DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Festival Budaya 2026, Inspirasi Merawat Kemanusiaan dan Memperkuat Inklusivitas

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali menggelar Festival Budaya, sebuah kegiatan tahunan berupa pementasan berbagai budaya di dunia disertai pameran dan bazaar. Festival yang rutin diselenggarakan Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) pada tahun ini mengangkat tema "Echoes of the Soil: Roots in Motion, Harmonizing Voices Under a Borderless Sky". Acara diselenggarakan pada Kamis (25/6) di Parkiran Balé Santika, Kampus Unpad Jatinangor.

Festival Budaya merupakan project akhir mahasiswa S1 Fikom peserta mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya. Di tahun ini, festival diikuti oleh 33 kelompok mahasiswa yang masing-masing mempresentasikan kebudayaan khas dari negara berbeda satu dengan yang lain.

Kegiatan ini dibuka oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita didampingi Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi, Dr. Nindi Aristi, S.Sos., M.Comn. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas mahasiswa untuk menghayati budaya dan memahami perbedaan budaya di dunia. Pemahaman tersebut dapat menjadi inspirasi untuk terus memperkaya wawasan dan berperan sebagai agen perubahan di masa depan.

Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk senantiasa menghargai perbedaan budaya di lingkungan kampus sebagai bagian dari upaya merawat kemanusiaan dan memperkuat nilai inklusivitas yang dikembangkan di Unpad.

"Jadi ke depan tidak boleh ada lagi perbedaan-perbedaan yang menghambat ketika kita berinteraksi, dan mudah-mudahan perbedaan-perbedaan ini dapat kita manfaatkan khususnya untuk dapat merawat perdamaian dunia," tambah Prof. Arief saat menyempatkan diri berkeliling stand-stand budaya peserta festival.

Pementasan budaya menampilkan pertunjukan dengan berbagai kreativitas seperti kabaret, drama, dan tarian khas. Dalam satu pementasan ditampilkan dua kelompok budaya berbeda yang harus membuat alur cerita dan menunjukkan kesalahpahaman antar budaya beserta solusinya. Presentasi budaya ini dibuat melalui riset untuk mengetahui bentuk tradisi dan kebiasaan masing-masing budaya. Hasil riset tersebut dipresentasikan melalui kostum, dekorasi, dan gaya berbicara.

Guru Besar Fikom Unpad, Prof. Deddy Mulyana, MA, Ph.D. yang juga pemrakarsa festival budaya ini menyatakan, komunikasi lintas budaya menjadi penting mengingat perkembangan peradaban dan teknologi yang ada telah membuat budaya-budaya semakin beragam sehingga perlu ada kajian yang dapat meningkatkan pemahaman, toleransi serta keterampilan untuk beradaptasi.

"Ini tidak berarti bahwa kita mengikuti budaya lain secara serampangan, seperti bunglon yang meniru dan mempraktekan budaya lain meskipun bertentangan dengan budaya kita. Tapi kita bisa mencari titik tengah pertemuan (untuk) saling menghargai yang tidak mengorbankan nilai-nilai budaya utama yang kita anut," jelas Prof. Deddy.

Di festival tahun ini, budaya yang ditampilkan berasal dari negara-negara di luar Indonesia, di antaranya dari Brazil, Jepang, Argentina, India, dan beberapa negara lainnya. Ini merupakan tantangan tersendiri karena peserta bukan benar-benar penduduk negara yang mereka tampilkan. Hasilnya, setiap kelompok berupaya untuk tampil kreatif dengan properti yang sebagian besar dibuat sendiri untuk mendekati properti sesungguhnya. Kreativitas ini yang membuat festival menjadi semarak serta menyenangkan untuk diikuti.

Hal ini sejalan dengan pendapat Prof. Deddy yang menjadikan alasan kesenangan mahasiswa sebagai salah satu dampak dilaksanakannya festival ini.

"Mudah-mudahan setelah acara ini selesai, secara jangka pendek mereka merasa senang, bahwa mata kuliah komunikasi lintas budaya itu enjoyable, ada aspek yang fun dan bisa dinikmati. Biasanya itu yang akan diingat lama. Tapi tentu ada jangka panjangnya, yaitu untuk bisa sukses mereka perlu untuk dapat beradaptasi dengan budaya-budaya lainnya," pungkasnya.* (Rilis oleh: Fikom Unpad)

The post Festival Budaya 2026, Inspirasi Merawat Kemanusiaan dan Memperkuat Inklusivitas appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Jajaki Peluang Karier Global bagi Lulusan Bersama Shanghai Employment Promotion Center

[Kanal Media Unpad] Meningkatnya investasi perusahaan Tiongkok di Indonesia membuka kebutuhan akan tenaga kerja di berbagai sektor strategis. Menanggapi peluang tersebut, Universitas Padjadjaran menerima kunjungan delegasi Shanghai Employment Promotion Center untuk membahas potensi kerja sama dalam pengembangan talenta dan peningkatan peluang kerja bagi lulusan, di Ruang Tamu Rektor, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor, pada Kamis 25 Juni 2026.

