DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Hari Pertama UTBK-SNBT 2026 di Unpad, Tidak Ada Peserta Datang Terlambat

[Kanal Media Unpad] Antusiasme peserta pada hari pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 di Universitas Padjadjaran Kampus Jatinangor terlihat tinggi sejak dini hari, bahkan sebagian peserta telah datang sejak subuh sebelum ujian dimulai. Dari total 6.632 peserta terdaftar, sebanyak 1.350 peserta dijadwalkan mengikuti ujian pada hari pertama pada Selasa, 21 April 2026, dengan 46 peserta tercatat tidak hadir, 34 orang pada sesi pagi dan 12 orang pada sesi siang.

“Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya hampir selalu ada peserta yang terlambat, tahun ini sudah tidak ada lagi keterlambatan. Kami juga berhasil meminimalisir kekurangan dokumen peserta,” papar Koordinator UTBK Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D. dalam wawancara dengan Kanal Media Unpad pada Selasa, 21 April 2026.

Tahun ini, jumlah peserta UTBK di Unpad mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun terjadi peningkatan pada sarana dan prasarana. Penurunan ini dipengaruhi oleh perubahan sistem pemilihan lokasi ujian, di mana peserta kini hanya memilih kabupaten/kota, bukan langsung perguruan tinggi.

“Bisa jadi peserta yang sebelumnya memilih Unpad karena lokasinya lebih dekat ke Bandung Timur, merasa khawatir jika memilih Kabupaten Sumedang akan terdistribusi ke PTN lain di Sumedang yang jaraknya lebih jauh,” kata Inu.

Sejak tahun lalu (Baca: Tidak Ada Peserta Terlambat Datang, Pelaksanaan Hari Pertama UTBK di Unpad Berjalan Lancar), Unpad telah mengintensifkan upaya sosialisasi kepada peserta UTBK dengan mengirimkan WA Blast secara berkala mulai H-2 hingga H-1 pelaksanaan ujian. Selain itu, Unpad juga aktif menyampaikan informasi teknis melalui kanal media sosial resmi Kanal Media Unpad (YouTube, TikTok dan Instagram), guna memastikan peserta memahami dengan baik seluruh ketentuan dan persiapan yang diperlukan.

Unpad juga memastikan kesiapan infrastruktur UTBK dengan mempersiapkan seluruh sarana dan prasarana sejak jauh hari, termasuk pengecekan PC client sesuai standard pusat, kelayakan ruangan, hingga akses bagi peserta disabilitas. Unpad menyiagakan 38 teknisi ruang untuk 25 ruangan serta dukungan kelistrikan dari petugas PLN dan lima genset di berbagai titik, sehingga potensi gangguan teknis dapat diantisipasi dengan baik.

“Sejak awal, kami (Unpad) sudah mempersiapkan semua sarana perasaan dan pendukung ujian, sehingga (sejauh ini) tidak terjadi kendala teknis di lapangan,” papar Inu.

Pada hari pertama, terdapat empat peserta disabilitas yang mengikuti UTBK di Unpad. Untuk mendukung kelancaran ujian, Unpad menempatkan peserta di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) yang memiliki fasilitas ramah disabilitas (barrier-free) serta menyediakan pendampingan Juru Bahasa Isyarat (JBI). Kanal Media Unpad turut mewawancarai dua peserta, yakni peserta dengan disabilitas fisik Bilqis Dwi Purnamas dan peserta yang merupakan teman Tuli, Nindira Aulia Putri.

“Pihak Unpad menanyakan apakah saya menggunakan kursi roda atau alat bantu lainnya, artinya mereka siap memberikan bantuan. Sejauh ini saya merasa cukup terbantu dengan seluruh prosesnya,” ujar Bilqis  yang juga mengatakan bahwa Unpad kampus impiannya.

Sementara Nindira Aulia mengaku terbantu dengan kehadiran JBI dan berharap dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri setelah mengikuti UTBK di Unpad.

“Selama pelaksanaan UTBK, saya bisa memahami arahan dengan bantuan JBI,” ujar Nindira Aulia.

Cegah Kecurangan
Didasarkan pada temuan tahun lalu (Baca: Salah Satu Terduga Joki Terdaftar Mengikuti UTBK di Unpad) , di mana lebih dari 90 persen kasus perjokian melibatkan peserta yang mendaftar ke program studi kedokteran, tim SNPMB Pusat mendorong penerapan strategi khusus. Unpad mengelompokkan mayoritas peserta program studi kedokteran pada sesi 1 dan sesi 2 guna memperketat pengawasan. Jika terindikasi kecurangan, peserta diizinkan menyelesaikan ujian, lalu diverifikasi. Apabila terbukti, akan diminta menandatangani berita acara serta dilaporkan ke Panitia Pusat.

“Bagi peserta yang dilaporkan melakukan kecurangan, hasil ujiannya tidak akan di-scoring sehingga yang bersangkutan tidak akan memperoleh sertifikat UTBK,” kata Inu.

