DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Unpad dan IKA Unpad Terjunkan Tim Tanggap Bencana ke Pulau Palue NTT

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama Ikatan Alumni (IKA) Unpad menerjunkan Tim Tanggap Bencana untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim yang terdiri dari unsur Pusat Riset Kebencanaan Unpad, Atlas Medical Pioneer (AMP) Fakultas Kedokteran Unpad, dan IKA Unpad tersebut akan melaksanakan misi kemanusiaan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, pada 24-28 Agustus 2026.

“Penerjunan tim ini merupakan bentuk komitmen Unpad dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat bagi korban bencana di NTT. Pulau Palue dipilih karena akses logistik dan layanan kesehatan di lokasi terdampak masih terbatas sehingga diperlukan intervensi langsung dari perguruan tinggi,” ujar Kepala Pusat Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat Unpad Irfan Zidni, Ph.D., dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad pada Senin (24/8).

Pelepasan tim dilakukan oleh Direktur Direktorat Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Unpad Prof. Nur Atik. Tim dipimpin oleh Ketua Pusat Riset Kebencanaan Unpad Roffi Grandiosa, Ph.D., bersama Ferry Parsaulian Pakpahan, M.Hum. Sementara itu, pelayanan medis diperkuat tim relawan Atlas Medical Pioneer FK Unpad yang terdiri dari dr. Irfan Taufik Kusman, Fauzi Akmal Buntoro, dan Irsam Anshorullah, S.Ked.

Dalam perjalanan menuju Pulau Palue, tim terlebih berkoordinasi dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Setibanya di Maumere, tim diterima oleh Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere Dr. Jonas K.G.D. Gobang. Koordinasi dengan kedua perguruan tinggi dilakukan untuk menggali informasi mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat.

Di Pulau Palue, tim Tanggap Bencana Unpad bersama IKA Unpad memberikan bantuan di Desa Ladolaka, Kabupaten Sikka. Tim Unpad juga bekerja sama dengan Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere yang diwakili Frederick, dan melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Unipa.

Tim medis bertugas memberikan layanan kesehatan, sementara tim logistik dan operasional menangani distribusi bantuan serta koordinasi di lapangan. Tim Pusat Riset Kebencanaan Unpad juga melakukan pemetaan risiko dan evaluasi kondisi lingkungan sebagai bahan rekomendasi penanganan selanjutnya. Tim relawan Unpad menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, perlengkapan sanitasi (hygiene kits), bahan pangan pokok, air bersih, dan kebutuhan lain, serta memberikan layanan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan keliling (mobile clinic), juga edukasi mitigasi bencana.

“Unpad harus bermanfaat bagi masyarakat. Kampus harus dapat membuktikan bahwa hasil riset dan keilmuan tidak berhenti di ruang kelas atau publikasi semata, tetapi hadir langsung menjawab masalah riil di masyarakat,” papar Irfan.

Melalui misi tersebut, Unpad juga mendorong adanya tindak lanjut penanganan pascabencana melalui sinergi dengan berbagai pihak di daerah. Hasil asesmen dan pemetaan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan selanjutnya serta mendukung penguatan kerja sama antara Unpad, pemerintah daerah, perguruan tinggi setempat, dan komunitas lokal.

“Kami berharap kehadiran tim dapat membantu pemulihan kesehatan dan kondisi masyarakat terdampak secara bertahap, sekaligus mendukung terbangunnya sistem mitigasi lokal yang lebih tangguh di Pulau Palue,” harapnya.* (Rilis oleh: Pusat Pengembangan Pengabdian pada Masyarakat Unpad/R02)

The post Unpad dan IKA Unpad Terjunkan Tim Tanggap Bencana ke Pulau Palue NTT appeared first on Universitas Padjadjaran.

