DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Unpad Resmi Luncurkan Undergraduate Preparation Program (UPrep)

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Direktorat Pendidikan Non-Gelar (DPNG) resmi meluncurkan Undergraduate Preparation Program (UPrep) dalam rangkaian Unpad Eduventure secara daring dan luring di Bale Sawala, Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (12/9). Mengusung tagline “Your First Step to University Success”, program ini dirancang untuk membantu siswa SMA/SMK/MA sederajat mempersiapkan diri menghadapi transisi dari pendidikan menengah menuju perguruan tinggi.

“Program ini diharapkan dapat membantu siswa mempersiapkan diri memasuki perguruan tinggi, baik dari sisi akademik maupun pengenalan terhadap lingkungan perkuliahan,” ujar Kepala Kantor Pendidikan Non-Gelar Unpad, Dina Sartika, Ph.D.

Dina menyampaikan, UPrep dikembangkan sebagai jembatan transisi akademik bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Melalui program ini, siswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lingkungan dan kehidupan akademik di perguruan tinggi, khususnya di Unpad.

UPrep menghadirkan online course yang mencakup sembilan mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Ekonomi, dan Sosiologi. Materi pembelajaran disampaikan oleh dosen dari berbagai fakultas di Unpad.

Untuk mengakomodasi kebutuhan belajar siswa yang beragam, UPrep menawarkan tiga pilihan paket. U-Prep Basic memberikan akses pembelajaran daring secara mandiri dan fleksibel. U-Prep Live melengkapi pembelajaran daring dengan sesi live bersama dosen Unpad yang dapat dimanfaatkan untuk bimbingan, diskusi, dan tanya jawab. Sementara itu, U-Prep Eduventure memadukan pembelajaran daring dengan pengalaman belajar secara langsung di lingkungan Kampus Unpad, termasuk mengunjungi laboratorium dan berbagai fakultas.

Direktur Pendidikan Non-Gelar Unpad, drg. Erli Sarilita, Ph.D., mengatakan bahwa kesiapan mental dan kemampuan berpikir kritis menjadi aspek penting yang perlu dimiliki siswa sebelum memasuki perguruan tinggi. Menurutnya, kehidupan perkuliahan tidak sekadar merupakan kelanjutan dari pendidikan SMA, tetapi juga menghadirkan perubahan dalam metode pembelajaran dan kedalaman materi.

“Dunia kampus bukan sekadar naik kelas dari SMA. Ada perubahan metode belajar dan materi yang lebih mendalam. Karena itu, UPrep hadir untuk menemani siswa mengasah penalaran dan mempersiapkan tes seleksi perguruan tinggi bersama dosen-dosen ahli Unpad,” katanya.

Selain peluncuran UPrep, rangkaian Unpad Eduventure juga diisi dengan sosialisasi pengenalan Unpad. Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai 73 program studi sarjana dan sarjana terapan, lokasi kampus, fasilitas, jalur seleksi, serta berbagai pilihan beasiswa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama peserta dan pembagian merchandise. Melalui UPrep, Unpad berupaya memperluas akses terhadap pembelajaran berkualitas sekaligus membantu calon mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi proses transisi menuju pendidikan tinggi.* (Rilis oleh: DPNG Unpad/R01)

The post Unpad Resmi Luncurkan Undergraduate Preparation Program (UPrep) appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa TSUE Uzbekistan Awali Kuliah Gelar Ganda di MET FEB Unpad

[Kanal Media Unpad] Sebanyak 11 mahasiswa internasional asal Tashkent State University of
Economics (TSUE) Uzbekistan mengawali kuliah perdana Program Gelar Ganda Magister
Ekonomi Terapan (MET) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran (Unpad) dan
TSUE di Kampus MET FEB Unpad, Jl. Hayam Wuruk No. 8, Bandung, Senin, (31/8).

“Ini merupakan pelaksanaan program gelar ganda perdana dengan TSUE Uzbekistan. Sebelas
mahasiswa ini telah menjalankan kuliah satu tahun di TSUE, dan sekarang akan kuliah selama
satu tahun di MET FEB Unpad,” ujar Kepala Program Studi MET FEB Unpad, Prof. Bayu
Kharisma.

TSUE merupakan universitas ekonomi dan bisnis terbaik di Uzbekistan. Dalam peringkat QS
WUR Ranking by Subject 2027, TSUE menempati peringkat 251-300 dunia untuk bidang
Economic and Econometrics. Sebelumnya, MET FEB Unpad juga telah menyelenggarakan
program gelar ganda dengan 5 universitas dari Jepang, yaitu International University of Japan,
National Graduate Institute for Policy Studies, Takushoku University, Rikkyo University dan
Ritsumeikan University.

MET FEB Unpad juga telah melakukan short course dengan Universitas Sungkyunkwan (SKKU)
Korea Selatan dalam bidang Ekonomi Digital dan student exchange dengan Rikkyo University
Jepang. Di dalam negeri, MET FEB Unpad menjalankan program gelar ganda Master of Digital
Economy
dengan Binus University, serta menjalin kerja sama melalui beasiswa dan kemitraan
lainnya dengan sejumlah kementerian, lembaga negara, dan BUMN.

