 

Melalui kegiatan ini, DPB Unpad berharap implementasi SIMBIS dapat menjadi fondasi dalam membangun ekosistem bisnis universitas yang transparan, akuntabel, dan berbasis data, sekaligus mendukung optimalisasi pendapatan serta pengambilan keputusan strategis di lingkungan Universitas Padjadjaran.* (Rilis oleh: DPB Unpad)

Sumber: https://dpb.unpad.ac.id/dpb-unpad-sosialisasikan-implementasi-simbis-dan-integrasi-ar-oracle-keuangan/

The post DPB Unpad Sosialisasikan Implementasi SIMBIS dan Integrasi AR Oracle Keuangan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Pemerintahan Kabupaten Tangerang Sediakan Beasiswa Tangerang Gemilang untuk Warganya

[Kanal Media Unpad] Kabar Gembira bagi warga Kabupaten Tangerang, Pemerintahan Kabupaten Tangerang menyediakan beasiswa bagi calon mahasiswa dan mahasiswa aktif dalam rangka memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah. Bagi yang berminat, pendaftaran dapat diajukan secara online hingga 30 April 2026.

Sosialisasi beasiswa tersebut dilakukan pada kegiatan Beasiswa Tangerang Gemilang Expo 2026 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemkab Tangerang pada Kamis 23 April 2026. Puluhan mitra perguruan tinggi hadir memberikan sosialisasi program yang tersedia di kampus masing-masing serta jalur seleksi masuknya, termasuk Universitas Padjadjaran (Unpad). Hadir sebagai pemateri sosialisasi dari Unpad, Rony Rhomdoni dan Safa Annisaa.

“Partisipasi Unpad dalam pameran beasiswa Tangerang Gemilang ini merupakan bentuk nyata dari apresiasi kami terhadap Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menunjukkan kepedulian terhadap dunia pendidikan melalui penyaluran beasiswa,” ujar Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D.

Melalui partisipasi ini, lanjut Inu Isnaeni, Unpad berharap akan semakin banyak calon mahasiswa unggul dari Tangerang dan sekitarnya yang memilih Unpad sebagai tempat mereka menimba ilmu pasca kelulusan mereka dari SMA/SMK/MA.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Dr. H. Soma Atmaja, memaparkan, beasiswa Tangerang Gemilang ini ditujukan bagi mahasiswa jenjang Vokasi (D3 dan D4) serta Sarjana (S1).  “Untuk kedepannya, beasiswa Tangerang Gemilang ini tidak hanya untuk jenjang Sarjana, tetapi mulai dipikirkan juga untuk Pascasarjana,” ujar H. Soma Atmaja.

Beasiswa Tangerang Gemilang adalah program beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Tangerang yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini merupakan komitmen untuk meningkatkan taraf pendidikan dan mendorong inovasi demi terwujudnya generasi emas. Pemerintah Kabupaten Tangerang menyelenggarakan program beasiswa dalam negeri maupun luar negeri bagi putra-putri terbaik di Kabupaten Tangerang.

Beasiswa ini diberikan kepada calon mahasiswa baru yang mendaftar ke universitas mitra yang bekerja sama dengan Pemkab Tangerang, mahasiswa aktif (on going), dan mahasiswa semester akhir. Pendaftar beasiswa harus merupakan penduduk yang berdomisili di Kabupaten Tangerang dengan menunjukkan bukti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), serta diutamakan terdaftar sebagai keluarga tidak mampu dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1-4.

Informasi dan pendaftaran Beasiswa Tangerang Gemilang bisa diakses melalui laman https://beasiswa.tangerangkab.go.id/ dan ditutup pada Kamis 30 April 2026.* (Reporter: Safa/KKP)

The post Pemerintahan Kabupaten Tangerang Sediakan Beasiswa Tangerang Gemilang untuk Warganya appeared first on Universitas Padjadjaran.