Delegasi Pakar Jepang dan BRIN Lakukan Evaluasi Tengah Program SATREPS di Universitas Padjadjaran

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan delegasi pakar dari Japan Science and Technology Agency (JST) dalam rangka Mid Term Evaluation program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS), Kamis (6/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat A Gedung Otto Soemarwoto Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Ala (FMIPA) Unpad, Jatinangor, tersebut menjadi bagian dari evaluasi kerja sama riset Indonesia dan Jepang yang dijalankan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Kunjungan tersebut melibatkan Sekolah Vokasi, FMIPA, serta Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad. Selain sesi evaluasi, delegasi juga melakukan peninjauan laboratorium dan wawancara terkait pelaksanaan riset yang berlangsung di Kampus Jatinangor pada 6 Agustus 2026 dan Kampus Bandung pada 7 Agustus 2026.

Evaluasi dilakukan terhadap proyek riset bertajuk “The Project for the Development of Integrated Bio-circular Economy from Food and Energy Estate Waste Fraction to Biofuel and Biochemicals”. Program tersebut berfokus pada pengembangan ekonomi biosirkular terintegrasi melalui pemanfaatan limbah pangan dan lahan energi menjadi biofuel serta berbagai produk biokimia bernilai tambah.

Program SATREPS merupakan skema kerja sama riset yang didukung pemerintah Jepang dan Indonesia untuk menghasilkan inovasi sains dan teknologi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Melalui evaluasi ini, tim pakar JST bersama BRIN dan Unpad meninjau capaian riset yang telah dihasilkan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program hingga tahap akhir pelaksanaan.

Dari pihak Unpad hadir peneliti Nova Rachmadona, Ph.D., Dekan Sekolah Vokasi Dr. Kurniawan Saefullah, Manajer Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kemitraan Alumni Sekolah Vokasi Dr. Nurillah Jamil Achmawati Novel, serta jajaran pimpinan dan dosen FMIPA. Sementara delegasi JST yang hadir antara lain Research Supervisor JST Prof. Dr. Masaru Nakaiwa, Senior Associate Research Supervisor JST Kazuya Tamura, Project Leader dari Kobe University Prof. Dr. Chiaki Ogino, Dr. Filemon Jalu dari Kobe University, Leader of Output 2 dari JIRCAS Dr. Shimpei Aikawa, Leader of Output 3 dari The University of Shimane Dr. Tomoyo Toyota, Project Coordinator JICA Indonesia Masatoshi Saruta, serta Project Manager BRIN Prof. Dr. Puspita Lisdiyanti, M. Agr. Chem.

Pengembangan ekonomi biosirkular melalui pemanfaatan limbah pangan dan energi menjadi biofuel dan biokimia yang dilakukan dalam proyek ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Unpad dalam memperkuat kolaborasi riset internasional yang berorientasi pada pengembangan teknologi berkelanjutan. Melalui kemitraan dengan JST dan BRIN, Unpad turut berkontribusi dalam pengembangan solusi berbasis sains untuk mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan rendah karbon. (Rilis oleh: Mutia Utami/R01)

Sumber: https://vokasi.unpad.ac.id/delegasi-pakar-jepang-dan-brin-lakukan-evaluasi-tengah-program-satreps-di-universitas-padjadjaran

The post Delegasi Pakar Jepang dan BRIN Lakukan Evaluasi Tengah Program SATREPS di Universitas Padjadjaran appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa Unpad Kaji “Ngertakeun Bumi Lamba”, Melestarikan Kearifan Lokal dan Memperkuat Kesiapsiagaan

[Kanal Media Unpad] Tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Padjadjaran menyoroti ancaman Sesar Lembang terhadap masyarakat Bandung Raya, khususnya bagi mereka yang tinggal di atas patahan yang dikabarkan “mengamuk” beberapa tahun ke depan berdasarkan penelitian-penelitian geologi. Hal tersebut dapat berdampak buruk pada keselamatan nyawa dan material, sehingga ketangguhan bencana harus diutamakan.

Dari keresahan tersebut, tim yang terdiri dari Doni Kustiawan, Adis Prita Aulia, Annisa Sahwa Putri Sabrina, Sean Rayshi Hambali, dan didampingi oleh dosen Dr. Maulana Irfan, S.Sos., M.I.Kom, mengeksplorasi Upacara Ngertakeun Bumi Lamba sebagai kearifan lokal yang berpotensi membentuk modal sosial dengan kesadaran kolektif sosial-ekologis yang arif. Kajian tersebut dilakukan selama bulan Mei-Agustus 2026 di Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung melalui observasi partisipan serta wawancara pada rangkaian Upacara Mapag Tirta, Pasamoan Tirta, dan Ngertakeun Bumi Lamba.