Inu berharap pelaksanaan UTBK di Unpad dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis yang mengganggu konsentrasi dan kenyamanan peserta. Selain itu, Ia juga mengimbau sivitas akademika untuk memahami kondisi selama pelaksanaan ujian, mengingat adanya potensi interaksi dengan aktivitas kampus sehari-hari, serta turut menjaga suasana kondusif.* (R01)

(Foto-foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)

The post Hari Pertama UTBK-SNBT 2026 di Unpad, Tidak Ada Peserta Datang Terlambat appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Buka Jalur Khusus Penerimaan Program Pascasarjana untuk Alumni Berprestasi dan Berkinerja

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran membuka jalur khusus Alumni Berprestasi dan Berkinerja untuk penerimaan program pascasarjana tahun akademik 2026/2027. Jalur ini ditujukan bagi lulusan Sarjana dan Magister, baik fresh graduate maupun profesional yang telah berkarier, sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong percepatan pengembangan karier dan kontribusi alumni di bidang akademik maupun industri.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Unpad, Prof. Ir. Anas, M.Sc., Ph.D. dalam kegiatan “Ayo Kenal Unpad (AKU): Pascasarjana Jalur Alumni Berprestasi dan Berkinerja” yang disiarkan melalui YouTube dan Instagram pada Kamis, 16 April 2026.

“Benefit bagi alumni adalah dapat mempercepat dan mengakselerasi karier mereka, serta memperkuat jejaring dan kredibilitas,” papar Prof. Anas, salah satu narasumber dalam program tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Akademik Unpad, Irma Nuraini, S.Si., M.T., menjelaskan bahwa proses seleksi pada jalur ini menekankan pada rekam jejak akademik dan kinerja, serta memerlukan rekomendasi dari fakultas. Ia menyebutkan bahwa surat rekomendasi menjadi komponen penting dalam seleksi karena berfungsi menggantikan persyaratan tes tertentu.

“Silakan hubungi fakultas, menyatakan bahwa akan mengikuti jalur alumni berprestasi dan berkinerja, nanti dari situ fakultas akan melakukan verifikasi dan memberikan surat rekomendasi,” jelas Irma.

Melalui jalur ini, Unpad juga menawarkan berbagai keunggulan, mulai dari proses seleksi yang lebih adaptif, lingkungan akademik yang sudah familiar bagi alumni, hingga fleksibilitas pembelajaran seperti hybrid learning dan kelas bagi profesional. Pendaftaran gelombang pertama dibuka sejak 25 Maret hingga 13 Juli 2026 melalui laman https://admission.unpad.ac.id

Adapun informasi lebih lanjut mengenai ketentuan, persyaratan, serta alur pendaftaran dapat diakses melalui laman SMUP Unpad: Alumni Berprestasi dan Berkinerja, sehingga calon peserta dapat memahami secara lengkap tahapan yang harus dipenuhi sebelum mengikuti seleksi.* (R01)

The post Unpad Buka Jalur Khusus Penerimaan Program Pascasarjana untuk Alumni Berprestasi dan Berkinerja appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mahasiswa FKG Unpad Raih Juara 1 dan 2 pada Kompetisi Dentart 2026 Tashkent State Medical University Uzbekistan

[Kanal Media Unpad] Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran meraih prestasi Internasional dalam ajang Dentart 2026 Tashkent State Medical University yang diselenggarakan secara daring pada 26 Maret 2026. Rangga Aditya Syechputra, Indraninda Falah Rizky, dan Radith Esa Andrian dari Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi Unpad meraih Juara 1 The International Scientific and Practical Conference of Young Scientists Dentart 2026. Pada kategori yang sama, juara 2 diraih oleh Winda Irzalina Pratiwi, drg., mahasiswa Program Studi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi Unpad .

Pada kesempatan ini, tim mahasiswa prodi sarjana Kedokteran Gigi yang dibimbing oleh Deby Fajar Mardhian, S.Si., M.T., PhD., mempresentasikan literature review yang berisi informasi mengenai teknologi berbasis database berupa Convolutional Neural Networks (CNN) yang dapat membantu mendeteksi kehilangan tulang marginal peri-implan.

Sementara itu, tim mahasiswa Prodi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi mempresentasikan penelitian dengan judul “Deep Learning Based Radiograph Evaluation of Tooth Loss Patterns on Panoramic Images: A Scoping Review Protocol”. Penelitian ini membahas mengenai teknologi Artificial Intelligence (AI), khususnya deep learning, dapat digunakan untuk menganalisis pola kehilangan gigi melalui foto rontgen panoramik. Melalui metode scoping review, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis berbagai studi ilmiah terbaru untuk melihat jenis teknologi AI yang digunakan, cara kerja analisis radiograf, dan tingkat akurasi dalam mendeteksi kehilangan gigi.