Program gelar ganda dengan TSUE telah diinisiasi sejak penandatanganan Memorandum of
Understanding
(MoU) antara Unpad dan TSUE oleh Rektor Unpad dan Rektor TSUE di Tashkent,
ibukota Uzbekistan pada 23 Oktober 2024. Dilanjutkan dengan penandatangangan
Memorandum of Agreement (MoA) antara Dekan FEB Unpad dengan First Vice Rector for
Academic Affairs
TSUE di Jatinangor pada Juni 2025.

Program studi MET adalah program pendidikan lanjutan di bidang ekonomi terapan yang
bertujuan mengembangkan keahlian dalam berpikir analitis, membaca literatur, dan melakukan
penelitian independen. MET merupakan program magister (S2) yang menerima lulusan dari
program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4). Saat ini, MET FEB Unpad sedang membuka
pendaftaran calon mahasiswa reguler Gelombang II Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran
dilaksanakan pada 14 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027. Informasi pendaftaran, silakan
kunjungi smup.unpad.ac.id/magister.* (Rilis oleh: MET FEB Unpad/R01)

Sumber: https://feb.unpad.ac.id/mahasiswa-tsue-uzbekistan-awali-kuliah-gelar-ganda-di-met-feb-unpad/

The post Mahasiswa TSUE Uzbekistan Awali Kuliah Gelar Ganda di MET FEB Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Innovation Day 2026 Hadirkan 68 Inovasi Hasil Riset untuk Masyarakat

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran mempertemukan berbagai inovasi hasil pengembangan sivitas akademika dan mitra melalui Unpad Innovation Day 2026. Mengusung tema “Innovate, Connect, Impact”, kegiatan yang berlangsung 12-13 September 2026 di Atrium Cibadag, Summarecon Mall Bandung, ini menghadirkan 68 exhibitor dari bidang kesehatan, teknologi, teknologi kesehatan, pangan dan pertanian, hingga skincare untuk memperluas kolaborasi dan mendorong inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Innovation Day ini adalah bagaimana kami berusaha untuk mendekatkan para peneliti Unpad dengan para pengguna, yaitu mitra bisnis dan pemerintah. Sehingga, terjadi link and match antara apa yang sedang kami teliti dengan apa yang dibutuhkan dan sebaliknya,” ungkap Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, kepada Kanal Media Unpad ketika menghadiri hari pertama Unpad Innovation Day 2026 pada Sabtu (12/9).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Dr. dr. Sony Adam, mengapresiasi berbagai inovasi yang dihadirkan dalam Unpad Innovation Day 2026 karena dinilai berpotensi mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan. Salah satu inovasi yang dinilai bermanfaat adalah teknologi untuk membantu komunikasi tuna bicara dengan dokter di puskesmas.

“Insyaallah akan kami pakai dan berharap itu terus berkembang dan terus ada perbaikan. Produk-produk riset Unpad ini banyak yang bisa dikolaborasikan dengan pemerintah Kota Bandung, terutama dalam bidang kesehatan, untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” kata Sony.

Salah satu inovasi yang dapat dijumpai pengunjung adalah teknologi virtual reality yang memberikan pengalaman simulasi proses persalinan. Selain itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan layanan skin check untuk mengetahui kondisi kulit secara langsung. Berbagai inovasi dan pengalaman interaktif tersebut masih dapat dinikmati pada hari terakhir Unpad Innovation Day 2026, Minggu (13/9). Masyarakat dapat datang dan merasakan langsung beragam inovasi yang dihadirkan Unpad.

Pada kesempatan yang sama, Unpad juga melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Quilla Alam Indonesia Sejahtera terkait komersialisasi bahan baku minyak sacha inchi yang mengandung omega 3, 6, dan 9 serta vitamin E untuk industri kosmetik melalui penerapan teknologi refining Vomega. Kerja sama juga dilakukan dengan PT Habbatussauda International terkait pengembangan produk Procumin yang mengandung ekstrak propolis lebah Trigona laeviceps dan ekstrak kunyit terstandar dengan kandungan kurkumin sebesar 24 persen.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. Raden Vini Adiani Dewi, serta jajaran pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan Unpad.

Hari pertama Unpad Innovation Day 2026 juga diisi dengan sejumlah talkshow yang menghadirkan narasumber dari berbagai bidang. Sesi pertama menghadirkan Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad Prof. Reiva Farah, serta Employer Corporate Branding ParagonCorp Zahra Shofia Hanin. Sesi kedua menghadirkan Direktur Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian Masyarakat Unpad Prof. Nur Atik, Dekan Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian Unpad Dr. Gemilang Lara Utama, serta Komite Regulasi Teknis Pangan Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia Ceria Graselda. Sementara itu, sesi ketiga menghadirkan Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Alumni Unpad Prof. Tomy Perdana, Wakil Ketua Komite Tetap Kemitraan Antar-Lembaga Kamar Dagang dan Industri Indonesia Rosiyati MH Thamrin, serta dokter spesialis ortopedi dan dosen Unpad Dr. dr. Renaldi Prasetia Nagar.* (R01)

The post Unpad Innovation Day 2026 Hadirkan 68 Inovasi Hasil Riset untuk Masyarakat appeared first on Universitas Padjadjaran.

