DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Tanggapi Peraturan BPOM No. 5/2026, Prof. Muchtaridi Tegaskan Kesehatan Masyarakat Bukan Ruang Kompromi

[Kanal Media Unpad] Obat bukanlah komoditas biasa yang bebas dipertukarkan dengan kemudahan transaksi. Pada akhirnya, keselamatan pasien harus menjadi kompas utama kebijakan kesehatan. Kesehatan masyarakat bukanlah ruang kompromi.

Demikian ditegaskan Guru Besar Kimia Medisinal Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Prof. apt. Muchtaridi, Ph.D., menanggapi terbitnya Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pengawasan Pengelolaan Obat dan Bahan Obat di Fasilitas Pelayanan Kefarmasian dan Fasilitas Lain, termasuk ritel modern seperti hipermarket, supermarket, dan minimarket.

Peraturan yang terbit pada 13 Maret 2026 itu antara lain membuka ruang bagi sarana perdagangan modern untuk mengelola obat bebas dan obat bebas terbatas di bawah pengawasan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan yang mengikuti pelatihan tertentu.

"Pertanyaan mendasarnya, apakah pelatihan jangka pendek mampu menggantikan kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan kefarmasian formal, pengalaman praktik, kewajiban etik, dan sumpah profesi yang menjadi dasar akuntabilitas seorang apoteker?" ujar Prof. Muchtaridi.

Dalam sistem kesehatan, ujar Prof. Muchtaridi, secara molekuler obat memiliki karakteristik berbeda dengan produk konsumsi umum. Penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan kegagalan terapi, efek samping serius, interaksi obat berbahaya, resistensi antimikroba, hingga kematian. Oleh karena itu, hampir seluruh sistem kesehatan modern memperlakukan obat sebagai produk khusus yang memerlukan pengelolaan oleh tenaga kompeten dengan tanggung jawab profesional yang jelas.

Indonesia membangun sistem tersebut melalui peran apoteker yang belajar tentang nasib obat dalam tubuh. Tugas apoteker tidak sekadar menyerahkan obat kepada pasien, melainkan memastikan ketepatan penggunaan, edukasi, identifikasi interaksi obat, serta mencegah kesalahan pengobatan.

Lebih lanjut Prof. Muchtaridi menjelaskan, penting untuk dipahami bahwa keberatan mayoritas apoteker terhadap peraturan baru tersebut bukanlah bentuk penolakan terhadap modernisasi distribusi obat, bukan pula sekadar mempertahankan wilayah profesi.

"Persoalan utamanya adalah memastikan setiap kebijakan terkait obat tetap menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas tertinggi," tegasnya.

Prof. Muchtaridi berpandangan, pelayanan kefarmasian tidak sekadar memindahkan produk dari rak ke tangan konsumen. Di balik setiap kemasan obat terdapat proses verifikasi keamanan, edukasi, dan pemantauan efek samping. Ketika fungsi ini dialihkan ke tenaga nonkefarmasian bersertifikat pelatihan, akuntabilitas profesional menjadi bias.

"Jika terjadi fatalitas atau salah penggunaan, siapa yang bertanggung jawab? Apoteker terikat kode etik dan disiplin profesi yang jelas, sementara sistem pertanggungjawaban tenaga pendukung ritel belum terdefinisi memadai," jelasnya.

Alasan utama pendukung Peraturan BPOM ini adalah peningkatan akses masyarakat. Secara teoritis, memperbanyak titik penjualan mempermudah masyarakat memperoleh obat. Namun, jaringan ritel modern justru terkonsentrasi di wilayah perkotaan dan pusat ekonomi. Sebaliknya, masalah akses obat yang paling serius terjadi di daerah pedesaan, kepulauan, serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Perlu dipertanyakan apakah perluasan ke ritel modern benar-benar menyasar akar persoalan ketimpangan akses. Jangan sampai kebijakan ini hanya memperluas saluran distribusi di wilayah yang sebenarnya telah memiliki akses kesehatan memadai," ujar Prof. Muchtaridi.

