Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.
Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:
Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan
Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:
Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)
Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.
Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

[Kanal Media Unpad] Sebagai bagian dari komitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penguatan kapasitas akademik guru, Universitas Padjadjaran telah meluncurkan Program Beasiswa Guru Unggul Raih Kualitas “Guruku” yang memberikan kesempatan kepada para guru untuk melanjutkan studi di Unpad dengan pilihan 18 program studi yang tersedia. Pendaftaran Program Beasiswa Guru tersebut berlangsung mulai dari 18 Mei 2026 - 13 Juli 2026 mendatang.
“Program beasiswa ini merupakan komitmen Unpad dalam meningkatkan kapasitas akademik guru di seluruh Indonesia, sehingga para guru dapat mendorong terobosan baru dalam metode pengajaran di kelas sebagai bagian dari mendukung kualitas pendidikan nasional yang inklusif melalui pemerataan,” ujar Direktur Akademik Unpad Prof. Aliya Nur Hasanah dalam “Ayo Kenal Unpad: Beasiswa Program Magister Untuk Guru’ yang disiarkan secara daring pada Kamis, 21 Mei 2026.
Program beasiswa ini mencakup 18 program studi di bidang saintek dan soshum, yaitu magister matematika, magister fisika, magister kimia, magister biologi, magister teknik geologi, magister ilmu peternakan, magister agronomi, magister psikologi, dan magister farmasi, serta magister sosiologi, magister kesejahteraan sosial, magister ilmu pemerintahan, magister administrasi bisnis, magister ilmu komunikasi, magister linguistik, magister sastra, magister ilmu ekonomi, dan magister akutansi.
Prof. Aliya menyampaikan bahwa program beasiswa ini terbuka untuk guru aktif di pendidikan sekolah dini, dasar, maupun menengah yang sudah memiliki pengalaman mengajar minimal 1 tahun, terbuka untuk seluruh sekolah negeri maupun swasta tanpa batasan usia, serta memiliki potensi dampak bagi sekolah tempat mengajar. Tidak hanya itu, peserta perlu melengkapi dokumen wajib seperti KTP, Ijazah, surat keterangan pengalaman mengajar, dan rekomendasi dari pimpinan institusi (Kepala Sekolah).
“Unpad menghargai pengalaman profesional para guru sebagai pendidik yang sudah dimiliki. Oleh karena itu, program magister yang disediakan untuk beasiswa ini adalah program magister lewat jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sehingga pengalaman kerjanya dikonversi menjadi SKS akademik agar dari sisi masa studi bisa lebih cepat tanpa mengurangi kualitas. Jadi pengalaman kerjanya bisa dikonversi ke dalam kredit akademik,” jelas Prof. Aliya.
Lebih lanjut, program beasiswa ini terdiri dari tiga kategori beasiswa, yaitu beasiswa penuh, beasiswa sebagian, dan beasiswa dukungan yang perbedaannya ada pada besaran pembiayaan penyelenggaraan pendidikan yang ditanggung hingga maksimal untuk tiga semester. Sementara itu, persyaratan khusus yang perlu dilengkapi antara lain adalah skor Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) minimal 450 yang dilakukan di PT Pijar Integra Psikologi Unpad serta Pusat Bahasa Unpad.
Prof. Aliya menjelaskan bahwa penilaian seleksi program beasiswa akan dilihat dari kualitas akademik dan profesional, dampak terhadap sekolah dan ekosistem pendidikan, serta pemerataan afirmasi untuk wilayah 3T dan keterbatasan akses. Seleksi penerimaan beasiswa ini akan dilakukan dengan tahapan seleksi administrasi dan seleksi substansi berupa portofolio aktivitas akademik yang selanjutnya akan dikonversi ke SKS akademik.
“Unpad sangat menunggu Bapak dan Ibu guru talenta terbaik bangsa untuk mendaftar di program beasiswa ini. Kami sangat yakin ketika para guru di seluruh Indonesia itu unggul, maka kita semua akan meraih kualitas pendidikan yang lebih baik. Jangan ragu untuk bergabung bersama kami di Unpad untuk kita bersama-sama meningkatkan kompetensi akademik sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Indonesia,” pungkasnya.
