DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Sekolah Vokasi Unpad Hadirkan Dirut KAI Bahas ESG dan Sustainability Reporting Transformasi Layanan Publik

[Kanal Media Unpad] Program Studi Sarjana Terapan (D4) Akuntansi Sektor Publik Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Peran ESG dan Sustainability Reporting dalam Transformasi Layanan Perkeretaapian: Perspektif KAI bagi Akuntansi Sektor Publik”. Kegiatan ini menghadirkan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin sebagai narasumber utama.

Kuliah umum yang diselenggarakan di Auditorium Gedung 2 Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran, Jatinangor, ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta praktik sustainability reporting dalam pengelolaan organisasi yang memiliki fungsi pelayanan publik.

Ketua Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik Sekolah Vokasi Unpad, Dr. Arie Pratama, S.E., M.Ak., menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih untuk menjembatani perkembangan praktik ESG pada badan usaha milik negara dengan kebutuhan penguatan kompetensi mahasiswa dalam bidang akuntabilitas, pelaporan keberlanjutan, tata kelola organisasi, serta pengukuran kinerja sektor publik.

“Mahasiswa perlu memahami bahwa akuntabilitas organisasi saat ini tidak lagi hanya diukur melalui kinerja keuangan. Aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi bagian penting dalam menciptakan nilai jangka panjang dan menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Bobby Rasyidin membahas berbagai aspek transformasi layanan perkeretaapian yang dijalankan KAI melalui penerapan prinsip ESG. Sebagai penyedia layanan transportasi publik nasional, KAI memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas wilayah, meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat, serta berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi melalui penggunaan moda transportasi yang lebih berkelanjutan.

Peserta juga memperoleh wawasan mengenai kontribusi sektor transportasi perkeretaapian terhadap agenda pembangunan berkelanjutan, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan dampak lingkungan, peningkatan keselamatan dan keamanan layanan, hingga penguatan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Selain membahas implementasi ESG, kuliah umum ini mengulas proses penyusunan sustainability reporting di lingkungan KAI, termasuk identifikasi isu material, pengumpulan dan validasi data ESG, pengukuran indikator kinerja, koordinasi lintas unit, hingga publikasi laporan keberlanjutan kepada pemangku kepentingan.

Berbagai tantangan dalam penerapan ESG juga menjadi perhatian dalam diskusi, seperti kualitas data, integrasi sistem informasi, kesiapan sumber daya manusia, serta tuntutan pemenuhan standar pelaporan yang semakin berkembang. Melalui pengalaman praktis yang disampaikan langsung oleh pimpinan perusahaan, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana organisasi besar mengelola risiko, menjaga keberlanjutan bisnis, sekaligus memenuhi tanggung jawab sosialnya.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik, dosen, tenaga kependidikan, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu tata kelola dan keberlanjutan organisasi. Melalui kuliah umum ini, Sekolah Vokasi Unpad berharap mahasiswa dapat memahami keterkaitan antara ESG, pelaporan keberlanjutan, akuntansi sektor publik, audit, pengendalian internal, dan manajemen risiko sebagai kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam dunia kerja.

Selain memperkaya wawasan akademik, kegiatan ini juga membuka perspektif mahasiswa mengenai peluang kontribusi profesi akuntansi sektor publik dalam mendukung agenda keberlanjutan organisasi, baik di sektor pemerintahan, badan usaha milik negara, maupun institusi pelayanan publik lainnya.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk industri dan BUMN strategis, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia profesional serta tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.* (Rilis oleh: Humas Sekolah Vokasi Unpad).

Sumber: https://vokasi.unpad.ac.id/sekolah-vokasi-unpad-hadirkan-direktur-utama-kai-bahas-esg-dan-sustainability-reporting-dalam-transformasi-layanan-publik

The post Sekolah Vokasi Unpad Hadirkan Dirut KAI Bahas ESG dan Sustainability Reporting Transformasi Layanan Publik appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi Lolos Pendanaan PKM 2026

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran masuk ke dalam  10 Besar perguruan tinggi dengan jumlah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) terbanyak yang menerima Pendanaan PKM 2026 dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi  (Kemdiktisaintek).

"Tahun ini ada 21 proposal yang didanai, naik hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu. Padahal kuota pendanaan tahun ini lebih kecil dari tahun lalu," ujar Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D.

