Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.
Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:
Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan
Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:
Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)
Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.
Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

[Kanal Media Unpad] Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran menerima hibah Disapora Berdampak Batch 1 dari Kemendiktisaintek RI pada kegiatan “Tata Kelola Adaptif dan Berbasis Sistem dalam Menghadapi Tantangan Kompleksitas Kebijakan Publik: Penelitian Kolaboratif, Pembangunan Kapasitas, dan Pengembangan Jaringan Penelitian Internasional antara Universitas Padjadjaran dan Flinders University, Australia” yang berlangsung di Gedung Dekanat FISIP Unpad, Jatinangor, pada Senin, (24/8).
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Prof. Ida Widianingsih, PhD, Dr. R. Achmad Buchari, serta menghadirkan menghadirkan visiting profesor dari Flinders University, Australia, yaitu Prof. Indra Gunawan sebagai Professor in Project Management and Innovation. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga bermitra dengan dua Pusat Studi di lingkungan FISIP Unpad, yaitu Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif (CDPD) dan Pusat Studi Administrasi dan Kebijakan Publik.
Kepala Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif (CDPD) FISIP Unpad, Prof. Dr. Caroline, M.Si., menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan bahwa persoalan empiris tata kelola pembangunan saat ini memerlukan pendekatan multidisiplin yang melibatkan periset dari bidang politik, administrasi publik, kesejahteraan sosial, hingga ekologi lingkungan. Untuk periode 2024–2029, pusat studi CDPD Unpad mengarahkan fokus riset pada hilirisasi produk untuk memecahkan permasalahan masyarakat.
Pusat Studi CDPD Unpad menyelaraskan enam pilar riset unggulannya dengan pendekatan Adaptive Governance and Complex Systems (AGCS), meliputi: Penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang adaptif dan responsif, pembangunan berbasis partisipasi publik dan kolaborasi multi-aktor, integrasi kesetaraan gender dan hak kewargaan sosial dalam kebijakan, peningkatan kapasitas aparatur dan inovasi pelayanan publik, penguatan ketahanan sosial-ekologis kawasan desa dan kota, serta pemanfaatan tata kelola digital dan transisi energi yang beretika.
Dalam arahannya, Prof. Ida Widianingsih menekankan bahwa kolaborasi diaspora ini mendorong para periset keluar dari zona nyaman metodologis guna menghasilkan penelitian yang lebih variatif. Kehadiran akademisi global juga memperluas peluang bagi dosen dan peneliti Unpad untuk mengakses skema hibah internasional seperti Australia Awards, KONEKSI, hingga Horizon Europe.
Diskusi diperkuat dengan masukan dari para Guru Besar dari Departemen Administrasi Publik, Departemen Ilmu Politik, dan Departemen Kesejahteraan Sosial. Pada kesempatan ini, Prof. Indra Gunawan memaparkan bahwa pendekatan System Dynamics (Hard System Approach) dapat dipadukan secara fleksibel dengan Soft System Methodology (SSM). Pendekatan kombinasi ini memungkinkan periset untuk memetakan arsitektur sistem, melakukan analisis akar masalah (root cause analysis) melalui Causal Loop Diagram, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang adaptif terhadap kompleksitas masalah di lapangan.
Selama 14 hari pelaksanaan program intensif, rangkaian kegiatan dilanjutkan melalui lokakarya perencanaan riset, grant proposal bootcamp, klinik penulisan artikel ilmiah, hingga mentoring pascasarjana. Program Diaspora Berdampak 2026 ini ditargetkan menghasilkan lima luaran utama yang terukur dan berdampak kelembagaan, yaitu Dokumen Roadmap Riset Kolaboratif Unpad-Flinders 2027–2029, Naskah Proposal Hibah Internasional, Manuskrip Artikel Ilmiah Internasional, Pembentukan Working Group “Complex Systems & Adaptive Governance”, hingga Program Mentoring Pascasarjana. Melalui program ini, FISIP Unpad memperkuat perannya dalam mendukung pencapaian World Class University dan Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi melalui penyediaan kebijakan publik berbasis bukti (evidence-based policy) bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan.* (Rilis oleh: Humas FISIP Unpad/R02)


The post Kick-Off Program Diaspora Berdampak 2026: Perkuat Riset Kolaboratif dengan Flinders University Australia appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Tim Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI) Universitas Padjadjaran mengembangkan Inovasi Termal Adaptif Nusantara (INTAN), pemanggang kemplang tunu berbasis mikrokontroler dengan pembalikan otomatis dan pemantauan suhu. Inovasi ini berangkat dari proses pemanggangan manual yang mengharuskan operator membolak-balik kemplang secara terus-menerus dalam paparan panas, sementara fluktuasi suhu bara dapat memengaruhi pemerataan kematangan dan meningkatkan risiko produk gosong.
