DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Unpad dan Tsinghua University Gelar Engineering Capacity Building Program, Perkuat Kolaborasi Indonesia–China

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama School of Continuing Education, Tsinghua University, dan UNESCO Chair on Continuing Engineering Education menyelenggarakan Engineering Capacity Building Program (ECBP) di Kampus Unpad Jakarta, Lantai 10 Plaza Mutiara, Jakarta, Senin, (21/9).

Program yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 45 peserta dari Indonesia dan China. Kegiatan diselenggarakan dengan dukungan China Chamber of Commerce in Indonesia, Badan Kejuruan Kimia Persatuan Insinyur Indonesia (PII), serta Universitas Padjadjaran.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, Secretary of the CPC Committee of the School of Continuing Education, Tsinghua University Prof. Cao Haixiang, Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Dr. Ir. Teguh Haryono, perwakilan China Chamber of Commerce in Indonesia Wang Bo, serta para peserta dan mitra dari Indonesia dan China.

Dalam sambutannya, Prof. Rizky menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan tantangan global telah mengubah lanskap engineering secara signifikan. Kondisi tersebut memberikan tanggung jawab besar kepada perguruan tinggi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang bukan hanya mampu menghadapi kebutuhan teknologi saat ini, tetapi juga persoalan baru yang akan muncul di masa depan.

“Universitas tidak bisa mempersiapkan engineers hanya dengan teknologi yang ada saat ini. Tentu kita harus membentuk mereka untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang mungkin belum exist di masa ini,” ujar Prof. Rizky.

Menurut Prof. Rizky, pengembangan kapasitas engineering tidak dapat dilakukan oleh perguruan tinggi secara sendiri. Dibutuhkan ekosistem yang kuat dengan menghubungkan universitas, organisasi profesi, pemerintah, dan industri. Kehadiran berbagai unsur tersebut dalam ECBP dinilai mencerminkan ekosistem kolaborasi yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan engineering ke depan.

Bagi Unpad, kolaborasi ini juga sejalan dengan upaya universitas untuk terus memperkuat kapasitas di bidang engineering, teknologi, dan riset interdisipliner. Unpad tidak hanya ingin mengembangkan program akademik, tetapi juga membangun lingkungan yang semakin mempertemukan pendidikan, penelitian, inovasi, dan industri.

“Kami menginginkan para mahasiswa dan peneliti untuk bekerja secara nyata untuk menyelesaikan permasalahan yang ada, bersama partner kerja yang nyata, hingga pada akhirnya dapat mencipkatan solusi yang manfaatnya bisa benar-benar dirasakan,” tegas Prof. Rizky.

Ia berharap ECBP menjadi pintu masuk bagi pengembangan kerja sama yang lebih luas antara Unpad dan Tsinghua University, antara lain melalui mobilitas dosen dan mahasiswa, joint training, riset kolaboratif, proyek inovasi, serta penguatan keterlibatan industri di Indonesia dan China.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PII Dr. Ir. Teguh Haryono menekankan bahwa pembangunan berkelanjutan atau sustainable development merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan engineering saat ini. Menurutnya, Indonesia memiliki kepentingan untuk terus memperkuat kapabilitas nasional di bidang engineering, salah satunya melalui kerja sama dan pertukaran pengetahuan dengan China.

ECBP menghadirkan rangkaian pembelajaran dan diskusi selama tiga hari, termasuk thematic lecture bertajuk “Principles and Core Concepts of Sustainable Development”. Melalui program ini, peserta dari Indonesia dan China memperoleh ruang untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, dan perspektif mengenai peran engineering dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Penyelenggaraan ECBP di Kampus Unpad Jakarta diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan peningkatan kapasitas, tetapi juga menjadi platform untuk membangun jejaring dan mengidentifikasi peluang kolaborasi baru antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan industri.

Prof. Rizky berharap program ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin kuat dan berkelanjutan antara Unpad, Tsinghua University, PII, serta berbagai mitra di Indonesia dan China, sekaligus mendorong lahirnya pendidikan, penelitian, dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.* (Rilis oleh: DPNG Unpad)

The post Unpad dan Tsinghua University Gelar Engineering Capacity Building Program, Perkuat Kolaborasi Indonesia–China appeared first on Universitas Padjadjaran.

