DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Prodi Administrasi Keuangan Publik Unpad Jalin Kerja Sama dengan Suan Sunandha Rajabhat University Thailand

[Kanal Media Unpad] Program Studi Administrasi Keuangan Publik Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus memperluas jejaring akademik internasional melalui penguatan kerja sama dengan Suan Sunandha Rajabhat University (SSRU), Thailand. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Prodi dan Sekolah Vokasi Unpad dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi vokasi, memperkuat kapasitas akademik, serta meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan global. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Dekan Sekolah Vokasi Unpad, Jatinangor, Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Asst. Prof. Dr. Wanchak Noichan, Dean of the Graduate School; Asst. Prof. Dr. Sasiporn Phongploepis, Deputy Dean for Academic Affairs of the Graduate School; Asst. Prof. Dr. Thongchai Surinwarangkoon, Deputy Dean for Administration of the Graduate School; serta Asst. Prof. Pol. Lt. Col. Dr. Waiphot Kulachai, Lecturer at the Graduate School Suan Sunandha Rajabhat University (SSRU), Thailand.

Kunjungan tersebut diterima oleh Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec., Ketua Program Studi Administrasi Keuangan Publik Dr. Ahmad Zaini Miftah, S.IP., M.AP., Kepala Unit Urusan Internasional Rudi Kurniawan, S.E., M.Si., Ph.D., Manajer Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kemitraan Alumni Dr. Nurillah Jamil Achmawati Novel, S.AB., M.B.A., serta para dosen dan perwakilan mahasiswa Program Studi Administrasi Keuangan Publik.

Kerja sama ini diarahkan untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi akademik dan kelembagaan yang mencakup pengembangan kurikulum, pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, serta penyelenggaraan seminar internasional yang mendukung penguatan kapasitas institusi dan sumber daya manusia. Sebagai program studi yang berfokus pada pengembangan kompetensi di bidang administrasi keuangan publik, tata kelola keuangan publik, dan pengelolaan sektor publik, Prodi Administrasi Keuangan Publik Unpad memandang kolaborasi internasional sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkaya pengalaman pembelajaran bagi dosen dan mahasiswa.

“Kolaborasi dengan mitra internasional tidak hanya membuka peluang pertukaran pengetahuan, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk belajar dari praktik akademik dan tata kelola sektor publik dalam perspektif yang lebih luas,” kata Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec

Kerja sama dengan SSRU juga menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi Sekolah Vokasi Unpad Melalui kemitraan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh kesempatan untuk memahami berbagai praktik tata kelola sektor publik dan pengelolaan keuangan publik dari perspektif internasional. Sementara itu, dosen dan peneliti memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kolaborasi akademik, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kapasitas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kolaborasi internasional ini menjadi langkah strategis bagi Program Studi Administrasi Keuangan Publik untuk memperluas pengalaman akademik mahasiswa dan dosen, sekaligus memperkenalkan perspektif global dalam praktik tata kelola dan pengelolaan keuangan publik,” ujar Ketua Program Studi Administrasi Keuangan Publik Unpad Dr. Ahmad Zaini Miftah, S.IP., M.AP

Kerja sama dengan SSRU juga menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi Sekolah Vokasi Unpad secara berkelanjutan. Kehadiran mitra internasional diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan akademik yang lebih terbuka, kolaboratif, dan inovatif, sekaligus memperluas peluang pengembangan kerja sama lintas disiplin di lingkungan sekolah vokasi. Kemitraan ini juga mencerminkan semangat untuk membangun komunitas akademik yang saling tumbuh bersama dalam menghadapi berbagai tantangan global. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan vokasi di masa yang akan datang.