“Pendidikan kami terbagi ke dalam dua area utama, yaitu pendidikan berbasis sains dan pendidikan vokasi. Saat ini kami terus mengembangkan pendidikan vokasi agar semakin berkorelasi dengan kebutuhan industri,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam sambutannya.

Prof. Arief menjelaskan, pendidikan tinggi perlu semakin terhubung dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Menurutnya, kolaborasi dengan mitra internasional seperti Shanghai Employment Promotion Center menjadi peluang strategis untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan dan industri, sekaligus mempercepat penyesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja global.

Sementara Wakil Direktur Shanghai Employment Promotion Center, Huang He, mengatakan bahwa pihaknya tertarik menjajaki kerja sama dengan Unpad untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kolaborasi tersebut tidak hanya dapat membantu perusahaan Tiongkok memperoleh talenta kompeten, tetapi juga membuka peluang kerja bagi lulusan Indonesia.

“Kami ingin mempelajari bagaimana universitas menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi. Kami juga ingin membantu meningkatkan keterampilan mahasiswa sehingga memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri,” papar Huang.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak mendiskusikan sejumlah peluang kerja sama, antara lain pertukaran informasi kebutuhan tenaga kerja industri, penguatan program pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, serta penjajakan program magang dan penempatan lulusan pada perusahaan Tiongkok di Indonesia. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja global.

Turut hadir dalam pertemuan ini jajaran Unpad yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiwaan Prof. Zahrotur Rusyida Hinduan, Dekan Sekolah Vokasi Dr. Kurniawan Saefullah, dan Kepala Kantor Urusan Internasional Anggia Utami Dewi, Ph.D. Sementara dari Shanghai Employment Promotion Center hadir Direktur Discipline Inspection Office Fei Leiying, Wakil Direktur Divisi Comprehensive Planning Shanghai Municipal Human Resources and Social Security Bureau Sun Derong, Wakil Direktur Divisi Public Training Ji Haimin, Wakil Direktur Divisi Keuangan Chen Guowei, serta Kepala Seksi Manajemen Bisnis Divisi Vocational Training (Public Training) Ma Rongrong.* (R01)

The post Unpad Jajaki Peluang Karier Global bagi Lulusan Bersama Shanghai Employment Promotion Center appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa Unpad Kembali Ukir Prestasi Akademik di Tingkat Nasional dan Internasional

[Kanal Media Unpad] Sejumlah mahasiswa Universitas Padjadjaran kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dan internasional. Prestasi tersebut diraih melalui kompetisi yang berbeda, yaitu pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026, di Universitas Airlangga, Surabaya, 8-12 Juni 2026 lalu, serta pengembangan inovasi pada ajang The Shanghai International Invention and Expo at the 12th China (Shanghai) International Technology Fair, Shanghai, 11-13 Juni 2026.

Pada ajang ONMIPA-PT, dua mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unpad, Muhammad Novrizal Akmal (Prodi Matematika) berhasil meraih Medali Perak Bidang Matematika, serta Muhammad Hartsa Adnan (Prodi Kimia) meraih Honorable Mention Bidang Kimia. Sementara tim mahasiswa yang terdiri dari Prisilia Dita Sepirasari (Sekolah Vokasi), Muhamad Hisyam Az-Zahran (FMIPA), Ayesha Humayra Fayyaza (Fakultas Kedokteran), Nurhaliza Syabila Amir Putri (FISIP), Muhammad Nur Fitriansyah (FMIPA), dan Nelson Indarto Suwarno (FMIPA), berhasil meraih Gold Medal dan Special Award pada ajang Shanghai International Invention and Expo.

Kepada Tim Kanal Media Unpad, Novrizal Akmal menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan selama beberapa bulan sebelum kompetisi berlangsung. Sebelum mengikuti kompetisi, keduanya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari mempelajari kembali materi yang berpotensi diujikan, mengikuti program pembinaan yang diselenggarakan oleh program studi, hingga berlatih mengerjakan soal secara mandiri.

“Selama persiapan banyak membaca ulang materi-materi yang akan dilombakan juga mengikuti pembinaan yang memang disediakan prodi. Latihan soal secara mandiri juga dilakukan agar lebih matang lagi persiapannya,” ujar Novrizal.