Prof. Muchtaridi juga mengingatkan agar debat Peraturan BPOM No. 5/2026 tidak boleh terjebak pada polarisasi antara regulator dan profesi. BPOM memiliki mandat menjamin keamanan, khasiat dan mutu produk bagi masyarakat melalui tugas dan fungsinya sebagai Pengawas Obat dan Makanan, sedangkan aopteker memikul tanggung jawab moral menjaga keamanan dan keselamatan pasien.

"Yang dibutuhkan saat ini adalah dialog berbasis bukti (evidence-based policy) serta evaluasi regulasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan," tegasnya.*

The post Tanggapi Peraturan BPOM No. 5/2026, Prof. Muchtaridi Tegaskan Kesehatan Masyarakat Bukan Ruang Kompromi appeared first on Universitas Padjadjaran.

Filantropis Amerika dan Alumni Unpad Angkatan Pertama, Prof. Arthur Bing, Sumbang Hibah ke Fakultas Kedokteran

[Kanal Media Unpad] Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Prof. Dr. Arthur Gan Hok Bing, MD., tentang Hibah Renovasi Gedung C4 FK Unpad Kampus Jatinangor beserta Sarana Prasarana Relevan di Executive Lounge Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat 5 Juni 2026.  

 Prof. Arthur Bing adalah alumni angkatan pertama Unpad yang berkuliah di Fakultas Kedokteran. Tak lama setelah lulus dari Unpad, Prof. Arthur meniti karir kedokteran di Amerika Serikat dan kini dikenal sebagai salah satu dokter bedah plastik terkemuka yang juga filantropis ternama.

"Profesor Bing adalah alumni kami yang membanggakan dari FK Unpad, kiprahnya luar biasa di Amerika Serikat. Ini menjadi inspirasi bagi kita semua, bagaimana kiprah kita dapat memberikan sumbangsih kepada almamater, memberikan kebermanfaatan kepada Unpad," ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita.

Prof. Arief juga berharap, Prof Arthur Bing dapat meluangkan waktu membagikan pengalaman, memberi inspirasi kepada mahasiswa bagaimana menjadi seorang klinisi prominen di AS.

Sementara Prof. Arthur Bing berharap alumni-alumni Unpad dapat turut pula membantu pengembangan almamaternya.

"Universitas Padjadjaran ini tempat kelahiran saya sebagai dokter. Saya harap sebagai alumni Unpad, kami dapat menjadi contoh bagi alumni lainnya, menjadikan Unpad nomor satu di Indonesia," ujar Prof. Arthur Bing.

Penandatangangan dilakukan oleh Prof. Arthur Bing, Dekan FK Unpad, Prof. Dr. dr. Vitriana, Sp.KFR., dan Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita. Hadir pula pada kesempatan tersebut antara lain, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad, Prof. Maman Setiawan, Direktur Kerja Sama dan Kemitraan Alumni Prof. Tomy Perdana, Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi, Dr. Prita Amalia, serta Dr. Koeswadji, mantan Dekan FK Unpad.*

The post Filantropis Amerika dan Alumni Unpad Angkatan Pertama, Prof. Arthur Bing, Sumbang Hibah ke Fakultas Kedokteran appeared first on Universitas Padjadjaran.

Padel Fun Match Unpad–ITB Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi

[Kanal Media Unpad] Sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat semangat kolaborasi lintas institusi, Universitas Padjadjaran bersama Institut Teknologi Bandung menggelar Padel Fun Match yang berlangsung di Vamos Padelon Court, Bandung, pada Jumat (29/5). Kegiatan ini mempertemukan pimpinan, dekan, direktur, kepala kantor, hingga dosen dari Unpad dan ITB sebagai momentum untuk memperluas jejaring dan membuka peluang kerja sama strategis di bidang pendidikan, riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung semangat “Play Hard, Laugh Harder” kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa hubungan kelembagaan yang kuat tidak hanya dibangun melalui forum formal, tetapi juga melalui interaksi yang hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi perguruan tinggi di Jawa Barat yang diharapkan terus berkembang dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan pendidikan tinggi di masa depan.