Jatinangor Music Festival IKA Unpad Meriahkan Puncak Homecoming Festival Unpad

[Kanal Media Unpad] Puncak rangkaian Homecoming Festival Universitas Padjadjaran dalam rangka Dies Natalis ke-69 berlangsung meriah dengan penyelenggaraan Jatinangor Music Festival IKA Unpad yang dihadiri sekitar 15.000 orang. Digelar di Lapangan PPBS, Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (19/9), kegiatan ini menjadi momentum bagi Unpad bersama Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) untuk mempererat kebersamaan sivitas akademika dan alumni.

Sejak gate dibuka pada pukul 15.00 WIB, penonton mulai berdatangan dan memenuhi area Lapangan PPBS. Antusiasme semakin terasa menjelang dimulainya rangkaian pertunjukan yang menghadirkan tiga penampil, yaitu Bernadya, MALIQ & D’Essentials, dan Dewa 19 sebagai penampil puncak.

Bernadya menjadi penampil yang membuka panggung Jatinangor Music Fest. Kehadirannya disambut antusias oleh penonton yang turut menikmati dan bernyanyi bersama sepanjang penampilannya.

Di tengah rangkaian pertunjukan, Menteri Koperasi Republik Indonesia yang juga Ketua Umum IKA Unpad, Ferry Juliantono, menyampaikan sambutan di hadapan ribuan penonton. Ferry mengatakan, Jatinangor Music Fest menjadi bagian dari rangkaian Homecoming Festival yang dipersembahkan IKA Unpad bersama Unpad dan Panitia Dies Natalis ke-69.

“IKA Unpad bersama Unpad mempersembahkan acara malam untuk merayakan kegembiraan ulang tahun Unpad yang kita cintai ini,” ujar Ferry.

Selain menjadi ajang kebersamaan alumni dan almamater, Ferry mengajak seluruh alumni dan masyarakat untuk turut memberikan dukungan bagi kemajuan Unpad. Ia menyampaikan bahwa Unpad saat ini berada pada posisi keenam di Indonesia dan menargetkan peningkatan posisi dalam pemeringkatan global maupun nasional.

“Kita sama-sama berjuang supaya Unpad yang kita cintai bisa naik ke tingkat 300 dunia dan 5 besar terbaik di Indonesia,” katanya

Usai sambutan tersebut, kemeriahan Jatinangor Music Fest kembali berlanjut melalui penampilan MALIQ & D’Essentials. Penonton menikmati penampilan grup musik tersebut dan turut bernyanyi bersama. Suasana semakin meriah ketika Dewa 19 hadir sebagai penampil puncak dan mengajak penonton bernyanyi bersama melalui sejumlah lagu populer mereka.

Rangkaian kegiatan pada Sabtu (19/9) tersebut menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-69 Unpad sekaligus ruang perjumpaan bagi alumni dan keluarga besar Unpad.* (R01)

The post Jatinangor Music Festival IKA Unpad Meriahkan Puncak Homecoming Festival Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Homecoming Festival 2026 Unpad, Sarana Kampus dan Alumninya Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) memperkuat sinergi antara almamater dan alumni melalui rangkaian kegiatan Homecoming Festival sebagai bagian dari Dies Natalis ke-69 Unpad. Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan konferensi pers yang dilanjutkan dengan peluncuran resmi Homecoming Festival melalui pelepasan balon udara di area Gedung Rektorat, Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu (19/9).

Konferensi pers menghadirkan Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, Sekretaris Jenderal IKA Unpad Yhodhisman Soratha, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Riset Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad Dr. Ira Mirawati, serta Festival Director Homecoming Festival Edwin Irvanus,  yang seluruhnya merupakan alumni Unpad. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara almamater dan alumni sekaligus mendorong kontribusi bersama bagi masyarakat.

“Dengan adanya ikatan dengan alumni seperti ini, harapannya Unpad tidak berjalan sendiri. Ini merupakan satu sinergi yang cukup kuat antara universitas dan alumninya. Konon katanya, tidak pernah ada universitas yang maju tanpa alumninya yang kuat,” ujar Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita dalam sambutannya pada konferensi pers.

Rektor mengatakan, Unpad memiliki banyak alumni yang telah berkiprah dan memberikan kontribusi di berbagai bidang. Kontribusi tersebut merupakan salah satu bentuk nyata pemanfaatan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Unpad sekaligus membawa nama dan peran almamater di tengah masyarakat.

