DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Mahasiswa Unpad Kembangkan Inovasi untuk Deteksi Dini Tuberkulosis Resistan Rifampisin

[Kanal Media Unpad] Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Padjadjaran mengembangkan inovasi biosensor elektrokimia berbasis CRISPR-Cas9 untuk deteksi dini Tuberkulosis Resistan Rifampisin (RR-TB) dengan nanopartikel serium oksida (CeO2, nanoceria) hasil green synthesis dari ampas teh.

Inovasi tersebut dikembangkan untuk menghadirkan pendekatan deteksi dini RR-TB yang lebih cepat, murah dan portabel dengan memanfaatkan teknologi CRISPR-Cas9 sebagai metode diagnostik dengan presisi tinggi, serta bahan alami yang mudah didapat.

RR-TB merupakan kondisi ketika bakteri penyebab tuberkulosis (Mycobacterium tuberculosis) mengalami perubahan pada materi genetiknya. Hal tersebut berupa mutasi pada gen rpoB sehingga  bakteri tidak lagi sensitif terhadap rifampisin sebagai salah satu obat lini pertama dalam terapi TB. Perubahan ini dapat terjadi hanya karena adanya perubahan satu basa DNA pada bakteri penyebab TB. Akibatnya, obat yang seharusnya menghambat pertumbuhan bakteri tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya. 

Perubahan yang perlu dideteksi sangat kecil, sehingga biosensor ini memanfaatkan CRISPR-Cas9. Teknologi ini dikenal mampu mengenali urutan DNA secara spesifik dan dalam pengembangannya telah meraih Nobel Kimia pada tahun 2020. Kemampuan tersebut menjadi kunci untuk mengenali mutasi gen rpoB secara lebih presisi. Kemampuan CRISPR-Cas9 ini kemudian dipadukan dengan elektrode yang dimodifikasi menggunakan nanoceria.

Menariknya, nanoceria yang digunakan dapat disintesis melalui metode green synthesis yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Modifikasi ini membuat biosensor semakin maksimal dalam mengenali serta mengikat gen rpoB yang bermutasi sebagai DNA target, sehingga interaksi antara molekul pengenal dan DNA target dapat diubah menjadi sinyal listrik yang terukur secara akurat. 

Di bawah bimbingan dosen pendamping Irkham, S.Si., M.Sc., Ph.D., tim yang beranggotakan Sinta Lidia Pratama, Annisa Anggita Maulana, Alayya Fatihatul Hasanah, Anggitha Salsabila Hidayat, dan Andini Okto Maharani dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unpad berhasil mengembangkan teknologi biosensor dengan tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi.

"Harapannya, penelitian ini dapat terus berkembang dan tidak berhenti pada tahap penelitian saja, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi teknologi deteksi yang lebih praktis dan dapat menjangkau masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap deteksi dini TB resistan obat. Bagi kami, proses penelitian ini juga menjadi pengalaman berharga untuk belajar mengembangkan sebuah inovasi, mulai dari tahap awal hingga nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih luas," ujar Sinta.* (Rilis oleh: FMIPA Unpad/R02)

Sumber: https://fmipa.unpad.ac.id/mahasiswa-fmipa-unpad-kembangkan-biosensor-untuk-deteksi-dini-tuberkulosis-resistan-rifampisin-berbasis-crispr-cas9-memanfaatkan-ampas-teh/

The post Mahasiswa Unpad Kembangkan Inovasi untuk Deteksi Dini Tuberkulosis Resistan Rifampisin appeared first on Universitas Padjadjaran.

Semarak Unpad Bergerak, Mahasiswa Baru Ikuti Lomba Gerak Jalan 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali menghidupkan kembali tradisi lomba gerak jalan melalui Lomba Gerak Jalan Mahasiswa Baru 2026 sebagai bagian dari rangkaian Unpad Bergerak dalam Dies Natalis ke-69 Unpad. Kegiatan yang diikuti 17 tim dari sekolah dan fakultas di lingkungan Unpad tersebut digelar di halaman Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Sabtu (5/9).

Lomba gerak jalan ini menjadi momentum kembalinya salah satu tradisi sivitas akademika Unpad yang telah lama tidak diselenggarakan. Para mahasiswa baru angkatan 2026 turut menjadi bagian dalam menghidupkan kembali kegiatan yang pernah menjadi kenangan bagi para alumni Unpad.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. R. Widya S. Sumadinata, mengatakan bahwa lomba gerak jalan memiliki nilai historis bagi sivitas akademika Unpad. Penyelenggaraan kembali kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman baru sekaligus membangun kebersamaan di antara mahasiswa baru. Prof. Widya mengapresiasi seluruh mahasiswa baru yang berpartisipasi serta para pimpinan fakultas dan panitia yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Menurutnya, semangat kebersamaan dan sportivitas menjadi hal utama yang perlu dijaga selama perlombaan.