Direktorat Pemasaran Unpad Gelar Workshop Pembekalan Tim Ad Hoc Pemasaran di Lingkungan Unpad

[Kanal Media Unpad] Dalam rangka meningkatkan pemahaman, koordinasi, serta kesiapan pelaksanaan tugas Tim Ad Hoc Pemasaran di lingkungan Universitas Padjadjaran,, Direktorat Pemasaran Unpad melaksanakan workshop pembekalan yang dilaksanakan di Ruang Livin' Gedung Rektorat Unpad Jatinangor pada Kamis, 23 April 2026.

Workshop ini diikuti oleh tim ad hoc yang merupakan perwakilan dari seluruh fakultas dan sekolah yang ada di lingkungan Unpad. Workshop menghadirkan sejumlah narasumber, yaitu Direktur Pemasaran Syauqy Lukman, Ph.D., Sekretaris Direktorat Pemasaran, Yoseph Ismail Nurhasan, MT., Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, Ph.D., staf KKP Unpad Natasya Chandra Silaban, M.Ikom, serta dosen Fakultas Teknologi Industri Pertanian yang juga founder The Localenablers, Dr. Dwi Purnomo.

Direktur Pemasaran, Syauqy Lukman, menegaskan bahwa program studi dan fakultas/sekolah memiliki peran penting dalam memasarkan keunggulan yang dimiliki oleh Unpad. Menurutnya, fakultas/sekolah memiliki pemahaman yang lebih detail tentang keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh masing-masing prodi.

"Kita harus mampu mentransformasi reputasi akademik menjadi nilai jual yang kompetitif sehingga fakultas mampu menarik calon mahasiswa berkualitas sesuai dengan standard kompetensi yang ditetapkan oleh universitas," ujar Syauqy yang membawakan materi berjudul "Distributed University Marketing Unpad".

Sementara Kepala KKP Unpad, Dandi Supriadi mengatakan, untuk membangun pemasaran yang efektif maka kita perlu menjalin hubungan baik dengan sejumlah pemangku kepentingan seperti media, komunitas, investor dan pemerintahan.

"Komunikasi publik harus mampu mentransformasi informasi menjadi narasi yang membangun kepercayaan dan daya tarik bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Dandi yang membawakan materi berjudul "Optimalisasi Media Digital untuk Pemasaran yang Efektif".

Komunikasi publik bisa dilakukan melalui media sosial yang populer di kalangan masyarakat. Dalam workshop ini, staf KKP Natasya memaparkan berbagai tips dan trik dalam mengelola media sosial.

Dosen yang juga fokus pada bidang kewirausahaan, Dwi Purnomo menyampaikan materi berjudul "Framework Pemasaran Entrepreneurial". Menurutnya, pemasaran di perguruan tinggi bergeser dari sekadar fungsi promosi menjadi fungsi reputation management.

"Manajemen reputasi di Unpad merupakan hasil akhir dari sinergi antara nilai unggul, inklusif, berdampak dengan budaya dan tata kelola," ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahim dan berbgai pengalaman praktik antar tim Ad Hoc dari fakultas dan sekolah. Diskusi lintas disiplin ini membuka wawasan baru mengenai tantangan pengelolaan branding program studi dengan penguatan metode partisipatif.* (Rilis oleh: Lisnawati/Dit. Pemasaran)

The post Direktorat Pemasaran Unpad Gelar Workshop Pembekalan Tim Ad Hoc Pemasaran di Lingkungan Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

KSR PMI Unit Unpad Berhasil Kumpulkan 178 Kantong Darah di Gelar Harmoni Donor Darah

[Kanal Media Unpad] Semangat kepedulian kembali terasa hangat di lingkungan Universitas Padjadjaran melalui kegiatan Harmoni Donor Darah 1 (HDD 1) yang digelar oleh KSR PMI Unit Unpad bekerja sama dengan PMI Kabupaten Majalengka pada Minggu, 5 April 2026. Bertempat di Basement Masjid Raya Unpad Jatinangor, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara sivitas akademika dan masyarakat untuk bersama-sama menghadirkan aksi nyata bagi kemanusiaan.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak awal kegiatan. Tercatat sebanyak 417 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor secara online dan offline dengan 237 orang melakukan registrasi ulang dan hadir langsung di acara. Setelah melalui proses pemeriksaan kesehatan, sebanyak 178 kantong darah berhasil dikumpulkan. Sementara itu, 56 orang lainnya belum dapat mendonorkan darahnya karena tidak memenuhi persyaratan medis dan 3 orang lainnya tidak melakukan skrining.