Informasi lebih lanjut tersedia di laman https://smup.unpad.ac.id/ dan pendaftaran program beasiswa dapat dilakukan di laman https://admission.unpad.ac.id/. (R02)*
The post Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad, Pendaftaran Dibuka Hingga 13 Juli 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P.K.(K)., mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan RI senantiasa mendukung upaya BPJS Kesehatan dalam meningkatkan mutu layanan, serta membangun ekosistem yang menunjukkan integritas dan anti-fraud dalam pelayanan kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI dalam acara Gotong Royong Sehat Bersama untuk Akses Luas dan Jaminan Kesehatan Berkualitas yang diselenggarakan di Graha Sanusi Hardjadinata Kampus Iwa Koesoemasoemantri Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Rabu, 20 Mei 2026.
Pada kesempatan ini juga diselenggarakan penandatangan Nota Kesepahaman/MoU antara Unpad dan BPJS Kesehatan mengenai kerja sama dalam meningkatkan kualitas SDM dan studi jaminan kesehatan nasional yang ditandatangani oleh Rektor Unpad Prof. Arief. S. Kartasasmita dan Kepala Corporate University BPJS Kesehatan Oktavianus Ramba.
“Dalam sistem jaminan kesehatan nasional, kita memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keseimbangan akses pelayanan bagi masyarakat, hingga mutu pelayanan kesehatan. Dalam hal ini, integritas juga menjadi fondasi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan,” ujar Wakil Menteri Kesehatan RI.
Lebih lanjut, saat ini Kemenkes RI tengah menjalankan transformasi kesehatan dengan tujuan utama untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses.
Namun, perluasan akses pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari semakin banyaknya fasilitas kesehatan. Yang jauh lebih penting adalah pelayanan tersebut dapat diberikan sesuai dengan indikasi, diagnosa, dan terapi yang tepat, serta dilakukan dengan efektif dan efisien.
Layanan lanjutan pada pelayanan kesehatan tentu sangat diperlukan, tetapi seluruhnya harus dilandasi oleh indikasi medis yang kuat, tata kelola yang baik, serta pengawasan mutu yang baik. Dengan demikian masyarakat dapat memperoleh manfaat yang maksimal dengan sistem pembiayaan kesehatan yang tetap sehat dan berkelanjutan.
“Saya percaya dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama kita dapat menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, adil, dan mencakup seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.*(R02)






The post Unpad dan BPJS Kesehatan Teken MoU Pengembangan SDM dan Studi Jaminan Kesehatan Nasional appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Dalam rangka memperkuat pengembangan pendidikan vokasi, Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama dengan Yayasan Sahabat Merah Putih melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bersama Livin, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Naskah Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita bersama Ketua Yayasan Sahabat Merah Putih, Maman Taufik, serta disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Prof. Maman Setiawan, Dekan Sekolah Vokasi Unpad, Dr. Kurniawan Saefulllah, S.E., M.Ec., dan segenap pimpinan di lingkungan Unpad.
“Tentu Unpad sangat berbangga hati dan kami juga sudah banyak mendengar mengenai Yayasan Sahabat Merah Putih yang memiliki jejaring cukup kuat, sehingga saya pikir ini adalah kesempatan yang sangat luar biasa baik untuk Unpad berkolaborasi mengembangkan pendidikan vokasi,” ujar Rektor Unpad dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa saat ini pendidikan vokasi menjadi salah satu pendidikan yang sangat dibutuhkan di Indonesia. Oleh karena itu, menjalin kerja sama dalam mengembangkan Sekolah Vokasi yang berbasis pada industri menjadi langkah yang tepat untuk diimplementasikan di masa yang akan datang.
“Harapannya kerja sama ini tidak hanya berhenti pada pendidikan saja, tetapi juga pada hal lain yang dapat memperkuat proses pengembangan vokasi di Indonesia. Semoga kita dapat segera membangun kerja sama ini lebih konkret, sehingga dapat segera memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat luas,” jelas Rektor.
Sementara itu, Ketua Yayasan Sahabat Merah Putih Maman Taufik menyampaikan bahwa melalui kerja sama ini diharapkan dapat menghubungkan antara dunia pendidikan Indonesia dengan industri di tingkat internasional. Dalam hal ini, Maman berharap Sekolah Vokasi Unpad dapat melahirkan SDM unggul yang siap bersaing secara global.