“Ini merupakan praktik baik yang nanti akan dikembangkan. Sehingga, sinergi antara alumni dengan perguruan tinggi dapat terus terjalin membawa kemaslahatan untuk kedua belah pihak,” kata Prof. Arief.

Sementara itu, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir mengatakan bahwa kehadiran Unpad bersama para alumninya turut membentuk ekosistem pendidikan tinggi di Sumedang. Menurutnya, terbentuknya ekosistem tersebut dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat, khususnya warga Sumedang, untuk terus memiliki mimpi dan cita-cita yang tinggi serta berikhtiar untuk mewujudkannya.

“Ketika berikhtiar untuk mencapai mimpi, setidaknya warga Sumedang ingin mengenyam pendidikan yang lebih tinggi lagi. Ketika itu terjadi, Insyaallah, kualitas sumber daya manusia Sumedang akan semakin meningkat,” jelas Dony.

Usai konferensi pers, Homecoming Festival resmi diluncurkan melalui pelepasan balon udara yang melayang di area Rektorat Unpad sepanjang rangkaian acara. Peluncuran tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan Homecoming Festival yang mempertemukan alumni, mahasiswa, dan sivitas akademika dalam suasana kebersamaan di lingkungan almamater.

Penanaman Pohon di Kebun Alumni

Dalam rangkaian Homecoming Festival, Unpad bersama IKA Unpad juga melakukan penanaman pohon di Kebun Alumni sebagai bentuk nyata kontribusi alumni terhadap kelestarian lingkungan kampus. Kegiatan tersebut meliputi penanaman 120 pohon buah, 52 tanaman pagar pucuk merah, serta 20 tanaman buah eksotik.

Rektor Unpad mengatakan, Kebun Alumni diharapkan menjadi inisiasi berkelanjutan yang memperkuat sinergi Unpad dan alumni dalam menjaga lingkungan, sekaligus mendukung komitmen Unpad terhadap pelestarian lingkungan sesuai dengan Pola Ilmiah Pokok (PIP) Unpad, yaitu lingkungan hidup.

“Ini merupakan satu simbol bagaimana hubungan yang baik antara universitas dan alumni dalam merawat bumi yang kita cintai. Jadi, harapannya ini simbol yang merupakan suatu kegiatan atau suatu inisiasi yang dapat kita gulirkan terus di masa yang akan datang,” harap Rektor.

Homecoming Fest Hadirkan Ragam Aktivitas Alumni dan Mahasiswa

Rangkaian Homecoming Festival dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, mulai dari career talk, bazar alumni dan UMKM, Alumni Garden, pentas seni, hingga kompetisi Mobile Legends. Kegiatan tersebut turut mdiramaikan oleh Kampus KompasTV melalui program ROSI On Location yang menghadirkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019 Susi Pudjiastuti sebagai narasumber, serta dialog interaktif bersama mahasiswa Unpad.

Puncak Homecoming Festival pada Sabtu (19/9) diakhiri dengan konser Jatinangor Music Festival yang menghadirkan Bernadya, MALIQ & D’Essentials, dan sebagai penampil puncak Dewa 19. Seluruh rangkaian Homecoming Festival kemudian ditutup dengan kegiatan Golf Homecoming Unpad 2026 dengan Persatuan Golf alumni yang digelar di Dago Heritage Golf Course, Bandung, Minggu (20/9).* (R01)

(Foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)

The post Homecoming Festival 2026 Unpad, Sarana Kampus dan Alumninya Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi appeared first on Universitas Padjadjaran.

Kunjungi Unpad, Kepala Bappenas Dorong Peran Kampus dalam Pembangunan Nasional

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Prof. Rachmat Pambudy, di Gedung Rektorat, Unpad Kampus Jatinangor, pada Jumat (18/9). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dan diisi dengan peninjauan sejumlah fasilitas serta diskusi mengenai pengembangan Unpad dan kontribusinya bagi pembangunan nasional.

Center of Excellence merupakan tempat orang-orang pandai ada di kampus. Kami ingin kampus di seluruh Indonesia memberikan pemikirannya, tidak hanya mendidik mahasiswa dan menghasilkan penelitian, tapi juga menghasilkan arah bagi pembangunan nasional,” ujar Prof. Rachmat Pambudy kepada Kanal Media Unpad.