Melalui semangat kolaborasi dan kemitraan global, Prodi Administrasi Keuangan Publik Unpad dan SSRU Thailand berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kerja sama yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat luas. Tidak hanya itu, kerja sama ini berkontribusi terhadap SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan tinggi, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan global, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui pengembangan pengetahuan, penelitian, dan praktik tata kelola sektor publik yang akuntabel dan berkelanjutan serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang menekankan pentingnya kolaborasi antar institusi dalam membangun kapasitas serta menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.* (Rilis oleh: Humas Sekolah Vokasi Unpad/R02)

Sumber: https://vokasi.unpad.ac.id/program-studi-administrasi-keuangan-publik-perkuat-kolaborasi-internasional-dengan-suan-sunandha-rajabhat-university-ssru-thailand

The post Prodi Administrasi Keuangan Publik Unpad Jalin Kerja Sama dengan Suan Sunandha Rajabhat University Thailand appeared first on Universitas Padjadjaran.

PPDGS Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG Unpad Gelar Bakti Sosial “Senyum Sehat Anak Pangandaran”

[Kanal Media Unpad] Sebanyak 18 residen Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Ilmu Kedokteran Gigi Anak (PPDGS IKGA) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) melalui bakti sosial “Senyum Sehat Anak Pangandaran” yang digelar di Aula Yayasan Almaa’uuna, Pangandaran, Sabtu (22/8). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran mata kuliah PPM semester 6 PPDGS IKGA FKG Unpad yang diampu Prof. Arlette Suzy Setiawan.

“Seorang dokter gigi spesialis anak tidak cukup hanya memiliki kompetensi klinis yang baik. Mereka juga perlu memahami kebutuhan kesehatan gigi anak di masyarakat, mampu merancang pelayanan, bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta mengevaluasi program yang telah dilaksanakan,” ujar Prof. Arlette.

Prof. Arlette menjelaskan bahwa kegiatan PPM dirancang agar residen memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada pelayanan klinis individual di rumah sakit pendidikan, tetapi juga memahami kebutuhan kesehatan gigi anak di masyarakat. Menurutnya, keterlibatan residen sejak tahap persiapan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.

Sebanyak 70 anak mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi sesuai kebutuhan klinis dalam bakti sosial tersebut. Layanan yang diberikan meliputi Topical Application of Fluoride (TAF) pada 40 pasien, Atraumatic Restorative Treatment (ART) pada 15 pasien, serta tindakan ekstraksi pada gigi yang memiliki indikasi pencabutan.

“Di sini residen belajar bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar datang, melakukan tindakan, kemudian selesai. Mereka harus mampu melihat keseluruhan siklus program: mengidentifikasi kebutuhan, merencanakan, melaksanakan, mengukur, mengevaluasi, dan memikirkan keberlanjutannya,” kata Prof. Arlette.

Hadir dalam kegiata tersebut Ketua Program Studi PPDGS IKGA FKG Unpad beserta sejumlah konsulen dan dosen PPDGS IKGA FKG Unpad yang mendampingi para residen.

Bakti sosial “Senyum Sehat Anak Pangandaran” terselenggara melalui kolaborasi Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Pengurus Daerah Jawa Barat, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kabupaten Pangandaran, Eucrasia 91 FKG Unpad, serta Yayasan Almaa’uuna sebagai mitra pelaksana kegiatan.

Melalui pembelajaran berbasis masyarakat ini, PPDGS IKGA FKG Unpad mendorong residen untuk berkembang tidak hanya sebagai klinisi yang kompeten dalam menangani kesehatan gigi anak, tetapi juga sebagai dokter gigi spesialis anak yang mampu berkontribusi dalam pemecahan masalah kesehatan masyarakat, bekerja secara kolaboratif, serta menjalankan tanggung jawab sosial profesinya.* (Rilis oleh: Santi Maryani/R01)

Sumber: https://fkg.unpad.ac.id/residen-ppdgs-ikga-fkg-unpad-terapkan-pembelajaran-berbasis-masyarakat-melalui-senyum-sehat-anak-pangandaran/

The post PPDGS Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG Unpad Gelar Bakti Sosial “Senyum Sehat Anak Pangandaran” appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Career Fair 2026 Perluas Akses Karier Mahasiswa dan Alumni ke Dunia Kerja

[Kanal Media Unpad] Dalam rangka mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan dunia kerja untuk mengenal kebutuhan industri, membangun jejaring profesional, sekaligus memperoleh akses terhadap berbagai peluang karier, Universitas Padjadjaran menggelar Unpad Career Fair 2026 yang diselenggarakan di Bale Santika Kampus Unpad Jatinangor, Rabu-Kamis, 26–27 Agustus 2026.