Lebih dari sekadar kegiatan donor, HDD 1 juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah. Pembina KSR PMI Unit Unpad, Vesara, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai donor darah merupakan aksi sederhana yang memiliki dampak besar bagi sesama.

“Setiap tetes darah yang diberikan adalah harapan bagi mereka yang membutuhkan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian yang patut terus dijaga,” ujarnya.

Ketua pelaksana HDD 1, Jilan Siti Hamidah, turut menyampaikan pandangannya terkait tingginya partisipasi dalam kegiatan ini. “Terlaksananya acara ini merupakan tanda bahwa banyak dari kita yang peduli. Bukan hanya sekadar kata, tetapi cukup peduli untuk hadir dan mengambil langkah, melalui pesan informasi kegiatan ini yang turut dibagikan, juga mendonorkan darah untuk pihak yang membutuhkan,” ujar Jilan.

Ketua KSR PMI Unit Unpad, Amini Nur Sohfia, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan berjalan denagn lancar tanpa kendala berarti. Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai elemen.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak rektorat, MRU, dan PMI yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Terima kasih juga kepada para tamu undangan yang telah hadir. Kehadiran akang dan teteh dari berbagai organisasi diharapkan dapat memperkuat semangat kemanusiaan yang berkelanjutan,” tutur Amini.

Kegiatan ini menjadi cerminan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat, terutama di kalangan generasi muda. Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, HDD 1 juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas dan menumbuhkan empati di tengah masyarakat. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak, sehingga semakin banyak nyawa yang dapat terbantu.* (Rilis oleh: KSR PMI Unit Unpad)*

The post KSR PMI Unit Unpad Berhasil Kumpulkan 178 Kantong Darah di Gelar Harmoni Donor Darah appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Tandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan PT. Energi Nusa Mandiri

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT. Energi Nusa Mandiri (PT. ENM) tentang Pendidikan dan Pengabdian pada Masyarakat. Pada kesempatan itu, ditandatangani pula Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT. ENM dengan Fakultas Teknik Geologi dan Fakultas Pertanian Unpad.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dan Direktur PT. ENM, Tria Suprajeni. Sementara penandatanganan PKS dilakukan antara Tria Suprajeni dengan Dekan FTG Unpad, Dr. Eng. Boy Yoseph CSSSA, dan Dekan Faperta Unpad, Dr. Ahmad Choibar Tridakusumah, di Executive Lounge Unpad Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung pada Jumat 24 April 2026.

"Kami saat ini sudah bekerja sama dengan 15 perguruan tinggi termasuk Unpad. Kami ingin apa yang perusahaan kami lakukan bisa didokumentasikan dengan baik, nantinya dokumentasi itu bisa jadi bahan ajar yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Tria Suprajeni.

Tria memaparkan, perusahaannya memiliki tambang yang sedang dikerjakan, tambang yang akan dikerjakan, dan tambang yang sudah selesai dikerjakan. Menurutnya, potensi paling besar untuk melakukan kerja sama ada pada tambang yang sudah selesai dikerjakan. Tria berharap memperoleh feedback atau usulan dari Unpad terkait apa hal-hal yang bisa dikerjasamakan di masa mendatang.

"Kami tidak ingin sekadar menghijaukan kembali lahan bekas tambang, tetapi juga dapat menghasilkan bagi masyarakat," ujar Tria.

Sementara Rektor Unpad mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, antara lain memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa serta kegiatan reklamasi lahan bekas pertambangan.