Proses persiapan menuju kompetisi tersebut tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Salah satu kendala yang paling dirasakan oleh Novrizal adalah membagi waktu antara persiapan untuk kompetisi dengan tugas dan jadwal perkuliahan yang tetap harus dijalani. Meski demikian, tantangan tersebut justru menjadi pengalaman berharga baginya dalam melatih manajemen waktu dan kedisiplinan.

Dukungan program studi juga memiliki peran penting dalam menunjang persiapan menghadapi ajang ONMIPA 2026. Selain pembinaan rutin, prodi juga menghadirkan pembimbing eksternal yang memberikan perspektif baru dalam menyelesaikan soal-soal kompetisi. Dengan keberhasilannya meraih medali perak pada ajang ini juga membuat Novrizal semakin bertekad untuk kembali mengikuti ONMIPA pada tahun mendatang dengan target yang lebih tinggi.

Sementara itu, berkaitan dengan kompetisi internasional di Shanghai, Prisillia Dita Sepirasari menjelaskan timnya membawa inovasi “MICAPTURE: Microbial Fuel Cell Based Eco-Enzyme Integrated System Polyester Proton Exchange Membrane for Textile Wastewater Treatment and Bioelectricity Generation,” yaitu produk inovatif berupa pembangkit tenaga listrik dengan bahan bakar eco-enzyme hasil dari fermentasi limbah organik yang selanjutnya digunakan untuk mendegradasi limbah tekstil menjadi senyawa yang lebih sederhana. MICAPTURE juga terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) untuk mempermudah pengguna melakukan pemantauan proses penguraian pewarna sintetis methylene blue yang biasa digunakan pada industri tekstil.

Prisilia mengungkapkan bahwa keikutsertaan tim pada ajang ini menjadi pengalaman yang berharga. Tidak hanya sekedar mengikuti kompetisi akademik di tingkat internasional, ajang ini sekaligus menjadi wahana bagi tim untuk mengasah berbagai soft skills, seperti kemampuan berkomunikasi, penyelesaian masalah, serta kemampuan untuk beradaptasi. Keberhasilan mereka pada ajang ini juga menjadi motivasi untuk membuat publikasi pada jurnal Q1 dan mematenkan produk inovasi tersebut.

Kepada mahasiswa Unpad, Prisilia berpesan untuk berani mencoba berbagai hal dan kesempatan baru, serta mencari lingkungan positif yang dapat memberikan dorongan dan dukungan bagi kita untuk senantiasa berkarya. Tidak hanya itu, sebagai mahasiswa yang masih menginjak usia muda juga tidak perlu takut untuk bermimpi dan harus memiliki semangat untuk memulai sesuatu sebagai bekal di masa yang akan datang.

“Tidak perlu menunggu untuk menjadi sempurna dulu untuk mencoba, karena kalau menunggu sempurna kita tidak akan pernah mulai untuk coba banyak hal. Pada dasarnya kita belajar dari kesalahan, kita belajar dari pengalaman, karena pengalaman adalah guru terbaik. Teman-teman mahasiswa yang masih panjang perjalanannya jangan sampai menyia-nyiakan masa kuliah ini karena berbagai kesempatan bagi seorang mahasiswa itu bisa dimaksimalkan manfaatnya,” jelas Prisilia.* (R02)

The post Mahasiswa Unpad Kembali Ukir Prestasi Akademik di Tingkat Nasional dan Internasional appeared first on Universitas Padjadjaran.

Creative Financing Perkuat Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan Talenta Masa Depan

[Kanal Media Unpad] Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Keuangan Publik, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kegiatan berjudul “Creative Financing untuk Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan Talenta Masa Depan” di Jatinangor pada Jumat 12 Juni 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai ruang diskusi strategis untuk mengeksplorasi berbagai pendekatan inovatif dalam mendukung keberlanjutan pendidikan tinggi serta pengembangan talenta yang adaptif terhadap berbagai tantangan masa depan.

Di tengah perubahan sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang berlangsung semakin cepat, perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mampu membangun ekosistem pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, pengembangan skema pembiayaan yang kreatif (creative financing) menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi untuk menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta membangun berbagai bentuk kemitraan yang berdampak.

Melalui kegiatan ini, berbagai gagasan dan perspektif strategis didiskusikan untuk mendorong pengembangan model pembiayaan yang mampu mendukung inovasi, memperluas akses pendidikan, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan tidak hanya terletak pada pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada manusia, pengetahuan, dan kolaborasi. Oleh karena itu, keberlanjutan pendidikan tinggi memerlukan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan sumber pembiayaan konvensional, tetapi juga mampu menghadirkan berbagai inovasi dan peluang kolaborasi yang mendukung pengembangan talenta masa depan.