Unpad Career Fair 2026 yang diikuti sebanyak 43 perusahaan yang berasal dari unsur pemerintah, BUMN, dan industri swasta tersebut dibuka secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si., Direktur Kemahasiswaan Unpad Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D., Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Dr. In-In Hanidah, STP., M.Si, serta perwakilan dari industri.

Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengatakan, Unpad Career Fair memiliki arti penting dalam mempertemukan perguruan tinggi, mahasiswa dan lulusan, industri, serta pemerintah. Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja sebelum memasuki masa kelulusan.

“Begitu besar tantangan kita untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja di Indonesia. Karena itu, Unpad Career Fair menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan lulusan untuk bertemu langsung dengan industri dan pemerintah, sekaligus memahami tren kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan,” ujar Rektor.

Rektor menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang masih dihadapi lulusan perguruan tinggi adalah adanya ketidaksesuaian atau mismatch antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, Unpad terus memperkuat kesiapan mahasiswa melalui pengembangan kompetensi, sertifikasi, serta berbagai pembekalan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Rektor juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan Career Fair sebagai ruang belajar mengenai perkembangan dunia kerja, sehingga dapat memahami kebutuhan industri dan mempersiapkan karier.

“Kami berusaha untuk terus memperkuat lulusan dengan berbagai keahlian di bidang kompetensi utama mereka, termasuk melalui sertifikasi. Harapannya, lulusan kami tidak hanya cakap di bidang ilmunya, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri. Teman-teman mahasiswa dan lulusan saya harap dapat bertemu sebanyak-banyaknya dengan industri dan pemerintah untuk mengetahui bagaimana tren kompetensi dan keterampilan yang diperlukan, sehingga dapat dipersiapkan lebih awal,” ujar Rektor.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Unpad Career Fair 2026 sebagai salah satu bentuk sinergi perguruan tinggi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di Jawa Barat. Dinamika ketenagakerjaan Jawa Barat yang tinggi membutuhkan pendekatan yang inovatif, kreatif, dan kolaboratif. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

“Kegiatan ini sangat mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan, khususnya dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Diperlukan sinergi seluruh stakeholder untuk menangani masalah pengangguran, salah satunya melalui perguruan tinggi seperti yang sedang dilaksanakan Unpad dengan mempersiapkan tenaga kerja terampil agar dapat masuk ke pasar kerja sesuai dengan kompetensi dan keterampilannya,” katanya.* (R02)

The post Unpad Career Fair 2026 Perluas Akses Karier Mahasiswa dan Alumni ke Dunia Kerja appeared first on Universitas Padjadjaran.

Hadapi Cuaca Tak Menentu, Mahasiswa Unpad Bantu Petani Stroberi dengan Greenhouse Pintar

[Kanal Media Unpad] Mahasiswa Universitas Padjadjaran yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) mengembangkan teknologi Low-Cost Hybrid Smart Greenhouse Plant Factory 4 in 1 berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi yang diterapkan di Snowberry Farm, Ciwidey, Kabupaten Bandung, tersebut ditujukan untuk membantu petani mengelola kondisi lingkungan budidaya stroberi putih secara lebih terkontrol.

Tim mahasiswa tersebut terdiri atas Alifka Dina Hasanah (Program Studi Agroteknologi), Satriono (Program Studi Agroteknologi), Marsya Kamila Putri (Program Studi Teknologi Pangan), Firaas Alfarisi Putra Surya (Program Studi Akuntansi Perpajakan), serta Nadia Amalia Nadzhiffa (Program Studi Agribisnis), di bawah bimbingan dosen Fakultas Pertanian Yudithia Maxiselly, Ph.D. Inovasi ini dikembangkan sebagai respons terhadap kondisi cuaca dan mikroklimat di Ciwidey yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan kualitas stroberi putih. Sistem smart greenhouse dilengkapi sensor untuk memantau suhu dan kelembapan udara, kelembapan tanah, serta intensitas cahaya secara lebih terukur.