“Kami menghubungkan sumber daya yang di Indonesia dengan industri di dunia, salah satunya adalah China. Harapannya kerja sama dengan Sekolah Vokasi Unpad ini dapat menyelaraskan antara kebutuhan industri dengan keahlian mahasiswa di masa yang akan datang,” jelasnya.* (R02)






The post Unpad dan Yayasan Sahabat Merah Putih Jalin Kerja Sama Pengembangan Pendidikan Vokasi appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih optimal, Universitas Padjadjaran memberikan Hibah Fasilitas Pendidikan Tahun 2026 kepada seluruh Fakultas/Sekolah di lingkungan Unpad. Hibah tersebut diserahkan secara simbolis di Ruang Rapat Bersama Livin, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Senin, 18 Mei 2026.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, menyampaikan bahwa hibah yang diberikan kepada Fakultas/Sekolah di lingkungan Unpad tersebut merupakan dana yang diperuntukkan memenuhi standar kuantitas dan kualitas fasilitas pendidikan. Oleh karena itu, pemberian hibah tersebut merupakan salah satu upaya Unpad dalam meningkatkan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa.

“Hibah ini tentunya adalah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bagi mahasiswa, sehingga harapannya dapat menunjang proses belajar mengajar sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi mahasiswa,” ujar Prof. Zahrotur.
Pemberian hibah fasilitas pendidikan tersebut mencakup berbagai sarana penunjang pembelajaran bagi mahasiswa, seperti alat-alat praktikum hingga fasilitas pendukung kegiatan akademik lainnya. Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu bentuk komitmen Unpad dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih baik bagi mahasiswa.
Selain mendukung kegiatan perkuliahan, fasilitas tersebut juga diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas pengembangan kompetensi akademik. Unpad berharap seluruh Fakultas/Sekolah dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara maksimal demi mendukung peningkatan mutu pembelajaran yang ada di Unpad.
“Mudah-mudahan ke depan kita (Unpad) dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengalaman belajar bagi mahasiswa dengan berbagai fasilitas yang lebih baik lagi, hingga tercapai standar pendidikan yang selama ini telah Unpad cita-citakan bersama,” jelasnya. *(R02)
The post Unpad Komitmen Tingkatkan Layanan Akademik melalui Hibah Fasilitas Pendidikan 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran (Unpad) meluncurkan Program Beasiswa Guru bertajuk “Guruku: Guru Unggul Raih Kualitas” sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia melalui penguatan kompetensi tenaga pendidik. Peluncuran dilaksanakan di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, pada Rabu, 20 Mei 2026. Program ini memberikan kesempatan kepada para guru untuk melanjutkan pendidikan jenjang Magister di Unpad dengan pilihan 18 program studi yang tersedia.
“Yang sekarang akan kita kejar adalah akses terhadap pendidikan yang bermutu. Salah satu elemen penting untuk mencapai hal tersebut adalah kompetensi guru. Secara kualifikasi, hampir 100 persen guru sudah memenuhi syarat pendidikan D4 atau S1. Namun, guru yang memiliki kualifikasi formal tersebut ternyata belum selalu berbanding lurus dengan kompetensinya,” ujar Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Atip Latipulhayat, ketika memberikan sambutan.
Prof. Atip mengatakan Program Beasiswa Guru Unpad diharapkan mampu melahirkan guru-guru yang tidak hanya memiliki kualifikasi pendidikan, tetapi juga kompetensi yang unggul. Menurutnya, kualitas harus menjadi aspek utama yang terus diperkuat dalam dunia pendidikan agar tujuan peningkatan mutu pendidikan dapat tercapai.
Program Beasiswa Guru Unpad menyediakan tiga skema pembiayaan bagi guru yang melanjutkan studi Magister di Unpad, yakni beasiswa penuh yang mencakup 100 persen biaya pendidikan, beasiswa sebagian sebesar 75 persen biaya pendidikan, serta beasiswa dukungan sebesar 50 persen biaya pendidikan. Ketiga jenis beasiswa tersebut berlaku bagi peserta yang diterima pada 18 program studi Magister di Unpad sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Hingga saat ini, Unpad telah menerima satu penerima beasiswa yaitu Ihwan Subekti, S.Pd dari SD Negeri 1 Bojong, Kabupaten Pangandaran. Ihwan terpilih berdasarkan rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran atas prestasi dan inovasi yang dilakukannya di bidang pendidikan. Selain itu, ia juga telah memenuhi persyaratan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) untuk memperoleh beasiswa penuh.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah masa depan anak-anak Indonesia. Unpad harus ikut serta memberikan kesempatan dan fasilitas agar para guru di Indonesia dapat meningkatkan kapasitasnya menjadi lebih baik dari yang saat ini telah dilakukan,” ungkap Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita.