Pada tahun lalu, Unpad memperoleh pendanaan PKM untuk 12 tim, dan meloloskan 6 tim ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38. Dalam Pimnas ke-38 di Universitas Hasanuddin, Makassar tersebut, Unpad menempati peringkat 12 dengan raihan 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Dalam pengumuman Pendanaan PKM Skema Pendanaan Tahun 2026 yang ditandatangani Direktur Belmawa, Dr. Beny Bandanadjaja, ST., MT., Unpad berhasil meloloskan 21 judul proposal terdiri dari PKM Kewirausahaan (PKM-K) 2 proposal, PKM Karsa Cipta (PKM-KC) 2, PKM Karya Inovatif (PKM-KI) 1, PKM Penerapan Iptek (PKM-PI) 1, PKM Riset Eksakta (PKM-RE) 10, dan PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) 5 judul proposal. Jumlah 21 proposal tersebut menempatkan Unpad berada di 10 Besar perguruan tinggi dengan jumlah PKM terbanyak yang menerima Pendanaan PKM 2026 (lihat tabel di bawah).

"Saat ini kita sedang dalam tahap risetnya, kita juga melakukan pembekalan dan pendampingan, tidak hanya untuk peserta PKM-nya tapi juga bagi dosen pembimbingnya. Kita juga mengundang juri nasional untuk memberikan tips and trick supaya pelaksanaan program berjalan dengan baik dan progress reportnya dibuat dengan baik," jelas Inu.

Inu memastikan, Unpad melaksanakan pendampingan marathon untuk memastikan tim yang lolos melaksanakan program dengan baik sehingga nantinya dapat menghadapi monitoring dan evaluasi oleh Belmawa secara baik dan berhasil lolos ke Pimnas.

"Kami upayakan optimal dalam pembinaan, pembekalan, pelaksanaan program, siap menghadapi PKP 2 (Penilaian Kemajuan Program), sehingga hasilnya maksimal dan lolos ke Pimnas. Targetnya, seluruh 21 tim ini akan lolos. Kita optimis," ujar Inu.

Tim PKM akan melaksanakan monev pada Juli-Agustus 2026, pelaksanaan PKP 2 pada pertengahan September 2026, unggah dan penilaian laporan akhir pada awal Oktober 2026, pengumuman peserta Pimnas pada pertengahan Oktober, dan pelaksanaan Pimnas pada 2-7 November 2026.*

Peringkat Perguruan Tinggi Peraih Pendanaan PKM Tahun 2026

No. Nama Perguruan Tinggi Proposal
1 Universitas Gadjah Mada 56
2 Universitas Hasanuddin 50
3 Institut Teknologi Sepuluh Nopember 35
4 Universitas Diponegoro 30
  Institut Pertanian Bogor 30
5 Universitas Negeri Malang 23
6 Universitas Negeri Yogyakarta 22
7 Universitas Padjadjaran 21
  Universitas Indonesia 21
8 Universitas Airlangga 20
9 Universitas Pendidikan Ganesha 18
  Universitas Riau 18
10 Universitas Brawijaya 15

The post Unpad Masuk 10 Besar Perguruan Tinggi Lolos Pendanaan PKM 2026 appeared first on Universitas Padjadjaran.

Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Jajaki Kolaborasi Bersama Unpad

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menerima kunjungan delegasi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) di Ruang Rapat Bersama Livin, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, pada Sabtu, 20 Juni 2026 untuk membahas peluang kerja sama dalam pengembangan dan peningkatan infrastruktur, khususnya fasilitas Rumah Sakit Unpad yang mendukung peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian di lingkungan Unpad.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief S. Kartasasmita bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad Prof. Maman Setiawan, serta delegasi AIIB yang dipimpin oleh Project Team Leader AIIB, Deni Fauzi. Diskusi difokuskan pada penjajakan kolaborasi yang dapat mendukung penguatan fasilitas kesehatan di lingkungan Unpad yang sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan tenaga medis di Indonesia.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa pengembangan infrastruktur kesehatan merupakan salah satu kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Kehadiran AIIB diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem pendidikan dan penelitian kesehatan yang berkelanjutan.

“Kami melihat penguatan infrastruktur kesehatan sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Rumah sakit pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, tetapi juga menjadi tempat lahirnya tenaga kesehatan dan berbagai penelitian yang akan menjawab tantangan kesehatan di masa depan,” ujar Rektor.