“Sebetulnya jaminan keselamatan yang paling dekat dengan wilayah yang ramai hunian adalah orang-orang di sekeliling kita. Modal sosial ini sebuah akar yang telah hidup lama dalam pergaulan masyarakat yang biasanya berpedoman pada nilai kekeluargaan. Maka, Upacara Ngertakeun Bumi Lamba, dapat menjadi prakarsa bagi kearifan lokal yang mampu diarahkan pada mitigasi bencana, melihat fakta bahwa Indonesia menjadi negara yang rawan akan bencana,” ujar Doni Kustiawan selaku ketua tim.

Kajian ini diharapkan berkontribusi pada mitigasi bencana non-struktural yang ditujukan kepada lembaga kebencanaan dan kebudayaan, sehingga Upacara Ngertakeun Bumi Lamba lebih diberi perhatian dalam ruang formal. Selain itu, langkah awal akademis ini dapat memperkuat partisipasi pemerintah dan masyarakat dalam merawat alam, sehingga mengurangi potensi bencana Sesar Lembang yang mungkin terjadi di masa depan.*

Ngajiwa Buana Sareng Bumi Lamba!
Kontak: @pkmrsh_bumilamba (Instagram), pkmrsh.bumilamba@gmail.com (Email)

The post Mahasiswa Unpad Kaji “Ngertakeun Bumi Lamba”, Melestarikan Kearifan Lokal dan Memperkuat Kesiapsiagaan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Unpad, Bahas Penguatan Pelayanan Kesehatan

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan Direktur Utama BPJS Kesehatan dr. Prihati Pujowaskito, Sp.JP(K), FIHA, M.M.R.S., beserta jajaran dalam rangka diskusi dan bertukar gagasan mengenai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Kunjungan tersebut diterima secara langsung oleh Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita bersama segenap pimpinan di lingkungan Unpad, di Ruang Livin’ Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Sabtu, (22/8).

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi Unpad dan BPJS Kesehatan untuk membahas berbagai tantangan pelayanan kesehatan, sekaligus menggali peluang kontribusi keilmuan Unpad dalam mendukung peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi atas kunjungan Direktur Utama BPJS Kesehatan beserta jajaran. Rektor berharap pertemuan tersebut dapat menjadi ruang bagi Unpad untuk memberikan kontribusi melalui berbagai bidang keilmuan yang dimiliki.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Direktur Utama BPJS Kesehatan atas kesediaannya untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan Unpad. Kami berharap berbagai bidang keilmuan yang ada di Unpad dapat turut membantu menyelesaikan persoalan terkait pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujar Rektor.

Pada kesempatan ini, Dirut BPJS Kesehatan juga melakukan peninjauan ke Rumah Sakit Unpad. Rektor mengatakan bahwa peninjauan tersebut turut membuka ruang pertukaran informasi mengenai pengembangan rumah sakit Unpad, serta berbagai aspek pelayanan kesehatan yang dapat dikembangkan ke depan.

“Kami juga berterima kasih karena hari ini Bapak Dirut berkenan meninjau rumah sakit kami yang hingga saat ini terus kami kembangkan. Mudah-mudahan apa yang kita diskusikan dan apa yang kita lihat bersama hari ini dapat memberikan manfaat,” tuturnya.

Dalam diskusi tersebut, Unpad dan BPJS Kesehatan saling bertukar pandangan mengenai berbagai persoalan dan tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Pandangan dari sisi akademik berbagai bidang keilmuan yang ada di Unpad dipertemukan dengan pengalaman praktis BPJS Kesehatan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

Prihati berharap melalui diskusi dan kunjungan tersebut dapat menghasilkan berbagai gagasan dan masukan yang dapat ditindaklanjuti untuk perkembangan Unpad dan BPJS Kesehatan dalam memberikan manfaat nyata bagi penguatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kesempatan untuk berdiskusi dengan Unpad. Banyak hal yang dapat kita pelajari dan kita diskusikan bersama, terutama bagaimana keilmuan yang ada di Unpad ini dapat memberikan masukan untuk menjawab berbagai tantangan dalam pelayanan kesehatan di masa yang akan datang. Harapannya, pertemuan ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelas Prihati.* (R02)