“Hari ini kita kembali memulai tradisi yang sebelumnya sangat melegenda, yaitu lomba gerak jalan. Kegiatan ini menjadi kenangan bagi para alunmi yang pernah mengikutinya. Sekarang teman-teman mahasiswa baru menjadi bagian untuk mengembalikan tradisi tersebut. Jaga sportivitas, selamat berlomba, dan yang paling penting adalah enjoy kegiatan hari ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Unpad Bergerak Yoga Andriana menyampaikan bahwa kembalinya lomba gerak jalan pada 2026 menjadi momentum istimewa, serta berharap perlombaan dapat berlangsung dengan penuh semangat dan kekompakan. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian Unpad Bergerak yang diselenggarakan dalam menyambut Dies Natalis ke-69 Unpad. Rangkaian kegiatan tersebut akan berlanjut hingga acara puncak Dies Natalis Unpad pada 11 September 2026.

“Alhamdulillah 17 sekolah dan fakultas di Unpad menjadi peserta lomba gerak jalan ini. Setelah sekian lama akhirnya kegiatan ini kembali hadir pada 2026. Jadi, selamat kepada adik-adik mahasiswa baru yang menjadi bagian dari kembalinya tradisi ini,” ujar Yoga.

Berikut adalah tim yang memenangkan pertandingan Eksibisi Padel Unpad Bergerak:

  1. Juara 1 Fakultas Pertanian
  2. Juara 2 Fakultas Keperawatan
  3. Juara 3 Sekolah Vokasi

(Foto-foto oleh: Dadan Triawan & Jalasenstari Saprala)

The post Semarak Unpad Bergerak, Mahasiswa Baru Ikuti Lomba Gerak Jalan 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

FISIP Unpad Inisiasi Working Group AGCS Bersama Diaspora Flinders University

[Kanal Media Unpad] Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran menggelar lokakarya intensif dalam rangkaian Program Diaspora Berdampak Batch 1 oleh Kemendiktisaintek RI di Gedung Dekanat FISIP Unpad Jatinangor, Jumat, (28/8). Kegiatan ini berfokus pada penyusunan naskah proposal penelitian kolaboratif internasional serta penataan struktur kelembagaan Working Group Complex Systems and Adaptive Governance (AGCS).

Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Kepala Departemen Administrasi Publik FISIP Unpad, Prof. Ida Widianingsih, Ph.D., bersama visiting professor dari Flinders University, Australia, Prof. Indra Gunawan. Beberapa dosen dan peneliti yang hadir secara luring antara lain Adalah Prof. Caroline Paskarina dari Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif (CDPD), Dr.  John Fresley dari Pusat Studi Administrasi dan Kebijakan Publik (AKP), Prof. Binahayati Rusyidi dari Pusat Riset Gender dan Anak, serta  Prof. Heru Nurasa , Dr. Sintaningrum, Dr. Nina Karlina, dan Dr. Candradewini

Dalam pemaparannya, Prof. Ida menjelaskan bahwa pelaksanaan Program Diaspora Berdampak Batch 1 ini dirancang untuk menciptakan ekosistem riset yang mandiri dan berkelanjutan di FISIP Unpad. Pembentukan Working Group AGCS bertindak sebagai ruang kerja bersama  yang bersifat fleksibel memfasilitasi periset dalam mendiskusikan pemodelan system hingga penulisan proposal hibah.

Prof. Ida menegaskan bahwa keberadaan Working Group ini berfokus pada perburuan skema pendanaan eksternal dan internasional. Misi ini ditujukan untuk menggeser ketergantungan dari anggaran internal kampus menuju pendanaan global yang kompetitif, sehingga para peneliti dapat membentuk kelompok kajian kecil sesuai minat topik tanpa terhambat oleh tata prosedur administrasi yang kaku.

Sebagai langkah awal, tim periset sepakat menjadikan kompleksitas kebijakan dan isu pembangunan di Provinsi Jawa Barat sebagai lokus utama penelitian kolaboratif. Pemilihan lokus ini diposisikan sebagai strategi politik ilmiah agar produk pengetahuan yang dihasilkan memiliki daya guna dan dampak sosial langsung bagi perumusan kebijakan publik di daerah.