Selain menjadi ruang pertukaran gagasan, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Universitas Padjadjaran dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kontribusi tersebut diwujudkan melalui penguatan kualitas pendidikan tinggi sebagai bagian dari SDG 4 (Quality Education), pengembangan inovasi dan ekosistem kelembagaan yang mendukung SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), penguatan tata kelola dan kapasitas institusi sebagai bagian dari SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions), serta pengembangan kolaborasi dan kemitraan strategis yang mendukung SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Melalui berbagai inisiatif seperti ini, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus berupaya memperkuat perannya dalam mendorong lahirnya berbagai gagasan dan praktik yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, menyiapkan talenta masa depan bukan hanya tentang menghasilkan lulusan yang unggul, tetapi juga tentang membangun institusi yang kuat, mendorong inovasi, serta memperkuat kolaborasi untuk menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Investasi terbaik bagi masa depan tidak hanya terletak pada sumber daya, tetapi juga pada manusia, pengetahuan, dan kolaborasi.* (Rilis oleh: Humas Sekolah Vokasi Unpad)

Sumber: https://vokasi.unpad.ac.id/creative-financing-perkuat-peran-perguruan-tinggi-dalam-menyiapkan-talenta-masa-depan

The post Creative Financing Perkuat Peran Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan Talenta Masa Depan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Tembus Peringkat 5 Nasional dan 100 Besar Dunia pada THE Sustainability Impact Ratings 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional dengan menempati peringkat ke-5 nasional sekaligus berhasil masuk 100 besar dunia (peringkat =100) pada Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026 yang dirilis pada Rabu, 24 Juni 2026. Pemeringkatan yang sebelumnya dikenal sebagai THE Impact Rankings ini merupakan pemeringkatan global yang secara khusus mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap keberlanjutan berdasarkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Syukur Alhamdulillah capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh sivitas akademika, serta para mitra yang selama ini berkolaborasi dengan Unpad dalam menjalankan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. THE Impact Ratings menjadi salah satu indikator yang menunjukkan sejauh mana kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kami memandang capaian ini sebagai motivasi untuk terus memperkuat peran Unpad dalam menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia," ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita.

Pada edisi tahun 2026, THE mengevaluasi 1.646 universitas dari 116 negara dan wilayah melalui 17 tabel SDGs, serta satu pemeringkatan keseluruhan (overall ranking). Capaian ini menempatkan Unpad di antara perguruan tinggi paling berdampak di dunia dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia yang berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam pemeringkatan tahun ini, Unpad memperoleh skor keseluruhan 89,3 dan berhasil menduduki posisi #100 dunia atau peringkat ke-5 terbaik di Indonesia. Capaian tersebut menunjukkan konsistensi Unpad dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola kelembagaan yang mendukung prinsip keberlanjutan.

Kinerja terbaik Unpad ditunjukkan pada beberapa tujuan SDGs, yaitu pada SDG 2: Zero Hunger, Unpad meraih skor 86,1, yang mencerminkan kontribusi universitas dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan sistem pangan berkelanjutan, dan pada SDG 6: Clean Water and Sanitation, dengan skor 84,1, menunjukkan komitmen Unpad terhadap pengelolaan sumber daya air dan sanitasi yang berkelanjutan.

Tidak hanya itu, pada SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions, Unpad meraih skor 80,1, yang menggambarkan peran universitas dalam memperkuat tata kelola yang baik, penegakan nilai-nilai keadilan, serta pengembangan institusi yang inklusif dan akuntabel, serta pada SDG 17: Partnerships for The Goals, dengan skor 90,1, menunjukkan kolaborasi Unpad dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Capaian tersebut diperkuat dengan prestasi Unpad pada sejumlah tujuan pembangunan berkelanjutan. Unpad berhasil menembus jajaran 50 besar dunia pada empat indikator SDGs, yakni SDG 2: Zero Hunger (peringkat 18), SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions (peringkat 42), SDG 5: Gender Equality (peringkat 43), dan SDG 6: Clean Water and Sanitation (peringkat 44). Di tingkat nasional, Unpad menempati peringkat pertama pada SDG 1:1 Sustainable Cities and Communities, peringkat kedua pada SDG 7: Affordable and Clean Energy, serta peringkat ketiga pada SDG 2, SDG 16, dan SDG 17: Partnerships for the Goals.