Lebih lanjut, Prof. Rachmat mengapresiasi berbagai gagasan yang disampaikan Rektor Unpad terkait pengembangan kampus. Menurutnya, sejumlah fasilitas yang telah tersedia maupun yang tengah direncanakan, mulai dari rumah sakit, rumah sakit hewan, gedung perkuliahan, hingga asrama, menunjukkan upaya Unpad dalam memperkuat sarana pendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan kampus.

Prof. Rachmat, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat Unpad, mengatakan bahwa Bappenas perlu memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari perguruan tinggi, khususnya dalam bentuk gagasan dan pemikiran yang dapat menjadi masukan bagi perencanaan pembangunan nasional. Ia menyampaikan bahwa kampus dapat memberikan arahan bagi Bappenas dalam menjalankan tugas perencanaan pembangunan.

“Mudah-mudahan kita bisa saling membantu antara kementerian, pemerintah, dengan perguruan tinggi. Di sinilah Unpad bisa memberikan sumbangan terbaik,” harap Prof. Rachmat.

Sementara itu, Rektor Unpad mengatakan bahwa kunjungan Menteri Rachmat memiliki makna penting bagi Unpad karena berlangsung dalam dua kapasitas, yaitu Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Ketua MWA Unpad. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua MWA, Menteri Rachmat memberikan persetujuan, pandangan, dan masukan bagi Unpad. Sedangkan sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas, kehadirannya membuka peluang bagi Unpad untuk lebih banyak mengakses dukungan pemerintah dalam pengembangan kampus.

“Ini dukungan yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan Unpad bisa menuju universitas berkelas dunia yang dapat memberikan fasilitas terbaik bagi mahasiswa,” ungkap Rektor.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad Prof. Maman Setiawan, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad Prof. Rizky Abdulah, Dekan Fakultas Peternakan Unpad Prof. Rahmat Hidayat, serta jajaran Fakultas Peternakan Unpad.* (R01)

The post Kunjungi Unpad, Kepala Bappenas Dorong Peran Kampus dalam Pembangunan Nasional appeared first on Universitas Padjadjaran.

Domba Padjadjaran G1 Resmi Diluncurkan dalam Rangkaian Munas HPDKI 2026

[Kanal Media Unpad] Komitmen terhadap pengembangan sumber daya genetik dan peningkatan kualitas ternak domba Indonesia diwujudkan melalui Launching Domba Padjadjaran G1 yang dilaksanakan dalam rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI), pada Kamis, (17/9).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan nasional, di antaranya Menteri PPN/Kepala Bappenas RI Prof. Rachmat Pambudy, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief S. Kartasasmita, Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Ketua DPP HPDKI H. Ateng Sutisna, serta sejumlah pejabat madya dan tamu undangan lainnya.

Peluncuran Domba Padjadjaran G1 menjadi salah satu momentum penting dalam upaya pengembangan komoditas domba melalui pemanfaatan hasil riset dan pengembangan sumber daya genetik ternak. Kehadiran Domba Padjadjaran G1 diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas dan produktivitas ternak sekaligus mendukung pengembangan peternakan domba di Indonesia.

Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya genetik ternak melalui program pemuliaan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan. Domba Padjadjaran G1 dikembangkan sebagai galur komposit melalui persilangan domba Dorper jantan dengan domba Garut betina. Generasi F1 (D50:G50) kemudian disilangkan kembali dengan domba Dorper jantan untuk menghasilkan Domba Padjadjaran G1 dengan komposisi D75:G25.

Skema tersebut dirancang untuk mengombinasikan kemampuan adaptasi dan karakter reproduksi domba Garut dengan potensi pertumbuhan dan produksi daging domba Dorper. Dengan kombinasi tersebut, Domba Padjadjaran G1 diharapkan dapat mendukung efisiensi usaha perbibitan dan penggemukan serta peningkatan produktivitas ternak.

Pengembangan Domba Padjadjaran G1 juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan sumber daya genetik (SDG) lokal dan industri perbibitan domba nasional. Momentum peluncuran ini sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, organisasi peternak, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan peternakan berbasis riset dan inovasi.