Pidangan Rumawat Padjadjaran ke-111, Bukti Konsistensi Unpad dalam Melestarikan Budaya Sunda

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Pusat Budaya Sunda Unpad menghadirkan Pidangan Rumawat Padjadjaran ke-111 bertajuk “Haleuang Katuangan Sunda” yang diselenggarakan di Grha Sanusi Hardjadinata, Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Sabtu (12/9), sebagai salah satu rangkaian acara Resepsi Dies Natalis ke-69 Universitas Padjadjaran.

Pagelaran “Haleuang Katuangan Sunda” diselenggarakan sebanyak dua sesi dan mengangkat kekayaan kuliner tradisional Sunda melalui lagu-lagu yang dibawakan dalam pagelaran. Tidak hanya disampaikan melalui pertunjukan, penonton juga berkesempatan mencicipi secara langsung sejumlah makanan tradisional Sunda yang dihadirkan selama acara, seperti colenak, tahu Sumedang, surabi, dan berbagai kuliner lainnya.

Pagelaran ini menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali beragam makanan tradisional Sunda sekaligus mengajak masyarakat mengapresiasi kekayaan budaya yang ada di dalamnya. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Unpad dalam mendukung kelestarian seni budaya Sunda oleh Pusat Budaya Sunda Unpad.

Dalam sambutannya, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pagelaran ini. Rektor menjelaskan bahwa kebudayaan merupakan bagian penting yang perlu terus dirawat dan dikembangkan. Dalam hal ini, pengenalan budaya dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan yang kreatif sehingga menjadi semakin dekat dengan masyarakat, termasuk generasi muda.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa kuliner juga menjadi bagian penting dari kebudayaan yang memiliki nilai sejarah dan identitas masyarakat. Oleh karena itu, pengenalan makanan tradisional melalui pagelaran seni dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga keberadaan, sekaligus mengapresiasi budaya.

“Unpad memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga dan mengembangkan kebudayaan Sunda melalui berbagai cara yang menarik dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Budaya juga mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk makanan tradisional. Kita ingin kekayaan tersebut terus dikenal, diapresiasi, dan diwariskan kepada generasi di masa yang akan datang,” ujar Rektor.

Sementara itu, Kepala Pusat Budaya Sunda Unpad sekaligus produser pagelaran Ganjar Kurnia mengatakan bahwa salah satu kekayaan yang dimiliki oleh masyarakat Sunda adalah kuliner, sehingga banyak seniman yang terinspirasi untuk membuat lagu dari berbagai makanan tradisional Sunda. Oleh karena itu, pagelaran ini diharapkan dapat menjadi media untuk mengenalkan kembali kuliner sekaligus kekayaan seni yang tumbuh di tengah masyarakat Sunda.

“Salah satu kekayaan orang Sunda ada pada kekayaan kuliner dan banyak makanan-makanan yang pada akhirnya menjadi inspirasi sebuah lagu. Banyak sekali lagu-lagu Sunda yang berasal dari kekayaan makanan tersebut, sehingga mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi wadah untuk mengenalkan kekayaan Sunda ini ke pada masyarakat, khususnya ke pada generasi muda,” jelas Ganjar Kurnia.

Penyelenggaraan pagelaran ini juga melibatkan berbagai unsur yang ada di lingkungan Unpad, antara lain adalah dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni yang ikut serta memeriahkan dan menunjukkan bakatnya dalam bidang seni musik. Pidangan Rumawat Padjadjaran yang ke-111 ini juga menghadirkan berbagai pegiat kesenian Sunda seperti Bungsu Bandung, Rika Rafika, Sony Riza Windyagiri, Dian Hendrayana, Ambu Dedah, Nia Iswara, Novia Aksmiranti, GJ Setra, Gugun Gunawan, Swarantara, serta Ebith Beat A.* (R02)

The post Pidangan Rumawat Padjadjaran ke-111, Bukti Konsistensi Unpad dalam Melestarikan Budaya Sunda appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa Farmasi Unpad Kembangkan Kandidat Neuroprotektif untuk Alzheimer

[Kanal Media Unpad] Tim mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran mengembangkan sistem co-amorphous berbasis kurkumin dan asam askorbat yang menunjukkan potensi sebagai kandidat neuroprotektif untuk penyakit Alzheimer. Penelitian berjudul Neuroproteksi Alzheimer Berbasis Sistem Co-Amorphous: Rekayasa Kurkumin-Asam Askorbat melalui Docking Molekuler dan Validasi In Vivo” tersebut dilakukan oleh Karen Gabriella Angelina Lubis, Rosa Agnestasia Tambunan, Chelsea Angela, Amalia Dayana Fuziah, dan Fawwaz Siradjuddin Haris di bawah bimbingan Prof. Dr. apt. Iyan Sopyan, M.Si.

Penelitian ini berangkat dari potensi kurkumin sebagai senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Namun, pemanfaatan kurkumin masih menghadapi kendala karena kelarutan dan bioavailabilitasnya rendah. Kondisi tersebut dapat membatasi jumlah kurkumin yang tersedia untuk mencapai target biologisnya, termasuk otak.

Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, tim mengembangkan sistem co-amorphous dengan mengombinasikan kurkumin dan asam askorbat. Sistem ini dibuat melalui metode evaporasi pelarut dan kemudian diuji melalui sejumlah metode, antara lain molecular docking, uji kelarutan dan permeabilitas, serta karakterisasi fisikokimia menggunakan PXRD, DSC, FTIR, dan SEM.