Lebih lanjut, Kepala Satuan Pengembangan Strategis dan Reputasi Universitas (SPSRU) Yudi Ahmad Faisal, S.E., CIFP., Ph.D., menyampaikan prestasi ini menunjukkan bahwa dampak yang dihasilkan Unpad tidak hanya tercermin dari kualitas pendidikan dan penelitian, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan nasional dan global melalui inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola yang berorientasi pada keberlanjutan.

“Keberhasilan menembus Top 100 dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026 semakin memperkuat komitmen Unpad untuk menjadi perguruan tinggi bereputasi dunia yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Yudi.* (R02)

The post Unpad Tembus Peringkat 5 Nasional dan 100 Besar Dunia pada THE Sustainability Impact Ratings 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

DPB Unpad Gelar “Pelatihan Marketing Lanjutan: Optimalisasi Digital Marketing dan Strategi Konten Media Sosial”

[Kanal Media Unpad] Direktorat Pengelolaan Bisnis (DPB) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Pelatihan Marketing Lanjutan: Optimalisasi Digital Marketing dan Strategi Konten Media Sosial bagi pengelola Badan Usaha Milik Unpad (BUMU), Satuan Usaha (SU), dan Unit Usaha Akademik (UUA) di lingkungan Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Bale Rucita, Gedung Rektorat Kampus Unpad Jatinangor.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya DPB Unpad dalam meningkatkan kapasitas pengelola unit usaha agar mampu memanfaatkan media digital secara lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. Perkembangan teknologi digital dan media sosial saat ini menuntut setiap unit usaha untuk tidak hanya memiliki produk atau layanan yang baik, tetapi juga mampu mengomunikasikannya melalui strategi pemasaran yang tepat, konten yang menarik, serta pengelolaan kanal digital yang konsisten.

Dalam sambutan pembukaan yang disampaikan mewakili Direktur Pengelolaan Bisnis Unpad, oleh Muhamad Jamil Malik, S.Kom., M.M. (Sekretaris Direktorat) menekankan bahwa pemasaran digital dan media sosial telah menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha. Produk atau layanan yang baik perlu didukung dengan cara komunikasi yang menarik, konsisten, dan tepat sasaran agar lebih dikenal, dipercaya, serta dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Pelatihan ini diharapkan menjadi ruang belajar bersama bagi Bapak/Ibu, terutama dalam memahami strategi digital marketing, membuat konten yang lebih menarik, serta mengelola media sosial unit usaha secara lebih efektif. Setelah kegiatan ini, setiap unit diharapkan tidak hanya aktif memiliki media sosial, tetapi juga mampu menggunakannya sebagai sarana promosi, branding, peningkatan layanan, dan pendapatan unit usahanya,” ujar Sekretaris Direktorat.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Muhammad Aqshel Revinzky, SE., MBA, Dosen Manajemen FEB Unpad, serta dari MarkPlus Inc., Hanif Biasmara sebagai praktisi di bidang digital marketing dan content creation. Materi yang disampaikan mencakup tren digital marketing terkini, penentuan target audiens dan positioning, strategi branding melalui media sosial, optimalisasi media sosial untuk promosi usaha, hingga pengukuran efektivitas kampanye digital.

Dalam sesi strategi digital marketing, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perubahan perilaku audiens di era digital, termasuk pentingnya pendekatan soft selling, pemilihan kanal digital yang sesuai, serta penguatan brand melalui konten yang relevan dan mudah dipahami. Peserta juga diajak memahami bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun kepercayaan, interaksi, dan loyalitas pelanggan.

Sementara itu, pada sesi content creation, peserta memperoleh materi mengenai prinsip dasar pembuatan konten yang menarik, teknik pembuatan foto, video, dan desain sederhana, copywriting dan caption yang efektif, serta penyusunan kalender konten. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan praktik pembuatan konten, sehingga peserta dapat langsung menyusun ide dan rancangan konten yang relevan dengan karakteristik unit usaha masing-masing.

Melalui pelatihan ini, DPB Unpad mendorong setiap BUMU, SU, dan UUA untuk lebih aktif mengoptimalkan media sosial sebagai sarana pemasaran dan komunikasi bisnis. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung transformasi layanan bisnis berbasis digital, memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, serta berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dan pendapatan unit usaha secara berkelanjutan.