Prof. Arief mengatakan Unpad berupaya mengajak para guru untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan melalui program beasiswa yang diselenggarakan. Program ini bukan semata-mata untuk mencetak tenaga kerja, melainkan memberikan manfaat lebih luas melalui penguatan kualitas pendidikan dan kapasitas para pendidik di Indonesia.
Turut hadir dalam kegiatan ini pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan Unpad, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Siti Muntamah, S.A.P., Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kepedidikan Dinas Kepedidikan Provinsi Jawa Barat Dr. Firman Oktora yang mewakili Gubernur Jawa Barat, Kepala Dinas Kepedidikan Kepulauan dan Kota, serta para pejabat pemerintahan serta kepala sekolah dan guru dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Informasi lengkap mengenai proses seleksi Program Beasiswa Guru Unpad dapat diakses melalui laman https://smup.unpad.ac.id/beasiswa-guru-program-magister/. Sementara itu, pendaftaran dilakukan dengan mengunggah seluruh dokumen persyaratan umum dan persyaratan khusus melalui laman admission.unpad.ac.id. Pendaftaran program beasiswa ini telah dibuka hingga tanggal 13 Juli 2026.* (R01)









(Foto-foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)*
The post Unpad Luncurkan Program Beasiswa Guru untuk Tingkatkan Kompetensi Pendidik appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Kebangkitan nasional merupakan proses dinamis yang harus mampu menyesuaikan diri dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa. Melalui tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi penerus demi mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diselenggarakan di halaman Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Rabu, 20 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Widya membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid.
“Kebangkitan Nasional adalah milik kita semua; bermula dari kesadaran individu yang terakumulasi secara kolektif, dan berujung pada kejayaan bangsa di kancah dunia,” ujar Prof. Widya.
Dalam amanatnya, Prof. Widya menyampaikan bahwa memasuki tahun 2026, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Karena itu, semangat kebangkitan nasional perlu diwujudkan melalui persatuan dan kesiapan menghadapi perubahan zaman. Ia juga menegaskan bahwa, sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar demi mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” ajak Prof. Widya.
Rangkaian upacara juga diiisi dengan pembacaan Undang-Undang Dasar RI 1945 oleh Wakil Dekan Bidang Sumberdaya & Organisasi FISIP Unpad Dr. Muhammad Fedryansyah, S.Sos.,M.Si. dan pembacaan doa oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset, serta Sumber Daya dan Organisasi Sekolah Pascasarjana, Dr. Kasno Pamungkas, S.S., M.Hum..
Upacara peringatan Harkitnas 2026 di lingkungan Unpad dihadiri oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas dan tenaga kependidikan di lingkungan Unpad. Melalui kegiatan ini, Unpad berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak generasi unggul yang mampu menghadapi tantangan zaman, sekaligus menjaga semangat persatuan dan kebangsaan Indonesia.* (R01)






The post Unpad Peringati Hari Kebangkitan Nasional 2026 dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Direktorat Pendidikan Non Gelar menyelenggarakan kegiatan Luhung Unpad – Life at FMCG: Fast Moving Consumer Goods Career Outlook 2026 di Bale Sawala, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Selasa, 19 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi program sertifikasi FMCG pertama di Indonesia yang dirancang untuk membekali lulusan dengan kompetensi dan kesiapan kerja guna menghadapi kebutuhan industri FMCG yang terus berkembang.
“Produk-produk FMCG pada dasarnya adalah produk yang selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Industri FMCG merupakan sektor yang bergerak sangat cepat dan memiliki potensi perkembangan yang terus berlanjut,” papar Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan, dan Pengelolaan Bisnis Unpad, Prof. Maman Setiawan, dalam sambutannya.
Program sertifikasi hasil kerja sama antara PT Akselerator Talenta Indonesia (Life at FMCG), FMCG Academy, dan Unpad melalui Unpad Luhung ini dirancang untuk membekali lulusan dengan berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri FMCG. Para peserta juga akan mendapatkan penguatan kompetensi di berbagai bidang, seperti e-commerce dan digital marketing, commercial and sales, supply chain operation, serta marketing and brand management.