Proyek yang berjudul “Transformasi Produksi Kemplang Tunu melalui Smart Rotary Roaster Berbasis Mikrokontroler: Solusi Peningkatan Kapasitas dan Standarisasi Mutu Produk Lokal Sumatera” ini dikembangkan selama Juni-Agustus 2026 melalui pengamatan kebutuhan produksi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, serta dilanjutkan dengan perancangan, pembuatan, pemrograman, dan pengujian perangkat.
Tim tersebut terdiri dari mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Irfan Fransisco dan Iwan Ridwan Ramdani, Prodi Teknik Informatika Ahmad Faruq, Prodi Fisika Daryl Yudhopatria, Prodi Teknologi Pangan M. Rafi Aulia Amrullah, serta Andri Yanto, S.Sos., M.I.Kom., sebagai dosen pendamping.
INTAN menggabungkan otomatisasi pemanggangan, pemantauan suhu, layar kontrol, dan pengaturan proses dalam satu perangkat, serta menggunakan material yang aman untuk kontak pangan. Fitur tersebut membantu operator memantau kondisi pemanggangan dan mengurangi pekerjaan manual yang dilakukan secara berulang, sekaligus mempertahankan penggunaan bara sebagai karakter utama pengolahan kemplang tunu.
“INTAN tidak dirancang untuk menghilangkan karakter tradisional pemanggangan kemplang tunu menggunakan bara. Kami mempertahankan ciri khas tersebut melalui otomatisasi pemanggangan, pemantauan suhu, layar kontrol, dan penggunaan material yang aman untuk pangan agar prosesnya lebih mudah diawasi serta mengurangi keterlibatan intensif operator,” ujar Irfan Fransisco selaku ketua tim.
Program ini telah menghasilkan perangkat INTAN skala penuh, dokumen teknis produk, video demonstrasi dan pengoperasian, media publikasi, serta Hak Cipta yang telah diterbitkan. INTAN diharapkan dapat mendukung modernisasi produksi dan konsistensi mutu kemplang tunu tanpa menghilangkan karakter pengolahan tradisionalnya.
Pengembangan selanjutnya diarahkan pada penyempurnaan sistem, standardisasi komponen, pengujian pada kondisi produksi yang lebih beragam, serta kolaborasi dengan sentra produksi dan pemangku kepentingan.* (Rilis oleh: Irfan Fransisco/R02)
Sumber: https://fikom.unpad.ac.id/intan-pemanggang-otomatis-kemplang-tunu/


The post Mahasiswa Unpad Kembangkan INTAN, Pemanggang Otomatis untuk Modernisasi Produksi Kemplang Tunu appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran melalui Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif melaksanakan kegiatan lapangan di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, pada 6-9 Agustus 2026 sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Berdampak. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam upaya mendorong transformasi Desa Tarumajaya menjadi desa konservasi berkelanjutan.
“Program ini membangun proses bersama dengan masyarakat dan Pemerintah Desa. Karena itu, suara masyarakat, pengalaman lokal, dan kebutuhan desa menjadi dasar penting dalam menentukan arah pendampingan,” ujar Prof. Ida Wahyuningsih selaku ketua tim.
Program ini mengintegrasikan pengembangan ekonomi sirkular, digitalisasi berbasis komunitas, dan pelestarian lingkungan untuk memperkuat kapasitas masyarakat, kelembagaan desa, serta ekonomi lokal. Desa Tarumajaya yang berada di kawasan titik nol (KM 0) Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum berperan penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem di sepanjang aliran sungai.
Tim PKM FISIP Unpad melibatkan dosen dari berbagai bidang keilmuan, yaitu Mudiyati Rahmatunnisa, Ph.D. (Departemen Ilmu Politik), Dr. Rd. Ahmad Buchari dan Dr. John Fresley (Departemen Administrasi Publik), Anggia Utami Dewi, Ph.D. (Departemen Hubungan Internasional), Dr. Andre Rivianda Daud (Fakultas Peternakan), serta Dian Permata Puspita, M.A.P. (Departemen Administrasi Publik). Pelaksanaan program ini juga didukung mahasiswa jenjang S-1 hingga S-3 dari FISIP dan Fakultas Peternakan Unpad.
Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan diskusi dengan masyarakat serta Pemerintah Desa, tim PKM mengidentifikasi tiga bidang utama pengembangan, yakni Green Circular Economy (GCE), Digital Economy, dan konservasi lingkungan. Pada aspek GCE, terdapat peluang pengembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi kompos, pupuk organik, dan biogas.
Pada aspek digitalisasi, program akan memperkuat peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Cerdas Tarumajaya untuk penyebaran informasi, promosi produk lokal, edukasi lingkungan, dan pengembangan ekonomi digital yang terintegrasi dengan kegiatan PKK dan Posyandu. Sementara itu, upaya konservasi diarahkan pada peningkatan kesadaran masyarakat, perlindungan sumber mata air, rehabilitasi lingkungan, serta pengelolaan sampah dan limbah. Ketiga bidang tersebut dikembangkan melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media untuk memperkuat jejaring, inovasi, serta keberlanjutan program.
Tim juga menemukan potensi besar PKK dan Posyandu sebagai modal sosial pembangunan desa karena keduanya memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat dan dapat menjadi kanal partisipasi sekaligus penghubung antara pemerintah desa dan warga. Penguatan kedua kelembagaan tersebut diarahkan untuk mendukung pelayanan sosial, ekonomi lokal, digitalisasi, konservasi lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan. Tim juga mengembangkan gagasan pilot project usaha bersama yang melibatkan kader PKK, Posyandu, dan kelompok masyarakat dengan memanfaatkan potensi ekonomi lokal.
Program ini merupakan bagian dari desain Desa Binaan FISIP Unpad 2026-2028 yang dilaksanakan secara bertahap. Pada tahun pertama, program difokuskan pada pemetaan potensi, penguatan kapasitas, dan konsolidasi kemitraan. Tahap selanjutnya diarahkan pada implementasi program ekonomi sirkular dan digitalisasi, sementara tahun ketiga difokuskan pada perluasan usaha, penguatan pembiayaan berkelanjutan, evaluasi dampak, serta penyusunan rekomendasi kebijakan untuk memastikan keberlanjutan program.
Melalui PKM Berdampak ini, FISIP Unpad menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk menghasilkan perubahan yang nyata dan berkelanjutan. Desa Tarumajaya diharapkan dapat berkembang menjadi model desa konservasi yang mengintegrasikan perlindungan lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, transformasi digital, dan tata kelola kolaboratif dalam menjaga keberlanjutan DAS Citarum.* (Rilis oleh: Rafliza Imansyah/R01)


The post FISIP Unpad Dorong Transformasi Desa Tarumajaya Menjadi Desa Konservasi Berkelanjutan appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Program Studi Administrasi Keuangan Publik Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus memperluas jejaring akademik internasional melalui penguatan kerja sama dengan Suan Sunandha Rajabhat University (SSRU), Thailand. Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen Prodi dan Sekolah Vokasi Unpad dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi vokasi, memperkuat kapasitas akademik, serta meningkatkan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan global. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Dekan Sekolah Vokasi Unpad, Jatinangor, Rabu, 12 Agustus 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Asst. Prof. Dr. Wanchak Noichan, Dean of the Graduate School; Asst. Prof. Dr. Sasiporn Phongploepis, Deputy Dean for Academic Affairs of the Graduate School; Asst. Prof. Dr. Thongchai Surinwarangkoon, Deputy Dean for Administration of the Graduate School; serta Asst. Prof. Pol. Lt. Col. Dr. Waiphot Kulachai, Lecturer at the Graduate School Suan Sunandha Rajabhat University (SSRU), Thailand.
Kunjungan tersebut diterima oleh Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec., Ketua Program Studi Administrasi Keuangan Publik Dr. Ahmad Zaini Miftah, S.IP., M.AP., Kepala Unit Urusan Internasional Rudi Kurniawan, S.E., M.Si., Ph.D., Manajer Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kemitraan Alumni Dr. Nurillah Jamil Achmawati Novel, S.AB., M.B.A., serta para dosen dan perwakilan mahasiswa Program Studi Administrasi Keuangan Publik.