Acara juga mendapat perhatian langsung dari pimpinan kedua institusi. Dari pihak Unpad, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, turut hadir memberikan dukungan dan menyemangati para peserta sepanjang pertandingan. Sementara rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, serta prosesi pertukaran cendera mata antara Wakil Rektor Bidang Sumber Daya ITB, Prof. Dea Indriani Astuti dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad, Prof. Maman Setiawan.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun sepanjang pertandingan, Padel Fun Match Unpad dan ITB menjadi simbol eratnya hubungan antara perguruan tinggi yang terus mendorong kolaborasi, inovasi, dan persahabatan lintas kampus.* (Rilis oleh: Dit. Pemasaran/R02)

The post Padel Fun Match Unpad–ITB Pererat Silaturahmi dan Kolaborasi Antar Perguruan Tinggi appeared first on Universitas Padjadjaran.

FH Unpad Sosialisasikan Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law Bersama Telkom University

[Kanal Media Unpad] Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (FH Unpad) menyelenggarakan Sosialisasi dan Promosi Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law pada Selasa, 2 Juni 2026 di kampus Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Kegiatan ini diselenggarakan bersamaan dengan seminar AI Lex Classroom yang digelar bekerja sama dengan Hukumonline, sehingga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan hukum, keamanan siber, serta peluang studi lanjut di bidang hukum teknologi dan forensik digital.

Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Magister Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan Program Studi Magister Sains Forensik Telkom University. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi multidisipliner di bidang hukum, keamanan siber, investigasi digital, dan sains forensik.

Seiring meningkatnya ancaman kejahatan siber, pelanggaran data pribadi, serta kebutuhan akan pembuktian digital dalam proses penegakan hukum, diperlukan tenaga profesional yang tidak hanya memahami aspek hukum, tetapi juga memiliki kemampuan analitis dalam bidang sains forensik. Melalui program ini, mahasiswa akan memperoleh pemahaman yang terintegrasi antara ilmu hukum dan ilmu forensik guna menghadapi tantangan dunia digital yang semakin kompleks.

Dalam sesi sosialisasi, peserta diperkenalkan pada berbagai keunggulan Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law. Salah satu keunggulan utama program ini adalah skema pembelajaran 1+1 yang memungkinkan mahasiswa menempuh studi pada dua program magister dan memperoleh dua gelar sekaligus, yaitu Magister Hukum (M.H.) dari Universitas Padjadjaran dan Magister Sains Forensik (M.S.F.) dari Telkom University.

Selain itu, program ini menerapkan metode Hybrid Learning yang memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih beragam melalui integrasi kurikulum hukum dan sains forensik, kesempatan mengikuti kolaborasi riset, pertukaran akademik, serta akses terhadap jaringan profesional yang lebih luas dari kedua institusi.

Program ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul dalam bidang cyber law, digital evidence, investigasi forensik digital, perlindungan data pribadi, keamanan siber, serta berbagai isu hukum yang muncul akibat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Pada kesempatan tersebut, peserta juga memperoleh informasi mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa baru Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law. Pendaftaran akan dibuka pada 12 Juni hingga 13 Juli 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi wawancara pada 22–27 Juli 2026. Hasil seleksi akan diumumkan pada 31 Juli 2026 melalui jalur penerimaan Universitas Padjadjaran.

Melalui penyelenggaraan kegiatan sosialisasi ini, Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran dan Telkom University berharap semakin banyak calon mahasiswa yang tertarik mengembangkan kompetensi di bidang hukum dan forensik digital. Kehadiran program ini menjadi salah satu bentuk komitmen kedua institusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan penegakan hukum dan keamanan siber di era transformasi digital.* (Rilis oleh: FH Unpad)

Sumber: https://fh.unpad.ac.id/id/berita/fh-unpad-sosialisasikan-program-double-degree-master-of-cyber-forensics-law-bersama-telkom-university

The post FH Unpad Sosialisasikan Program Double Degree Master of Cyber Forensics Law Bersama Telkom University appeared first on Universitas Padjadjaran.

Perkuat Kolaborasi Global, Unpad Hadirkan Pakar Iklim dari UNSW Sydney

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menggelar kuliah tamu internasional yang menghadirkan oseanografer dan ilmuwan iklim dari The University of New South Wales (UNSW) Sydney Australia, Prof. Alex Sen Gupta, pada Kamis (21/5) hingga Jumat (22/5) di Gedung 2 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unpad. Kegiatan ini membahas berbagai isu strategis terkait perubahan iklim, marine heatwaves, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam bidang meteorologi dan ilmu kelautan.

“Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, berada di garis terdepan dampak perubahan iklim terhadap lautan. Saya berharap kuliah-kuliah ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga rasa urgensi untuk bertindak, meneliti, dan berkolaborasi lintas batas demi lautan kita bersama,” ujar Prof. Alex.

Kunjungan Prof. Alex merupakan bagian dari program Top Visiting Professor yang diselenggarakan melalui skema Collaborative Online International Learning (COIL) Unpad. Program ini menjadi bagian dari perkuliahan Mata Kuliah Meteorologi dan Klimatologi Laut Program Studi Ilmu Kelautan FPIK Unpad. Selain itu juga sebagai bagian dari Program EQUITY-WCU 2025 Unpad yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta LPDP.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 400 peserta dari berbagai institusi yang hadir secara luring maupun daring, termasuk mahasiswa dan dosen FPIK Unpad, peneliti BRIN, sivitas akademika ITB, serta mahasiswa dan dosen Universitas Riau. Turut hadir pula jajaran pimpinan dan dosen di lingkungan FPIK Unpad.

Selama dua hari, Prof. Alex membawakan empat topik utama yang berkaitan dengan perkembangan ilmu kelautan dan iklim. Materi yang disampaikan meliputi pemodelan Lagrangian (metode untuk melacak pergerakan objek di laut) untuk distribusi tuna, pemanfaatan AI dan machine learning dalam pendidikan meteorologi, pengantar perubahan iklim, serta fenomena marine heatwaves atau gelombang panas laut yang semakin meningkat akibat perubahan iklim global.

Selain kuliah tamu, kegiatan juga diisi dengan lomba poster ilmiah yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan hasil karyanya dan mendapatkan masukan langsung dari Prof. Alex. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah sesuai standar internasional.

Program ini turut menghadirkan sesi research sharing antara Prof. Alex dengan dosen dan peneliti FPIK Unpad. Selain menjadi wadah diskusi mengenai isu-isu terkini di bidang oseanografi, meteorologi laut, dan perubahan iklim, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan kerja sama riset antara Unpad dan UNSW Sydney.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unpad dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan riset berstandar internasional. Melalui kolaborasi dengan akademisi global, mahasiswa dan dosen diharapkan dapat memperluas wawasan serta meningkatkan kapasitas dalam menghadapi berbagai tantangan global, khususnya di bidang kelautan dan perubahan iklim. (Rilis oleh FPIK Unpad/R01)

Sumber: https://fpik.unpad.ac.id/ilmuwan-iklim-kelas-dunia-hadir-di-unpad-dari-marine-heatwaves-hingga-meteorologi-berbasis-ai/

The post Perkuat Kolaborasi Global, Unpad Hadirkan Pakar Iklim dari UNSW Sydney appeared first on Universitas Padjadjaran.

Resmikan INSPIRE, Unpad Permudah Akses Layanan Keimigrasian

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut dalam meluncurkan Immigration Service Point at University (INSPIRE) pada Rabu (3/6) di Ruang Unit Layanan Imigrasi Unpad, Lantai 1 Grha Kandaga (Perpustakaan Pusat) Unpad Kampus Jatinangor. Layanan ini diresmikan sebagai bentuk komitmen Unpad dalam meningkatkan kemudahan akses layanan keimigrasian bagi keluarga besar Unpad.

“Perguruan tinggi sekarang diminta untuk lebih go international, going global, sehingga ini merupakan suatu fasilitas yang sangat membantu mahasiswa dan dosen,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam sambutannya.

Prof. Arief mengatakan bahwa Unpad kini memiliki semakin banyak mahasiswa dan dosen asing, serta berbagai aktivitas internasional. Karena itu, kehadiran kantor layanan keimigrasian di kampus diharapkan dapat mempermudah akses terhadap kebutuhan dan layanan keimigrasian.