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan teknologi AI dalam radiologi gigi, mengetahui kelebihan dan kekurangan metode yang ada, serta menjadi dasar pengembangan teknologi diagnosis yang lebih akurat di masa depan. Harapannya dengan bantuan AI dapat membantu mendiagnosis menjadi lebih cepat dan objektif, perawatan lebih tepat sasaran, dan pelayanan kesehatan gigi semakin maju. Penelitian ini berlangsung di bawah bimbingan dosen Yurika Ambar Lita, drg., M.Kes., Sp.RKG.

Melalui capaian prestasi yang telah diraih ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa FKG lainnnya untuk terus mengeksplorasi potensi dan mengukir prestasi di tingkat nasional hingga prestasi internasional.* (R02)

Sumber: https://fkg.unpad.ac.id/mahasiswa-fkg-unpad-raih-juara-1-dan-2-pada-kompetisi-internasional-dentart-2026-tashkent-state-medical-university-uzbekistan/

The post Mahasiswa FKG Unpad Raih Juara 1 dan 2 pada Kompetisi Dentart 2026 Tashkent State Medical University Uzbekistan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Pembelajaran Kolaboratif Daring COIL Hadirkan Dosen Tamu dari Monash University Australia

[Kanal Media Unpad] Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran menyelenggarakan International Webinar bertajuk Collaborative Online International Learning (COIL) yang dilaksanakan secara hybrid pada Rabu, 15 April 2026 di Bale Rucita, Gedung Rektorat Unpad Kampus Jatinangor. Kegiatan ini merupakan sesi pertama dari empat rangkaian perkuliahan internasional yang menghadirkan dosen tamu Prof. Amrik Sohal dari Department of Management, Monash Business School, Monash University Australia.

Webinar dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Unpad, Dr. Ahmad Choibar Tridakusumah, serta dimoderatori oleh Prof. Yosini Deliana dari Departemen Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian Unpad. Pada kesempatan tersebut, Prof. Amrik Sohal menyampaikan materi berjudul “Sustainable Agricultural Supply Chains: Linking Producer to Consumer in Developing Countries”.

Dalam paparannya, Prof. Sohal memberikan pemahaman kepada peserta mengenai transformasi rantai pasok pertanian tradisional di negara berkembang, mulai dari produsen hingga konsumen. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan, pemberdayaan pelaku usaha, serta integrasi teknologi dalam mendukung sistem rantai pasok yang berkelanjutan

Program COIL bertujuan untuk menghubungkan mahasiswa dan dosen dari berbagai negara melalui metode pembelajaran kolaboratif daring. Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim yang terdiri atas Prof. Yosini Deliana, Prof. Emma Rochima, Arjon Turnip, Ph.D., dan Dr. Agriani Hermita Sadeli, yang merupakan penerima hibah Unpad Match Making Research Interest (MMRI) tahun 2025.

Kegiatan ini didukung oleh pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program EQUITY tahun 2025.

Webinar diikuti oleh 108 peserta secara luring dan 191 peserta secara daring yang berasal dari Program Sarjana, Magister Ekonomi Pertanian, serta Program Doktor Ilmu Pertanian Unpad, al-Farabi Kazakh National University Kazakhstan serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Turut hadir perwakilan pimpinan Unpad, di antaranya Ketua Program Studi Magister Ekonomi Pertanian Dr. Sulistyodewi Nur Wiyono, Ketua Program Doktor Ilmu Pertanian Prof. Eliana Wulandari, Ketua Program Magister Perikanan Prof. Emma Rochima, Kepala Kantor Urusan Internasional Dr. Rahmat Budiarto, serta Kepala Pusat Studi Sistem Agro Pangan Berkelanjutan Dr. Agriani Hermita Sadeli.

Program COIL diharapkan tidak hanya memperkuat kolaborasi akademik lintas negara, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi dan pemikiran kritis dalam pengembangan sektor pertanian berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan wawasan global, meningkatkan kompetensi interkultural, serta siap berkontribusi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan pertanian di masa depan.* (Rilis oleh: Humas Faperta Unpad/R01)

The post Pembelajaran Kolaboratif Daring COIL Hadirkan Dosen Tamu dari Monash University Australia appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad dan VEX Robotics Gelar Workshop Robotika

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bersama VEX Robotics menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Workshop VEX Robotics & Intelligent Systems Academy 2026” sebagai upaya mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang robotika dan sistem cerdas. Kegiatan ini diselenggarakan di Bale Rucita, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Kamis, 16 April 2026.

Pelatihan ini menjadi bagian dari respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya dalam bidang robotika dan kecerdasan buatan karena kebutuhan industri terhadap SDM yang memiliki kompetensi di bidang tersebut terus meningkat, sehingga perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan talenta yang adaptif dan unggul.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad, Prof. Maman Setiawan menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari respons Unpad terhadap perkembangan teknologi yang semakin dinamis. Kebutuhan akan SDM yang adaptif dan memiliki kompetensi kuat di bidang teknologi menjadi hal yang tidak terelakkan. Oleh karena itu, Unpad terus berkomitmen menghadirkan berbagai program yang dapat mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa.