Kerja sama ini diarahkan untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi akademik dan kelembagaan yang mencakup pengembangan kurikulum, pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat, serta penyelenggaraan seminar internasional yang mendukung penguatan kapasitas institusi dan sumber daya manusia. Sebagai program studi yang berfokus pada pengembangan kompetensi di bidang administrasi keuangan publik, tata kelola keuangan publik, dan pengelolaan sektor publik, Prodi Administrasi Keuangan Publik Unpad memandang kolaborasi internasional sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkaya pengalaman pembelajaran bagi dosen dan mahasiswa.
“Kolaborasi dengan mitra internasional tidak hanya membuka peluang pertukaran pengetahuan, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa dan dosen untuk belajar dari praktik akademik dan tata kelola sektor publik dalam perspektif yang lebih luas,” kata Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec
Kerja sama dengan SSRU juga menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi Sekolah Vokasi Unpad Melalui kemitraan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh kesempatan untuk memahami berbagai praktik tata kelola sektor publik dan pengelolaan keuangan publik dari perspektif internasional. Sementara itu, dosen dan peneliti memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kolaborasi akademik, pertukaran pengetahuan, serta penguatan kapasitas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kolaborasi internasional ini menjadi langkah strategis bagi Program Studi Administrasi Keuangan Publik untuk memperluas pengalaman akademik mahasiswa dan dosen, sekaligus memperkenalkan perspektif global dalam praktik tata kelola dan pengelolaan keuangan publik,” ujar Ketua Program Studi Administrasi Keuangan Publik Unpad Dr. Ahmad Zaini Miftah, S.IP., M.AP
Kerja sama dengan SSRU juga menjadi bagian dari upaya memperkuat internasionalisasi Sekolah Vokasi Unpad secara berkelanjutan. Kehadiran mitra internasional diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan akademik yang lebih terbuka, kolaboratif, dan inovatif, sekaligus memperluas peluang pengembangan kerja sama lintas disiplin di lingkungan sekolah vokasi. Kemitraan ini juga mencerminkan semangat untuk membangun komunitas akademik yang saling tumbuh bersama dalam menghadapi berbagai tantangan global. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan berbagai inisiatif yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan vokasi di masa yang akan datang.
Melalui semangat kolaborasi dan kemitraan global, Prodi Administrasi Keuangan Publik Unpad dan SSRU Thailand berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program kerja sama yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat luas. Tidak hanya itu, kerja sama ini berkontribusi terhadap SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan kualitas pendidikan tinggi, pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan global, SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions) melalui pengembangan pengetahuan, penelitian, dan praktik tata kelola sektor publik yang akuntabel dan berkelanjutan serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang menekankan pentingnya kolaborasi antar institusi dalam membangun kapasitas serta menciptakan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian.* (Rilis oleh: Humas Sekolah Vokasi Unpad/R02)

The post Prodi Administrasi Keuangan Publik Unpad Jalin Kerja Sama dengan Suan Sunandha Rajabhat University Thailand appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Sebanyak 18 residen Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Ilmu Kedokteran Gigi Anak (PPDGS IKGA) Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) melalui bakti sosial “Senyum Sehat Anak Pangandaran” yang digelar di Aula Yayasan Almaa’uuna, Pangandaran, Sabtu (22/8). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran mata kuliah PPM semester 6 PPDGS IKGA FKG Unpad yang diampu Prof. Arlette Suzy Setiawan.
“Seorang dokter gigi spesialis anak tidak cukup hanya memiliki kompetensi klinis yang baik. Mereka juga perlu memahami kebutuhan kesehatan gigi anak di masyarakat, mampu merancang pelayanan, bekerja dalam tim, berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta mengevaluasi program yang telah dilaksanakan,” ujar Prof. Arlette.
Prof. Arlette menjelaskan bahwa kegiatan PPM dirancang agar residen memperoleh pengalaman belajar yang tidak hanya berfokus pada pelayanan klinis individual di rumah sakit pendidikan, tetapi juga memahami kebutuhan kesehatan gigi anak di masyarakat. Menurutnya, keterlibatan residen sejak tahap persiapan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
Sebanyak 70 anak mendapatkan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gigi sesuai kebutuhan klinis dalam bakti sosial tersebut. Layanan yang diberikan meliputi Topical Application of Fluoride (TAF) pada 40 pasien, Atraumatic Restorative Treatment (ART) pada 15 pasien, serta tindakan ekstraksi pada gigi yang memiliki indikasi pencabutan.