Prof. Caroline Paskarina dan tim mengidentifikasi empat pilar utama pembangunan daerah di Jawa Barat yang menjadi sasaran penyelarasan riset kolaboratif, yaitu penguatan Sumber Daya Manusia (SDM), pertumbuhan ekonomi inklusif, tata kelola pemerintahan yang baik, ketahanan lingkungan hidup. Dalam hal ini Prof. Caroline menegaskan bahwa tim Unpad hadir untuk menyatukan berbagai dokumen riset sektoral yang selama ini berjalan secara terpisah ke dalam kerangka kerja Adaptive Governance and Complex Systems (AGCS) guna membantu pemerintah daerah memahami interaksi masalah secara lebih holistik.

Pada sesi metodologi, Prof. Indra Gunawan memaparkan keunggulan penerapan System Dynamics dalam membedah kompleksitas kebijakan publik. Penggunaan Causal Loop Diagram (CLD) pada tahap awal kualitatif sangat efektif untuk menganalisis akar masalah dan memetakan interaksi kausal antar-variabel.

Pendekatan pemodelan sistem ini dinilai sangat efektif untuk menjembatani kesenjangan kebijakan antara akademisi yang cenderung konseptual dengan praktisi birokrasi yang membutuhkan solusi teknis-aplikatif. Pemodelan sistem membantu birokrat melihat dampak jangka panjang dari sebuah keputusan kebijakan sebelum diterapkan secara luas.

Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan penyiapan bahan audiensi strategis bersama Bappeda dan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat pada Kamis, 3 September 2026, serta peluncuran resmi Working Group AGCS pada Jumat, 4 September 2026 mendatang. Melalui kolaborasi internasional ini, FISIP Unpad berkomitmen untuk terus menghasilkan riset berkualitas bereputasi global yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.* (Rilis oleh: Rafliza Nabil Imansyah/R02)

Sumber: https://fisip.unpad.ac.id/berita/08/2026/merespons-kompleksitas-pembangunan-jawa-barat-fisip-unpad-inisiasi-working-group-agcs-bersama-diaspora-flinders-university/

The post FISIP Unpad Inisiasi Working Group AGCS Bersama Diaspora Flinders University appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiwa Unpad Deteksi Disinformasi Konten Melalui Analisis Wacana Kritis dan Historiografi Ibnu Khaldun

[Kanal Media Unpad] Tim mahasiswa Universitas Padjadjaran mengembangkan riset untuk mengkaji penyebaran disinformasi dan hoaks terkait isu Palestina di media sosial, khususnya platform X. Melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH), tim menggabungkan pendekatan Analisis Wacana Kritis (I/DHA) model Ruth Wodak dengan historiografi Ibnu Khaldun untuk mengidentifikasi pola pembentukan narasi palsu sekaligus memperkuat literasi digital masyarakat.

Tim PKM-RSH tersebut diketuai oleh Qurratu Ainy (Sastra Arab) dengan anggota Ghinaa Khania (Ilmu Sejarah), Salsabila Siti Muharram, Fathin Lutfi Nisrina, dan Nabila Ramadhina Zata. Penelitian ini berada di bawah pendampingan Dr. Fahmy Lukman, M.Hum.

Penelitian berangkat dari masifnya penyebaran disinformasi terkait Palestina di media sosial setelah peristiwa ṭūfān al-ʾAqṣā pada 7 Oktober 2023. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya berpotensi memengaruhi opini publik, tetapi juga dapat mengaburkan pemahaman masyarakat terhadap fakta dan sejarah Palestina.

Dalam penelitian ini, tim memanfaatkan konsep historiografi Ibnu Khaldun, khususnya konsep ‘aṣabiyyah atau solidaritas kelompok, untuk membaca kecenderungan subjektivitas dalam produksi dan penyebaran informasi. Pendekatan tersebut dipadukan dengan Analisis Wacana Kritis untuk mengurai strategi diskursif yang digunakan dalam membentuk dan menyebarkan narasi tertentu.

Penelitian berfokus pada unggahan berbentuk teks di platform X dalam periode 7 Oktober 2023 hingga April 2026. Tim juga melibatkan sedikitnya 100 responden pengguna aktif X di Indonesia untuk mengukur tingkat kerentanan pengguna terhadap disinformasi yang beredar. Selain survei, tim melakukan wawancara dengan sejumlah pihak yang memiliki pengalaman dan pengetahuan terkait isu Palestina, media, serta kebijakan komunikasi digital.

Menurut tim, integrasi perspektif sejarah dan analisis wacana diperlukan untuk membantu masyarakat tidak hanya melihat suatu informasi berdasarkan isi yang tampak di media sosial, tetapi juga memahami konteks, sumber, hubungan sebab-akibat, serta kemungkinan adanya kepentingan tertentu di balik suatu narasi.