“Melalui workshop ini kami berharap peserta dapat memperoleh wawasan baru serta semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensinya di bidang robotika dan kecerdasan buatan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para peserta untuk menjadi talenta muda yang unggul dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” jelas Prof. Maman.

Sementara itu, Business Development Manager VEX Robotics David Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pengembangan ekosistem pendidikan berbasis teknologi, khususnya di bidang robotika modern. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi jembatan dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, industri, dan teknologi, sehingga mampu melahirkan talenta muda yang siap bersaing di tingkat global.

Workshop ini menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan transformasi digital yang berkembang sangat pesat. Kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan, sekaligus menumbuhkan semangat inovasi dan kolaborasi,” ujarnya.

VEX Robotics adalah platform pembelajaran robotika edukasi asal Amerika Serikat untuk pelajar mulai dari sekolah dasar hingga universitas. VEX Robotics bertujuan mengembangkan keterampilan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) melalui perancangan, perakitan, dan pemrograman robot. Di Indonesia, VEX Robotics dikelola oleh authorized partner Provisi Mandiri Pratama (ProVisi).* (R02)

The post Unpad dan VEX Robotics Gelar Workshop Robotika appeared first on Universitas Padjadjaran.

LPS dan Unpad Tanda Tangani PKS tentang Pengembangan Kompetensi, Penelitian, dan Sosialisasi

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pengembangan Kompetensi, Penelitian, dan Sosialisasi Terkait Fungsi, Tugas dan Wewenang LPS. Penandatanganan dilaksanakan di Executive Lounge Unpad, Jl. Dipati Ukur 35 Bandung, Jumat 17 April 2026.

Dokumen PKS ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, dan Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Faris Azhar Nasution, serta disaksikan oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita dan Ketua Dewan Komisioner LPS, Prof. Anggito Abimanyu.

"Kami fokus melaksanakan kerja sama dengan 12 kampus di Indonesia, termasuk Unpad. Lulusan Unpad yang bekerja di LPS ada 42 orang atau sekitar 7%. Ini kampus dengan lulusan terbanyak ketiga di LPS setelah UI dan UGM," ujar Prof. Anggito Abimanyu.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Anggito memaparkan profil dan lingkup kerja LPS, serta kondisi dan tantangan yang dihadapi saat ini dan di masa mendatang. Terkait kerja sama yang dilaksanakan dengan kampus, Prof. Anggito menjelaskan, kerja sama antara lain meliputi pemberian beasiswa, magang mahasiswa dan dosen, pendanaan penelitian, dukungan tugas akhir, edukasi dan literasi LPS, serta kolaborasi lainnya.

Rektor Unpad mengapresiasi perhatian LPS kepada kampus termasuk Unpad. Selama ini, setidaknya LPS telah memperkuat literasi keuangan serta memberikan beasiswa kepada mahasiswa Unpad.

"Menurut kami, kerja sama ini sangat strategis. Selain karena LPS merupakan salah satu Lembaga yang sangat penting di nasional, kesempatan kerja sama ini akan kami manfaatkan tidak hanya untuk pendidikan tetapi juga pengembangan skill. LPS juga bisa mengirimkan stafnya kuliah ke Unpad," ujar Rektor Unpad.

Hadir pula dalam penandatangan ini dari pihak Unpad antara lain Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran : Prof. Rizky Abdulah, Dekan FEB Prof. Mohamad Fahmi, Dekan FH Raden Achmad Gusman Catur Siswandi, Dekan Sekolah Vokasi, Dr. Kurniawan Saefullah, Wakil Dekan FMIPA Prof. Diah Chaerani, dan Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Alumni Prof. Dr. Tomy Perdana.

Sementara dari pihak LPS hadir pula Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank Doddy Zulverdi, Plt. Direktur Eksekutif Kesekretariatan dan Hubungan Lembaga KM Nuruddin, Direktur Eksekutif Hukum Ary Zulfikar, Direktur Eksekutif Perencanaan Strategis, Penganggaran, dan Riset Ridwan Nasution, Direktur Group Hubungan Lembaga Nur Budiantoro, Direktur Group Riset Seto Wardono, dan Kepala Divisi Administrasi dan Perencanaan Hubungan Lembaga Ervina T. Purba.*

The post LPS dan Unpad Tanda Tangani PKS tentang Pengembangan Kompetensi, Penelitian, dan Sosialisasi appeared first on Universitas Padjadjaran.

Peserta UTBK Wajib Perhatikan Ini: Bawa Dokumen Fisik, Aturan Pakaian, dan Jangan Terlambat

[Kanal Media Unpad] Kesiapan administrasi dan kedisiplinan waktu menjadi hal penting yang perlu diperhatikan para peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), khususnya di Pusat UTBK Universitas Padjadjaran Jatinangor. Peserta diimbau untuk memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap serta hadir lebih awal di lokasi ujian yang telah ditentukan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Kemahasiswaan Unpad Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D., sebagai Koordinator Pelaksana UTBK Unpad, dalam” Ayo Kenal Unpad: Teknis Pelaksanaan UTBK di Pusat UTBK Unpad Jatinangor” yang disiarkan melalui YouTube dan Instagram pada Kamis, 16 April 2026.