“Di sini residen belajar bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar datang, melakukan tindakan, kemudian selesai. Mereka harus mampu melihat keseluruhan siklus program: mengidentifikasi kebutuhan, merencanakan, melaksanakan, mengukur, mengevaluasi, dan memikirkan keberlanjutannya,” kata Prof. Arlette.
Hadir dalam kegiata tersebut Ketua Program Studi PPDGS IKGA FKG Unpad beserta sejumlah konsulen dan dosen PPDGS IKGA FKG Unpad yang mendampingi para residen.
Bakti sosial “Senyum Sehat Anak Pangandaran” terselenggara melalui kolaborasi Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI) Pengurus Daerah Jawa Barat, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kabupaten Pangandaran, Eucrasia 91 FKG Unpad, serta Yayasan Almaa’uuna sebagai mitra pelaksana kegiatan.
Melalui pembelajaran berbasis masyarakat ini, PPDGS IKGA FKG Unpad mendorong residen untuk berkembang tidak hanya sebagai klinisi yang kompeten dalam menangani kesehatan gigi anak, tetapi juga sebagai dokter gigi spesialis anak yang mampu berkontribusi dalam pemecahan masalah kesehatan masyarakat, bekerja secara kolaboratif, serta menjalankan tanggung jawab sosial profesinya.* (Rilis oleh: Santi Maryani/R01)


The post PPDGS Ilmu Kedokteran Gigi Anak FKG Unpad Gelar Bakti Sosial “Senyum Sehat Anak Pangandaran” appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Dalam rangka mempertemukan mahasiswa dan alumni dengan dunia kerja untuk mengenal kebutuhan industri, membangun jejaring profesional, sekaligus memperoleh akses terhadap berbagai peluang karier, Universitas Padjadjaran menggelar Unpad Career Fair 2026 yang diselenggarakan di Bale Santika Kampus Unpad Jatinangor, Rabu-Kamis, 26–27 Agustus 2026.
Unpad Career Fair 2026 yang diikuti sebanyak 43 perusahaan yang berasal dari unsur pemerintah, BUMN, dan industri swasta tersebut dibuka secara simbolis melalui pemukulan gong oleh Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si., Direktur Kemahasiswaan Unpad Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D., Kepala Pusat Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Dr. In-In Hanidah, STP., M.Si, serta perwakilan dari industri.
Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengatakan, Unpad Career Fair memiliki arti penting dalam mempertemukan perguruan tinggi, mahasiswa dan lulusan, industri, serta pemerintah. Pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja sebelum memasuki masa kelulusan.
“Begitu besar tantangan kita untuk memenuhi kebutuhan lapangan kerja di Indonesia. Karena itu, Unpad Career Fair menjadi kesempatan bagi mahasiswa dan lulusan untuk bertemu langsung dengan industri dan pemerintah, sekaligus memahami tren kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan,” ujar Rektor.
Rektor menjelaskan bahwa salah satu tantangan yang masih dihadapi lulusan perguruan tinggi adalah adanya ketidaksesuaian atau mismatch antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, Unpad terus memperkuat kesiapan mahasiswa melalui pengembangan kompetensi, sertifikasi, serta berbagai pembekalan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Rektor juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan Career Fair sebagai ruang belajar mengenai perkembangan dunia kerja, sehingga dapat memahami kebutuhan industri dan mempersiapkan karier.
“Kami berusaha untuk terus memperkuat lulusan dengan berbagai keahlian di bidang kompetensi utama mereka, termasuk melalui sertifikasi. Harapannya, lulusan kami tidak hanya cakap di bidang ilmunya, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan industri. Teman-teman mahasiswa dan lulusan saya harap dapat bertemu sebanyak-banyaknya dengan industri dan pemerintah untuk mengetahui bagaimana tren kompetensi dan keterampilan yang diperlukan, sehingga dapat dipersiapkan lebih awal,” ujar Rektor.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Dra. Hj. I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka, M.Si., menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Unpad Career Fair 2026 sebagai salah satu bentuk sinergi perguruan tinggi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di Jawa Barat. Dinamika ketenagakerjaan Jawa Barat yang tinggi membutuhkan pendekatan yang inovatif, kreatif, dan kolaboratif. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Kegiatan ini sangat mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan, khususnya dalam menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Diperlukan sinergi seluruh stakeholder untuk menangani masalah pengangguran, salah satunya melalui perguruan tinggi seperti yang sedang dilaksanakan Unpad dengan mempersiapkan tenaga kerja terampil agar dapat masuk ke pasar kerja sesuai dengan kompetensi dan keterampilannya,” katanya.* (R02)









The post Unpad Career Fair 2026 Perluas Akses Karier Mahasiswa dan Alumni ke Dunia Kerja appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Mahasiswa Universitas Padjadjaran yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan Iptek (PKM-PI) mengembangkan teknologi Low-Cost Hybrid Smart Greenhouse Plant Factory 4 in 1 berbasis Internet of Things (IoT). Teknologi yang diterapkan di Snowberry Farm, Ciwidey, Kabupaten Bandung, tersebut ditujukan untuk membantu petani mengelola kondisi lingkungan budidaya stroberi putih secara lebih terkontrol.