The post Dirut BPJS Kesehatan Kunjungi Unpad, Bahas Penguatan Pelayanan Kesehatan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Skills Hub & Migrant Center Buka Akses Peluang Kerja ke 100 Negara

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menggelar pelatihan Unpad Skills Hub & Migrant Center Batch 1 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja masyarakat. Pelatihan yang merupakan kolaborasi Unpad dengan Kementerian Ketenagakerjaan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung tersebut diikuti 96 peserta. Pelaksanaan pelatihan ditinjau langsung oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita bersama Direktur Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Dr. M. Fachri, di Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (21/8).

“Ini adalah suatu pusat informasi, sertifikasi, pelatihan, dan juga job matching untuk bisa mengakses peluang kerja secara global. Dengan Kementerian P2MI, nantinya akan fokus pada peluang kerja di 100 negara di dunia. Ini sudah menjadi starting awal, tinggal melakukan upskilling untuk bisa bekerja secara internasional,” ujar Fachri dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad.

Fachri mengapresiasi berdirinya Unpad Skills Hub & Migrant Center yang didukung ekosistem pendidikan Unpad yang lengkap untuk mendukung pengembangan kompetensi calon tenaga kerja. Namun, kompetensi tersebut perlu diselaraskan dengan standar internasional, sehingga nantinya kurikulum akan disesuaikan dengan standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja internasional.

Sementara Rektor Unpad mengatakan bahwa Unpad berkomitmen membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat agar lebih aktif mengakses peluang kerja, khususnya di luar negeri. Menurutnya, dukungan Kementerian P2MI tersebut akan terus dikembangkan sehingga program tidak berhenti pada pelatihan, tetapi berlanjut dalam bentuk penguatan keterampilan dan pengembangan kompetensi melalui ekosistem Unpad.

“Mudah-mudahan lebih banyak lagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat, yang dapat mengakses Unpad dalam meningkatkan skill serta mendapatkan pekerjaan yang layak dan baik,” harap Rektor.

Unpad Skills Hub & Migrant Center dikembangkan sebagai pusat pelatihan kerja dan peningkatan kompetensi masyarakat yang menghubungkan sumber daya perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Pengembangan Unpad Skills Hub & Migrant Center ini menegaskan komitmen Unpad untuk menjadikan kampus sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat yang dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas.

Program ini diarahkan agar peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga siap bekerja, meningkatkan produktivitas, maupun merintis usaha. Pada batch pertama, pelatihan yang diselenggarakan mencakup Barista dan Content Creator. Selain itu juga tengah disiapkan skema pelatihan Bakery, Pemandu Wisata, Social Media Officer, Caregiver, English for Frontliner, serta Bahasa Jepang untuk Caregiver.

Kunjungan bersama KP2MI sekaligus memperkuat sinergi pengembangan Unpad Skills Hub & Migrant Center sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas calon pekerja, termasuk dalam mempersiapkan tenaga kerja Indonesia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

Turut hadir dalam peninjauan ini jajaran Unpad Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof. Mohamad Fahmi, serta Kepala Kantor Pendidikan Non Gelar dan Pengembangan Profesi Dina Sartika, Ph.D.* (R01)

The post Unpad Skills Hub & Migrant Center Buka Akses Peluang Kerja ke 100 Negara appeared first on Universitas Padjadjaran.

Dari Kampus untuk Dunia, TPB Unpad Dorong Mahasiswa Ciptakan Aksi Berdampak

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran mendorong mahasiswa untuk menghadirkan proyek-proyek yang berdampak nyata bagi masyarakat melalui program Tahap Persiapan Bersama (TPB). Berangkat dari semangat “dari kampus untuk dunia”, mahasiswa diajak mewujudkan perubahan melalui aksi sederhana yang berkelanjutan, karena gerakan kecil yang dilakukan bersama diyakini dapat menghasilkan dampak besar bagi lingkungan dan masyarakat.