Sementara Kepala Bidang Dokumen Perjalanan, Izin Tinggal, dan Status Keimigrasian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Vera Widjajanti, S.H., mengapresiasi kerja sama instansi pemerintah dan lembaga pendidikan dalam penyelenggaraan layanan keimigrasian. Menurutnya, Unpad sebagai perguruan tinggi berperan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kerja sama ini diharapkan membuka kesempatan bagi keluarga besar Unpad untuk mengenal fungsi keimigrasian, sehingga terdapat hubungan saling mendukung antara dunia pendidikan dan pelayanan publik,” ungkap Vera dalam sambutannya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut, Robby Soedarsono, M.A.P., menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kerja sama Unpad dengan Kantor Imigrasi Bandung yang kini dilanjutkan di bawah otoritas Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Garut. Robby menambahkan, hingga saat ini INSPIRE baru hadir di dua perguruan tinggi di Jawa Barat, yaitu Unpad dan Universitas Pakuan Bogor.

“Kami memilih Unpad karena Unpad memiliki jumlah mahasiswa dan dosen yang sangat banyak. Di Sumedang, Unpad menjadi salah satu pusat aktivitas akademik dengan ribuan mahasiswa, sehingga layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” jelas Robby.

INSPIRE menyediakan berbagai layanan keimigrasian mulai dari pembuatan paspor, pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing hingga layanan lainnya. Saat ini, layanan diperuntukkan bagi keluarga besar Unpad yang mencakup mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta anggota keluarga yang tercantum dalam satu kartu keluarga. Ke depan, layanan berpotensi diperluas untuk masyarakat umum. Nantinya, pendaftaran layanan akan dilakukan melalui laman Kandaga, dengan jam operasional setiap Rabu pukul 09.00-15.00 WIB.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis Unpad Prof. Dr. Maman Setiawan, jajaran pimpinan universitas dan fakultas Unpad, serta jajaran Kantor Imigrasi Bandung dan Garut.

“Ini (INSPIRE) mendukung terwujudnya tagline Unpad, yaitu unggul, inklusif, dan berdampak. Layanan ini merupakan layanan unggulan yang inklusif, karena sivitas akademika bukan hanya WNI, tetapi juga WNA yang berstatus sebagai mahasiswa maupun dosen,” papar Anggia Utami Dewi, Ph.D. selaku Kepala Kantor Urusan Internasional Unpad.* (R01)

The post Resmikan INSPIRE, Unpad Permudah Akses Layanan Keimigrasian appeared first on Universitas Padjadjaran.

Negara Bagian Kedah Malaysia Jajaki Kolaborasi dengan Unpad

[Kanal Media Unpad] Sejumlah siswa berprestasi dari Negara Bagian Kedah Malaysia mengunjungi Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk menjajaki peluang mengikuti seleksi masuk menjadi mahasiswa Unpad, terutama prodi Kedokteran. Para siswa tersebut melaksanakan kegiatan Global Excellence Education Program di Jakarta dan Bandung pada 1-3 Juni 2026.

Delegasi Malaysia yang dipimpin oleh Dato Zuraidi Bin Rahim itu ditemui oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Zahrotur Rusyda Hinduan, di Ruang Tamu Rektor, Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Selasa 2 Juni 2026. Hadir pula pada kesempatan tersebut Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Riset Fakultas Kedokteran Unpad, dr. Irvan Afriandi, Grad.Dipl.OEH., MPH., Dr.PH., dan Kepala Kantor Urusan Internasional Unpad, Anggia Utami Dewi, Ph.D.

"Kami sudah melihat keberhasilan pendidikan yang dilakukan oleh Unpad untuk anak-anak Malaysia. Untuk itu, kami ingin melanjutkan keberhasilan itu,  terutama untuk anak-anak Malaysia dari Kedah. Kami ingin mereka bisa belajar di Unpad," ujar Dato Zuraidi.

Prof. Zahrotur Rusyda dalam kesempatan itu memaparkan profil Unpad, termasuk sejumlah program studi yang memiliki Kelas Internasional untuk jenjang Sarjana atau International Undergraduate Program (IUP).

"Jadi selain memilih prodi Kedokteran, para siswa bisa juga memilih prodi lain misalnya Kedokteran Gigi, Farmasi, dan lainnya. Kami sangat terbuka untuk melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak," ujar Prof. Zahrotur.

Sementara dr. Irvan menambahkan, mahasiswa asal Malaysia telah cukup lama hadir di Fakultas Kedokteran Unpad. Sejak awal tahun 2000, FK Unpad memiliki program kolaborasi dengan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM). Bahkan dari tahun sebelumnya pun, setiap tahunnya ada 1 atau 2 mahasiswa asal Malaysia yang kuliah di FK Unpad.