Tim mahasiswa tersebut terdiri atas Alifka Dina Hasanah (Program Studi Agroteknologi), Satriono (Program Studi Agroteknologi), Marsya Kamila Putri (Program Studi Teknologi Pangan), Firaas Alfarisi Putra Surya (Program Studi Akuntansi Perpajakan), serta Nadia Amalia Nadzhiffa (Program Studi Agribisnis), di bawah bimbingan dosen Fakultas Pertanian Yudithia Maxiselly, Ph.D. Inovasi ini dikembangkan sebagai respons terhadap kondisi cuaca dan mikroklimat di Ciwidey yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan kualitas stroberi putih. Sistem smart greenhouse dilengkapi sensor untuk memantau suhu dan kelembapan udara, kelembapan tanah, serta intensitas cahaya secara lebih terukur.
Data sensor dapat dipantau melalui perangkat pintar sehingga mitra dapat mengetahui kondisi lingkungan tumbuh tanaman tanpa harus melakukan pengamatan manual secara terus-menerus. Integrasi greenhouse, sensor, dan sistem pemantauan tersebut membantu mitra mengelola lingkungan budidaya secara lebih terukur sekaligus mengurangi risiko kerusakan tanaman dan buah akibat kondisi yang kurang ideal.
Penerapan teknologi juga disertai pendampingan mengenai pengoperasian sistem, pemantauan kondisi lingkungan, dan perawatan komponen greenhouse agar dapat digunakan secara mandiri. Pendampingan ini diharapkan memastikan teknologi tidak berhenti pada tahap instalasi, tetapi terus dimanfaatkan dalam kegiatan budidaya sehari-hari dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Snowberry Farm.
Melalui Low-Cost Hybrid Smart Greenhouse Plant Factory 4 in 1, mahasiswa Unpad tidak hanya menerapkan teknologi digital dalam bidang pertanian, tetapi juga menghubungkan berbagai bidang keilmuan untuk menjawab persoalan nyata di lapangan. Inovasi tersebut diharapkan dapat mendukung praktik budidaya stroberi putih yang lebih terukur, adaptif, dan berkelanjutan.* (Rilis oleh: Marsya Putri/R01)



The post Hadapi Cuaca Tak Menentu, Mahasiswa Unpad Bantu Petani Stroberi dengan Greenhouse Pintar appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Kontingen delegasi Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran mengukir prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 2–4 Agustus 2026 lalu. Berkompetisi dengan ribuan peserta dari berbagai perguruan tinggi se-Indonesia, delegasi Unpad berhasil memboyong total 6 penghargaan yang terdiri dari 1 Medali Emas, 3 Medali Perunggu, 1 Juara Harapan 1, dan 1 Juara Harapan 2.
Selain capaian tersebut, Unpad juga mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah OLIVIA XII pada 2027. Kepercayaan ini menjadi kesempatan bagi Unpad, khususnya Sekolah Vokasi, untuk turut berkontribusi dalam memperkuat jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi di Indonesia.
Mengusung tema besar "Synergizing for Sustainable Innovation: Transforming Ideas into Real-World Impact", OLIVIA XI tahun ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd dengan total sebanyak 363 tim finalis yang berasal dari 65 kampus di 26 kategori lomba.