Dalam rangkaian Munas HPDKI, pengembangan komoditas domba menjadi salah satu bagian dari perhatian terhadap keberlanjutan dan penguatan sektor peternakan nasional. HPDKI sebagai organisasi yang menaungi peternak domba dan kambing di Indonesia turut memiliki peran dalam membangun jejaring dan mendorong pengembangan peternakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Launching Domba Padjadjaran G1 menjadi momentum untuk memperkenalkan hasil pengembangan sumber daya genetik ternak sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi pengembangan peternakan domba Indonesia ke depan. Dengan dukungan berbagai pihak, Domba Padjadjaran G1 diharapkan dapat terus dikembangkan dan memberikan kontribusi bagi kemajuan peternakan, peningkatan produktivitas, serta penguatan kesejahteraan peternak di Indonesia.* (Rilis oleh: Fakultas Peternakan Unpad)

Sumber: https://peternakan.unpad.ac.id/2026/09/17/domba-padjadjaran-g1-resmi-diluncurkan-dalam-rangkaian-munas-hpdki-2026/

The post Domba Padjadjaran G1 Resmi Diluncurkan dalam Rangkaian Munas HPDKI 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Ekspedisi Patriot Unpad Bantu Warga Pulau Nibung Atasi Kebakaran Lahan di Kalimantan

[Kanal Media Unpad] Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Padjadjaran yang tengah melaksanakan program Transmigrasi Patriot di Desa Pulau Nibung, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, turut melakukan aksi pemadaman kebakaran lahan yang mendekati area permukiman warga, Jumat (11/9). Dengan menggunakan peralatan seadanya, tim dan warga bahu-membahu memadamkan api agar tidak meluas hingga ke permukiman.

"Kegiatan TEP di Pulau Nibung tidak hanya membawa misi utama terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi. Lebih dari itu, tim TEP harus bisa menjawab masalah konkret yang terjadi di masyarakat," ujar Ketua TEP Unpad di Pulau Nibung, Gofarana Wilar.

Kebakaran lahan telah terjadi sejak akhir Agustus 2026 di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, termasuk kawasan transmigrasi Pulau Nibung. Kondisi kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Niño serta tiupan angin menyebabkan api lebih mudah menyebar dan meningkatkan risiko kebakaran lahan, hingga mendekati area permukiman warga di Desa Pulau Nibung.

Aksi pemadaman di Pulau Nibung dilakukan di bawah koordinasi Kepala Desa Pulau Nibung Roy Heqi Haviana, S.Pd. Anggota TEP Unpad turut turun langsung bersama masyarakat untuk mengendalikan titik api yang berada di lahan warga sehingga tidak sampai menjalar ke area permukiman. Dalam proses tersebut, faktor keselamatan dan kesehatan tetap menjadi prioritas, khususnya bagi anggota TEP Unpad yang terlibat langsung di lapangan.

Selain membantu pemadaman, TEP Unpad turut mengurangi dampak asap kebakaran terhadap kesehatan masyarakat dengan membagikan masker dan susu kepada warga, khususnya peserta didik di Pulau Nibung. Masker diberikan untuk mengurangi paparan asap sekaligus mengedukasi warga mengenai pentingnya penggunaan masker saat kebakaran lahan, sementara susu untuk mendukung kesehatan peserta didik di tengah kondisi lingkungan yang terdampak asap.

Sebagai bagian dari upaya penanganan dampak kesehatan, TEP Unpad juga menyediakan stok obat untuk gangguan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Stok obat tersebut selanjutnya akan dititipkan kepada tenaga kesehatan sebagai penanggung jawab kesehatan di Pulau Nibung agar dapat dimanfaatkan apabila terdapat warga yang mengalami gangguan saluran pernapasan akibat paparan asap kebakaran lahan.

"Berkontribusi dalam upaya pemadaman api, melakukan pembagian masker, serta menyediakan stok obat ISPA merupakan langkah yang kami lakukan untuk membantu menangani kebakaran lahan dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di kawasan transmigrasi Pulau Nibung," pungkasnya.* (Rilis oleh Irfan Zidni/R01)

The post Ekspedisi Patriot Unpad Bantu Warga Pulau Nibung Atasi Kebakaran Lahan di Kalimantan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Naik ke Peringkat 6 UI GreenMetric Indonesia 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menunjukkan peningkatan dalam implementasi kampus berkelanjutan dengan meraih peringkat ke-6 dalam pemeringkatan UI GreenMetric Indonesia tahun ini. Capaian tersebut meningkat dari posisi ke-9 yang diraih Unpad pada tahun sebelumnya.

"Keberlanjutan merupakan bagian dari jati diri Unpad yang tercermin dalam Pola Ilmiah Pokok ‘Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Nasional’. Upaya green and sustainability campus bukan hanya untuk mengejar pemeringkatan, tetapi bagian dari tanggung jawab menjaga lingkungan dan membangun budaya keberlanjutan di Unpad," ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita.