Sementara itu, Deni Fauzi, menjelaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus yang terus diperkuat, sehingga AIIB terus meningkatkan dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur kesehatan melalui berbagai kolaborasi yang bertujuan memperluas akses  dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Kami melihat potensi besar institusi pendidikan tinggi dalam mendukung transformasi sektor kesehatan, terutama melalui rumah sakit pendidikan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian dalam satu ekosistem yang sama. Kami berharap diskusi ini menjadi langkah awal untuk membangun kerja sama yang produktif dan dapat segera diimplementasikan bersama,” kata Deni.

Usai pertemuan dan diskusi tersebut delegasi AIIB melanjutkan agenda dengan mengunjungi Rumah Sakit Unpad untuk meninjau berbagai fasilitas yang dimiliki. Peninjauan ini menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi pengembangan infrastruktur kesehatan di lingkungan Unpad, sehingga penguatan fasilitas rumah sakit dapat dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di masa yang akan datang.

“Pengembangan infrastruktur kesehatan tentu harus bermuara pada satu tujuan, yaitu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Mudah-mudahan komitmen kita bersama ini dapat segera teralisasikan dalam waktu dekat,” tutur Deni.* (R02)

The post Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Jajaki Kolaborasi Bersama Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Hasil SMUP 2026 Diumumkan 23 Juni, Ada Prosedur Khusus untuk Peserta Minat Bakat

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran akan mengumumkan hasil Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Program Akademik (Sarjana) dan Program Vokasi (Sarjana Terapan) pada Selasa, 23 Juni 2026 mulai pukul 15.00 WIB. Hasil seleksi yang diumumkan terdiri dari Seleksi Mandiri Prestasi Akademik, Seleksi Minat dan Bakat, dan Seleksi Kemitraan Strategis.

“Silakan cek di akun pendaftaran masing-masing dengan login pada laman admission.unpad.ac.id mulai besok 23 Juni pukul 15.00 WIB hingga 7 Juli 2026. Jika dinyatakan lulus, langkah pertama yang harus dilakukan adalah segera melakukan konfirmasi registrasi dan pembayaran. Untuk detailnya silahkan bisa diunduh Surat Edaran yang ada di laman pengumuman.  Jika peserta dinyatakan sebagai Calon Pengganti Terdaftar (CPT), lakukan cek akun secara berkala hingga 7 Juli 2026. Informasi posisi CPT dapat diketahui di akun masing-masing,” ujar Kepala Kantor SMUP, Prof. Ir. Anas, M.Sc., PhD.

Prof. Anas mengingatkan agar peserta memastikan nomor ponsel yang didaftarkan ketika mendaftar tetap aktif selama masa penerimaan ini sehingga dapat mengikuti informasi pesan yang dikirimkan oleh Universitas Padjadjaran.

Peserta yang dinyatakan lulus namun tidak melakukan konfirmasi registrasi dan pembayaran sesuai jadwal yang telah ditentukan, otomatis menyatakan undur diri dari Universitas Padjadjaran.  Setelah melakukan konfirmasi registrasi dan pembayaran, peserta tersebut dapat melanjutkan pengisian biodata online untuk mendapatkan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM).

Namun khusus untuk peserta yang lulus melalui jalur Seleksi Minat dan Bakat, peserta diminta terlebih dahulu melakukan konfirmasi registrasi dan mengisi biodata online.  Hal tersebut karena UKT bagi mereka yang lulus melalui jalur Seleksi Minat dan Bakat ditetapkan berdasarkan perhitungan kelompok UKT seperti pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) serta tidak dikenakan Iuran Pengembangan Institusi (IPI).

“Jadi kami akan menghitung dulu berapa UKT yang akan ditetapkan untuk calon mahasiswa dari jalur Seleksi Minat dan Bakat ini berdasarkan isian biodata online mereka,” jelas Prof. Anas.

Lebih lanjut Prof. Anas menjelaskan, bagi pendaftar dengan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang tidak lolos verifikasi KIP-K dari Universitas atau Pemerintah, status kelulusannya tetap berlaku dengan skema pembiayaan mandiri. Semua pendaftar KIP-K tetap harus melakukan konfirmasi registrasi dan update biodata sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Anas juga mengingatkan, agar peserta SMUP tidak mempercayai  pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang atau imbalan lainnya karena hal tersebut merupakan upaya penipuan. Hati-hati pula dengan pihak-pihak yang menawarkan kemudahan pembayaran UKT dan IPI yang tidak melalui sistem yang tersedia. Pembayaran UKT maupun IPI dilakukan melalui bank sesuai nomor tagihan atas nama masing-masing calon mahasiswa.