Capaian tertinggi delegasi Unpad dipersembahkan oleh Tim MPM Production yang sukses menyabet Medali Emas pada mata lomba Documentary Video, disusul oleh tiga tim yang mempersembahkan Medali Perunggu, yaitu Tim Bijih Kacang (Documentary Video), Tim 3 Orang 1 Sim (Review Car Competition), serta Tim Artha Bio-Digi Universitas Padjadjaran (Social Humaniora - Scientific Paper). Tidak hanya itu, apresiasi juga diraih oleh Tim Lorem Ipsum Dolor Sit Amet yang berhasil menjadi Juara Harapan 1 pada mata lomba Graphic Design, serta Tim Elite Knowledge yang meraih Juara Harapan 2 pada mata lomba English Debate. Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen dan kesiapan mahasiswa dalam menguasai keterampilan terapan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Dekan Sekolah Vokasi Unpad Dr. Kurniawan Saefullah, S.E., M.Ec., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota tim dan dosen pembimbing atas dedikasi dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama proses persiapan hingga babak final di Surabaya. Capaian ini diharapkan dapat terus membakar semangat seluruh mahasiswa Unpad untuk terus berinovasi, berkarya, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta bangsa.
“Alhamdulillah prestasi ini menunjukkan bahwa pendidikan vokasi berperan penting dalam mencetak talenta yang mampu menghadirkan solusi nyata melalui inovasi, kreativitas, dan kolaborasi. Mudah-mudahan ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan memberi manfaat kepada masyarakat,” ujar Kurniawan.
Prestasi delegasi Unpad pada Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi mahasiswa, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan karya inovatif yang memberikan dampak bagi masyarakat. Capaian ini juga mencerminkan pentingnya kemitraan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang unggul sebagaimana diamanatkan dalam SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).* (Rilis oleh: Humas Sekolah Vokasi Unpad/R02)



The post Delegasi Universitas Padjadjaran Raih 6 Penghargaan di Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) XI 2026 di Unesa appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama Ikatan Alumni (IKA) Unpad menerjunkan Tim Tanggap Bencana untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim yang terdiri dari unsur Pusat Riset Kebencanaan Unpad, Atlas Medical Pioneer (AMP) Fakultas Kedokteran Unpad, dan IKA Unpad tersebut akan melaksanakan misi kemanusiaan di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, pada 24-28 Agustus 2026.
“Penerjunan tim ini merupakan bentuk komitmen Unpad dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat bagi korban bencana di NTT. Pulau Palue dipilih karena akses logistik dan layanan kesehatan di lokasi terdampak masih terbatas sehingga diperlukan intervensi langsung dari perguruan tinggi,” ujar Kepala Pusat Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat Unpad Irfan Zidni, Ph.D., dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad pada Senin (24/8).
Pelepasan tim dilakukan oleh Direktur Direktorat Riset, Hilirisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Unpad Prof. Nur Atik. Tim dipimpin oleh Ketua Pusat Riset Kebencanaan Unpad Roffi Grandiosa, Ph.D., bersama Ferry Parsaulian Pakpahan, M.Hum. Sementara itu, pelayanan medis diperkuat tim relawan Atlas Medical Pioneer FK Unpad yang terdiri dari dr. Irfan Taufik Kusman, Fauzi Akmal Buntoro, dan Irsam Anshorullah, S.Ked.
Dalam perjalanan menuju Pulau Palue, tim terlebih berkoordinasi dengan Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang. Setibanya di Maumere, tim diterima oleh Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere Dr. Jonas K.G.D. Gobang. Koordinasi dengan kedua perguruan tinggi dilakukan untuk menggali informasi mengenai kondisi serta kebutuhan masyarakat.
Di Pulau Palue, tim Tanggap Bencana Unpad bersama IKA Unpad memberikan bantuan di Desa Ladolaka, Kabupaten Sikka. Tim Unpad juga bekerja sama dengan Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere yang diwakili Frederick, dan melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Unipa.
Tim medis bertugas memberikan layanan kesehatan, sementara tim logistik dan operasional menangani distribusi bantuan serta koordinasi di lapangan. Tim Pusat Riset Kebencanaan Unpad juga melakukan pemetaan risiko dan evaluasi kondisi lingkungan sebagai bahan rekomendasi penanganan selanjutnya. Tim relawan Unpad menyalurkan bantuan berupa obat-obatan, perlengkapan sanitasi (hygiene kits), bahan pangan pokok, air bersih, dan kebutuhan lain, serta memberikan layanan pengobatan gratis dan pemeriksaan kesehatan keliling (mobile clinic), juga edukasi mitigasi bencana.