Potensi neuroprotektifnya kemudian diuji pada tikus Wistar yang digunakan sebagai model Alzheimer. Pengujian dilakukan menggunakan metode Morris Water Maze untuk mengevaluasi memori spasial, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan histopatologi menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin (H&E) untuk mengamati kondisi jaringan otak. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan fungsi memori spasial pada kelompok tikus model Alzheimer yang menerima perlakuan berupa sistem co-amorphous kurkumin-asam askorbat.

“Alzheimer bukan hanya tentang kehilangan ingatan, tetapi juga dapat memengaruhi kemandirian dan kualitas hidup seseorang. Melalui penelitian ini, kami ingin berkontribusi dalam mencari pendekatan baru yang berpotensi mendukung penanganan penyakit Alzheimer. Kami berharap penelitian ini dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan kandidat neuroprotektif berbasis bahan alam yang dapat diteliti lebih lanjut,” ujar Karen selaku ketua tim penelitian.* (Rilis oleh: Farmasi Unpad)

Sumber: https://farmasi.unpad.ac.id/mahasiswa-farmasi-unpad-kembangkan-kandidat-neuroprotektif-untuk-alzheimer/

The post Mahasiswa Farmasi Unpad Kembangkan Kandidat Neuroprotektif untuk Alzheimer appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Apresiasi 258 Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Dies Natalis ke-69

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran memberikan apresiasi berupa Penghargaan Anugerah Padjadjaran Utama dan Satya Karya kepada 258 dosen dan tenaga kependidikan yang telah mengabdi selama 15 tahun, 25 tahun, hingga purnabakti dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-69 Unpad. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, di Ruang Serba Guna Gedung II Lantai 4 Unpad Jl. Dipati Ukur No, 35 Bandung, Jumat, (11/9).

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan penghargaan kepada para dosen dan tenaga kependidikan yang telah memberikan kontribusi bagi Unpad. Menurutnya, perjalanan dan pencapaian Unpad tidak terlepas dari kerja bersama seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan. Rektor berharap apresiasi tersebut dapat menjadi pengingat bahwa setiap tugas dan kontribusi yang diberikan memiliki arti penting bagi Unpad.

“Apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan Unpad atas dedikasi dan kontribusi Bapak dan Ibu semua. Kemajuan Unpad tentu merupakan hasil kerja bersama dari seluruh keluarga besar Unpad. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor mengatakan bahwa apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan merupakan bagian dari upaya Unpad untuk menghargai kinerja dan pengabdian sumber daya manusia di lingkungan universitas.

“Apresiasi ini bukan hanya sekadar penghargaan, tetapi juga bentuk pengakuan atas kerja dan pengabdian Bapak dan Ibu selama menjadi bagian dari Unpad,” tutur Prof. Widya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. R. Widya S. Sumadinata menyampaikan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga keberlanjutan dan kemajuan institusi. Oleh karena itu, Unpad terus berupaya menciptakan lingkungan kerja yang mendorong setiap dosen dan tenaga kependidikan untuk berkembang serta memberikan kontribusi sesuai bidangnya.

“Unpad membutuhkan sumber daya manusia yang terus bertumbuh. Karena itu, kita ingin setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang, meningkatkan kompetensi, dan bersama-sama membawa Unpad menjadi universitas yang semakin unggul, inklusif, dan berdampak,” kata Prof. R. Widya.

Pada kesempatan tersebut, Unpad menganugerahkan berbagai bentuk penghargaan kepada sivitas akademika. Penghargaan tersebut terdiri atas: Satya Karya Bakti Padjadjaran 1 orang, Satya Karya Mahaguru 1 orang, Satya Karya Adisiswa 1 orang, Anugerah Tokoh Budaya Sunda 1 orang, Anugerah Pola Pokok Ilmiah Unpad 1 orang, Satya Karya Bhakti kelas I sebanyak 28 orang (diwakili oleh Dr. dr. Gaga Irawan Nugraha, SpGK, M.Gizi., dan Novi Damayanti, S.E., M.Ak), Satya Karya Bhakti kelas II sebanyak 64 orang (diwakili oleh drg. Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D., dan Denden Firman Arief, S.IP., M.A.B), Satya Karya Purnabhakti sebanyak 125 orang (diwakili oleh Prof. Dr. Nury Effendi, S.E., MA., dan Ika Komalasari, ST., M.Ak) dan Satya Karya Jasabhakti sebanyak 17 orang (diwakili oleh perwakilan keluarga (Almh.) Novi Mayasari, S.Pt., M.Sc., Ph.D., dan perwakilan keluarga (Alm.) Japar).* (R02)

The post Unpad Apresiasi 258 Dosen dan Tenaga Kependidikan pada Dies Natalis ke-69 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Dies Natalis ke-69, Unpad Perkuat Transformasi Menuju Innovation University

[Kanal Media Unpad] Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan bangsa melalui penguatan riset, inovasi, dan pengembangan teknologi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut dinilai penting untuk meningkatkan daya saing Indonesia sekaligus menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Research harus bisa menghasilkan pengetahuan dan nilai tambah. Apa yang bisa kita berikan? Dampak dari pengetahuan, dampak pada industri dan masyarakat, serta policy reform,” ungkap Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Arif Satria, ketika membawakan orasi ilmiah berjudul “Universitas Unggul di Era Transformasi: Menguatkan Riset, Inovasi, dan Talenta untuk Indonesia dari Dunia”. Orasi ilmiah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Upacara Dies Natalis ke-69 Universitas Padjadjaran yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata, Unpad Kampus Dipati Ukur, Jln. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat (11/9).