Data sensor dapat dipantau melalui perangkat pintar sehingga mitra dapat mengetahui kondisi lingkungan tumbuh tanaman tanpa harus melakukan pengamatan manual secara terus-menerus. Integrasi greenhouse, sensor, dan sistem pemantauan tersebut membantu mitra mengelola lingkungan budidaya secara lebih terukur sekaligus mengurangi risiko kerusakan tanaman dan buah akibat kondisi yang kurang ideal.

Penerapan teknologi juga disertai pendampingan mengenai pengoperasian sistem, pemantauan kondisi lingkungan, dan perawatan komponen greenhouse agar dapat digunakan secara mandiri. Pendampingan ini diharapkan memastikan teknologi tidak berhenti pada tahap instalasi, tetapi terus dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya sehari-hari dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Snowberry Farm.

Melalui Low-Cost Hybrid Smart Greenhouse Plant Factory 4 in 1, mahasiswa Unpad tidak hanya menerapkan teknologi digital dalam bidang pertanian, tetapi juga menghubungkan berbagai bidang keilmuan untuk menjawab persoalan nyata di lapangan. Inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung praktik budidaya stroberi putih yang lebih terukur, adaptif, dan berkelanjutan.* (Rilis oleh: Marsya Putri/R01)

Sumber: https://faperta.unpad.ac.id/tim-pkm-pi-unpad-kembangkan-smart-greenhouse-berbasis-iot-untuk-tingkatkan-produktivitas-stroberi-putih-di-ciwidey/

The post Hadapi Cuaca Tak Menentu, Mahasiswa Unpad Bantu Petani Stroberi dengan Greenhouse Pintar appeared first on Universitas Padjadjaran.

Delegasi Universitas Padjadjaran Raih 6 Penghargaan di Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 di Unesa

[Kanal Media Unpad] Kontingen delegasi Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran mengukir prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 2–4 Agustus 2026 lalu. Berkompetisi dengan ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, delegasi Unpad berhasil memboyong total 6 penghargaan yang terdiri dari 1 Medali Emas, 3 Medali Perunggu, 1 Juara Harapan 1, dan 1 Juara Harapan 2.

Selain capaian tersebut, Unpad juga mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah OLIVIA XII pada 2027. Kepercayaan ini menjadi kesempatan bagi Unpad, khususnya Sekolah Vokasi, untuk turut berkontribusi dalam memperkuat jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia.

Mengusung tema besar "Synergizing for Sustainable Innovation: Transforming Ideas into Real-World Impact", OLIVIA XI tahun ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd dengan total sebanyak 363 tim finalis yang berasal dari 65 kampus di 26 kategori lomba.

Capaian tertinggi delegasi Unpad dipersembahkan oleh Tim MPM Production yang sukses menyabet Medali Emas pada mata lomba Documentary Video, disusul oleh tiga tim yang mempersembahkan Medali Perunggu, yaitu Tim Bijih Kacang (Documentary Video), Tim 3 Orang 1 Sim (Review Car Competition), serta Tim Artha Bio-Digi Universitas Padjadjaran (Social Humaniora - Scientific Paper). Tidak hanya itu, apresiasi juga diraih oleh Tim Lorem Ipsum Dolor Sit Amet yang berhasil menjadi Juara Harapan 1 pada mata lomba Graphic Design, serta Tim Elite Knowledge yang meraih Juara Harapan 2 pada mata lomba English Debate. Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen dan kesiapan mahasiswa dalam menguasai keterampilan terapan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.

Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota tim dan dosen pembimbing atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama proses persiapan hingga babak final di Surabaya. Capaian ini diharapkan dapat terus membakar semangat seluruh mahasiswa Unpad untuk terus berinovasi, berkarya, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa.