Melalui penelitian tersebut, tim juga merancang luaran berupa modul infografis atau guideline yang berisi panduan praktis bagi pengguna media sosial untuk mengidentifikasi dan memverifikasi konten terkait Palestina sebelum menyebarkannya.

Selain laporan ilmiah dan artikel jurnal, penelitian ini diarahkan untuk menghasilkan policy brief yang dapat menjadi rekomendasi bagi media massa dan jurnalis dalam melakukan komunikasi serta verifikasi fakta terkait isu-isu historis yang sensitif. Hasil edukasi publik dan perkembangan penelitian juga dibagikan melalui media sosial tim melalui akun Instagram @palsfacts_pkmrsh dan akun X @palsfacts_.

Melalui riset ini, tim berharap dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi, terutama terkait isu Palestina yang memiliki dimensi sejarah, politik, dan sosial yang kompleks. Panduan verifikasi yang dihasilkan diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan memeriksa sumber dan konteks informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.* (Rilis oleh: Mohamad Rizal/R01)*

Sumber: https://fib.unpad.ac.id/melawan-disinformasi-palestina-di-x-mahasiswa-unpad-gabungkan-analisis-wacana-kritis-dan-historiografi-ibnu-khaldun/

The post Mahasiwa Unpad Deteksi Disinformasi Konten Melalui Analisis Wacana Kritis dan Historiografi Ibnu Khaldun appeared first on Universitas Padjadjaran.

Tim PKM-RE FMIPA Unpad Ciptakan Pembalut Luka Cerdas untuk Penderita Diabetes

[Kanal Media Unpad] Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran mengembangkan inovasi pembalut luka cerdas (smart wound dressing) berupa Smart Bilayer Hydrogel yang mampu mendeteksi infeksi secara visual sekaligus membantu penyembuhan ulkus diabetikum. Inovasi ini diharapkan menjadi solusi alternatif dalam menekan risiko komplikasi dan amputasi pada penderita diabetes.

Tim PKM-RE tersebut diketuai oleh Muh. Bintang Putra Utama Ladwan dari Program Studi Kimia, dengan anggota Muhamad Rizqan Ilmika (Kimia), Amalina Zahra (Farmasi), Dinda Chintya Putri (Biologi), dan Nisrina Deyan Maharani (Biologi). Penelitian ini mendapat pendampingan dari Prof. Dr. Tati Herlina, M.Si.

Ide penelitian berangkat dari tingginya angka penderita diabetes melitus di Indonesia yang saat ini menempati peringkat kelima dunia. Salah satu komplikasi serius yang banyak dialami penderita diabetes adalah ulkus diabetikum, yaitu luka kronis yang rentan terinfeksi bakteri pembentuk biofilm. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim mengembangkan Smart Bilayer Hydrogel yang mengusung konsep zero-waste sekuensial dengan memanfaatkan limbah kulit buah naga merah (Selenicereus monacanthus) dan kubis merah (Brassica oleracea).

“Hidrogel ini memiliki struktur dua lapisan (bilayer). Lapisan atas memanfaatkan sifat halokromik antosianin kubis merah yang sensitif terhadap perubahan pH luka sebagai indikator visual adanya infeksi bakteri. Sementara itu, lapisan bawah berfungsi sebagai agen terapi antimikroba,” ujar Bintang.

Keunggulan utama inovasi ini terletak pada mekanisme pH-triggered burst release. Saat luka mengalami infeksi, lingkungan luka menjadi lebih basa sehingga memicu hidrogel mengembang (swelling) dan melepaskan betasianin secara cepat untuk menghancurkan biofilm bakteri penyebab infeksi. Untuk memastikan efektivitasnya, tim melakukan pengujian secara komprehensif mulai dari karakterisasi material menggunakan Fourier-Transform Infrared (FTIR), Scanning Electron Microscopy (SEM), dan X-Ray Diffraction (XRD), hingga pengujian in silico, in vitro, dan ex vivo.

“Semoga riset ini tidak berhenti di meja laboratorium saja, melainkan dapat menjadi langkah awal lahirnya produk pembalut luka cerdas asli karya anak bangsa yang mampu meminimalkan komplikasi amputasi dan meningkatkan kualitas hidup jutaan penyandang diabetes di Indonesia,” pungkas Bintang.* (Rilis oleh: Humas FMIPA dan M. Rizqan Ilmika/R01)

Sumber: https://fmipa.unpad.ac.id/tim-pkm-re-fmipa-unpad-kembangkan-smart-bilayer-hydrogel-untuk-penyembuhan-luka-diabetik/

The post Tim PKM-RE FMIPA Unpad Ciptakan Pembalut Luka Cerdas untuk Penderita Diabetes appeared first on Universitas Padjadjaran.