“Berbuatlah sesuatu, lakukan aksi yang berdampak. Memang membutuhkan waktu, tetapi tujuan kita adalah jangka panjang, yakni sustainable development,” kata Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Unpad, Prof. Zuzy Anna, dalam kuliah perdana TPB 2026 bertajuk “Bermula dari Peduli Lingkungan Sekitar Kampus untuk Kepedulian pada Lingkungan Global”. Kuliah tersebut merupakan rangkaian Pembukaan TPB 2026 dengan tema “Etika dalam Berperilaku, Inovasi dalam Berkarya” yang digelar di Dome Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Kampus Jatinangor, Jumat (21/8).

Prof. Zuzy, yang juga merupakan Presiden Indonesia SDGs Center Network (ISCN), menjelaskan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan proyek melalui empat pilar utama, yakni edukasi dan kesadaran, aksi nyata di kampus, inovasi, serta kolaborasi dan advokasi. Keempat pilar tersebut menjadi landasan bagi mahasiswa untuk menciptakan program yang berdampak dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan mengatakan, kegiatan TPB 2026 akan terbagi ke dalam 145 kelas agama dan 257 kelompok OKK, dengan setiap kelompok terdiri atas 40 mahasiswa. TPB mencakup dua kegiatan utama, yakni Mata Kuliah Wajib Universitas (MKWU) yang meliputi Agama, Kewarganegaraan, Pancasila, dan Bahasa Indonesia. Melalui MKWU, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai konsep dan nilai dari keempat mata kuliah tersebut, yang selanjutnya diimplementasikan melalui OKK (Baca juga: TPB-OKK Unpad 2026 Bekali 9.929 Mahasiswa Baru dengan Karakter dan Kemampuan Kolaborasi)

“Di ajang inilah kita mempersatukan mahasiswa kita. Ini adalah perkenalan mahasiswa dengan teman-teman dari program studi yang lain, sehingga kami mengharapkan rasa ke-Unpad-an itu bisa timbul,” ujar Prof. Zahrotur dalam sambutannya.

Prof. Zahrotur menambahkan, nantinya rangkaian TPB akan diakhiri dengan Festival TPB sebagai ajang diseminasi hasil kegiatan OKK dan MKWU kepada seluruh keluarga besar Unpad. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa diajak mengerjakan proyek sekaligus merumuskan solusi atas permasalahan yang diangkat.

Pada kesempatan ini, diperkenalkan pula koordinator masing-masing MKWU, yaitu Dr. Lina Meilinawati Rahayu (Koordinator MKWU Bahasa Indonesia), Dr. Deviana Yuanitasari, (Koordinator MKWU Pancasila), M. Ali Mauludin, M.Si. (Koordinator MKWU Kewarganegaraan), Dr. Ade Kosasih (Koordinator MKWU Agama Islam), Dr. Valentina Belinda Marlianti Lumbantobing, (Koordinator MKWU Agama Kristen, Buddha, dan lainnya), Asteria Devy Kumalasari, Ph.D. (Koordinator MKWU Katolik), Prof. I Gede Nyoman Mindra Jaya (Koordinator MKWU Agama Hindu), Dr. Dianne Amor Kusuma (Koordinator OKK).* (R01)

The post Dari Kampus untuk Dunia, TPB Unpad Dorong Mahasiswa Ciptakan Aksi Berdampak appeared first on Universitas Padjadjaran.

FPIK Unpad dan LSP-KP Perkuat Sistem Sertifikasi Kompetensi Kelautan dan Perikanan

[Kanal Media Unpad] Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran memperkuat sistem sertifikasi kompetensi di bidang kelautan dan perikanan melalui penjajakan kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Kelautan dan Perikanan (LSP-KP). Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan daya saing lulusan sekaligus memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi, kebutuhan industri, dan pemberdayaan masyarakat.

Hal tersebut dibahas dalam kunjungan silaturahmi dan diskusi LSP-KP ke FPIK Unpad yang berlangsung di lingkungan FPIK Unpad, Selasa (18/8). Pertemuan dipimpin Dekan FPIK Unpad Dr. Sunarto, bersama jajaran pimpinan fakultas dan dosen. Hadir pula Direktur LSP-KP Ir. Herry Maryuto serta perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandung.