"Kami juga mengharapkan kerja sama yang lebih luas lagi di masa mendatang, tidak terbatas pada bidang geologi, pertanian, dan perikanan, tetapi juga di bidang lain seperti peternakan, ekonomi, dan Kesehatan," ujar Rektor.

Apalagi, ujar Rektor, visi PT. ENM dalam mengembangkan kembali fungsi lingkungan hidup yang telah digunakan untuk eksplorasi pertambangan dipandang selaras dengan pola ilmiah pokok Unpad, yaitu "Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional".

"Jika ada peluang yang bisa dikerjasamakan, bisa kita manfaatkan untuk pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat serta bagaimana kerja sama ini dapat juga berkontribusi terhadap kepentingan nasional seperti ketahanan pangan," ujar Rektor.

PT. ENM adalah perusahaan pertambangan dan energi skala nasional yang beroperasi di Kalimantan Utara, operasionalnya antara lain mencakup pertambangan, pengembangan energi dan reklamasi lahan bekas tambang.*

The post Unpad Tandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan PT. Energi Nusa Mandiri appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Dorong Inovasi Pendidikan Berbasis AI di Oracle AI Applications Forum Indonesia 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali menunjukkan komitmennya dalam memimpin transformasi digital di sektor pendidikan tinggi. Hal ini ditegaskan melalui partisipasi aktif Unpad dalam ajang Oracle AI Applications Forum Indonesia di Jakarta pada Kamis, 23 April 2026.

Dalam kegiatan yang mempertemukan para pemimpin industri dan pakar teknologi tersebut, Kepala Kantor Pengelolaan Data dan Arsip Digital Unpad,Okki Mahendra Daniswara, MT., hadir sebagai pembicara tamu dalam sesi bertajuk "Leadership in the Age of AI". Diskusi yang dimoderatori oleh Joseph Panikulam (Director Technology & Transformation, Deloitte) ini menyoroti peran krusial universitas sebagai mesin inovasi dan pencetak talenta di era kecerdasan buatan.

Okki Mahendra menyampaikan bahwa Unpad saat ini tengah bertransformasi dengan memanfaatkan ekosistem Oracle Fusion Cloud untuk memodernisasi platform ERP (Enterprise Resource Planning). Langkah ini diambil untuk melengkapi sistem legacy yang kompleks menjadi platform digital yang lebih lincah dan terintegrasi.

"Kami berupaya membangun fondasi digital yang mendukung organisasi hingga dekade mendatang. Dengan berpindah ke cloud, kami tidak hanya mengganti teknologi, tetapi menyederhanakan proses dan membangun sistem yang memungkinkan pengambilan keputusan berbasis data secara real-time," ujar Okki.

Terkait adopsi AI di lingkungan kampus, Okki menjelaskan bahwa Unpad mengedepankan pendekatan yang terukur untuk meningkatkan pengalaman mahasiswa pada teknologi kecerdasan buatan dalam proses akademik. Fokus utama diarahkan pada penggunaan AI untuk peningkatan kemampuan pengumpulan informasi, kemampuan berfikir kritis, personalisasi pembelajaran serta otomasi adminitrasi.

Selain inovasi, Okki menekankan pentingnya aspek tata kelola dan etika dalam penerapan AI di universitas. Unpad berkomitmen menjaga privasi data, integritas akademik, dan transparansi algoritma untuk menghindari bias dalam pengambilan keputusan.

"Universitas harus menciptakan lingkungan di mana inovasi berbasis AI didorong namun tetap dipandu oleh tata kelola yang kuat serta bertanggung jawab", tambahnya.

Pada kegiatan ini hadir pula Direktur Keuangan dan Tresuri Universitas Padjadjaran, Dr. Tettet Fitrijanti, S.E., M.Si., Ak serta tim Pengelola ERP Unpad, Abdul Hafizh Arif Mufti, S.T., M.Kom dan Fakhruddin Noor dari Direktorat Perencanaan, Sistem Informasi dan Transformasi Digital.