Prof. Arif turut menyampaikan Agenda Riset dan Inovasi (RISNOV) Unpad 2026-2031 yang diarahkan untuk mendorong transformasi Unpad menjadi universitas berbasis inovasi sekaligus memperkuat ekosistem riset. Agenda tersebut mencakup lima arah utama, yaitu menjadikan Unpad sebagai innovation university, menentukan prioritas kepemimpinan inovasi, memperkuat ekosistem riset dan inovasi, menguatkan Science and Techno Park serta Living Laboratory, dan menjadikan Unpad sebagai energi baru bagi pembangunan Jawa Barat dan Indonesia.

“Saya berharap Unpad menjadi salah satu pilar kekuatan innovation university. Unpad tidak hanya berfokus pada riset, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mentransformasikan hasil riset menjadi inovasi yang bermanfaat bagi kemajuan industri, masyarakat, bangsa, dan dunia,” harap Prof. Arif.

Sementara Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menegaskan, transformasi universitas ke depan harus diarahkan pada penguatan inovasi, riset, akademik, sumber daya manusia, digitalisasi data, serta kemandirian universitas. Riset harus mampu ditransformasikan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi industri, masyarakat, bangsa, dan dunia.

“Riset yang baik tidak berhenti ketika artikel diterima jurnal bereputasi. Ke depan, kita harus berani memilih kekuatan khas kita dan membangun critical mass. Pada akhirnya, ilmu harus pulang kepada masyarakat,” kata Rektor.

Wakil Ketua MWA Unpad Prof. Dr. Arry Bainus, menyoroti berbagai capaian yang telah diraih Unpad dalam perjalanan 69 tahun, termasuk peningkatan posisi dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Unpad perlu terus memperkuat hubungan dengan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, komunitas, dan mitra internasional agar pengembangan akademik dan inovasi dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Dies Natalis bukan hanya momentum perayaan dan keberhasilan, tetapi juga saat untuk bertanya kepada diri kita, Unpad ingin menjadi universitas seperti apa di masa depan. Jawabannya adalah Unpad yang ngahiji (bersatu),” papar Prof. Arry.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik IndonesiaProf. Brian Yuliarto, memberikan sambutan melalui video daring. Selain itu, Bank Tabungan Negara (BTN) juga turut berkontribusi dalam Dies Natalis ke-69 Unpad melalui dana abadi yang diberikan langsung oleh Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu kepada Rektor Unpad.

Diumumkan sejumlah apresiasi berupa penghargaan kepada sivitas akademika Unpad yang telah berkontribusi dalam perkembangan dan kemajuan Unpad, dengan rincian sebagai berikut:

Satya Karya Bhakti Padjadjaran
Nurhayati Subakat (Komisaris Utama PT ParagonCorp)

Satya Karya Maha Guru
Prof. Unang Supratman (Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unpad)

Satya Karya Adisiswa Padjadjaran
Aini Al Fatihaturrizqi (Mahasiswa Sekolah Vokasi Unpad)

Anugerah Tokoh Budaya Sunda
Syarif Bastaman (Tokoh Budaya Sunda)

Anugerah Pola Ilmiah Pokok Unpad
Prof. Otto Soemarwoto

Satya Karya Bhakti Pendidikan
Prof. Nunuy Nur Afiah (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Dr. Adiatma Yudistira Manogar Siregar (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Prof. Dr. Ajeng Diantini (Fakultas Farmasi)
Prof. Dadang Rahmat Hidayat (Fakultas Ilmu Komunikasi)
Prof. Jenny Ratna Suminar (Fakultas Ilmu Komunikasi)
Prof. Ida Widianingsih (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik)
Prof. Yudi Mulyana Hidayat (Fakultas Kedokteran)
Prof. Oki Suwarsa (Fakultas Kedokteran)
Prof. Iman Rahayu (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
Lusi Safriani, Ph.D. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
Prof. Yudi Nurul Ihsan (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
Prof. Rita Rostika (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
Mega Laksmini Syamsuddin, Ph.D. (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
Dr. Meddy Rachmadi (Fakultas Pertanian)
Prof. Rija Sudirja (Fakultas Pertanian)
Prof. Anissa Lestari Kadiyono (Fakultas Psikologi)
Prof. Mega Fatimah Rosana (Fakultas Teknik Geologi)
Robi Andoyo, Ph.D. (Fakultas Teknologi Industri Pertanian)
Dr. Tita Rialita (Fakultas Teknologi Industri Pertanian)

Anugerah Pradja Brata
Juara 1: Fakultas Kedokteran
Juara 2: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Juara 3: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Anugerah Penggerak Strategis Sains dan Teknologi
Juara 1: Fakultas Pertanian
Juara 2: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Juara 3: Fakultas Kedokteran