“Alhamdulillah prestasi ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi berperan penting dalam mencetak talenta yang mampu menghadirkan solusi nyata melalui inovasi, kreativitas, dan kolaborasi. Mudah-mudahan ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan memberi manfaat kepada masyarakat,” ujar Kurniawan.

Prestasi delegasi Unpad pada Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan karya inovatif yang memberikan dampak bagi masyarakat. Capaian ini juga mencerminkan pentingnya kemitraan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul sebagaimana diamanatkan dalam SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).* (Rilis oleh: Humas Sekolah Vokasi Unpad/R02)

The post Delegasi Universitas Padjadjaran Raih 6 Penghargaan di Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 di Unesa appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad dan IKA Unpad Terjunkan Tim Tanggap Bencana ke Pulau Palue NTT

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama Ikatan Alumni (IKA) Unpad menerjunkan Tim Tanggap Bencana untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim yang terdiri dari unsur Pusat Riset Kebencanaan Unpad, Atlas Medical Pioneer (AMP) Fakultas Kedokteran Unpad, dan IKA Unpad tersebut akan melaksanakan misi kemanusiaan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, pada 24-28 Agustus 2026.

“Penerjunan tim ini merupakan bentuk komitmen Unpad dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat bagi korban bencana di NTT. Pulau Palue dipilih karena akses logistik dan layanan kesehatan di lokasi terdampak masih terbatas sehingga diperlukan intervensi langsung dari perguruan tinggi,” ujar Kepala Pusat Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat Unpad Irfan Zidni, Ph.D., dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad pada Senin (24/8).

Pelepasan tim dilakukan oleh Direktur Direktorat Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Unpad Prof. Nur Atik. Tim dipimpin oleh Ketua Pusat Riset Kebencanaan Unpad Roffi Grandiosa, Ph.D., bersama Ferry Parsaulian Pakpahan, M.Hum. Sementara itu, pelayanan medis diperkuat tim relawan Atlas Medical Pioneer FK Unpad yang terdiri dari dr. Irfan Taufik Kusman, Fauzi Akmal Buntoro, dan Irsam Anshorullah, S.Ked.

Dalam perjalanan menuju Pulau Palue, tim terlebih berkoordinasi dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Setibanya di Maumere, tim diterima oleh Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere Dr. Jonas K.G.D. Gobang. Koordinasi dengan kedua perguruan tinggi dilakukan untuk menggali informasi mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat.

Di Pulau Palue, tim Tanggap Bencana Unpad bersama IKA Unpad memberikan bantuan di Desa Ladolaka, Kabupaten Sikka. Tim Unpad juga bekerja sama dengan Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere yang diwakili Frederick, dan melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Unipa.

Tim medis bertugas memberikan layanan kesehatan, sementara tim logistik dan operasional menangani distribusi bantuan serta koordinasi di lapangan. Tim Pusat Riset Kebencanaan Unpad juga melakukan pemetaan risiko dan evaluasi kondisi lingkungan sebagai bahan rekomendasi penanganan selanjutnya. Tim relawan Unpad menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, perlengkapan sanitasi (hygiene kits), bahan pangan pokok, air bersih, dan kebutuhan lain, serta memberikan layanan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan keliling (mobile clinic), juga edukasi mitigasi bencana.

“Unpad harus bermanfaat bagi masyarakat. Kampus harus dapat membuktikan bahwa hasil riset dan keilmuan tidak berhenti di ruang kelas atau publikasi semata, tetapi hadir langsung menjawab masalah riil di masyarakat,” papar Irfan.

Melalui misi tersebut, Unpad juga mendorong adanya tindak lanjut penanganan pascabencana melalui sinergi dengan berbagai pihak di daerah. Hasil asesmen dan pemetaan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan selanjutnya serta mendukung penguatan kerja sama antara Unpad, pemerintah daerah, perguruan tinggi setempat, dan komunitas lokal.