Inu menjelaskan bahwa kartu peserta merupakan dokumen wajib yang harus dibawa dalam bentuk cetak fisik karena peserta tidak diperkenankan hanya menunjukkan kartu dalam format digital melalui ponsel. Peserta juga diwajibkan hadir di lokasi ujian paling lambat satu jam sebelum pelaksanaan dimulai untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan kendala yang dapat menghambat proses ujian.

“Masih banyak peserta yang datang terlalu mepet dengan waktu ujian, sehingga jika ada persyaratan yang belum lengkap atau kendala lainnya waktu yang tersedia menjadi tidak cukup. Tentunya panitia UTBK tidak menolerir keterlambatan dengan alasan apa pun,” ujar Inu.

Sebagai langkah antisipatif, peserta juga disarankan melakukan survei lokasi ujian maksimal satu hari sebelum pelaksanaan. Hal ini penting mengingat lokasi UTBK di Unpad tersebar di sejumlah titik, antara lain Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Psikologi, Statistika, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), PPBS, serta Fakultas Farmasi.

Selain itu, peserta juga diminta memperhatikan ketentuan berpakaian dan barang bawaan. Peserta tidak diperkenankan untuk menggunakan kaos oblong dan wajib menggunakan sepatu. Seluruh perangkat elektronik seperti ponsel, jam tangan, maupun aksesori lainnya juga tidak diperbolehkan dibawa ke dalam ruang ujian.

Lebih lanjut, Inu menjelaskan bahwa sebagai upaya meminimalisir keterlambatan maupun kesalahan lokasi, Unpad turut mengoptimalkan layanan pengingat kepada peserta melalui pesan WhatsApp (WA Blast) pada H-1 pelaksanaan ujian. Layanan ini berisi informasi terkait jadwal serta lokasi ujian yang harus diperhatikan oleh masing-masing peserta.

“Untuk para peserta UTBK, khususnya yang akan mengikuti ujian di Unpad, kami mengimbau untuk menjaga kesehatan dan memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi. Perhatikan informasi pada kartu peserta, lakukan survei lokasi, dan datang lebih awal agar pelaksanaan ujian dapat berjalan dengan lancar,” jelasnya.* (R02)

The post Peserta UTBK Wajib Perhatikan Ini: Bawa Dokumen Fisik, Aturan Pakaian, dan Jangan Terlambat appeared first on Universitas Padjadjaran.

Sebanyak 33 Kandidat Ikuti Seleksi Direksi Rumah Sakit dan Klinik di Lingkungan Unpad

[Kanal Media Unpad] Melanjutkan tahap open bidding direksi rumah sakit dan klinik di lingkungan Universitas Padjadjaran, sebanyak 33 kandidat mengikuti Asesmen Uji Kompetensi yang diselenggarakan di Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Selasa dan Rabu, 14-15 April 2026. Kandidat tersebut terjaring berdasarkan kriteria yang sesuai dengan persyaratan pada tahap seleksi administrasi.

Kepala Pusat Asesmen dan Manajemen Talenta Unpad Dr. Fitriani Yustikasari Lubis, S.Psi., M.Si., menyampaikan bahwa pada kesempatan ini Unpad membuka kesempatan bagi para profesional untuk mengisi posisi strategis di Rumah Sakit Unpad, Rumah Sakit Hewan (RSH) Unpad, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unpad, dan Klinik Kesehatan Unpad. Pada tahap ini para kandidat terpilih akan mengikuti tahap psikotest serta asesmen untuk melihat potensi dan performa berdasarkan pengalaman kerja kandidat.

“Dari tahap asesmen ini kami ingin melihat kandidat yang memang kami rasa potensial untuk memajukan satu usaha yang ada di Unpad. Selanjutnya, yang lulus dari tahap asesmen yang terdiri dari psikotest dan asesmen itu akan lanjut ke wawancara akhir dan di tahap ini akan ada penilaian khusus dari user kepada para kandidat,” ujar Fitriani.

Lebih lanjut, Fitriani menjelaskan bahwa pada tahap ini diharapkan terjaring para direksi yang tidak hanya dapat memajukan rumah sakit Unpad dalam kacamata bisnis, tetapi sekaligus mengembangkan pendidikan kesehatan di Unpad dengan baik.