Di akhir pertemuan, disepakati untuk melakukan pembicaraan lanjutan terkait teknis seleksi dan hal administrasi lainnya yang lebih detail antara pihak Negara Bagian Kedah Malaysia dan Unpad.*

The post Negara Bagian Kedah Malaysia Jajaki Kolaborasi dengan Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Peringati Hari Lahir Pancasila, BPIP Tekankan Masalah Moral dalam Kemajuan Ekonomi dan Teknologi

[Kanal Media Unpad] Kemajuan ekonomi dan teknologi tanpa arah moral bisa menyesatkan. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa terutama generasi muda, perlu menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology). Jangan biarkan nilai-nilai luhur Pancasila hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.

Demikian pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D., pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dibacakan oleh Rektor Universitas Padjadjaran, Prof. Arief S. Kartasasmita, saat pelaksanaan upacara di Halaman Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Selasa 2 Juni 2026.

Tema yang diusung dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sebuah pernyataan tegas bahwa nilai nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

Pancasila, lanjut Kepala BPIP, adalah “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 (tujuh belas ribu) pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah “jangkar moral” kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” pungkasnya.*

(Foto-foto oleh: Dadan Triawan dan Jalasenastri Saprala)

The post Peringati Hari Lahir Pancasila, BPIP Tekankan Masalah Moral dalam Kemajuan Ekonomi dan Teknologi appeared first on Universitas Padjadjaran.

Perkuat Riset dan Keilmuan, Unpad Buka Program S2 Hubungan Internasional

[Kanal Media Unpad] Perkuat pengembangan riset dan keilmuan dalam bidang hubungan internasional, Universitas Padjadjaran membuka Program Studi Magister Hubungan Internasional melalui Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Pascasarjana Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027. Pendaftaran program studi tersebut dibuka hingga 13 Juli 2026 mendatang.

“Program Studi Magister Hubungan Internasional di Unpad ini merupakan rumah baru dari Prodi Ilmu Politik Konsentrasi Hubungan Internasional. Kami melihat bahwa selama ini peminat dari konsentrasi ilmu tersebut cukup besar, sehingga harapannya melalui peralihan menuju program studi tersendiri ini dapat membantu dalam pengembangan keilmuan, khususnya dalam bidang ilmu Hubungan Internasional di masa yang akan datang,” ujar Plt. Ketua Program Studi Pascasarjana Hubungan Internasional Unpad Dr. Dadan Suryadipura, S.IP., M.Ipol., saat diwawancarai oleh Tim Kanal Media Unpad di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unpad Kampus Dago pada Selasa, 26 Mei 2026.

Prodi Magister HI Unpad didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya, antara lain dosen dengan kepakaran di bidang studi keamanan yang berbicara mengenai berbagai tema berkaitan dengan keamanan internasional. Juga di bidang studi global yang berkaitan dengan kerja sama internasional hingga masalah ekonomi dan politik global. Oleh karena itu, Dadan menjelaskan bahwa Magister HI Unpad menawarkan kekhasan yang berkaitan dengan kepakaran yang dikembangkan, yaitu studi keamanan dan studi global.

“Dengan dosen-dosen yang kompeten di bidangnya, Magister HI Unpad dapat menjadi pilihan yang tepat bagi teman-teman calon mahasiswa yang memiliki ketertarikan untuk belajar mengenai studi keamanan dan studi global untuk bersama-sama dengan kami mengembangkan bidang ilmu tersebut,” kata Dadan.

Lebih lanjut, Prodi Magister HI Unpad juga terbuka untuk calon mahasiswa dengan latar belakang multidisiplin ilmu. Kehadiran program studi ini menjadi salah satu langkah strategis Unpad dalam mencapai visi sebagai pusat pendidikan dan pengetahuan berkelas dunia dengan berbagai inovasi penelitian untuk menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat.