“Kami berharap kehadiran tim dapat membantu pemulihan kesehatan dan kondisi masyarakat terdampak secara bertahap, sekaligus mendukung terbangunnya sistem mitigasi lokal yang lebih tangguh di Pulau Palue,” harapnya.* (Rilis oleh: Pusat Pengembangan Pengabdian pada Masyarakat Unpad/R02)

The post Unpad dan IKA Unpad Terjunkan Tim Tanggap Bencana ke Pulau Palue NTT appeared first on Universitas Padjadjaran.

Delegasi Pakar Jepang dan BRIN Lakukan Evaluasi Tengah Program SATREPS di Universitas Padjadjaran

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan delegasi pakar dari Japan Science and Technology Agency (JST) dalam rangka Mid Term Evaluation program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS), Kamis (6/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat A Gedung Otto Soemarwoto Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Ala (FMIPA) Unpad, Jatinangor, tersebut menjadi bagian dari evaluasi kerja sama riset Indonesia dan Jepang yang dijalankan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kunjungan tersebut melibatkan Sekolah Vokasi, FMIPA, serta Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad. Selain sesi evaluasi, delegasi juga melakukan peninjauan laboratorium dan wawancara terkait pelaksanaan riset yang berlangsung di Kampus Jatinangor pada 6 Agustus 2026 dan Kampus Bandung pada 7 Agustus 2026.

Evaluasi dilakukan terhadap proyek riset bertajuk “The Project for the Development of Integrated Bio-circular Economy from Food and Energy Estate Waste Fraction to Biofuel and Biochemicals”. Program tersebut berfokus pada pengembangan ekonomi biosirkular terintegrasi melalui pemanfaatan limbah pangan dan lahan energi menjadi biofuel serta berbagai produk biokimia bernilai tambah.

Program SATREPS merupakan skema kerja sama riset yang didukung pemerintah Jepang dan Indonesia untuk menghasilkan inovasi sains dan teknologi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Melalui evaluasi ini, tim pakar JST bersama BRIN dan Unpad meninjau capaian riset yang telah dihasilkan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program hingga tahap akhir pelaksanaan.

Dari pihak Unpad hadir peneliti Nova Rachmadona, Ph.D., Dekan Sekolah Vokasi Dr. Kurniawan Saefullah, Manajer Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kemitraan Alumni Sekolah Vokasi Dr. Nurillah Jamil Achmawati Novel, serta jajaran pimpinan dan dosen FMIPA. Sementara delegasi JST yang hadir antara lain Research Supervisor JST Prof. Dr. Masaru Nakaiwa, Senior Associate Research Supervisor JST Kazuya Tamura, Project Leader dari Kobe University Prof. Dr. Chiaki Ogino, Dr. Filemon Jalu dari Kobe University, Leader of Output 2 dari JIRCAS Dr. Shimpei Aikawa, Leader of Output 3 dari The University of Shimane Dr. Tomoyo Toyota, Project Coordinator JICA Indonesia Masatoshi Saruta, serta Project Manager BRIN Prof. Dr. Puspita Lisdiyanti, M. Agr. Chem.

Pengembangan ekonomi biosirkular melalui pemanfaatan limbah pangan dan energi menjadi biofuel dan biokimia yang dilakukan dalam proyek ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Unpad dalam memperkuat kolaborasi riset internasional yang berorientasi pada pengembangan teknologi berkelanjutan. Melalui kemitraan dengan JST dan BRIN, Unpad turut berkontribusi dalam pengembangan solusi berbasis sains untuk mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan rendah karbon. (Rilis oleh: Mutia Utami/R01)

Sumber: https://vokasi.unpad.ac.id/delegasi-pakar-jepang-dan-brin-lakukan-evaluasi-tengah-program-satreps-di-universitas-padjadjaran

The post Delegasi Pakar Jepang dan BRIN Lakukan Evaluasi Tengah Program SATREPS di Universitas Padjadjaran appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa Unpad Kaji “Ngertakeun Bumi Lamba”, Melestarikan Kearifan Lokal dan Memperkuat Kesiapsiagaan

[Kanal Media Unpad] Tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Padjadjaran menyoroti ancaman Sesar Lembang terhadap masyarakat Bandung Raya, khususnya bagi mereka yang tinggal di atas patahan yang dikabarkan “mengamuk” beberapa tahun ke depan berdasarkan penelitian-penelitian geologi. Hal tersebut dapat berdampak buruk pada keselamatan nyawa dan material, sehingga ketangguhan bencana harus diutamakan.