“Karena bagaimanapun satuan usaha di Unpad ini adalah bisnis yang juga menjadi tempat pendidikan, sehingga kita membutuhkan direksi yang bisa mengelola kedua hal tersebut agar bisa tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.* (R02)

The post Sebanyak 33 Kandidat Ikuti Seleksi Direksi Rumah Sakit dan Klinik di Lingkungan Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Universitas Padjadjaran Kukuhkan Delapan Guru Besar dari Lima Fakultas

Universitas Padjadjaran mengukuhkan delapan Guru Besar baru dari lima fakultas yaitu Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Keperawatan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Komunikasi, dan Fakultas Peternakan. Pengukuhan secara resmi dibuka oleh Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam kegiatan Pengukuhan Jabatan Guru Besar yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata, Kampus Iwa Koesoemasoemantri, Bandung, Selasa, 14 April 2026.

Kedelapan Guru Besar tersebut adalah Prof. Fahmi Oscandar, dr., M.Kes., SpRKG., SpOF., SubSp OFK (K)., Ph.D. (Cr.Img), Prof. Dr. Anne Agustina Suwargiani., drg., M.KM., Prof. H. Iyus Yosep., S.Kp., M.Si., M.Sc., Ph.D., Prof. Maria Komariah, S.Kp., M.Kes., Ph.D., Prof. Dr. R. Dudy Heryadi, M.Si., Prof. Dr. Herijanto Bekti, M.Si., Prof. Dr. Jenny Ratna Suminar, M.Si., dan Prof. Dr. Ir. Lilis Suryaningsih, M.Si. Pengukuhan diawali dengan kata pengantar dari Ketua Dewan Profesor Unpad, Prof. Atwar Bajari, dan pembacaan curriculum vitae para Guru Besar yang dikukuhkan oleh Sekretaris Dewan Profesor Unpad, Prof. Iman Hernaman.

Dalam paparan ilmiah berjudul “Radioidentifikasi: Paradigma Baru dalam Identifikasi Individu Berbasis Pencitraan Radiologi Oral dan Kranio-Maksilofasial serta Odontologi Forensik untuk Penguatan Penegakkan Hukum di Indonesia”, Guru Besar bidang Radiology Forensic Imaging Oral Craniofacial, Prof. Fahmi Oscandar, menjelaskan bahwa radioidentifikasi adalah paradigma baru identifikasi individu yang menggabungkan radiologi kedokteran gigi, odontologi forensik, dan teknologi digital untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi. Pendekatan ini memanfaatkan pencitraan struktur internal, didukung CBCT dan AI untuk memperkuat penegakan hukum dan sistem identifikasi masa depan.

“Radioidentifikasi merupakan representasi transformasi ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga nilai kemanusiaan dalam menjaga identitas, menghormati martabat, dan memberikan kepastian bagi individu,” ujar Prof. Fahmi.

Sementara Guru Besar bidang Promosi Kesehatan Gigi dan Mulut, Prof. Anne Agustina Suwargiani, dalam paparan keilmuan berjudul “Penguatan Pendekatan Promosi Kesehatan Gigi Berbasis Pelayanan Primer dan Komunitas untuk Mendukung Transformasi Kebijakan Kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia” memaparkan bahwa kesehatan gigi dan mulut mencakup fungsi penting serta aspek psikososial, namun masih menjadi masalah besar di Indonesia akibat tingginya prevalensi karies dan keterbatasan akses layanan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan promosi kesehatan berbasis preventif, komunitas, dan teknologi untuk meningkatkan perilaku sehat serta mendukung transformasi kebijakan kesehatan gigi.

“Keempat pilar utama penguatan pendekatan promosi kesehatan gigi yaitu literasi kesehatan gigi, kesehatan gigi ibu hamil dan anak usia dini serta pencegahan karies pada anak, pemberdayaan kesehatan gigi dan mulut, juga integrasi kesehatan gigi mulut dan kesehatan masyarakat melalui program KKN,” jelas Prof. Anne.

Prof. Iyus Yosep, Guru Besar bidang Ilmu Keperawatan Jiwa Psikososial, memaparkan keilmuannya berjudul “Triple-P e-Parenting: Strategi Keperawatan Jiwa dalam Mencegah Cyberbullying pada Remaja”. Prof. Iyus menjelaskan bahwa cyberbullying menjadi masalah serius kesehatan mental remaja akibat tingginya penggunaan media sosial. Pencegahannya memerlukan pendekatan multidisipliner melalui peran keluarga, literasi digital, dan inovasi seperti Triple-P Parenting Program (Positive Parenting Program).

Triple-P e-Parenting merupakan inovasi keperawatan jiwa yang menempatkan keluarga sebagai aktor utama dalam perlindungan kesehatan mental remaja. Model ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu Positive Digital Parenting, Parental Monitoring, dan Parental Communication,” papar Prof. Iyus.

Guru Besar bidang Ilmu Keperawatan Dasar, Prof. Maria Komariah, dalam paparan ilmiah berjudul “Rekonstruksi Keperawatan Dasar menuju Integrative Holistic Nursing di Era Digital” menjelaskan bahwa keperawatan dasar merupakan fondasi utama profesi keperawatan yang bersifat holistik dan berpusat pada kebutuhan manusia. Maka dari itu, diperlukan rekonstruksi melalui integrasi nilai kemanusiaan, teknologi digital, kepemimpinan, dan pendekatan holistik agar kualitas asuhan tetap terjaga.