“Unpad harus bermanfaat bagi masyarakat. Kampus harus dapat membuktikan bahwa hasil riset dan keilmuan tidak berhenti di ruang kelas atau publikasi semata, tetapi hadir langsung menjawab masalah riil di masyarakat,” papar Irfan.
Melalui misi tersebut, Unpad juga mendorong adanya tindak lanjut penanganan pascabencana melalui sinergi dengan berbagai pihak di daerah. Hasil asesmen dan pemetaan yang dilakukan diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan selanjutnya serta mendukung penguatan kerja sama antara Unpad, pemerintah daerah, perguruan tinggi setempat, dan komunitas lokal.
“Kami berharap kehadiran tim dapat membantu pemulihan kesehatan dan kondisi masyarakat terdampak secara bertahap, sekaligus mendukung terbangunnya sistem mitigasi lokal yang lebih tangguh di Pulau Palue,” harapnya.* (Rilis oleh: Pusat Pengembangan Pengabdian pada Masyarakat Unpad/R02)






The post Unpad dan IKA Unpad Terjunkan Tim Tanggap Bencana ke Pulau Palue NTT appeared first on Universitas Padjadjaran.

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan delegasi pakar dari Japan Science and Technology Agency (JST) dalam rangka Mid Term Evaluation program Science and Technology Research Partnership for Sustainable Development (SATREPS), Kamis (6/8). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat A Gedung Otto Soemarwoto Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Ala (FMIPA) Unpad, Jatinangor, tersebut menjadi bagian dari evaluasi kerja sama riset Indonesia dan Jepang yang dijalankan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kunjungan tersebut melibatkan Sekolah Vokasi, FMIPA, serta Fakultas Teknologi Industri Pertanian Unpad. Selain sesi evaluasi, delegasi juga melakukan peninjauan laboratorium dan wawancara terkait pelaksanaan riset yang berlangsung di Kampus Jatinangor pada 6 Agustus 2026 dan Kampus Bandung pada 7 Agustus 2026.
Evaluasi dilakukan terhadap proyek riset bertajuk “The Project for the Development of Integrated Bio-circular Economy from Food and Energy Estate Waste Fraction to Biofuel and Biochemicals”. Program tersebut berfokus pada pengembangan ekonomi biosirkular terintegrasi melalui pemanfaatan limbah pangan dan lahan energi menjadi biofuel serta berbagai produk biokimia bernilai tambah.
Program SATREPS merupakan skema kerja sama riset yang didukung pemerintah Jepang dan Indonesia untuk menghasilkan inovasi sains dan teknologi yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Melalui evaluasi ini, tim pakar JST bersama BRIN dan Unpad meninjau capaian riset yang telah dihasilkan sekaligus merumuskan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program hingga tahap akhir pelaksanaan.
Dari pihak Unpad hadir peneliti Nova Rachmadona, Ph.D., Dekan Sekolah Vokasi Dr. Kurniawan Saefullah, Manajer Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kemitraan Alumni Sekolah Vokasi Dr. Nurillah Jamil Achmawati Novel, serta jajaran pimpinan dan dosen FMIPA. Sementara delegasi JST yang hadir antara lain Research Supervisor JST Prof. Dr. Masaru Nakaiwa, Senior Associate Research Supervisor JST Kazuya Tamura, Project Leader dari Kobe University Prof. Dr. Chiaki Ogino, Dr. Filemon Jalu dari Kobe University, Leader of Output 2 dari JIRCAS Dr. Shimpei Aikawa, Leader of Output 3 dari The University of Shimane Dr. Tomoyo Toyota, Project Coordinator JICA Indonesia Masatoshi Saruta, serta Project Manager BRIN Prof. Dr. Puspita Lisdiyanti, M. Agr. Chem.
Pengembangan ekonomi biosirkular melalui pemanfaatan limbah pangan dan energi menjadi biofuel dan biokimia yang dilakukan dalam proyek ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Unpad dalam memperkuat kolaborasi riset internasional yang berorientasi pada pengembangan teknologi berkelanjutan. Melalui kemitraan dengan JST dan BRIN, Unpad turut berkontribusi dalam pengembangan solusi berbasis sains untuk mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan rendah karbon. (Rilis oleh: Mutia Utami/R01)
The post Delegasi Pakar Jepang dan BRIN Lakukan Evaluasi Tengah Program SATREPS di Universitas Padjadjaran appeared first on Universitas Padjadjaran.