Dari keresahan tersebut, tim yang terdiri dari Doni Kustiawan, Adis Prita Aulia, Annisa Sahwa Putri Sabrina, Sean Rayshi Hambali, dan didampingi oleh dosen Dr. Maulana Irfan, S.Sos., M.I.Kom, mengeksplorasi Upacara Ngertakeun Bumi Lamba sebagai kearifan lokal yang berpotensi membentuk modal sosial dengan kesadaran kolektif sosial-ekologis yang arif. Kajian tersebut dilakukan selama bulan Mei-Agustus 2026 di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung melalui observasi partisipan serta wawancara pada rangkaian Upacara Mapag Tirta, Pasamoan Tirta, dan Ngertakeun Bumi Lamba.

“Sebetulnya jaminan keselamatan yang paling dekat dengan wilayah yang ramai hunian adalah orang-orang di sekeliling kita. Modal sosial ini sebuah akar yang telah hidup lama dalam pergaulan masyarakat yang biasanya berpedoman pada nilai kekeluargaan. Maka, Upacara Ngertakeun Bumi Lamba, dapat menjadi prakarsa bagi kearifan lokal yang mampu diarahkan pada mitigasi bencana, melihat fakta bahwa Indonesia menjadi negara yang rawan akan bencana,” ujar Doni Kustiawan selaku ketua tim.

Kajian ini diharapkan berkontribusi pada mitigasi bencana non-struktural yang ditujukan kepada lembaga kebencanaan dan kebudayaan, sehingga Upacara Ngertakeun Bumi Lamba lebih diberi perhatian dalam ruang formal. Selain itu, langkah awal akademis ini dapat memperkuat partisipasi pemerintah dan masyarakat dalam merawat alam, sehingga mengurangi potensi bencana Sesar Lembang yang mungkin terjadi di masa depan.*

Ngajiwa Buana Sareng Bumi Lamba!
Kontak: @pkmrsh_bumilamba (Instagram), pkmrsh.bumilamba@gmail.com (Email)

The post Mahasiswa Unpad Kaji “Ngertakeun Bumi Lamba”, Melestarikan Kearifan Lokal dan Memperkuat Kesiapsiagaan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Unpad, Bahas Penguatan Pelayanan Kesehatan

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan Direktur Utama BPJS Kesehatan dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, M.M.R.S., beserta jajaran dalam rangka diskusi dan bertukar gagasan mengenai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Kunjungan tersebut diterima secara langsung oleh Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita bersama segenap pimpinan di lingkungan Unpad, di Ruang Livin’ Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu, (22/8).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Unpad dan BPJS Kesehatan untuk membahas berbagai tantangan pelayanan kesehatan, sekaligus menggali peluang kontribusi keilmuan Unpad dalam mendukung peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direktur Utama BPJS Kesehatan beserta jajaran. Rektor berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang bagi Unpad untuk memberikan kontribusi melalui berbagai bidang keilmuan yang dimiliki.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Direktur Utama BPJS Kesehatan atas kesediaannya untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan Unpad. Kami berharap berbagai bidang keilmuan yang ada di Unpad dapat turut membantu menyelesaikan persoalan terkait pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujar Rektor.

Pada kesempatan ini, Dirut BPJS Kesehatan juga melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Unpad. Rektor mengatakan bahwa peninjauan tersebut turut membuka ruang pertukaran informasi mengenai pengembangan rumah sakit Unpad, serta berbagai aspek pelayanan kesehatan yang dapat dikembangkan ke depan.

“Kami juga berterima kasih karena hari ini Bapak Dirut berkenan meninjau rumah sakit kami yang hingga saat ini terus kami kembangkan. Mudah-mudahan apa yang kita diskusikan dan apa yang kita lihat bersama hari ini dapat memberikan manfaat,” tuturnya.