“Mudah-mudahan kerja sama dengan Life at FMCG dan FMCG Academy bisa lebih mendorong pembelajaran non gelar di Unpad dan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di Indonesia bahkan di luar negeri, sesuai dengan salah satu visi misi Unpad yaitu inklusivitas,” ujar Prof. Maman.
Pada kesempatan yang sama, Unpad dan PT Akselerator Talenta Indonesia (Life at FMCG) menandatangani Perjanjian Kerja Sama terkait pendirian standar kompetensi profesional FMCG Indonesia melalui program sertifikasi FMCG Emerging Leaders. Kerja sama ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dan lulusan dengan kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan industri FMCG di berbagai bidang strategis.
Pendiri dan Presiden PT Akselerator Talenta Indonesia (Life at FMCG), Hadien Prabowo, bersama Kepala Kantor Pendidikan Non Gelar dan Pengembangan Profesi Unpad, Dina Sartika, Ph.D., turut memberikan penjelasan mengenai program sertifikasi FMCG Emerging Leaders dalam sesi talkshow Unpad Luhung. Kedua narasumber memaparkan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai bekal bagi mahasiswa dan lulusan untuk menghadapi kebutuhan industri FMCG yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, Unpad berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan industri sekaligus memperluas akses pembelajaran non gelar bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat melahirkan lulusan yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja global, khususnya pada sektor FMCG yang terus berkembang. *(R01)









The post Unpad Hadirkan Program Sertifikasi FMCG untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa dan Lulusan appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan delegasi dari lima negara di Afrika, yaitu Rwanda, Tanzania, Ethiopia, Maroko, dan Kenya, yang berlangsung di Ruang Tamu Rektor, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, Selasa, 12 Mei 2026. Delegasi diterima langsung oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata.
“Unpad berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan para mitra di negara-negara Afrika dengan memperkuat kolaborasi bersama, baik dengan negara-negara di Afrika maupun di pihak Indonesia,” ujar Prof. Widya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring kerja sama internasional Unpad, khususnya dalam bidang pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia dengan negara di Afrika. Prof. Widya menyampaikan Unpad telah mengirimkan mahasiswa untuk belajar di Kenya dan berharap program pertukaran mahasiswa dapat terus berlanjut.
“Saya berharap para alumni program pertukaran mahasiswa dapat semakin memperkuat kerja sama antara Indonesia dan negara-negara Afrika,” jelas Prof. Widya.
Sementara Duta Besar Kenya untuk Indonesia, H.E. Abdirashid Salat Abdille, menyampaikan bahwa pihaknya melihat banyak peluang untuk memperkuat kolaborasi bersama Unpad. Kerja sama akademik menjadi langkah penting untuk membangun pemahaman yang lebih luas mengenai perkembangan negara-negara Afrika.
“Pengetahuan mengenai pembangunan masih banyak dipandang dari perspektif Barat. Kami (Afrika) sangat ingin menceritakan sendiri perkembangan, definisi, dan arah pembangunan. Kolaborasi ini akan membantu kami menyampaikan cerita tersebut,” ujar Abdirashid.
Duta Besar Rwanda untuk Indonesia, H.E. Sheikh Abdul Karim Harelimana, mengatakan pentingnya keberanian generasi muda dalam membangun masa depan dan memperkuat posisi negara di tengah dinamika global. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan diri serta kemandirian bangsa.
“Kita (Afrika) harus berdiri di atas kaki sendiri dan percaya bahwa kita bisa bergerak maju bersama tanpa diskriminasi. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan melalui pertemuan (dengan Unpad) ini,” papar Sheikh Abdul.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan FISIP Unpad Prof. Dr. Mohammad Benny Alexandri, Kepala Kantor Urusan Internasional Unpad, Anggia Utami Dewi, Duta Besar RI untuk Kenya, Uganda, Somalia, Republik Demokratik Kongo, H. E. Dr. Mohamad Hery Saripudin, M.A., Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI Dewi Justicia Meidiwaty, Duta Besar Tanzania untuk Indonesia H.E. Macocha Moshe Tembele, Duta Besar Ethiopia untuk Indonesia H.E. Prof. Fekadu Beyene Aleka, Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Ahrul Tsani Fathurrahman, serta Diplomat Maroko Hind El Ghonnaji.