Anugerah Penggerak Strategis Sosial Humaniora
Juara 1: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Juara 2: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Juara 3: Fakultas Ilmu Komunikasi

Anugerah Pilar Strategis Sains dan Teknologi
Juara 1: Fakultas Kedokteran
Juara 2: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Juara 3: Fakultas Pertanian

Anugerah Pilar Strategis Sosial Humaniora
Juara 1: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Juara 2: Fakultas Hukum
Juara 3: Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Hijaprana Award
Juara 1: Sekolah Pascasarjana
Juara 2: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Juara 3: Fakultas Teknik Geologi
Terbaik Pengelolaan Sampah: Sekolah Pascasarjana
Terbaik Pengelolaan Air: Sekolah Pascasarjana
Terbaik Efisiensi Energi dan Efek Rumah Kaca: Fakultas Teknik Geologi
Terbaik Keselamatan, Kesehatan, dan Inklusifitas: Fakultas Keperawatan
Terbaik Tata Kelola dan Keberlanjutan: Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian

Juara Umum Rangkaian Lomba Dies Natalis Ke-69 Unpad: Fakultas Kedokteran.* (R01)

(Foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)

The post Dies Natalis ke-69, Unpad Perkuat Transformasi Menuju Innovation University appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Nyeni Warnai Dies Natalis ke-69 dengan Kreativitas dan Budaya Sunda

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menghadirkan ruang ekspresi bagi keluarga besar Unpad melalui gelaran Unpad Nyeni, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-69 Unpad. Beberapa rangkaian kegiatan Unpad Nyeni, Unpad Got Talent dan pameran poster berbasis AI, dilaksanakan di Bale Santika, Unpad Kampus Jatinangor, Rabu (9/9), untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat ikatan antarwarga kampus.

“Tahun ini kami mengusung tagline 'henteu mopohokeun (tidak melupakan) budaya Sunda'. Karena kita ada di Tanah Priangan, kita harus tetap menjunjung budaya Sunda tentunya,” ujar Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-69 Unpad, Dr. Yoga Andriana Sendjaja, dalam sambutan pembukaan di pagi hari.

Yoga mengatakan, Unpad Nyeni tahun ini mengusung semangat pelestarian budaya Sunda yang menjadi pembeda dari pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Dalam rangkaian kegiatan ini, terdapat empat cabang lomba, yaitu Karatagan Padjadjaran TikTok Challenge, Karya Visual atau Poster Berbasis AI, Unpad Photo Challenge, dan Unpad Got Talent.

Salah satu juri Unpad Got Talent, Atang Suryaman, M.Sn., dari Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, mengapresiasi penyelenggaraan Unpad Nyeni yang dinilai mampu memperlihatkan potensi dan kreativitas keluarga besar Unpad di bidang seni. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus diselenggarakan setiap tahun karena menurutnya masih banyak dosen dan mahasiswa Unpad yang memiliki kreativitas di bidang seni.

“Unpad sangat istimewa, ternyata banyak sekali kreativitas, baik seni tari, teater, musik, dan lainnya, ternyata tersimpan orang-orang kreatif yang ada di Unpad,” kata Atang.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Widya S. Sumadinata.

Berikut merupakan perolehan juara Unpad Nyeni dalam empat cabang perlombaan yang diselenggarakan:

Karatagan Padjadjaran TikTok Challenge
Juara 1: Suilstya I. (Sekolah Vokasi)
Juara 2: Vivin A. (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
Juara 3: Evi A. S. D. (Majalah Manglé)

Karya Visual atau Poster Berbasis AI
Juara 1: Dian A. D. A. (Fakultas Farmasi)
Juara 2: Tita K. (Fakultas Pertanian)
Juara 3: Zahra D. (Sekolah Vokasi)

Unpad Photo Challenge
Juara 1: M. Zainul Z. (Fakultas Ilmu Budaya)
Juara 2: M. Anhar Z. H. (Sekolah Vokasi)
Juara 3: Nabila Z. (Sekolah Vokasi)
People’s Choice: Benedicta R. (Fakultas Ilmu Komunikasi)

Unpad Got Talent
Juara 1: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Juara 2: Fakultas Ilmu Budaya
Juara 3: Fakultas Ilmu Komunikasi
Favorit: Fakultas Teknologi Industri Pertanian
Ter-Kreatif: Sekolah Vokasi

Pada kesempatan yang sama, diumumkan pula para juara Unpad Bergerak dari berbagai cabang perlombaan. Berikut merupakan daftar perolehan juara Unpad Bergerak:

Sepak Bola
Juara 1: Kantor Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola
Juara 2: Fakultas Kedokteran
Juara 3: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Bola Voli Putra
Juara 1: Kantor Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola
Juara 2: Fakultas Pertanian
Juara 3: Fakultas Keperawatan dan Fakultas Kedokteran

Bola Voli Putri
Juara 1: Fakultas Pertanian
Juara 2: Fakultas Ilmu Komunikasi
Juara 3: Fakultas Teknologi Industri Pertanian dan Kantor Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola

Bulu Tangkis
Juara 1: Fakultas Kedokteran
Juara 2: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Juara 3: Kantor Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola

Bola Basket Putra
Juara 1: Fakultas Farmasi
Juara 2: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Juara 3: Fakultas Kedokteran