DPB Unpad berharap pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam membangun ekosistem unit usaha yang semakin adaptif, kreatif, profesional, dan berdaya saing di era digital. Dengan penguatan kapasitas pemasaran digital, unit-unit usaha di lingkungan Unpad diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih dikenal masyarakat serta memberikan kontribusi optimal bagi pengembangan bisnis universitas.* (Rilis oleh: Direktorat Pengelolaan Bisnis Unpad)

Sumber: https://dpb.unpad.ac.id/dpb-unpad-gelar-pelatihan-marketing-lanjutan-optimalisasi-digital-marketing-dan-strategi-konten-media-sosial-bagi-pengelola-unit-usaha-unpad-ptnbh/

The post DPB Unpad Gelar “Pelatihan Marketing Lanjutan: Optimalisasi Digital Marketing dan Strategi Konten Media Sosial” appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa Baru Melalui Jalur SMUP Mandiri 2026

[Kanal Media Unpad] Sebanyak 4.268 calon mahasiswa baru Universitas Padjadjaran dinyatakan lulus Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Mandiri 2026. Mereka lulus melalui Seleksi Mandiri Prestasi Akademik, Seleksi Minat dan Bakat, dan Seleksi Kemitraan Strategis.

"Selamat datang di Universitas Padjadjaran, kampus yang terus bertumbuh sebagai kampus yang unggul, inklusif, dan berdampak. Mari bersama-sama belajar, berinovasi, dan berkarya untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia,’ ujar Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita.

SMUP Mandiri 2026 diikuti total 28.130 peserta. Sebanyak 3.722 peserta dinyatakan lulus ke program Akademik (Sarjana) dan 546 peserta dinyatakan lulus ke program Vokasi (Sarjana Terapan).  Dari jumlah tersebut, 10 diantaranya merupakan calon mahasiswa disabilitas (Tuna Netra, Teman Tuli, Tuna Daksa).

Sebelumnya pada tahun 2026 ini juga, Unpad telah menerima 2.407 mahasiswa dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 3.196 mahasiswa dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta sejumlah mahasiswa dari jalur Kelas Internasional (International Undergraduate Program). Saat ini, Unpad masih membuka pendaftaran seleksi Batch 3 Kelas Internasional (IUP) yang dibuka hingga 13 Juli 2026. Informasi pendaftaran bisa diakses melalui laman https://smup.unpad.ac.id/seleksi-kelas-international/

Rektor Unpad mengucapkan terima kasih kepada peserta yang telah memilih Unpad sebagai tempat untuk melanjutkan Pendidikan tinggi, serta orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Padjadjaran.

"Bagi seluruh calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima, jangan lupa untuk segera melakukan daftar ulang sesuai prosedur dan jadwal yang telah ditetapkan. Pastikan seluruh tahapan registrasi diselesaikan tepat waktu agar proses penerimaan dapat berjalan dengan lancar," ujar Prof Arief.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan memberi selamat kepada para calon mahasiswa Unpad yang berhasil lolos, seraya mengingatkan kewajiban melakukan konfirmasi registrasi menggunakan akun masing-masing peserta di laman https://admission.unpad.ac.id, diteruskan dengan melakukan pembayaran tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

"Bagi peserta yang tidak melakukan konfirmasi registrasi dan pembayaran sampai dengan batas waktu yang telah ditetapkan, dinyatakan mengundurkan diri dari Universitas Padjadjaran. Khusus untuk peserta Seleksi Minat dan Bakat, tagihan UKT akan diterima setelah konfirmasi registasi dan update biodata online," ujar Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan.

Lebih lanjut Prof. Zahrotur Rusyda menjelaskan, setelah pembayaran diterima dan dokumen diunggah oleh calon mahasiswa, Universitas Padjadjaran akan menerbitkan Surat Tanda Bukti Resmi Menjadi Mahasiswa dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) Digital paling lambat 20 Juli 2026.

“Pengambilan KTM berbentuk fisik akan dilakukan pada kegiatan PAMUKA di awal Agustus 2026. PAMUKA merupakan kegiatan persiapan sebelum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), yang dalam Bahasa Sunda berarti “pembuka”. Lebih lanjut, informasi terkait detail rangkaian kegiatan PKKMB akan disampaikan melalui kanal resmi Universitas Padjadjaran,” ujar Prof. Zahrotur Rusyda.

Sementara Kepala Kantor SMUP, Prof. Anas, menjelaskan tentang Calon Pengganti Terdaftar (CPT). Status CPT dapat berubah menjadi "Lulus" pada pemanggilan berikutnya jika terdapat peserta lulus yang mengundurkan diri.

“Jadi jika peserta dinyatakan sebagai CPT, lakukan cek akun secara berkala yang diagendakan sampai dengan 7 Juli 2026. Informasi posisi CPT dapat diketahui di akun masing-masing,” ujar Prof. Anas.*

The post Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa Baru Melalui Jalur SMUP Mandiri 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Sekolah Vokasi Unpad Hadirkan Dirut KAI Bahas ESG dan Sustainability Reporting Transformasi Layanan Publik

[Kanal Media Unpad] Program Studi Sarjana Terapan (D4) Akuntansi Sektor Publik Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Peran ESG dan Sustainability Reporting dalam Transformasi Layanan Perkeretaapian: Perspektif KAI bagi Akuntansi Sektor Publik”. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin sebagai narasumber utama.