“Seluruh proses penerimaan calon mahasiswa baru Unpad dilakukan berdasarkan kriteria akademik dan prestasi yang telah ditentukan. Untuk menghindari penipuan, masyarakat dapat melakukan konfirmasi melalui nomor kontak Helpdesk SMUP yang tercantum di laman smup.unpad.ac.id,” ujar Prof. Anas.*

The post Hasil SMUP 2026 Diumumkan 23 Juni, Ada Prosedur Khusus untuk Peserta Minat Bakat appeared first on Universitas Padjadjaran.

Rakernas MDGB PTNBH 2026 Hasilkan Tiga Policy Brief untuk Penguatan Kebijakan Pendidikan Tinggi

[Kanal Media Unpad] Rapat Kerja Nasional Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (Rakernas MDGB PTNBH) 2026 bertema “Kampus Sehat: Membangun Ketahanan Fisik, Mental, Sosial, dan Ekologis Menuju Masa Depan Berkelanjutan” yang dihadiri oleh 125 Guru Besar dari 19 PTNBH mengakhiri rangkaian kegiatannya pada Jumat 19 Juni 2026 di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35, Bandung.  Rakernas tahun ini menghasilkan tiga policy brief, satu buku hasil pemikiran bersama para guru besar, serta berbagai masukan terkait pembinaan pendidikan tinggi yang akan diserahkan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

“Mudah-mudahan yang kita susun ini nanti bisa menjadi dasar untuk Menteri untuk membuat peraturan dan sebagainya. Terima kasih atas kerja keras dan kerja sama Bapak dan Ibu Profesor dari 19 PTNBH yang sudah menyumbangkan pikirannya,” jelas Ketua MDGB PTNBH Prof. Ir. Mindriany Syafila, M.S., Ph.D.

Sementara dalam sambutan pagi hari, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyoroti semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi perguruan tinggi karena berbagai perubahan dan dinamika global. Perguruan tinggi dituntut untuk mampu merespons beragam persoalan secara lebih komprehensif.

“Guru Besar memiliki posisi yang sangat penting dalam mengawal transformasi tersebut, tidak hanya untuk menghasilkan pengetahuan, tetapi juga kebijakan-kebijakan yang bisa menjadi dasar untuk pengembangan bangsa” ujar Rektor.

Salah satu peserta Rakernas, Prof. Husaini dari Universitas Syiah Kuala Aceh, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Rakernas MDGB PTNBH 2026 yang berlangsung dengan baik. Menurutnya, forum tersebut berhasil menghasilkan berbagai rekomendasi dan rumusan kebijakan strategis sebagai masukan dalam penyusunan kebijakan pendidikan tinggi.

“Terima kasih Unpad sebagai tuan rumah yang begitu ramah, termasuk panitia yang sudah bekerja keras dalam acara ini,” kata Prof. Husaini.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Profesor Unpad, Prof. Atwar Bajari, turut mengucapkan terima kasih kepada para guru besar dari PTNBH yang telah berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian Rakernas. Ia berharap hasil-hasil yang dirumuskan dalam forum tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi dan pembangunan nasional.

Prof. Mindriany juga mengumumkan bahwa pertemuan berikutnya akan diselenggarakan di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan, pada November 2026. Pertemuan mendatang diharapkan dapat melanjutkan pembahasan berbagai isu strategis yang telah dirintis pada Rakernas tahun ini sekaligus mengembangkan tema-tema baru yang relevan dengan tantangan pendidikan tinggi dan pembangunan nasional.* (R01)

(Foto-foto oleh: Dadan Triawan)

The post Rakernas MDGB PTNBH 2026 Hasilkan Tiga Policy Brief untuk Penguatan Kebijakan Pendidikan Tinggi appeared first on Universitas Padjadjaran.

Lembaga Wakaf Unpad Dukung Penguatan UMKM Kantin Halal dan Thayyib Unpad

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran melalui Lembaga Wakaf Unpad menyalurkan manfaat wakaf produktif kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan kampus melalui program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pengembangan usaha. Penyaluran manfaat wakaf tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan fasilitas bagi UMKM Kantin Akademik Halal dan Thayyib Unpad yang diserahkan di Kantin Halal, kawasan Bale Santika, Unpad Kampus Jatinangor, Kamis 18 Juni 2026.

“Saat ini Lembaga Wakaf Unpad masih terbilang baru, karena baru berjalan sekitar satu tahun sehingga kemampuan kami dalam membantu UMKM masih terbatas. Namun, selama satu tahun ini kami telah berupaya mengelola dan menggulirkan dana wakaf produktif untuk mendukung pengembangan UMKM,” ujar Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad sekaligus Ketua Lembaga Wakaf Unpad, Prof. Maman Setiawan, dalam sambutannya.