Dies Natalis ke-67 FKG Unpad Usung Semangat Kedokteran Gigi Berkelanjutan

[Kanal Media Unpad] Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Padjadjaran memperingati Dies Natalis ke-67 dengan mengusung tema SHINE: Science, Health, Innovation, Nature, and Engagement serta slogan “Shining Together for Better Smiles and a Greener Tomorrow”. Peringatan yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Selasa (1/9), menjadi momentum bagi FKG Unpad untuk merefleksikan perjalanan institusi sekaligus meneguhkan komitmen dalam pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Tujuan kita beruniversitas adalah bagaimana keilmuan kita dapat sesegera mungkin dapat dirasakan manfaatnya. Bagaimana kita kembali kepada nature, dan mengembangkan seluas-luasnya ilmu pengetahuan untuk kembali ke masyarakat. Ini juga sepakat dengan apa yang FKG Unpad lakukan untuk mengusung Smart and Green Dentistry,” jelas Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam sambutannya.

FKG Unpad juga memaparkan berbagai capaian yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir. Secara global, reputasi akademik FKG Unpad terus meningkat menjadi posisi 218 pada tahun 2026. Dari aspek mutu akademik, sebelas dari dua belas program studi di lingkungan FKG Unpad telah memperoleh akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Sementara itu, sepanjang 2023 hingga 2025, mahasiswa FKG Unpad mencatatkan 250 prestasi di tingkat nasional dan internasional.

Di bidang riset, FKG Unpad menghasilkan lebih dari 1.300 publikasi terindeks Scopus dengan lebih dari 7.200 sitasi selama periode 2023 hingga pertengahan 2026. Berbagai inovasi juga terus dikembangkan, mulai dari produk kesehatan jaringan keras dan lunak rongga mulut, sistem deteksi dini kanker mulut, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan.

Penguatan kolaborasi internasional turut menjadi bagian penting dalam pengembangan fakultas. Saat ini FKG Unpad menjalin kerja sama dengan 18 institusi mitra internasional di Asia, Eropa, Australia, dan Amerika Utara yang mencakup penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, pengembangan kurikulum, hingga publikasi ilmiah.

Dalam lima tahun terakhir, FKG Unpad secara konsisten mengembangkan konsep Smart and Green Dentistry sebagai identitas dan arah strategis fakultas. Dimulai dari penguatan budaya kampus hijau dan keberlanjutan lingkungan pada 2021-2022, konsep tersebut kemudian berkembang melalui penguatan riset dan inovasi, transformasi digital melalui Smart Campus, implementasi program Green Campus, hingga pengembangan Sustainable Campus pada 2026.

“Dengan fondasi yang kuat, budaya inovasi yang terus berkembang, semangat Smart and Green Dentistry, serta dukungan dari seluruh sivitas akademika dan mitra, FKG Unpad optimis dapat terus memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pendidikan, penelitian, pelayanan kesehatan, dan masyarakat,” kata Dekan FKG Unpad, Prof. Dudi Aripin

Pada peringatan Dies Natalis tahun ini, FKG Unpad juga meluncurkan buku sejarah Pusat Studi Kedokteran Gigi Militer yang mendokumentasikan perjalanan dan kontribusi bidang kedokteran gigi militer di Indonesia. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis antara FKG Unpad, Kementerian Pertahanan, dan Tentara Nasional Indonesia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia serta ketahanan kesehatan nasional.

Selain kegiatan ilmiah berupa scientific oration, talkshow, dan peluncuran buku, rangkaian Dies Natalis ke-67 FKG Unpad juga diisi dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemeriksaan dan perawatan gigi sederhana bagi 100 siswa SD Mengger Bandung.

“Enam puluh tujuh tahun merupakan sebuah perjalanan panjang dalam membentuk fondasi yang kokoh bagi FKG Unpad untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, ilmu pengetahuan, serta kesehatan masyarakat,” ujar Dr. Ame Suciati Setiawan selaku Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-67 FKG Unpad.* (Rilis oleh: FKG Unpad/R01)

Sumber: https://fkg.unpad.ac.id/dies-natalis-ke-67-fkg-unpad-usung-semangat-positif-melalui-sains-kesehatan-inovasi-peduli-lingkungan-dan-keterlibatan-masyarakat/

The post Dies Natalis ke-67 FKG Unpad Usung Semangat Kedokteran Gigi Berkelanjutan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad dan CIMB Niaga Dorong Mahasiswa Wujudkan Mimpi Lewat Kejar Mimpi Fest 2026

[Kanal Media Unpad] Direktorat Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan CIMB Niaga menyelenggarakan “Kejar Mimpi Fest 2026 Goes to Campus” di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Jumat (4/9. Kegiatan yang menjadi bagian dari Program Wirausaha Muda Padjadjaran (WMP) 2026 Batch 2 ini menghadirkan praktisi dari dunia usaha dan industri untuk berbagi pengalaman serta wawasan kewirausahaan kepada mahasiswa, sekaligus memperkuat kompetensi, kesiapan karier, dan kemampuan membangun usaha sejak di bangku kuliah.