Menurut Rektor, capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Unpad dalam menerapkan prinsip keberlanjutan secara konsisten. Langkah tersebut sejalan dengan arah pengembangan Unpad yang menempatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian penting dari nilai dan budaya institusi.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Kampus Berkelanjutan serta Keamanan dan Keselamatan Lingkungan Unpad, Kusnahadi Susanto, Ph.D., dalam Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Ranking Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Graha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (15/9).

Kusnahadi mengatakan, peningkatan peringkat tersebut menjadi dorongan bagi Unpad untuk terus memperkuat kinerja keberlanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan ialah melalui Green Faculty Award yang diberi nama HijaPrana, yang mendorong penerapan konsep green campus dimulai dari lingkungan fakultas. Program tersebut telah diumumkan dalam rangkaian Dies Natalis Unpad ke-69 (Baca juga: Dies Natalis ke-69, Unpad Perkuat Transformasi Menuju Innovation University)

Selain HijaPrana, Unpad juga terus mengembangkan berbagai strategi keberlanjutan lainnya, seperti peningkatan pengelolaan sampah, pengelolaan air, dan konservasi energi. Berbagai langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan secara menyeluruh di lingkungan kampus.

"Green and sustainability campus bukan semata-mata gerakan untuk mengejar pemeringkatan, tetapi merupakan gerakan moral yang membutuhkan komitmen, inisiatif, inovasi, dan praktik baik dari setiap individu. Institusi berperan mengorkestrasi, sementara pelaku utamanya adalah setiap pribadi di lingkungan kampus," papar Kusnahadi.

Meski demikian, ia menilai penerapan konsep kampus berkelanjutan masih menghadapi tantangan, terutama dalam perubahan perilaku yang membutuhkan proses berkelanjutan dan komitmen kuat. Karena itu, pencapaian target pemeringkatan perlu didukung konsistensi seluruh keluarga besar Unpad dalam menerapkan praktik keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus.

"Mengubah perilaku itu tidak semudah membalik telapak tangan. Marilah kita jadikan konsep ini menjadi budaya pribadi yang berujung menjadi budaya kolektif Unpad," ajak Kusna.* (R01)

The post Unpad Naik ke Peringkat 6 UI GreenMetric Indonesia 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa Unpad Manfaatkan Sisik Ikan Nila sebagai Bahan Anode Baterai Ion-Natrium

[Kanal Media Unpad] Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Padjadjaran mengembangkan hard carbon berbasis limbah sisik ikan nila sebagai material anode untuk baterai ion-natrium. Tim tersebut terdiri atas Achmad Syah Nizar El Java, Aorenza Delviana Putri, Kevin Fauzy Rizky, Dimas Ardianto Wiratama, dan Fitriani Nur Hidayat di bawah Noto Susanto Gultom, S.pd., M.Sc., Ph.D., sebagai dosen pembimbing.

Penelitian ini berangkat dari dua persoalan, yaitu melimpahnya limbah sisik ikan yang belum dimanfaatkan secara optimal serta kebutuhan akan material penyimpan energi alternatif yang lebih berkelanjutan. Sisik ikan nila dipilih karena mengandung kolagen yang secara alami memiliki nitrogen. Kandungan tersebut menjadi dasar kebaruan penelitian melalui konsep in-situ self-doping nitrogen, sehingga nitrogen dapat berasal langsung dari biomassa tanpa penambahan bahan doping eksternal.

Tim mensintesis sisik ikan nila melalui pirolisis pada suhu 600, 700, dan 800°C, kemudian menghubungkan perubahan struktur, morfologi, komposisi, dan sifat elektrokimia material untuk menentukan karakteristik hard carbon yang paling prospektif. Hasil awal menunjukkan seluruh sampel memiliki struktur karbon turbostratic dengan jarak antar-lapis lebih besar daripada grafit, sedangkan HC-800 menunjukkan karakter struktur dan morfologi yang prospektif untuk dievaluasi lebih lanjut sebagai material anode.

Keunggulan pendekatan penelitian ini tidak hanya terletak pada pemanfaatan limbah perikanan, tetapi juga pada upaya mengintegrasikan sumber karbon dan nitrogen dari satu biomassa. Dengan demikian, sisik ikan nila tidak sekadar diposisikan sebagai limbah yang dikarbonisasi, tetapi sebagai prekursor fungsional yang berpotensi menghasilkan karbon dengan karakteristik yang sesuai untuk penyimpanan ion Na+.