Keterlibatan Unpad dalam forum internasional ini memperkuat posisi universitas sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global, sekaligus memastikan bahwa lulusan Unpad siap menghadapi tantangan di masa depan yang digerakkan oleh AI.* (Rilis oleh: Dit. Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad)

The post Unpad Dorong Inovasi Pendidikan Berbasis AI di Oracle AI Applications Forum Indonesia 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Bawa Inovasi Nanobubble ke Panggung Global, Prof. I Made Joni Tampil di ASIC 2026

[Kanal Media Unpad] Kontribusi akademisi Indonesia kembali mendapat panggung internasional. Prof. Dr. Eng. I Made Joni, M.Sc. dari Universitas Padjadjaran tampil sebagai salah satu pembicara dalam Asian Scholars International Conference (ASIC) 2026, forum akademik internasional yang mempertemukan peneliti, akademisi, praktisi, dan mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi riset Indonesia–Tiongkok dalam bidang inovasi, budaya, dan keberlanjutan. ASIC 2026 yang mengusung tema besar “Strengthening Regional Research through Indonesia–China Collaboration for Innovation, Culture, and Sustainability” digelar di Nanjing Tiongkok pada 18–19 April 2026.

Dalam forum tersebut, Prof. I Made Joni membawakan topik “Nanobubbles-Based Biofilter Technology for Sustainable Water and Health Systems”, yang menyoroti pengembangan teknologi biofilter berbasis nanobubble untuk mendukung sistem air dan kesehatan yang lebih berkelanjutan. Materi presentasi ini menampilkan pendekatan riset yang menghubungkan nanoteknologi, material maju, pengelolaan kualitas air, hingga relevansinya terhadap isu kesehatan lingkungan dan one health. Informasi ini tampak pada materi presentasi yang diunggah pengguna, termasuk judul utama presentasi dan visual pembahasan mengenai kualitas air, nanobubble, serta keterkaitannya dengan sistem kesehatan berkelanjutan.

Secara substantif, topik yang dibawa Prof. I Made Joni sangat selaras dengan arah utama ASIC 2026. Konferensi ini menempatkan kolaborasi lintas negara sebagai instrumen penting untuk menjawab tantangan regional melalui sains, teknologi, pembangunan berkelanjutan, dan kesehatan publik. ASIC 2026 juga menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan, kolaborasi lintas budaya, serta penguatan solusi berbasis riset yang memiliki dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Partisipasi ini tidak hanya mencerminkan pengakuan terhadap kapasitas keilmuan Prof. I Made Joni, tetapi juga memperkuat visibilitas Finder Unpad dan Universitas Padjadjaran dalam lanskap riset internasional. Melalui panggung seperti ASIC 2026, hasil-hasil riset yang dikembangkan di lingkungan akademik Indonesia memperoleh ruang yang lebih luas untuk didiseminasikan, diuji dalam dialog global, dan dipertemukan dengan peluang kolaborasi strategis lintas institusi dan lintas negara. Dalam konteks yang lebih luas, kehadiran ini menunjukkan bahwa kontribusi akademisi Indonesia tidak berhenti pada publikasi, melainkan bergerak ke arah pembentukan jejaring, pengaruh ilmiah, dan solusi nyata bagi persoalan keberlanjutan.

Selain itu, konteks tema yang dibawa juga strategis. Isu kualitas air, kesehatan lingkungan, pencemaran, dan teknologi remediasi semakin menjadi perhatian dunia, terutama ketika dikaitkan dengan ketahanan sistem kesehatan dan keberlanjutan sumber daya. Dengan membawa pendekatan nanobubble-based biofilter technology, Prof. I Made Joni menghadirkan narasi riset yang tidak semata teknis, tetapi juga relevan secara sosial dan kebijakan. Itu penting, karena forum seperti ASIC tidak hanya menilai kebaruan teknologi, tetapi juga relevansi dampaknya terhadap masyarakat dan kawasan.