“Kami tidak hanya memberikan perkuliahan yang sifatnya konvensional, tetapi juga melibatkan dosen praktisi dari dunia usaha dan industri untuk memberikan insight kepada bagaimana cara berusaha yang baik dan benar dan bisa diterima di masyarakat,” ujar Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., dalam sambutannya.

Saat ini, Program WMP Unpad diikuti sekitar 350 mahasiswa dari berbagai program studi. Melalui program tersebut, mahasiswa didorong untuk mewujudkan berbagai ide dan cita-cita kewirausahaan, sekaligus mempersiapkan diri menjadi individu yang mandiri secara finansial sejak berstatus sebagai mahasiswa.

“Hari ini teman-teman sudah memutuskan untuk memulai bersama kami (Unpad) di WMP. Yang penting bukan nominal rupiahnya, tetapi bagaimana teman-teman memiliki soft skill yang diperoleh melalui kegiatan ini,” jelas Inu.

Sementara Erna Kartina, Branch Area Head Jawa Barat 3 CIMB Niaga, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong generasi muda untuk berani memiliki mimpi sekaligus mengambil langkah untuk mewujudkannya. Menurutnya, proses pembentukan generasi muda tidak hanya melalui pendidikan akademik, tetapi juga pembangunan mental dan penanaman nilai-nilai yang diperoleh di lingkungan kampus.

Let’s learn, connect, and take one step closer to making our dreams happen,” ajak Erna yang juga merupakan lulusan Unpad.

Kegiatan ini menghadirkan sesi talkshow Kejar Mimpi Talks dengan tema “Start Up, Start Now: Turning Ideas into Action” dan “Smart Stock Investing”, yang menghadirkan Theo Derick (Entrepreneur, Creator, dan Author) serta Trisna L. M. Siahaan (Head of Retail Transaction & Community Business Development CIMB Niaga). Selain itu, kegiatan juga diisi dengan Kejar Mimpi Career Hunt & Scholarship bersama Human Resources (HR) CIMB Niaga. Hadir pula dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unpad Dr. In-In Hanidah serta jajaran CIMB Niaga.* (R01)

The post Unpad dan CIMB Niaga Dorong Mahasiswa Wujudkan Mimpi Lewat Kejar Mimpi Fest 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

FiNder Unpad Perkuat Kolaborasi Indonesia-India dalam GETS 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Functional Nano Powder University Center of Excellence (FiNder U-CoE) Unpad ikut serta dalam penyelenggaraan Global Environment & Transition Summit (GETS) 2026 yang digelar di Lecture Building, Universitas Udayana, Bali, Senin, (24/8) lalu. Bekerja sama dengan Universitas Udayana dan mitra dari India, kegiatan ini menjadi forum internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas strategi menuju masa depan tangguh terhadap perubahan iklim.

Mengangkat tema “Leading the Green Transition: Strategies for a Climate-Resilient Future”, GETS 2026 berlangsung secara hybrid dan menghadirkan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, serta mitra dari Indonesia dan India dalam rangkaian keynote session, plenary talks, oral presentations, dan Forum Group Discussion (FGD). 

Agenda ilmiah GETS 2026 dirancang untuk melihat green transition dari berbagai perspektif. Sesi keynote menghadirkan pembahasan mengenai adaptasi perubahan iklim, perspektif budaya dalam kebijakan dan kerja sama global, ketahanan iklim dalam model bisnis dan tata kelola korporasi, serta penguatan penegakan hukum lingkungan dan akuntabilitas korporasi.

Rangkaian Keynote Session GETS 2026 membahas berbagai perspektif terkait adaptasi iklim, kebijakan, tata kelola, dan keberlanjutan. Pembahasan kemudian diperdalam melalui tiga track utama, yaitu Sustainable Business, Governance & Society; Sustainable Technology, Energy & Industrial Innovation; serta Climate Resilience, Environment & Community Development yang menunjukkan bahwa transisi hijau bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga membutuhkan model bisnis yang adaptif, kebijakan yang mendukung, serta keterlibatan masyarakat.