Pengujian awal juga menunjukkan adanya perbedaan performa elektrokimia akibat variasi suhu pirolisis. HC-600 menghasilkan kapasitas discharge awal tertinggi sebesar 111,61 mAh g−1, tetapi memiliki Initial Coulombic Efficiency (ICE) terendah sebesar 37,8%. Sementara itu, HC- 800 memiliki ICE tertinggi sebesar 69,2% dan Coulombic Efficiency siklus kedua sebesar 94,8%, menunjukkan reversibilitas yang lebih baik setelah siklus awal. Pada pengujian EIS, HC- 800 juga menunjukkan charge-transfer resistance terendah sebesar 384,4 Ω dan nilai Warburg impedance terendah sebesar 433,8 Ω s−1/2 dibandingkan sampel lainnya.

Penelitian ini menjadi salah satu upaya menghubungkan ekonomi sirkular dan kemandirian energi melalui konversi limbah perikanan menjadi material untuk teknologi baterai. Pengembangan selanjutnya diarahkan pada penyelesaian karakterisasi kimia permukaan menggunakan XPS serta pengujian stabilitas hingga 50 siklus untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kemampuan material dalam mempertahankan kinerja penyimpanan energi.* (Rilis oleh: Achmad Syah Nizar El Jawa/FMIPA Unpad)

Sumber: https://fmipa.unpad.ac.id/mahasiswa-unpad-manfaatkan-sisik-ikan-nila-sebagai-bahan-anode-baterai-ion-natrium/

The post Mahasiswa Unpad Manfaatkan Sisik Ikan Nila sebagai Bahan Anode Baterai Ion-Natrium appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa FMIPA Unpad Kembangkan Filter Aktif untuk Mengurai Polutan Berbahaya

[Kanal Media Unpad] Tim Mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Padjadjaran mengembangkan media filtrasi yang tidak hanya menangkap polutan, tetapi juga membantu mengurainya. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh masyarakat yang terus terpapar berbagai pencemar udara yang dapat berdampak pada kesehatan, termasuk gangguan pada sistem pernapasan.

Tim Bazos Catalyst terdiri atas Mutiara Timur Baginda sebagai ketua, bersama Kartika Siti Nurlaela, Amanda Kaila Eka Yuliyanti, Nayla Chayara Ramadhani, dan Kania Dwi Enda, di bawah bimbingan Prof. Dr. Diana Rakhmawaty Eddy, M.Si.

Melalui pendekatan piezofotokatalitik, tim memanfaatkan kombinasi energi cahaya dan rangsangan mekanik untuk mendorong proses degradasi polutan udara. Salah satu polutan yang menjadi fokus penelitian adalah benzena, senyawa yang dapat berasal dari emisi kendaraan dan aktivitas industri serta telah diklasifikasikan sebagai karsinogen bagi manusia.

“Kami melihat bahwa filter umumnya hanya menangkap polutan. Dari situ muncul pertanyaan, bagaimana kalau polutan yang sudah tertangkap juga bisa diuraikan?” ujar Mutiara.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, tim mengembangkan BAZOS, nanokomposit yang kemudian diaplikasikan pada Carbon Active Fabric (CAF) sebagai media filtrasi. Dengan memanfaatkan stimulus cahaya dan mekanik, media ini dirancang agar tidak hanya menjadi tempat polutan tertahan, tetapi juga dapat mendukung proses penguraiannya.

Pendekatan tersebut menunjukkan hasil awal yang menjanjikan. Dalam pengujian menggunakan benzena sebagai polutan model selama 45 menit, fotokatalisis konvensional mendegradasi sekitar 18 persen. Ketika dikombinasikan dengan rangsangan mekanik melalui pendekatan piezofotokatalitik, degradasi meningkat hingga sekitar 60 persen. Hasil tersebut menjadi dasar bagi tim untuk terus mengembangkan konsep filtrasi aktif sebagai alternatif pengolahan polutan VOC pada fase gas.