Bagi Finder, momentum ini layak diposisikan bukan sekadar sebagai dokumentasi partisipasi pembicara, tetapi sebagai bukti penguatan reputasi lembaga dalam bidang riset dan inovasi. Materi presentasi yang menampilkan identitas Finder serta beragam tema riset terkait nanobubble, pengolahan air limbah, mikroplastik, akuakultur, dan sistem pemantauan kualitas air memperlihatkan bahwa riset yang dibawa memiliki portofolio yang kuat dan berorientasi pada problem riil.

Kehadiran Prof. I Made Joni dalam ASIC 2026 menegaskan peran aktif akademisi Indonesia dalam membangun jejaring riset internasional yang relevan dengan tantangan kawasan dan global serta menjadi bagian dari komitmen FiNder untuk terus mendorong riset unggulan Indonesia agar hadir dan berdampak di tingkat internasional. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegiatan, capaian, dan kolaborasi riset Finder, kunjungi laman finder.ac.id dan ikuti berbagai pembaruan informasinya.* (Rilis oleh: Finder Unpad)

Sumber: https://www.finder.ac.id/post/prof-dr-eng-i-made-joni-m-sc-tampil-sebagai-speaker-di-asic-2026-bawa-inovasi-nanobubble-ke-pa

The post Bawa Inovasi Nanobubble ke Panggung Global, Prof. I Made Joni Tampil di ASIC 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Luncurkan Kredensial Mikro Mata Kuliah, Siapa pun Bisa Kuliah di Unpad

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menggelar peluncuran Kredensial Mikro Mata Kuliah Unpad Luhung yang dilaksanakan secara hybrid di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Kamis, 23 April 2026. Peluncuran tersebut digelar sebagai wujud komitmen Unpad dalam menghadirkan sistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, serta relevan dengan dinamika kebutuhan zaman.

“Unpad membuka fasilitas dan proses pendidikan yang ada di Unpad agar bisa juga dinikmati seluruh masyarakat yang memiliki keinginan untuk bisa mendapatkan ilmu dari Unpad. Hari ini kita meluncurkan program di mana ruang kelas kita dapat dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan beberapa ilmu yang ditawarkan oleh Unpad, sehingga tagline kami adalah siapa pun bisa berkuliah di Unpad,” ujar Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita dalam sambutannya.

Program ini menawarkan kesempatan bagi peserta untuk mengakses mata kuliah regular dan merasakan pengalaman belajar layaknya mahasiswa Unpad tanpa perlu mendaftar secara penuh Waktu. Peserta akan terlibat dalam interaksi langsung di ekosistem akademik Unpad, memperoleh Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) sebagai mahasiswa inbound, serta mendapatkan Kartu Hasil Studi (KHS) yang fleksibel untuk konversi kredit.

Rektor menyampaikan harapannya agar ke depan fasilitas ini tidak hanya dapat diakses oleh perorangan, tetapi dapat dilakukan kerja sama formal antara Unpad dan institusi lainnya yang membutuhkan keahlian tertentu. Hal ini dilakukan dengan harapan dapat memperluas jangkauan kebermanfaatan Unpad yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi agar masyarakat bisa tetap mengikuti perkuliahan tanpa perlu mengikuti perkuliahan secara konvensional.

“Dengan adanya disrupsi teknologi dan skill yang dibutuhkan pada dunia kerja nanti, program ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi seseorang bisa tetap mengikuti perkuliahan tanpa perlu untuk mengikuti perkuliahan secara konvensional. Ini adalah salah satu bentuk Unpad membantu pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih baik serta memperluas inklusivitas yang tengah kami kembangkan,” Jelas Rektor.

Informasi lebih lanjut serta mata kuliah apa saja yang tersedia di Kredensial Mikro Mata Kuliah ini, calon peserta dapat mengunjungi laman platform pembelajaran Unpad Luhung di  https://luhung.unpad.ac.id/

Turut hadir dalam acara peluncuran ini adalah Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Dr. Lukman, S.T., M.Hum., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad Prof. Maman Setiawan, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, serta segenap pimpinan di lingkungan Unpad.* (R02)

The post Luncurkan Kredensial Mikro Mata Kuliah, Siapa pun Bisa Kuliah di Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id