Pertemuan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Unpad dan negara-negara Afrika. Selain itu, juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarlembaga pendidikan tinggi serta memperluas jejaring internasional Unpad di kawasan Afrika.*(R01)



The post Unpad Terima Kunjungan Delegasi Lima Negara Afrika untuk Perkuat Kerja Sama Internasional appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran Universitas Padjadjaran menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik di Sekolah Vokasi dengan Foshan Polytechnic, China, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang diselenggarakan di Ruang Rapat Bersama Livin, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Senin, 18 Mei 2026.
Naskah Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita bersama Rektor Foshan Polytechnic, Huang Jianguang, serta disaksikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Dekan Sekolah Vokasi Unpad, Dr. Kurniawan Saefulllah, S.E., M.Ec., dan segenap pimpinan di lingkungan Unpad dan Foshan Polytechnic.
Dalam sambutannya, Rektor Unpad menyambut baik kerja sama di di bidang pendidikan, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, hingga bidang penelitian antara Sekolah Vokasi Unpad dan Foshan Polytechnic. Rektor menyampaikan bahwa melalui kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan pada bidang manufaktur dan industri di masa yang akan datang.
“Sekolah Vokasi adalah salah satu fakultas kami yang cukup banyak memiliki mahasiswa. Tentunya kami merasa senang dan bangga apabila sekolah vokasi kami dan beberapa fakultas lainnya mendapatkan kesempatan untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, serta kerja sama di bidang penelitian. Kami tahu bahwa China adalah negara yang sudah sangat berkembang, khususnya di bidang manufaktur dan industri, sehingga kami sangat menanti kolaborasi dan kerja sama ini agar dapat segera berlangsung di masa yang akan datang,” ujar Rektor.
Sementara itu, Rektor Foshan Polytechnic, Huang Jianguang menjelaskan bahwa pertemuan ini diharapkan tidak hanya memperdalam kerja sama yang dibangun, tetapi sekaligus menjadi kesempatan untuk saling belajar dari pengalaman antara kedua institusi dan salah satu bentuk upaya pengembangan SDM yang bersifat khusus serta terarah.
“Kami berharap dapat bersama-sama memperdalam pengembangan kurikulum bersama dan sumber daya di bidang smart manufacturing dan energi hijau. Marilah kita bergandengan tangan untuk bersama menjajaki jalur baru pengembangan kolaboratif serta membina lebih banyak SDM berkualitas tinggi yang berorientasi pada industri masa depan dan memiliki wawasan internasional,” jelasnya.* (R02)



The post Unpad dan Foshan Polytechnic Jalin Kolaborasi Akademik di Bidang Manufaktur dan Industri appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran berkomitmen untuk memperkuat reputasi internasional melalui berbagai program strategis. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan kegiatan “Employer Meeting: Unpad Talent & Employer Partnership Summit 2026” bertema Memperkuat Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mewujudkan SDM Unggull dan Berdaya Saing Global di Bale Sawala, Gedung rektorat Unpad Kampus Jatinangor, pada Senin, 18 Mei 2026.
“Pertemuan hari ini adalah untuk bisa melakukan sinergi dan konsolidasi, bagaimana keputusan yang ada di Unpad betul-betul diakui kemajuannya di dunia kerja, di dunia penggunaan urusan, dan di dunia masyarakat secara umum,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita dalam sambutannya.
Salah satu pembicara kunci dalam kegiatan ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI, yang juga alumni Unpad, Rini Widyantini, mengatakan bahwa transformasi menuju pemerintahan digital bukan lagi sekadar kebutuhan, melainkan sebuah keharusan di tengah perkembangan global yang semakin mendorong otomatisasi dan perubahan kebutuhan keterampilan kerja.
“Kita harus terus melakukan berbagai transformasi yang mengarah pada penguatan digital. Perkembangan global yang bergerak menuju otomatisasi turut mengubah kebutuhan keterampilan kerja, pendidikan, dan layanan publik,” papar Rini.
Sementara Menteri Transmigrasi RI, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengapresiasi Unpad dalam mendukung Program Transmigrasi Patriot yang digagas Kementerian Transmigrasi sejak 2025. Pada tahun ini Unpad kembali dipercaya menjadi salah satu dari tujuh mitra utama perguruan tinggi nasional dalam pelaksanaan program tersebut.