FiNder Unpad turut memberikan kontribusi pada substansi ilmiah konferensi. Pada Parallel Session 1 - Plenary Talks Forum, Prof. Dr. Eng. I Made Joni membawakan topik “Decarbonizing the Value Chain through Smart Nanotechnology”. Topik tersebut menempatkan nanoteknologi sebagai salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan untuk mendukung dekarbonisasi, efisiensi proses, dan pengembangan material yang lebih berkelanjutan.

Kontribusi ekosistem riset FiNder juga tercermin melalui sejumlah karya ilmiah yang dipresentasikan selama konferensi, mulai dari photocatalytic solar-to-fuel untuk produksi hidrogen dan konversi karbon, material berbasis cobalt untuk green energy storage, pemodelan ozone nanobubble untuk pengolahan air laut, artificial intelligence untuk sustainable aquaculture, teknologi micro-nano bubble untuk budidaya Litopenaeus vannamei, hingga pengembangan carbon quantum dots berbasis biomassa daun.

Salah satu bagian penting dari GETS 2026 adalah Forum Group Discussion Indonesia-India. Sesi ini menjadi ruang interaksi yang lebih terbuka antara pembicara, moderator, akademisi, dan peserta untuk mendiskusikan peluang sinergi antara pengetahuan, inovasi, dan kebutuhan implementasi. FGD memperkuat fungsi konferensi bukan hanya sebagai tempat mempresentasikan hasil riset, tetapi juga sebagai titik temu untuk membangun hubungan dan peluang kerja sama baru.

Bagi FiNder Unpad, keterlibatan dalam GETS 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas ekosistem kolaborasi riset dan inovasi di tingkat internasional. Pertemuan antara akademisi, peneliti, pemerintah, industri, dan mitra lintas negara membuka peluang bagi pengembangan penelitian bersama, hingga hilirisasi inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Hal tersebut memperkuat peran FiNder Unpad sebagai pusat unggulan yang tidak hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga aktif membangun jejaring untuk mempercepat perjalanan inovasi dari research menuju application dan impact. Melalui forum seperti GETS 2026, FiNder terus mendorong agar kolaborasi akademik berkembang menjadi kerja sama yang menghasilkan pengetahuan baru, teknologi yang relevan, dan solusi yang memberi manfaat nyata.* (Rilis oleh: FiNder Unpad/R02)

Sumber: https://www.finder.ac.id/post/finder-unpad-perkuat-kolaborasi-indonesia-india-dalam-global-environment-transition-summit-2026

The post FiNder Unpad Perkuat Kolaborasi Indonesia-India dalam GETS 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Perkuat Pemahaman Pegawai tentang Disiplin ASN dan Penanganan Kekerasan

[Kanal Media Unpad] Pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi memerlukan pemahaman yang utuh terhadap aspek disiplin, etika, dan prosedur penanganan kasus. Untuk memperkuat pemahaman tersebut, Universitas Padjadjaran menggelar Sosialisasi dan Pembahasan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil serta Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 55 Tahun 2024 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi di Ruang Rapat Bersama 2 Livin’, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Kamis (3/9).

“Disiplin bukan hanya ada di kampus. Kita juga bagian dari seorang ASN aparatur negara, baik di posisi jam kerja atau di luar jam kerja, termasuk di hubungan sosial media,” papar Adi Sulistyo, M.H., selaku Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda, Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang menjadi narasumber dalam kesempatan ini.

Adi menjelaskan, Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 menjadi salah satu landasan dalam mengatur kewajiban dan larangan bagi PNS guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik. Regulasi tersebut menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas kedinasan.

Selain itu, Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 sebagai landasan bagi perguruan tinggi dalam menciptakan lingkungan belajar, bekerja, dan berinteraksi yang aman, inklusif, serta bebas dari berbagai bentuk kekerasan. Penerapan regulasi tersebut mencakup upaya pencegahan, mekanisme pelaporan, pendampingan bagi korban, hingga penanganan kasus kekerasan secara komprehensif.

“Kita perbaiki ke depan, jangan sampai ketika sudah mencoba menyelesaikan permasalahan, tapi ada yang terlewat dari tata cara atau prosedur formal,” ungkap Adi.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Widya S. Sumadinata menekankan bahwa pembinaan disiplin pegawai di lingkungan Unpad menjadi upaya membangun kesadaran bersama. Ia mengingatkan bahwa membiarkan pelanggaran disiplin dapat menimbulkan ketidakadilan bagi para pegawai yang telah bekerja dengan sungguh-sungguh, sekaligus berpotensi menurunkan motivasi kerja di lingkungan kampus.