“Asuhan keperawatan bertumpu pada satu kekuatan yang tidak akan pernah bisa direplikasi oleh mesin. Merawat keseimbangan antara kecanggihan era digital dan ketulusan asuhan inilah yang menjadi ruh dari konsep Integrative Holistic Nursing,” kata Prof. Maria.

Prof. Dudy Heryadi, Guru Besar bidang Hubungan Internasional, memberikan paparan keilmuan berjudul “Artificial Intelligence, Unilaterlisme, dan Krisis Tata Kelola Global: Kerja sama Internasional dalam Perspektif Critical Global Governance”. Dalam paparannya, Prof. Dudy menjelaskan bahwa perkembangan pesat AI bersamaan dengan meningkatnya unilateralisme negara besar memicu krisis tata kelola global dan melemahkan sistem kerja sama multilateral. Kondisi ini menuntut arah baru menuju tata kelola global yang lebih adil, inklusif, dan mampu mengakomodasi kepentingan semua negara dalam era teknologi.

“Konvergensi antara perlombaan AI global, meningkatnya unilateralisme, dan erosi institusi multilateral menciptakan kombinasi yang berpotensi eksplosif bagi stabilitas tatanan dunia. Kita membutuhkan kerangka tata kelola yang memastikan teknologi transformatif ini bermanfaat,” ujar Prof. Dudy.

Dalam paparan ilmiah berjudul “Kepemimpinan Publik yang Adaptif dalam Konteks Digital Governance di Indonesia”, Guru Besar bidang Ilmi Administrasi Publik, Prof. Herijanto Bakti, menjelaskan bahwa kepemimpinan publik di era digital menuntut kemampuan adaptif untuk mengintegrasikan teknologi, kebijakan, partisipasi masyarakat, dan nilai budaya lokal dalam tata kelola yang inklusif dan berkelanjutan. Keberhasilan digital governance bergantung pada teknologi dan kemampuan pemimpin membangun legitimasi sosial, etika, dan kepercayaan publik.

“Pengembangan digital governance di Indonesia perlu mengedepankan pendekatan hibrida yang menggabungkan inovasi teknologi dengan kearifan lokal sebagai sumber legitimasi sosial,” kata Prof. Herijanto.

Guru Besar bidang Ilmu Komunikasi Kesehatan dan Komunikasi Keluarga, Prof. Jenny Ratna Suminar, memberikan paparan keilmuan berjudul “Komunikasi Kesehatan, Merawat Kehidupan Bangsa: Terbentang dari Sabang sampai Merauke”. Prof. Jenny menjelaskan bahwa komunikasi kesehatan merupakan proses penting yang membentuk perilaku dan keputusan kesehatan individu melalui interaksi sosial. Perannya semakin krusial di era digital untuk membangun literasi, kepercayaan, dan menangkal informasi yang salah demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Komunikasi kesehatan bekerja membangun pemahaman, menumbuhkan kepercayaan, dan menjembatani ilmu pengetahuan dengan kehidupan masyarakat. Komunikasi kesehatan akan terus membentang sebagai jejaring pengetahuan, kepedulian, dan harapan yang menghubungkan masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke,” papar Prof. Jenny.

Guru Besar bidang Teknologi Pengolahan Daging, Prof. Lilis Suryaningsih, menyampaikan paparan ilmiah berjudul “Potensi Enzimatis dan Antimikroba Alami dalam Marinasi sebagai Teknologi Pengolahan Daging yang Aman dan Berkelanjutan”. Prof. Lilis mengatakan bahwa Pengolahan daging dengan bahan alami melalui teknik marinasi menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas, keamanan, dan daya simpan sekaligus mengurangi penggunaan bahan sintetis. Pendekatan ini juga mendukung keberlanjutan, pemanfaatan sumber daya lokal, serta menghasilkan produk pangan yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

“Marinasi memanfaatkan bahan-bahan alami seperti rempah-rempah, ekstrak tumbuhan, serta sumber asam alami untuk membantu menghambat pertumbuhan mikroorganisme sekaligus meningkatkan kualitas sensoris daging,” jelas Prof. Lilis.* (R01)

Buku Paparan Keilmuan:

  1. Prof. Fahmi Oscandar, dr., M.Kes., SpRKG., SpOF., SubSp OFK (K)., Ph.D. (Cr.Img)
  2. Prof. Dr. Anne Agustina Suwargiani., drg., M.KM.
  3. Prof. H. Iyus Yosep., S.Kp., M.Si., M.Sc., Ph.D.
  4. Prof. Maria Komariah, S.Kp., M.Kes., Ph.D.
  5. Prof. Dr. R. Dudy Heryadi, M.Si.
  6. Prof. Dr. Herijanto Bekti, M.Si.
  7. Prof. Dr. Jenny Ratna Suminar, M.Si.
  8. Prof. Dr. Ir. Lilis Suryaningsih, M.Si.