Dalam pertemuan tersebut, FPIK Unpad dan LSP-KP membahas penguatan sistem sertifikasi kompetensi kelautan dan perikanan serta peluang pengembangan kerja sama dengan perusahaan mitra. Sertifikasi kompetensi akan diarahkan agar selaras dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan kebutuhan industri, sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi lulusan FPIK Unpad untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.

Selain sertifikasi, kedua pihak juga menjajaki kolaborasi dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis kompetensi. Program tersebut dapat mencakup pendampingan bagi masyarakat pesisir, nelayan, pembudidaya, pelaku UMKM hasil perikanan, serta kelompok pengolah dan pemasar melalui pelatihan, asesmen kompetensi, hingga sertifikasi profesi.

FPIK Unpad dan LSP-KP juga mengeksplorasi pengembangan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di FPIK Unpad, penyelenggaraan pelatihan bersertifikat, serta kemitraan dengan perusahaan dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat implementasi link and match antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja sekaligus memperluas manfaat pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Sinergi FPIK Unpad dan LSP-KP diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan ekosistem sertifikasi kompetensi yang berkelanjutan di bidang kelautan dan perikanan. Melalui kerja sama tersebut, Unpad terus mendorong lahirnya lulusan dan tenaga profesional yang kompeten, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan.* (Rilis oleh: Humas FPIK Unpad/R01)

Sumber: https://fpik.unpad.ac.id/fpik-unpad-dan-lsp-kp-perkuat-sistem-sertifikasi-kompetensi-kelautan-dan-perikanan/

The post FPIK Unpad dan LSP-KP Perkuat Sistem Sertifikasi Kompetensi Kelautan dan Perikanan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad vs Persib Legend Buka Rangkaian Unpad Bergerak pada Dies Natalis ke-69

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran resmi membuka rangkaian Dies Natalis ke-69 melalui peluncuran Unpad Bergerak 2026 yang dirangkaikan dengan pertandingan eksibisi antara Tim Unpad dan Persib Legend di GOR Jati Unpad, Jatinangor, Jumat (21/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kolaborasi Unpad dengan berbagai pemangku kepentingan di Jawa Barat.

Peluncuran kegiatan ini ditandai dengan kick off melalui penendangan bola oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, Wakil Gurbenur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E., Komandan Resimen Induk Kodam III/Siliwangi Brigjen TNI Nurul Yakin, serta Kapolres Sumedang AKBP Dr. Reza Ma’ruffi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Unpad yang memberikan ruang bagi para legenda sepak bola Jawa Barat untuk kembali berpartisipasi dalam kegiatan bersama masyarakat dan sivitas akademika di Unpad. Ia juga mengapresiasi konsistensi Unpad dalam berkontribusi bagi Jawa Barat, serta berharap kolaborasi antara Unpad, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan para legenda sepak bola Jawa Barat dapat terus terjalin.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Unpad yang masih memperhatikan dan memberikan ruang kepada para legenda sepak bola Jawa Barat. Semoga pada Dies Natalis ke-69 ini Unpad semakin dicintai, bukan hanya di Jawa Barat, tetapi juga di Indonesia sebagai salah satu universitas terbaik dan kebanggaan masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengatakan, kehadiran Persib Legend dalam peluncuran Unpad Bergerak menjadi simbol kedekatan dua lembaga yang sama-sama memiliki keterikatan kuat dengan Jawa Barat. Harapannya, melalui pertemuan ini dapat menjadi komitmen bersama untuk membangun Jawa Barat menjadi lebih baik.

Menurut Rektor, Unpad Bergerak tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-69, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara Unpad, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta berbagai pihak lainnya. Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dalam berbagai bidang.

“Kerja sama yang baik antara Unpad, pemerintah daerah, Pangdam Siliwangi, dan Polres Sumedang merupakan hal yang sangat baik untuk terus dikembangkan. Mudah-mudahan silaturahmi ini dapat terus terjaga dan membawa kemajuan bagi Unpad, Jawa Barat, serta seluruh pemangku kepentingan,” kata Rektor.

Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Persib Legend yang turut menyemarakkan pembukaan rangkaian Dies Natalis Unpad. Meski pertandingan eksibisi dikemas dalam suasana yang penuh hiburan, menurutnya kegiatan tersebut tetap membawa semangat kebersamaan dan sportivitas. Melalui Unpad Bergerak 2026, Unpad membawa semangat kebersamaan dan kolaborasi sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan di Jawa Barat.* (R02)

The post Unpad vs Persib Legend Buka Rangkaian Unpad Bergerak pada Dies Natalis ke-69 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Raih Peringkat Pertama Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran meraih peringkat pertama sebagai Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh MarkPlus Corporation (MCorp). Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan diterima langsung oleh Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., pada acara penganugerahan yang berlangsung di Holiday Inn Bandung Pasteur Hotel, Bandung, Kamis (20/8).

Entrepreneurial Marketing Campus for Impact merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh MCorp kepada perguruan tinggi di kawasan ASEAN yang mampu mengembangkan pendekatan kewirausahaan berbasis kreativitas, inovasi, dan kepemimpinan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. MCorp sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bisnis dan pemasaran serta berperan dalam mendorong pertumbuhan dan pembangunan ekonomi nasional di kawasan ASEAN.

“Ini merupakan salah satu bukti dan validasi dari pihak eksternal yang memang profesional dalam bidang perusahaan, bahwa program yang kita (Unpad) jalankan sudah on the track,” ujar Inu.

Salah satu program yang menjadi bagian dari penilaian tersebut adalah Wira Usaha Muda Padjadjaran (WMP) yang sebelumnya bernama Unpadpreneur. Program tersebut memberikan pembekalan dan pendampingan kewirausahaan kepada mahasiswa, mulai dari pengembangan ide bisnis hingga pengembangan produk. Program tersebut diarahkan agar mahasiswa mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan yang berdampak luas.

“Mahasiswa lulusan program WMP berhasil meng-scale up bisnis yang mereka kembangkan selama satu semester. Usaha yang awalnya kami modali Rp750 ribu dapat berkembang menjadi berkali-kali lipat dalam waktu enam bulan,” papar Inu.

Inu menjelaskan, dampak program WMP juga terlihat dari keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kompetisi kewirausahaan. Program tersebut dikorelasikan dengan kompetisi bisnis mahasiswa, termasuk Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), sehingga mahasiswa tidak hanya didorong untuk membangun usaha, tetapi juga berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Saat ini, Unpad kembali membuka pendaftaran program WMP hingga 31 Agustus 2026. Program ini terbuka bagi mahasiswa jenjang S-1 hingga S-2 dengan kuota terbatas sebanyak 250 peserta. Informasi dan pendaftaran dapat diakses melalui Instagram Direktorat Kemahasiswaan dan Karier Unpad.

“Jangan ragu sebelum kamu mencoba. Ingat, wirausaha ini sebetulnya bukan tentang berwirausaha atau membuat usaha sendiri, tapi bagaimana bisa mendapatkan soft skills yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja,” pesan Inu.

Sementara itu dalam sambutan penutupnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bandung.

“Maka para perguruan tinggi, saya mengajak kerja sama, kita duduk bersama. Kita spending dana promosi kita masing-masing untuk mahasiswa di luar Bandung. Collaborate, invest, grow, and impact, ini paling penting” ujar Farhan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Unpad Dr. In-In Hanidah, Founder MCorp Hermawan Kertajaya, serta CEO Kartika Sari Group Andrew Purnomo.* (R01)

The post Unpad Raih Peringkat Pertama Entrepreneurial Marketing Campus for Impact 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Rektor Unpad dan Kapolda Jabar Resmikan Pusat Studi Kepolisian di FISIP Unpad

[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Arief S. Kartasasmita, bersama Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., meresmikan Pusat Studi Kepolisian yang berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad. Peresmian dilaksanakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad, Kampus Jatinangor, Kamis (20/8). Peresmian tersebut juga terhubung secara langsung dengan Pusat Studi Kepolisian yang berada di FISIP Unpad Kampus Dago melalui telekonferensi.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara Unpad dan Polda Jawa Barat dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Rektor Unpad dan Kapolda Jabar, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai penanda resmi dibukanya Pusat Studi Kepolisian di FISIP Unpad.