Bola Basket Putri
Juara 1: Kantor Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis
Juara 2: Fakultas Kedokteran
Juara 3: Fakultas Kedokteran Gigi

Tenis Meja
Juara 1: Fakultas Farmasi
Juara 2: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Juara 3: Fakultas Keperawatan

Lomba Gerak Jalan Mahasiswa Baru
Juara 1: Fakultas Pertanian
Juara 2: Fakultas Keperawatan
Juara 3: Sekolah Vokasi

Eksibisi Padel
Juara 1: Fakultas Kedokteran
Juara 2: Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Juara 3: Kantor Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.* (R01)

(Foto oleh: Dadan Triawan)

The post Unpad Nyeni Warnai Dies Natalis ke-69 dengan Kreativitas dan Budaya Sunda appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa FK Unpad Kembangkan Kandidat Terapi Adjuvan Kanker Paru

[Kanal Media Unpad] Tim Ciplunova yang beranggotakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran mengembangkan kandidat terapi adjuvan kanker paru berbasis ekstrak ciplukan (Physalis angulata) dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE). Penelitian tersebut memadukan potensi bahan alam dengan teknologi penghantaran obat melalui sediaan inhalasi berbasis Nanostructured Lipid Carriers (NLC).

Mahasiswa tersebut adalah Adinda Cleo Putri Panggabean, Calista Ribka Angelina Sihombing, Grace Angelova Pakpahan, dan Indah Andromeda Situmorang. Di bawah bimbingan Dr. Hesti Lina Wiraswati, M.Si., tim mengembangkan formulasi nano-in-microparticles aerosol yang mengandung ekstrak ciplukan sebagai bagian dari eksplorasi kandidat terapi adjuvan kanker paru.

Ciplukan merupakan tanaman yang banyak tumbuh di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder, salah satunya kelompok withanolida yang menjadi perhatian dalam berbagai penelitian terkait aktivitas biologis.

Penelitian berangkat dari tingginya beban penyakit kanker paru dan tantangan pengembangan terapi yang lebih efektif. Salah satu terapi yang umum digunakan saat ini adalah kemoterapi. Namun, terapi tersebut dapat memengaruhi sel normal dan menimbulkan berbagai efek samping. Tim Ciplunova mengeksplorasi potensi tanaman ciplukan sebagai sumber bahan alam yang dipadukan dengan teknologi nanomedisin dan sistem penghantaran obat melalui inhalasi.

“Pengembangan formulasi ini menjadi upaya untuk memadukan potensi bahan alam dengan teknologi penghantaran obat, khususnya untuk pengembangan sediaan yang ditujukan melalui jalur inhalasi,” jelas Adinda.

Untuk mendukung tujuan tersebut, ekstrak ciplukan diformulasikan menggunakan Nanostructured Lipid Carriers (NLC) sebagai sistem pembawa. NLC kemudian dikembangkan menjadi nano-in-microparticles, yakni sistem yang menggabungkan partikel berukuran nano ke dalam mikropartikel.

Melalui proses pengeringan, formulasi tersebut menghasilkan dry powder aerosol yang dikembangkan sebagai kandidat sediaan inhalasi. Selain meneliti potensi bahan alam, penelitian ini juga berfokus pada pengembangan sistem penghantaran bahan aktif menuju paru melalui karakteristik fisik dan aerodinamik partikel yang mendukung pembentukan aerosol dan deposisi pada saluran pernapasan.

Tim juga merancang pengujian potensi biologis secara in vitro menggunakan sel A549 sebagai model sel kanker paru. Pengujian meliputi viabilitas sel, perubahan morfologi, serta kemampuan migrasi sel setelah diberikan perlakuan.

“Penelitian ini membuat kami belajar bahwa pengembangan solusi di bidang kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas disiplin. Kami tidak hanya belajar mengenai kanker paru, tetapi juga memahami proses formulasi, nanoteknologi, dan bagaimana sebuah gagasan penelitian dikembangkan menjadi eksperimen,” ujar Adinda.

Melalui penelitian tersebut, tim berupaya mempertemukan potensi sumber daya alam Indonesia dengan perkembangan teknologi kesehatan. Ciplukan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar menjadi titik awal bagi mahasiswa FK Unpad untuk mengeksplorasi pemanfaatan bahan alam dan teknologi penghantaran obat dalam menghadapi tantangan kanker paru.* (Rilis oleh: Indah Andromeda/R01)

Sumber: https://fk.unpad.ac.id/dari-ciplukan-hingga-nano-in-microparticles-mahasiswa-fk-unpad-kembangkan-kandidat-terapi-adjuvan-kanker-paru/

The post Mahasiswa FK Unpad Kembangkan Kandidat Terapi Adjuvan Kanker Paru appeared first on Universitas Padjadjaran.

RS Unpad dan PPI AHS Unpad Matangkan Implementasi Team-Based Care

[Kanal Media Unpad] Pusat Pengembangan dan Implementasi Academic Health System (PPI AHS) Universitas Padjadjaran bersama Rumah Sakit Unpad menggelar Workshop Persiapan Implementasi Team-Based Care (TbC-IPE-IPC) dengan dukungan mahasiswa sebagai Asisten Profesi di Ruang Rapat Pleno, Gedung Dekanat Fakultas Farmasi Unpad, (31/8). Melalui kegiatan tersebut, PPI AHS Unpad dan RS Unpad berupaya mengintegrasikan proses pendidikan klinis mahasiswa dengan pelayanan rumah sakit dalam kerangka kolaborasi antarprofesi yang mengutamakan mutu dan keselamatan pasien.