Prof. Maman menyampaikan apresiasi kepada para pemilik usaha di Kantin Halal dan Thayyib Unpad yang telah bersedia menjalin kerja sama dengan Lembaga Wakaf Unpad. Ia berharap, program penyaluran wakaf produktif ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas dan mampu mendukung lebih banyak pelaku UMKM di lingkungan Unpad.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Padjadjaran Halal Research Center Unpad, Dr. Eri Amalia, S.Si., Apt., MHSc., mengatakan bahwa UMKM Kantin Halal dan Thayyib Unpad saat ini telah menerapkan standar halal secara penuh. Ia berharap dukungan yang diberikan dapat mendorong pengembangan usaha sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam penguatan ekosistem ekonomi syariah.

“Ini merupakan bantuan yang sangat berarti. Semoga bantuan ini juga menjadi sarana untuk mengumpulkan pahala dan menjadi amal jariah yang manfaatnya terus mengalir,” ungkap Eri.

Salah satu pemilik kantin, Erwin, mengucapkan terima kasih atas bantuan fasilitas yang diberikan oleh Lembaga Wakaf Unpad. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu operasional usaha, terutama dalam penyimpanan dan penyiapan bahan baku, sehingga kegiatan sehari-hari menjadi lebih efisien serta mampu menghemat waktu dan tenaga.

“Mudah-mudahan bantuan ini membawa berkah bagi semuanya dan bukan menjadi yang terakhir. Semoga usaha kami terus berkembang dan sinergi antara Lembaga Wakaf Unpad serta Kantin Halal dan Thayyib Unpad dapat terus terjalin dengan baik,” harap Erwin.

Turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut Sekretaris Bidang Hukum dan Pengelolaan Lembaga Wakaf Unpad, Dr. Helza Nova Lita. Selain itu, hadir pula Koordinator Divisi Program, Nabela Hapsari, M.Sc. IBF., , serta jajaran pemilik kantin di Kantin Halal dan Thayyib Unpad.

Bagi yang ingin turut berkontribusi dalam penguatan wakaf produktif, Lembaga Wakaf Unpad mengajak keluarga besar Unpad, dan masyarakat luas untuk berpartisipasi melalui https://wakaf.unpad.ac.id/. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat wakaf bagi pengembangan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.* (R01)

The post Lembaga Wakaf Unpad Dukung Penguatan UMKM Kantin Halal dan Thayyib Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Mendiktisaintek Ajak Akademisi Hadirkan Solusi Konkret untuk Pembangunan Nasional

[Kanal Media Unpad] Perguruan tinggi berperan dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi global dan memperkuat kemandirian bangsa. Banyak negara yang saat ini menghadapi tekanan ekonomi yang tidak mudah, terutama yang berkaitan dengan ketergantungan terhadap mata uang asing, rantai pasok energi, serta fluktuasi ekonomi global.

Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, pada Rapat Kerja Nasional Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (Rakernas MDGB PTNBH) 2026 bertema “Kampus Sehat: Membangun Ketahanan Fisik, Mental, Sosial, dan Ekologis Menuju Masa Depan Berkelanjutan” di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung pada Jumat 19 Juni 2026.

“Banyak hal-hal ketergantungan dengan negara lain yang sangat besar. Ternyata membuat suatu negara menjadi tidak cukup siap ketika terjadi gejolak-gejolak tertentu. Ini terjadi hampir di semua negara,” ujar Prof. Brian dalam paparannya sebagai pembicara kunci yang berjudul “Arah Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam Penguatan Kampus Sehat dan Berkelanjutan” di hari kedua Rakernas MDGB PTNBH 2026.

Prof. Brian menekankan pentingnya transformasi teknologi sebagai solusi jangka panjang, serta percepatan penggunaan teknologi energi yang lebih efisien. Menurutnya, beberapa kajian akademik telah menunjukkan bahwa teknologi berbasis listrik dapat memberikan efisiensi biaya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kunci kemajuan bangsa terletak pada kemandirian, inovasi teknologi, serta keberanian untuk melakukan perubahan budaya kerja dan tata kelola. Perguruan tinggi, khususnya Guru Besar, diharapkan menjadi lokomotif pemikiran dan inovasi dalam mendukung transformasi tersebut.

“Mari kita fokus memerikan effort maksimal. Kunci dari kemajuan satu negara adalah kemandirian,” kata Prof. Brian.