“Tujuan kita memahami disiplin itu bukan untuk memberikan sanksi, melainkan mendorong kita memiliki pemahaman yang komprehensif tentang tugas-tugas kita,” jelas Prof. Widya.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran direktur, kepala satuan, kepala kantor, kepala pusat, dan pimpinan fakultas di lingkungan Unpad, serta jajaran Kemendiktisaintek RI.* (R01)

The post Unpad Perkuat Pemahaman Pegawai tentang Disiplin ASN dan Penanganan Kekerasan appeared first on Universitas Padjadjaran.

SMUP Pascasarjana Gelombang II Dibuka, Ini Tahapan Seleksi dan Persyaratannya

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali membuka Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Pascasarjana untuk jenjang magister, doktor, profesi, program spesialis dan subspesialis. Seleksi dibuka melalui berbagai jalur penerimaan untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon mahasiswa melanjutkan studi di Unpad.

“Kalau dilihat dari tren pendaftar, terus naik dengan berbagai macam jalur yang dibuka,” ujar Kepala Kantor Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Unpad, Prof. Anas, ketika menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi SMUP Pascasarjana Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027 yang diselenggarakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Selasa (1/9).

Prof. Anas mengatakan bahwa berbagai upaya yang dilakukan Unpad, termasuk penyediaan beragam jalur seleksi dan skema penerimaan, turut mendorong peningkatan jumlah pendaftar. Selain jalur reguler, calon mahasiswa dapat mengikuti jalur kerja sama dan jalur pendukung lainnya sesuai dengan ketentuan masing-masing program studi.

Untuk mengikuti proses seleksi, calon peserta perlu menyiapkan dokumen persyaratan sejak awal agar seluruh ketentuan administrasi dapat dipenuhi sesuai jadwal penerimaan. Setelah dinyatakan memenuhi syarat (eligible), peserta akan mengikuti tahapan seleksi yang diselenggarakan program studi, berupa wawancara maupun ujian sesuai ketentuan masing-masing program.

“Yang paling penting adalah verifikasi. Pertama, verifikasi dokumen resmi seperti ijazah dan transkrip. Selain itu juga kartu identitas, serta sertifikat TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan TKBI (Tes Kemampuan Bahasa Inggris). Setelah eligible keluar, kemudian interview atau ujian prodi lainnya, baru penentuan kelulusan,” ujarnya.

Prof. Anas menjelaskan ketentuan skor minimum TKA dan TKBI bervariasi sesuai jenjang, yaitu tidak ada skor minimum untuk jenjang magister dan profesi, sedangkan untuk jenjang doktor serta spesialis dan subspesialis antara 475 hingga 500. Ia menekankan sertifikat TKA dan TKBI harus berasal dari lembaga penyelenggara resmi dan terakreditasi agar proses verifikasi tidak terkendala, terutama jika pendaftaran dilakukan mendekati sesi ketiga.

Sejumlah jalur dan skema beasiswa tidak dibuka pada Gelombang II ini, yaitu Beasiswa Unpad (BPUPP dan BPDP), Beasiswa PMDSU, serta program fast track dari jenjang S-1 ke S-2. Calon mahasiswa yang sebelumnya berencana menempuh jalur maupun skema tersebut disarankan mencari alternatif lain yang masih tersedia. Prof. Anas juga menyarankan untuk mendaftar lebih awal agar memiliki cukup waktu melengkapi atau memperbaiki dokumen. Menurutnya, pendaftaran pada sesi kedua menjadi pilihan ideal karena peserta yang belum eligible masih memiliki kesempatan pada sesi berikutnya.

“Kalau di sesi ketiga sudah tidak ada waktu untuk memperbaiki,” ungkapnya.

Bagi calon mahasiswa yang berencana mengikuti program beasiswa, seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI), Prof. Anas menyarankan agar mendaftar lebih awal sehingga memiliki waktu mempersiapkan seluruh persyaratan. Bagi calon pendaftar beasiswa alumni berkinerja dan berprestasi, diimbau memilih jalur pendaftaran yang sesuai agar dapat mengikuti proses seleksi pada kategori beasiswa yang dituju.

Pendaftaran SMUP Pascasarjana Gelombang II jalur reguler berlangsung pada 14 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027, sementara pendaftaran program spesialis dan subspesialis dibuka hingga 28 Desember 2026. Informasi lengkap mengenai program studi, persyaratan, jalur seleksi, jadwal penerimaan, biaya kuliah, serta beasiswa yang tersedia dapat diakses melalui laman resmi SMUP Unpad.* (R01)

The post SMUP Pascasarjana Gelombang II Dibuka, Ini Tahapan Seleksi dan Persyaratannya appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id