“Anak muda membutuhkan ruang untuk pengabdian dan aktualisasi diri. Transmigrasi kini bukan lagi sekadar memindahkan penduduk, tetapi menciptakan ekosistem ekonomi baru yang membutuhkan kehadiran sumber daya manusia unggul. Tidak mungkin suatu daerah dapat berkembang tanpa SDM yang berkualitas,” jelas M. Iftitah yang merupakan alumni Unpad.
Pembicara kunci lainnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI, Prof. Cris Kuntadi, menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah menjadi salah satu prioritas utama. Dalam membuka peluang kerja, diperlukan kerja sama dengan berbagai instansi guna memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan siap bersaing di dunia kerja.
“Masih ada kesenjangan keterampilan yang cukup tinggi antara lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Kesenjangan ini harus kita dekatkan, salah satunya melalui penguatan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas,” jelas Prof. Cris.
Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Tedi Bharata, menjelaskan bahwa, perusahaan kerap terlalu fokus pada kebutuhan jangka pendek dan melupakan tantangan strategis di masa menengah maupun panjang. Perguruan tinggi berperan untuk mengantisipasi munculnya teknologi baru yang dapat mengubah kebutuhan industri dalam beberapa tahun ke depan.
“Di sinilah peran Unpad sebagai research center dan innovation center yang mampu menghadirkan solusi yang juga menjawab kebutuhan masa depan. Kolaborasi ini perlu terus diperkuat dan tidak hanya berorientasi pada kebutuhan jangka pendek,” ujar Tedi.
Pada kesempatan ini, juga dilaksanakan panel diskusi bertema “Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun Talenta Unggul dan Berdaya Saing Global” yang menghadirkan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, Wakil Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (Persero) Dany Amrul Ichdan, Kepala Pusat Pasar kerja (Puspas) Kemenaker RI R. Nurhidajat, M.Ec.Dec, Executive Vice President & Chif People and Business Ecosystem Development PT Paragon Technology and Innovation A. Miftahuddin Amin, dan Ketua Umum Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) Dudi Arisandi. Diskusi ini dimoderatori oleh Managing Director Talent Fit Indonesia Resya Sujana.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Plt. Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Prof. Dr. Maman Setiawan, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad Prof. Dr. R. Widya Setiabudi Sumadinata, sejumlah pimpinan universitas dan fakultas di lingkungan Unpad, serta perwakilan mitra strategis Unpad.
Pada kesempatan yang sama, Unpad dan Kemenaker RI menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Kerja sama tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan ketenagakerjaan di Indonesia.
Unpad juga menyerahkan berbagai program beasiswa kepada sejumlah mahasiswa. Beasiswa Ikatan Alumni (IKA) Unpad yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM Kema) Unpad dengan dukungan IKA Unpad dan berada di bawah koordinasi Direktorat Kemahasiswaan Unpad diberikan kepada 48 mahasiswa. Selain itu, Unpad turut menyalurkan beasiswa Dana Abadi Unpad dengan total nilai Rp 1.640.625.000.
“Pemerintah tentu tidak bisa terus-menerus mendukung seluruh proses pembiayaan pendidikan. Kita harus mampu mengandalkan kekuatan sendiri, salah satunya dengan memperkuat dana abadi yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengembangan fasilitas, serta membantu mahasiswa yang membutuhkan bantuan,” jelas Prof. Arief.
Pada kegiatan tersebut, Unpad juga memberikan penghargaan HR Award kepada sejumlah mitra strategis, yaitu:
Best Industry Partner: PT Pertamina Geothermal Energy Tbk.
Best HR Collaborator Kementerian Transmigrasi RI
Special recognition: Bank Indonesia
Graduate recruitment Excellence Award: Bank Mandiri
Student Entrepreneurship Development Award: PT Grab Teknologi Indonesia
Employer Branding Excellence Award: PT Paragon Technology and Innovation
Talent Development Award: Enesis Group
Top Graduate Employer Award: PT Bank Rakyat Indonesia
Career Readiness Development Award: PT Toyota Astra Motor
Melalui kegiatan ini, Unpad berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, industri, dan berbagai mitra strategis dalam menyiapkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menjadi fondasi dalam menghadapi perubahan dunia kerja sekaligus mendukung peningkatan reputasi Unpad di tingkat internasional.* (R01)















The post Employer Meeting: Unpad Talent & Employer Partnership Summit 2026 Perkuat Sinergi Kampus dan Industri appeared first on Universitas Padjadjaran.