Dalam diskusi tersebut, Unpad dan BPJS Kesehatan saling bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan dan tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pandangan dari sisi akademik berbagai bidang keilmuan yang ada di Unpad dipertemukan dengan pengalaman praktis BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Prihati berharap melalui diskusi dan kunjungan tersebut dapat menghasilkan berbagai gagasan dan masukan yang dapat ditindaklanjuti untuk perkembangan Unpad dan BPJS Kesehatan dalam memberikan manfaat nyata bagi penguatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi dengan Unpad. Banyak hal yang dapat kita pelajari dan kita diskusikan bersama, terutama bagaimana keilmuan yang ada di Unpad ini dapat memberikan masukan untuk menjawab berbagai tantangan dalam pelayanan kesehatan di masa yang akan datang. Harapannya, pertemuan ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelas Prihati.* (R02)

The post Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Unpad, Bahas Penguatan Pelayanan Kesehatan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Skills Hub & Migrant Center Buka Akses Peluang Kerja ke 100 Negara

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menggelar pelatihan Unpad Skills Hub & Migrant Center Batch 1 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja masyarakat. Pelatihan yang merupakan kolaborasi Unpad dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung tersebut diikuti 96 peserta. Pelaksanaan pelatihan ditinjau langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita bersama Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Dr. M. Fachri, di Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (21/8).

“Ini adalah suatu pusat informasi, sertifikasi, pelatihan, dan juga job matching untuk bisa mengakses peluang kerja secara global. Dengan Kementerian P2MI, nantinya akan fokus pada peluang kerja di 100 negara di dunia. Ini sudah menjadi starting awal, tinggal melakukan upskilling untuk bisa bekerja secara internasional,” ujar Fachri dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad.

Fachri mengapresiasi berdirinya Unpad Skills Hub & Migrant Center yang didukung ekosistem pendidikan Unpad yang lengkap untuk mendukung pengembangan kompetensi calon tenaga kerja. Namun, kompetensi tersebut perlu diselaraskan dengan standar internasional, sehingga nantinya kurikulum akan disesuaikan dengan standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja internasional.

Sementara Rektor Unpad mengatakan bahwa Unpad berkomitmen membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat agar lebih aktif mengakses peluang kerja, khususnya di luar negeri. Menurutnya, dukungan Kementerian P2MI tersebut akan terus dikembangkan sehingga program tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut dalam bentuk penguatan keterampilan dan pengembangan kompetensi melalui ekosistem Unpad.

“Mudah-mudahan lebih banyak lagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat, yang dapat mengakses Unpad dalam meningkatkan skill serta mendapatkan pekerjaan yang layak dan baik,” harap Rektor.

Unpad Skills Hub & Migrant Center dikembangkan sebagai pusat pelatihan kerja dan peningkatan kompetensi masyarakat yang menghubungkan sumber daya perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Pengembangan Unpad Skills Hub & Migrant Center ini menegaskan komitmen Unpad untuk menjadikan kampus sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas.

Program ini diarahkan agar peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga siap bekerja, meningkatkan produktivitas, maupun merintis usaha. Pada batch pertama, pelatihan yang diselenggarakan mencakup Barista dan Content Creator. Selain itu juga tengah disiapkan skema pelatihan Bakery, Pemandu Wisata, Social Media Officer, Caregiver, English for Frontliner, serta Bahasa Jepang untuk Caregiver.

Kunjungan bersama KP2MI sekaligus memperkuat sinergi pengembangan Unpad Skills Hub & Migrant Center sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas calon pekerja, termasuk dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

Turut hadir dalam peninjauan ini jajaran Unpad Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Mohamad Fahmi, serta Kepala Kantor Pendidikan Non Gelar dan Pengembangan Profesi Dina Sartika, Ph.D.* (R01)

The post Unpad Skills Hub & Migrant Center Buka Akses Peluang Kerja ke 100 Negara appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id