Prof. Brian mengajak seluruh akademisi untuk memperkuat kontribusi nyata dalam pembangunan. Ia menekankan, kontribusi tersebut tidak hanya melalui kajian ilmiah, tetapi juga melalui solusi konkret yang dapat menjawab persoalan bangsa secara langsung.

“Saya mohon Bapak dan Ibu Guru Besar di PTNBH, saya tahu Bapak dan Ibu tidak mencari apa-apa lagi kecuali kontribusi untuk negara. Mari kita sama-sama bantu, ada temuan, terobosan, atau usulan, silakan (sampaikan),” ajak Prof. Brian.* (R01)

(Foto-foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)*

The post Mendiktisaintek Ajak Akademisi Hadirkan Solusi Konkret untuk Pembangunan Nasional appeared first on Universitas Padjadjaran.

Menteri Transmigrasi Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Distribusi Talenta untuk Pemerataan Pembangunan

[Kanal Media Unpad] Indonesia tidak kekurangan sumber daya manusia unggul. Tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana memastikan kapasitas tersebut dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Maka dari itu, perguruan tinggi perlu mengambil peran dalam pembangunan nasional melalui distribusi pengetahuan, teknologi, dan talenta ke berbagai wilayah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Dr. Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, saat menjadi pembicara kunci pada hari kedua Rapat Kerja Nasional Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (MDGB-PTNBH) bertema “Kampus Sehat: Membangun Ketahanan Fisik, Mental, Sosial, dan Ekologis Menuju Masa Depan Berkelanjutan” yang digelar di Graha Sanusi Hardjadinata, Unpad Kampus Dipati Ukur, Bandung, Jumat (19/6). Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan materi bertajuk “Membangun Kawasan Transmigrasi untuk Menciptakan Kemandirian Pangan dan Kawasan Ekonomi Baru” dan dimoderatori oleh Guru Besar Fakultas Pertanian Unpad, Prof. Dr. Rija Sudirja.

“Bangsa ini membutuhkan lebih banyak orang yang bersedia menggunakan kepintarannya. Kita (Indonesia) sedang mencari talenta terbaik yang bersedia mengaktifkan bangsa ini,” papar Dr. Iftitah yang hadir secara daring.

Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan kesempatan sebagai fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, setiap warga negara harus memiliki peluang yang sama untuk berkembang, terlepas dari daerah tempat mereka dilahirkan.

“Ketimpangan terbesar dihadapi bukanlah ketimpangan pendapatan, melainkan ketimpangan kesempatan. Tugas negara adalah memastikan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk maju,” ujarnya.

Dr. Iftitah menjelaskan, perguruan tinggi dan transmigrasi sejatinya memiliki tujuan yang sejalan, yakni mendorong pemerataan pembangunan. Perguruan tinggi membangun pusat keunggulan berbasis ilmu pengetahuan, sementara kawasan transmigrasi dapat menjadi ruang penerapan inovasi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, pembangunan pusat-pusat pertumbuhan baru di luar Pulau Jawa menjadi kunci bagi masa depan Indonesia. Dalam kaitannya dengan pembangunan ekonomi daerah, Dr. Iftitah menegaskan bahwa pengetahuan berperan penting dalam menciptakan kesejahteraan dan nilai tambah.

“Sumber daya alam tidak otomatis menghasilkan kesejahteraan. Yang menghasilkan kesejahteraan adalah pengetahuan, yang mengubah sumber daya menjadi nilai tambah dan potensi menjadi kemajuan. Ketika pengetahuan hadir, maka lahirlah knowledge development,” ungkap Dr. Iftitah.

Dr. Iftitah juga mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat. Selain diukur dari publikasi ilmiah dan pemeringkatan internasional, keberhasilan perguruan tinggi juga diukur dari dampak terhadap pembangunan. Ia menilai, kolaborasi perguruan tinggi dan kawasan transmigrasi dapat menjadi kunci dalam melahirkan pusat-pusat kemajuan baru.

“Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang hanya mampu menciptakan pengetahuan. Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghadirkan pengetahuan hingga ke titik paling jauh di Indonesia,” pungkasnya.* (R01)

The post Menteri Transmigrasi Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Distribusi Talenta untuk Pemerataan Pembangunan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Dukung Pengembangan Aktivitas Kemahasiswaan, Unpad Selenggarakan Pelatihan Pemandu LKMM-TPTD

Suasana Pelatihan Pemandu (PP) Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Pradasar dan Tingkat Dasar (LKMM-TPTD) di Gedung Mandiri University, Jl. Soekarno Hatta 574 Bandung pada 18 Juni 2026. (Foto oleh: Dadan Triawan)*

[Kanal Media Unpad] Pusat Pengembangan Kreativitas, Minat dan Bakat Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan Universitas Padjadjaran menyelenggarakan Pelatihan Pemandu (PP) Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Pradasar dan Tingkat Dasar (LKMM-TPTD) di Gedung Mandiri University, Jl. Soekarno Hatta 574 Bandung pada 18-19 Juni 2026.

"Hampir semua perusahaan saat melakukan campus hiring mempertimbangkan pengalaman berorganisasi mahasiswa sebagai salah satu hal yang penting untuk dimiliki oleh calon pegawai mereka. Jadi selain nilai akademis yang baik, pengalaman mengikuti organisasi mahasiswa itu juga penting," ujar Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq, Ph.D., saat membuka kegiatan pelatihan tersebut pada Kamis 18 Juni 2026.

Inu Isnaeni memaparkan, LKMM Pra-Dasar dan Dasar adalah rangkaian pelatihan keterampilan manajemen mahasiswa yang dilaksanakan mengikuti panduan kurikulum dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Ditjen Diktiristek). Latihan ini diikuti oleh mahasiswa secara berjenjang mulai dari tingkat fakultas, universitas, hingga nasional.

"Mahasiswa yang telah mengikuti LKMM Pra-Dasar dan Dasar akan eligible untuk mengikuti LKMM tingkat menengah yang dilaksanakan oleh universitas dengan sertifikat dari belmawa dikti. Selanjutnya bisa mengikuti LKMM tingkat lanjut," ujar Inu Isnaeni.

Melalui pelatihan berjenjang ini, lanjut Inu, para mahasiswa akan diberikan norma untuk bisa mengelola sebuah lembaga kemahasiswaan, dibekali dengan kemampuan kepemimpinan, berkolaborasi, dan mengetahui cara menyusun kerangka kerja organisasi yang baik.

"Mudah-mudahan pelatihan berjalan lancar dan kita bisa memberikan kontribusi yang luar biasa dalam pengembangan kemampuan mahasiswa," ujar Inu Isnaeni.

Sementara Kepala Pusat Pengembangan Kreativitas, Minat dan Bakat Mahasiswa Dr. Gema Wibawa Mukti, melaporkan, pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dosen dari seluruh fakultas dan sekolah yang ada di lingkungan Unpad.

"Tujuan pelatihan ini adalah bagaimana kita bisa membina para mahasiswa, terutama pada aspek kepemimpinan mereka, bagaimana mereka berorganisasi. Mudah-mudahan kegiatan pembekalan hari ini bisa menjadi bekal untuk kita semua saat mendampingi mahasiswa nanti," ujar Gema Wibawa.

Pelatihan Pemandu LKMM-TPTD ini menghadirkan narasumber Dr. Drs. Slamet Usman Ismanto, M.Si., dan Dr. Meilanny Budiarti Santoso, S.Sos., M.Si., yang akan memaparkan sejumlah materi serta berbagi pengalaman terkait pendampingan kegiatan kemahasiswaan.*

The post Dukung Pengembangan Aktivitas Kemahasiswaan, Unpad Selenggarakan Pelatihan Pemandu LKMM-TPTD appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Tuan Rumah Rakernas MDGB PTNBH 2026, Dorong Kampus Menuju Masa Depan Berkelanjutan

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (Rakernas MDGB PTNBH) 2026 yang berlangsung pada 18-19 Juni 2026, di Graha Sanusi Hardjadinata, Unpad Kampus Dipati Ukur, Bandung. Forum yang mengusung tema “Kampus Sehat: Membangun Ketahanan Fisik, Mental, Sosial, dan Ekologis Menuju Masa Depan Berkelanjutan” tersebut diikuti oleh 105 guru besar delegasi dari 19 PTNBH di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Senat Akademik Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Yoni F. Syukriani, dr., Sp.FM., Subsp.SBM (K)., M.Si., DFM., menyampaikan, forum Rakernas ini perlu dipandang sebagai ruang strategis bagi guru besar dari seluruh Indonesia untuk merajut dan mengerucutkan gagasan lintas disiplin, sehingga memiliki keluasan pandangan dan kebijaksanaan kolektif sebagai satu kesatuan bangsa melalui ide-ide yang disampaikan. Dalam hal ini, peran guru besar menjadi penting sebagai penghubung antarilmu dan penafsir realitas.