Kuliah umum yang diselenggarakan di Auditorium Gedung 2 Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran, Jatinangor, ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta praktik sustainability reporting dalam pengelolaan organisasi yang memiliki fungsi pelayanan publik.

Ketua Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik Sekolah Vokasi Unpad, Dr. Arie Pratama, S.E., M.Ak., menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menjembatani perkembangan praktik ESG pada badan usaha milik negara dengan kebutuhan penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang akuntabilitas, pelaporan keberlanjutan, tata kelola organisasi, serta pengukuran kinerja sektor publik.

“Mahasiswa perlu memahami bahwa akuntabilitas organisasi saat ini tidak lagi hanya diukur melalui kinerja keuangan. Aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai jangka panjang dan menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Bobby Rasyidin membahas berbagai aspek transformasi layanan perkeretaapian yang dijalankan KAI melalui penerapan prinsip ESG. Sebagai penyedia layanan transportasi publik nasional, KAI memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, serta berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi melalui penggunaan moda transportasi yang lebih berkelanjutan.

Peserta juga memperoleh wawasan mengenai kontribusi sektor transportasi perkeretaapian terhadap agenda pembangunan berkelanjutan, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan dampak lingkungan, peningkatan keselamatan dan keamanan layanan, hingga penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Selain membahas implementasi ESG, kuliah umum ini mengulas proses penyusunan sustainability reporting di lingkungan KAI, termasuk identifikasi isu material, pengumpulan dan validasi data ESG, pengukuran indikator kinerja, koordinasi lintas unit, hingga publikasi laporan keberlanjutan kepada pemangku kepentingan.

Berbagai tantangan dalam penerapan ESG juga menjadi perhatian dalam diskusi, seperti kualitas data, integrasi sistem informasi, kesiapan sumber daya manusia, serta tuntutan pemenuhan standar pelaporan yang semakin berkembang. Melalui pengalaman praktis yang disampaikan langsung oleh pimpinan perusahaan, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana organisasi besar mengelola risiko, menjaga keberlanjutan bisnis, sekaligus memenuhi tanggung jawab sosialnya.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu tata kelola dan keberlanjutan organisasi. Melalui kuliah umum ini, Sekolah Vokasi Unpad berharap mahasiswa dapat memahami keterkaitan antara ESG, pelaporan keberlanjutan, akuntansi sektor publik, audit, pengendalian internal, dan manajemen risiko sebagai kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam dunia kerja.

Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga membuka perspektif mahasiswa mengenai peluang kontribusi profesi akuntansi sektor publik dalam mendukung agenda keberlanjutan organisasi, baik di sektor pemerintahan, badan usaha milik negara, maupun institusi pelayanan publik lainnya.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk industri dan BUMN strategis, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia profesional serta tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.* (Rilis oleh: Humas Sekolah Vokasi Unpad).

Sumber: https://vokasi.unpad.ac.id/sekolah-vokasi-unpad-hadirkan-direktur-utama-kai-bahas-esg-dan-sustainability-reporting-dalam-transformasi-layanan-publik

The post Sekolah Vokasi Unpad Hadirkan Dirut KAI Bahas ESG dan Sustainability Reporting Transformasi Layanan Publik appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi Lolos Pendanaan PKM 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran masuk ke dalam  10 Besar perguruan tinggi dengan jumlah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) terbanyak yang menerima Pendanaan PKM 2026 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi  (Kemdiktisaintek).

"Tahun ini ada 21 proposal yang didanai, naik hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu. Padahal kuota pendanaan tahun ini lebih kecil dari tahun lalu," ujar Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D.

Pada tahun lalu, Unpad memperoleh pendanaan PKM untuk 12 tim, dan meloloskan 6 tim ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38. Dalam Pimnas ke-38 di Universitas Hasanuddin, Makassar tersebut, Unpad menempati peringkat 12 dengan raihan 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Dalam pengumuman Pendanaan PKM Skema Pendanaan Tahun 2026 yang ditandatangani Direktur Belmawa, Dr. Beny Bandanadjaja, ST., MT., Unpad berhasil meloloskan 21 judul proposal terdiri dari PKM Kewirausahaan (PKM-K) 2 proposal, PKM Karsa Cipta (PKM-KC) 2, PKM Karya Inovatif (PKM-KI) 1, PKM Penerapan Iptek (PKM-PI) 1, PKM Riset Eksakta (PKM-RE) 10, dan PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) 5 judul proposal. Jumlah 21 proposal tersebut menempatkan Unpad berada di 10 Besar perguruan tinggi dengan jumlah PKM terbanyak yang menerima Pendanaan PKM 2026 (lihat tabel di bawah).