Team-Based Care merupakan pendekatan pelayanan yang menempatkan pasien dan kebutuhannya sebagai pusat kerja tim lintas profesi. Model ini diharapkan menjadi jembatan antara Interprofessional Education (IPE) yang dipelajari mahasiswa dan Interprofessional Collaboration (IPC) yang diterapkan dalam pelayanan kesehatan, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara nyata di lingkungan pelayanan tanpa mengabaikan standar mutu dan keselamatan pasien.

Workshop mempertemukan perwakilan RS Unpad, PPI AHS Unpad, serta unsur terkait dalam kelompok kerja lintas fungsi. Peserta membahas empat aspek utama melalui lembar kerja, yaitu pemetaan unit dan kasus prioritas; struktur tim Team-Based Care dan kebutuhan asisten profesi; alur pelayanan dan titik integrasi pendidikan; serta kesiapan data, sistem informasi, dan indikator kinerja bersama (joint key performance indicators) termasuk penetapan data dasar (baseline).

Ketua PPI AHS Unpad, Prof. Meita Dhamayanti, membuka kegiatan dengan menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Farmasi Unpad sebagai tuan rumah serta kepada seluruh peserta yang terlibat. Ia menegaskan bahwa workshop merupakan bagian dari proses finalisasi persiapan uji coba yang perlu terus didiskusikan bersama para praktisi di lapangan.

“Semoga pertemuan hari ini menjadi salah satu langkah finalisasi proses piloting. Kita akan terus mendiskusikannya bersama para praktisi di lapangan, baik dari sisi pendidikan maupun sisi pelayanan,” ujar Prof. Meita.

Perwakilan Rumah Sakit Unpad, Dr. Titing Nurhayati, dr., M.Kes., AIFO., menyampaikan dukungan rumah sakit terhadap program yang dikembangkan bersama PPI AHS Unpad. Ia menekankan pentingnya membangun pemahaman yang sama di antara seluruh pihak sebelum implementasi dimulai. Dalam hal ini, Rumah Sakit Unpad hadir untuk mendukung program yang diusung PPI AHS Unpad. Sebelum team-based care dan kolaborasi antarprofesi dijalankan, rumah sakit pendidikan adalah tempat yang tepat untuk memulai percontohan. 

Hasil diskusi kelompok memetakan sejumlah unit potensial untuk implementasi Team-Based Care, antara lain Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Intensive Care Unit (ICU), pelayanan kebidanan/VK/PONEK, ruang rawat inap, penyakit dalam, dan bedah anak. Sejumlah kondisi klinis juga dipetakan sebagai kasus prioritas, di antaranya bayi prematur dan bayi berat lahir rendah, ketuban pecah dini, persalinan preterm, perdarahan dan eklampsia, serta diabetes melitus dengan komplikasi ginjal.

Model Team-Based Care yang dirancang membuka peluang keterlibatan mahasiswa dari enam profesi, yaitu kedokteran, kedokteran gigi, keperawatan, kebidanan, farmasi, dan psikologi. Dengan demikian, tidak seluruh profesi harus terlibat dalam setiap kasus. Pendekatan ini memungkinkan setiap profesi memberikan kontribusi sesuai ruang lingkup kompetensi dan kebutuhan pelayanan.

Workshop turut membahas peran manajer kasus dalam pelaksanaan Team-Based Care. Peserta mengemukakan bahwa fungsi tersebut tidak selalu harus dijalankan oleh dokter, tetapi dapat disesuaikan dengan kebutuhan unit, kesinambungan pelayanan, kompetensi, serta keberadaan tenaga kesehatan yang berinteraksi secara intensif dengan pasien. 

Workshop juga mematangkan rancangan instrumen penilaian mahasiswa. Penilaian tidak hanya diarahkan pada kompetensi klinis, tetapi juga pada kemampuan bekerja secara kolaboratif. Aspek yang dinilai antara lain komunikasi antarprofesi, kerja sama tim, pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab profesi lain, koordinasi pelayanan, serta kemampuan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan bersama.

Sebagai tindak lanjut workshop, PPI AHS Unpad bersama RS Unpad akan mematangkan jadwal keterlibatan mahasiswa, menetapkan unit rintisan dan tenaga kesehatan pembimbing, menyelesaikan instrumen penilaian, merevisi pedoman pelaksanaan, mengembangkan sistem pendukung dan dashboard, serta melakukan sosialisasi kepada unit-unit yang terlibat.

Seluruh persiapan tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan uji coba Team-Based Care yang direncanakan mulai 21 September 2026. Melalui pengembangan model ini, Unpad dan Rumah Sakit Unpad berupaya memperkuat budaya kolaborasi antarprofesi sejak tahap pendidikan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi profesi masing-masing, tetapi juga terbiasa berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerja bersama profesi lain.* (Rilis oleh: Pusat Pengembangan dan Implementasi Academic Health System Unpad/R02)

The post RS Unpad dan PPI AHS Unpad Matangkan Implementasi Team-Based Care appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id