Penelitian bertajuk “Nanokomposit Hybrid ZnO/BaTiO3/Sr4Al14O25 Berbasis Piezofotokatalitik pada Media Filtrasi untuk Degradasi Aktif Gas VOCs” ini dilaksanakan melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) 2026 yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Penelitian ini masih terus dikembangkan untuk mengoptimalkan kinerja material dan mengevaluasi kemampuannya dalam menguraikan polutan VOC pada fase gas. Perkembangan penelitian Bazos Catalyst dapat diikuti melalui Instagram dan TikTok @bazos_catalyst serta kanal YouTube Bazos Catalyst.* (Rilis oleh Humas FMIPA Unpad/R02)

Sumber: https://fmipa.unpad.ac.id/manfaatkan-getaran-dan-aliran-udara-mahasiswa-fmipa-unpad-kembangkan-filter-aktif-untuk-mengurai-polutan-berbahaya/

The post Mahasiswa FMIPA Unpad Kembangkan Filter Aktif untuk Mengurai Polutan Berbahaya appeared first on Universitas Padjadjaran.

Perkuat Pendidikan Vokasi, Unpad Resmikan Gedung Teaching Lab dan Kegiatan Mahasiswa

[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita meresmikan fasilitas baru di lingkungan Sekolah Vokasi Unpad berupa Gedung C (Teaching Lab) dan Gedung Kegiatan Mahasiswa, pada Senin, (14/9). Kehadiran kedua gedung tersebut menambah fasilitas pembelajaran dan kemahasiswaan untuk mendukung penguatan pendidikan vokasi Unpad.

Dalam sambutannya, Rektor mengatakan bahwa pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari komitmen Unpad untuk menyediakan sarana terbaik bagi proses pendidikan vokasi. Dalam hal ini, pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga pengayaan keterampilan dan penguatan kemampuan praktis mahasiswa, sehingga membutuhkan fasilitas yang memadai.

“Tentu saja ini kebanggaan untuk kita semua bahwa Unpad berusaha sekuat mungkin membangun tempat-tempat pendidikan dan tempat mengembangkan diri untuk mahasiswa. Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan fasilitas yang terbaik untuk proses akademik yang ada di Unpad,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor juga menekankan bahwa keberadaan gedung dan fasilitas bukan satu-satunya faktor dalam membangun pendidikan vokasi yang berkualitas. Pengembangan fasilitas perlu berjalan beriringan dengan penguatan proses pembelajaran dan kegiatan mahasiswa agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi sesuai bidangnya dan siap bekerja.

Rektor berharap fasilitas baru tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung perkembangan Sekolah Vokasi. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan Sekolah Vokasi agar semakin maju dan mampu menghasilkan lulusan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Fasilitas ini mendorong agar kegiatan mahasiswa dapat berlangsung, sehingga dapat menciptakan lulusan yang betul-betul siap bekerja dan memiliki kompetensi di bidangnya. Saya percaya bahwa Sekolah Vokasi ini bisa menghasilkan itu. Untuk itu, mari kita sama-sama dukung Sekolah Vokasi ini agar lebih berkembang lagi dan agar lebih maju lagi untuk menghasilkan lulusan yang berguna dan bermanfaat kepada masyarakat,” jelas Rektor.

Sementara itu, Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, mengatakan, kedua gedung tersebut dirancang untuk mempertemukan kebutuhan akademik dan kemahasiswaan dalam satu ekosistem yang produktif. Gedung C terdiri atas empat ruang perkuliahan, tiga teaching factory, satu ruang rapat bersama, dan satu ruang auditorium. Sementara itu, Gedung Kegiatan Mahasiswa menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat serta membangun kolaborasi. Auditorium juga dirancang sebagai fasilitas bersama yang dapat digunakan oleh sivitas akademika Unpad.

Dekan juga menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam menjaga fasilitas yang telah tersedia. Menurutnya, kualitas bangunan akan terus terjaga apabila seluruh sivitas akademika dapat memanfaatkan fasilitas secara bertanggung jawab. Dengan fasilitas tersebut, Sekolah Vokasi diharapkan semakin mampu menyiapkan lulusan yang kompeten dan memiliki kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja.

“Gedung yang baik akan bermakna bila dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh sivitas akademika untuk merawat, menjaga, dan memanfaatkan kedua gedung ini secara bertanggung jawab demi peningkatan mutu pendidikan vokasi yang kita cita-citakan bersama,” pungkasnya.* (R02)

(Foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)

The post Perkuat Pendidikan Vokasi, Unpad Resmikan Gedung Teaching Lab dan Kegiatan Mahasiswa appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id