"Saat ini kita sedang dalam tahap risetnya, kita juga melakukan pembekalan dan pendampingan, tidak hanya untuk peserta PKM-nya tapi juga bagi dosen pembimbingnya. Kita juga mengundang juri nasional untuk memberikan tips and trick supaya pelaksanaan program berjalan dengan baik dan progress reportnya dibuat dengan baik," jelas Inu.

Inu memastikan, Unpad melaksanakan pendampingan marathon untuk memastikan tim yang lolos melaksanakan program dengan baik sehingga nantinya dapat menghadapi monitoring dan evaluasi oleh Belmawa secara baik dan berhasil lolos ke Pimnas.

"Kami upayakan optimal dalam pembinaan, pembekalan, pelaksanaan program, siap menghadapi PKP 2 (Penilaian Kemajuan Program), sehingga hasilnya maksimal dan lolos ke Pimnas. Targetnya, seluruh 21 tim ini akan lolos. Kita optimis," ujar Inu.

Tim PKM akan melaksanakan monev pada Juli-Agustus 2026, pelaksanaan PKP 2 pada pertengahan September 2026, unggah dan penilaian laporan akhir pada awal Oktober 2026, pengumuman peserta Pimnas pada pertengahan Oktober, dan pelaksanaan Pimnas pada 2-7 November 2026.*

Peringkat Perguruan Tinggi Peraih Pendanaan PKM Tahun 2026

No. Nama Perguruan Tinggi Proposal
1 Universitas Gadjah Mada 56
2 Universitas Hasanuddin 50
3 Institut Teknologi Sepuluh Nopember 35
4 Universitas Diponegoro 30
  Institut Pertanian Bogor 30
5 Universitas Negeri Malang 23
6 Universitas Negeri Yogyakarta 22
7 Universitas Padjadjaran 21
  Universitas Indonesia 21
8 Universitas Airlangga 20
9 Universitas Pendidikan Ganesha 18
  Universitas Riau 18
10 Universitas Brawijaya 15

The post Unpad Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi Lolos Pendanaan PKM 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Jajaki Kolaborasi Bersama Unpad

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan delegasi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Ruang Rapat Bersama Livin, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Sabtu, 20 Juni 2026 untuk membahas peluang kerja sama dalam pengembangan dan peningkatan infrastruktur, khususnya fasilitas Rumah Sakit Unpad yang mendukung peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian di lingkungan Unpad.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief S. Kartasasmita bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad Prof. Maman Setiawan, serta delegasi AIIB yang dipimpin oleh Project Team Leader AIIB, Deni Fauzi. Diskusi difokuskan pada penjajakan kolaborasi yang dapat mendukung penguatan fasilitas kesehatan di lingkungan Unpad yang sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan tenaga medis di Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa pengembangan infrastruktur kesehatan merupakan salah satu kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Kehadiran AIIB diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem pendidikan dan penelitian kesehatan yang berkelanjutan.

“Kami melihat penguatan infrastruktur kesehatan sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Rumah sakit pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga menjadi tempat lahirnya tenaga kesehatan dan berbagai penelitian yang akan menjawab tantangan kesehatan di masa depan,” ujar Rektor.

Sementara itu, Deni Fauzi, menjelaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus yang terus diperkuat, sehingga AIIB terus meningkatkan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur kesehatan melalui berbagai kolaborasi yang bertujuan memperluas akses  dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Kami melihat potensi besar institusi pendidikan tinggi dalam mendukung transformasi sektor kesehatan, terutama melalui rumah sakit pendidikan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian dalam satu ekosistem yang sama. Kami berharap diskusi ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang produktif dan dapat segera diimplementasikan bersama,” kata Deni.

Usai pertemuan dan diskusi tersebut delegasi AIIB melanjutkan agenda dengan mengunjungi Rumah Sakit Unpad untuk meninjau berbagai fasilitas yang dimiliki. Peninjauan ini menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi pengembangan infrastruktur kesehatan di lingkungan Unpad, sehingga penguatan fasilitas rumah sakit dapat dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di masa yang akan datang.

“Pengembangan infrastruktur kesehatan tentu harus bermuara pada satu tujuan, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Mudah-mudahan komitmen kita bersama ini dapat segera teralisasikan dalam waktu dekat,” tutur Deni.* (R02)

The post Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Jajaki Kolaborasi Bersama Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id