(Foto-foto oleh: Jalasenastri Saprala)*

The post Universitas Padjadjaran Kukuhkan Delapan Guru Besar dari Lima Fakultas appeared first on Universitas Padjadjaran.

Bukan Sekadar Menanam, “Gelar Cai 2026” Inisiasi Gerakan Menabung Air dari Rumah hingga Kampus

[Kanal Media Unpad] Memperingati Hari Air Dunia, Ekotani Mandala menegaskan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi nyata bertajuk "Gelar Cai 2026: Ruang Tepung Baraya Ekotani". Acara yang berlangsung pada Minggu, 5 April 2026 berfokus pada langkah strategis untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai penyerap air alami di kawasan Ciparanje, Jatinangor.

Ekotani Mandala adalah kolektif pendidikan pertanian dan lingkungan yang berbasis di Universitas Padjadjaran. Ekotani Mandala berfokus pada praktik pertanian teknoekologis, konservasi lahan, serta edukasi dan kerjasama bagi akademis dan masyarakat umum. Kegiatan bentuk kolaborasi lintas sektoral yang mempertemukan semangat mahasiswa dengan organisasi bidang lingkungan. Ekotani Mandala menggandeng PPAB Rejanawana, Maperpa, dan Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Sumedang sebagai mitra penyelenggara.

Dalam aksi tersebut, penyelenggara berhasil mengumpulkan 350 bibit pohon keras yang berasal dari dua sumber utama: BPDAS Cimanuk Citanduy dan SPTH Dinas Kehutanan Jawa Barat. Berbagai jenis bibit, antara lain Durian, Alpukat, Lame, Beringin, dan Raksamala yang dipilih karena memiliki sistem perakaran kuat yang ideal untuk menahan erosi dan meningkatkan laju resapan air ke dalam tanah.

Penanaman bibit Tahap Satu ini adalah langkah awal dari program jangka panjang. Ke depannya, proses penanaman seluruh 225 bibit pohon akan dilanjutkan dengan bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Kampus Berkelanjutan Serta Keamanan dan Keselamatan Lingkungan Univeritas Padjadjaran untuk memetakan kebutuhan penanaman di lahan universitas secara lebih komprehensif.

Setelah aksi penanaman di lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi "Sarahsehan" atau diskusi santai yang mendalam. Mengambil tema yang selaras dengan tantangan lingkungan saat ini, sesi ini mengupas tuntas isu "Bagaimana cara menyulap lahan jadi tabungan air?". Narasumber yang hadir merupakan pakar di bidangnya, yaitu Kharistya Amaru, S.TP., M.T., Ph.D. (Dosen Teknik Pertanian Universitas Padjadjaran) dan Rizky Estrada, S.P., M.P (Praktisi Independen).

Kharistya Amaru membedah isu ini dari perspektif akademis dan teknis teknik pertanian. Narsumber menggaris bawahi permasalahan atas kurangnya kepedulian, perawatan dam perlunya bersyukur terhadap lingkungan. Sedangkan Rizky Estrada memberikan wawasan dari pengalaman praktis di lapangan dalam pengelolaan lahan dan air. Narasumber menyebutkan bahwa penanaman bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja dengan alat bahan yang ada di sekitar kita.

Diskusi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan teoritis mengenai metode konservasi air tanah yang efektif, menggabungkan metode vegetatif (penanaman pohon) dan bagaimana kita menabung air sebagai seorang individu, yang bisa dilakukan di rumah.

Semangat Kolaborasi Baraya

Kegiatan "Gelar Cai 2026" berhasil mengundang organisasi lingkungan, pecinta alam dan mahasiswa se-Bandung Raya dan Sumedang. Tercatat, lebih dari 111 peserta (71 tamu undangan dan 40 peserta umum) hadir untuk berpartisipasi aktif dalam aksi dan diskusi. Acara ini dikelola oleh 12 anggota panitia inti dan didukung tim Support, yaitu Kaija.id, Yucamp, Warung Mandala, Dillco, Dilltea, Klaine Boer, Tarupala, Kafein Hunter dan Gelas Kedua.

Aksi ini diharapkan menjadi katalisator bagi gerakan konservasi lingkungan yang lebih masif dan terstruktur di lingkungan kampus dan sekitarnya, sebagai wujud kontribusi nyata Universitas Padjadjaran dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air untuk masa depan.* (Rilis oleh: FTIP Unpad)

Sumber: https://ftip.unpad.ac.id/bukan-sekadar-menanam-gelar-cai-2026-inisiasi-gerakan-menabung-air-dari-rumah-hingga-kampus/

The post Bukan Sekadar Menanam, “Gelar Cai 2026” Inisiasi Gerakan Menabung Air dari Rumah hingga Kampus appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id