Lebih lanjut, Prof. Yoni menjelaskan bahwa merespon isu-isu bangsa merupakan hal esensial sebagai bagian dari tanggung jawab akademik bagi seorang guru besar. Peran akademisi yang melemah, khususnya dalam pembuatan kebijakan publik dikhawatirkan akan memperlambat kemajuan bangsa. Sebaliknya, kehadiran akademisi di ruang publik dengan sikap kritis, jernih, dan bertanggung jawab adalah motor proses untuk menjaga nalar publik.

“Sejarah menunjukkan tidak ada bangsa yang maju tanpa fondasi akademik yang kuat. Oleh karena itu, forum ini diharapkan tidak hanya menghasilkan rekomendasi, tetapi juga bisa memperkuat peran guru besar dalam kehidupan kebangsaan sebagaimana seharusnya. Semoga rekomendasi yang dihasilkan betul-betul dapat diadvokasikan untuk memperbaiki situasi, sehingga menjadi lebih baik dan ini merupakan tugas kita bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Prof. Yoni.

Sementara itu, Ketua MDGB PTNBH Prof. Ir. Mindriany Syafila, M.S., Ph.D., menyampaikan bahwa tema yang diusung Rakernas tahun ini sangat berkaitan dengan SDGs ke-3 mengenai kesehatan yang baik dan kesejahteraan yang dapat dimulai dari kampus dengan menciptakan ekosistem perguruan tinggi yang menyeluruh dan holistik, guna mendukung kesejahteraan dan kemampuan adaptasi seluruh sivitas akademika terhadap berbagai tantangan.

Dalam aspek ketahanan fisik, kampus berfokus pada penjagaan kondisi tubuh agar tetap bugar, berfungsi optimal, dan terhindar dari penyakit, serta aspek kesehatan mental fokus pada kapasitas psikologis sivitas akademika dalam mengelola stres akademik, kecemasan, serta menjaga keseimbangan emosional dengan berbagai pelayanan yang disediakan oleh kampus. Sementara ketahanan sosial dapat berfokus pada penciptaan lingkungan interaksi yang aman, inklusif, suportif, dan bebas dari diskriminasi, serta aspek ketahanan ekologis fokus pada keharmonisan hubungan antara manusia dengan lingkungan fisik kampus guna mendukung keberlanjutan bumi, misalnya dengan konsep kampus hijau.

“Keterpaduan dimensi ini akan menciptakan atmosfer pendidikan yang ideal. Mudah-mudahan forum ini menjadi langkah awal dari gerakan perubahan yang berkelanjutan di lingkungan kampus kita. Mari kita jadikan kampus sebagai rumah yang aman, nyaman, dan menyehatkan bagi seluruh sivitas akademika,” jelas Prof. Mindriany.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diawali dengan Kuliah Bestari yang disampaikan oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad Prof. Dr. dr. Vitriana, Sp. KFR., dengan topik “Membangun Resiliensi Fungsional sebagai Pilar Kampus Sehat dari Perspektif Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi” serta Guru Besar Fakultas Psikologi Unpad Prof. Dr. Anissa Lestari Kadiyono, M.Psi., dengan topik “Tantangan Baru Kampus Sehat: Kesehatan Mental-Kognitif Mahasiswa di Era Digital”.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Profesor Unpad Prof. Dr. Drs. Atwar Bajari, M.Si., memaparkan bahwa forum ini sangat relevan karena perguruan tinggi tidak cukup hanya unggul dalam publikasi, akreditasi, reputasi, dan inovasi, tetapi juga harus membangun ruang hidup yang lebih sehat. Dengan terselenggaranya Rakernas MDGB PTNBH 2026 ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen penting yang produktif dan inovatif, serta mampu membangun kesadaran bersama untuk memajukan universitas, pendidikan tinggi, serta bangsa dan negara Indonesia.

“Saya kira tema ini sangat relevan karena perguruan tinggi tidak cukup hanya unggul dalam publikasi, akreditasi, reputasi, dan inovasi, tetapi juga harus membangun ruang hidup yang lebih sehat, baik secara fisik, mental, maupun sosial, serta secara ekologis. Mudah-mudahan kita dapat menghasilkan sesuatu yang produktif dan inovatif demi kemajuan universitas, pendidikan tinggi, dan demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.* (R02)

The post Unpad Tuan Rumah Rakernas MDGB PTNBH 2026, Dorong Kampus Menuju Masa Depan Berkelanjutan appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id