Kapolda Jabar juga menjadi pembicara dalam kuliah umum bertajuk “Jaga Rawat Jawa Barat: Kolaborasi Kampus, Polri, dan Generasi Muda Membangun Jawa Barat yang Aman, Maju, dan Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peresmian Pusat Studi Kepolisian di FISIP Unpad. Dalam kuliah umum tersebut, Kapolda Jabar mengajak civitas academica dan generasi muda untuk mengambil peran dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan dan sosial di Jawa Barat. Menurutnya, Jawa Barat terus berkembang melalui pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, serta pembangunan yang membuka berbagai peluang baru.

Pusat Studi Kepolisian hadir sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan dan pengalaman praktis di lingkungan kepolisian. Kehadirannya diharapkan dapat mendorong pengembangan riset mengenai berbagai persoalan kontemporer, termasuk kejahatan digital, dinamika sosial, keamanan, dan ketertiban masyarakat.

Setelah penandatanganan prasasti peresmian, Rektor Unpad dan Kapolda Jawa Barat juga melakukan dialog melalui telekonferensi dengan tim Pusat Studi Kepolisian yang berada di Kampus Dago, FISIP Unpad. Dalam dialog tersebut, kedua pimpinan menyapa para peneliti dan berdiskusi mengenai arah pengembangan pusat studi serta pelaksanaan kolaborasi riset antara Unpad dan Polda Jawa Barat.

Dalam arahannya, Kapolda Jabar mendorong agar hasil riset yang dilakukan dapat segera didiskusikan dan dikembangkan menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, pihak Unpad menekankan pentingnya penguatan diskusi ilmiah, focus group discussion, dan seminar yang menghubungkan perspektif akademik dengan pengalaman praktis kepolisian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghasilkan temuan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bahan pengembangan kebijakan

Kepala Pusat Studi Kepolisian Unpad, Dr. Windi Dermawan, menjelaskan bahwa pusat studi tersebut lahir dari kesadaran akan semakin kompleksnya persoalan yang dihadapi masyarakat. Berbagai persoalan tersebut membutuhkan pendekatan lintas sektor dan lintas disiplin keilmuan.

Melalui kolaborasi antara akademisi FISIP Unpad dan praktisi kepolisian, Pusat Studi Kepolisian diharapkan dapat menghasilkan penelitian yang memberikan rekomendasi bagi pengembangan kebijakan, khususnya di lingkungan Polda Jawa Barat.

Hasil riset yang dihasilkan nantinya juga diharapkan tidak berhenti sebagai kajian akademik. Berbagai temuan dapat dikembangkan dan disajikan dalam bentuk policy brief atau rekomendasi kebijakan yang lebih ringkas dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pengambilan keputusan. Selain penelitian, kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan pendidikan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta publikasi ilmiah mengenai isu-isu kepolisian dan keamanan yang relevan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Rektor Unpad menegaskan pentingnya kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi kepolisian, menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengetahuan akademik yang dapat memberikan manfaat nyata.

Ke depan, Pusat Studi Kepolisian FISIP Unpad diharapkan menjadi wadah pengembangan riset dan diskusi ilmiah yang mempertemukan perspektif akademisi dan praktisi. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan gagasan dan solusi terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pendirian Pusat Studi Kepolisian ini menjadi bagian dari semangat kolaborasi “Jaga Rawat Jawa Barat”, yang mendorong keterlibatan kampus, Polri, dan berbagai elemen masyarakat dalam membangun Jawa Barat yang aman, maju, dan berkelanjutan.* (Rilis oleh: Humas FISIP Unpad)

Sumber: https://fisip.unpad.ac.id/berita/08/2026/rektor-unpad-dan-kapolda-jabar-resmikan-pusat-studi-kepolisian-di-fisip-unpad/

The post Rektor Unpad dan Kapolda Jabar Resmikan Pusat Studi Kepolisian di FISIP Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id