Pada kesempatan ini, Program Studi Magister HI Unpad membuka daya tampung sebanyak 20 mahasiswa dengan syarat peserta harus memiliki sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TKBI) dari lembaga yang telah diakui Unpad. Ke depannya, prodi akan terus mengembangkan program yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, seperti Magister Berbasis Project hingga Magister jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)

“Calon mahasiswa yang ingin menjadi mahasiswa program Magister HI jangan ragu lagi untuk mendaftar di Unpad. Kami menyambut dengan baik kehadiran Anda semua untuk bersama-sama belajar mengenai hubungan internasional, khususnya studi keamanan atau studi global. Mudah-mudahan di rumah baru ini kita bisa leluasa dalam melaksanakan proses pembelajaran dan riset, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Informasi lebih lanjut mengenai proses seleksi hingga syarat pendaftaran Prodi Magister Hubungan Internasional Unpad tersedia di lama https://smup.unpad.ac.id/ pada menu “Pascasarjana” * (R02)

The post Perkuat Riset dan Keilmuan, Unpad Buka Program S2 Hubungan Internasional appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Salurkan 79 Hewan Kurban Atas Nama Tenaga Kependidikan

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran menyerahkan 76 ekor domba kurban kepada masyarakat di lingkungan sekitar Unpad dengan muqarib (orang yang berkurban) dari tenaga kependidikan Unpad saat Iduladha 1447 Hijriah. Hewan kurban diserahkan kepada perwakilan 15 desa dari Kecamatan Jatinangor dan Kecamatan Sukasari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Pangandaran, Kelurahan Lebak Gede, Polsek Jatinangor, Koramil Jatinangor, hingga panitia kurban Unpad pada Senin (25/5) di Fakultas Peternakan Unpad Kampus Jatinangor.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari bentuk sosial Unpad kepada masyarakat di lingkungan kampus Unpad sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan para pegawai terutama tenaga kependidikan (tendik) yang berniat untuk berkurban tapi belum memiliki dana,” ujar Direktur Kelembagaan dan Tata Kelola Unpad, Ahmad Baehaqi, S.Si., M.T.

Ahmad menjelaskan bahwa Program Kurban Unpad (PKU) dirancang tidak hanya memberikan manfaat sosial kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan nilai ibadah bagi keluarga besar Unpad melalui skema kurban yang selaras dengan koridor fikih muamalah. Program ini menjadi bagian dari implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Unpad yang mengintegrasikan kemanfaatan sosial dan nilai spiritual secara bersamaan.

Sementara Kepala Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor, Dedeng Saepurohman S.Pd.I, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tiga ekor domba kurban yang diterima desanya dari Unpad. Ia mengatakan, bantuan hewan kurban dari Unpad rutin diberikan setiap tahun kepada masyarakat Desa Cilayung dan telah berlangsung sejak lama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Unpad, semoga diberkahi kesuksesannya oleh Allah Swt. Insya Allah (kurban ini) akan dimanfaatkan sebagaimana amanah yang dititipkan kepada kami,” ungkap Dedeng.

Salah satu tendik Unpad yang menjadi muqarib tahun ini, Lia Setiana, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena terpilih sebagai peserta kurban dalam PKU. Menurutnya, program ini menjadi kesempatan berharga bagi tenaga kependidikan untuk dapat beribadah kurban sekaligus berbagi dengan masyarakat sekitar.

“Semoga program ini (PKU) bisa merata untuk seluruh tendik agar semuanya bisa mendapat kesempatan menjadi muqarib,” harap Lia.

PKU diharapkan dapat terus menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan keluarga besar Unpad dengan masyarakat sekitar kampus. Melalui semangat berbagi di Iduladha, Unpad berkomitmen menghadirkan kemanfaatan yang tidak hanya dirasakan secara sosial, tetapi juga memberikan nilai ibadah dan kebersamaan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Salat Iduladha

Universitas Padjadjaran juga melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah pada Rabu 27 Mei 2026 di dua tempat. Salat Iduladha diselenggarakan oleh DKM Masjid Raya Unpad Jatinangor dan DKM Masjid Al-Jihad Unpad Jl. Dipati Ukur Bandung. Prof. Dr. Didin Muhafidin (Guru Besar FISIP Unpad) menjadi khatib dan imam pada Salat Iduladha di Balé Aweuhan MRU Unpad Jatinangor, sementara Prof. Syarief Hidayat (Guru Besar FIB Unpad) menjadi khatib dan imam di Lapangan Parkir Utara Unpad Jl. Dipati Ukur Bandung.

“Mari kita teladani kesalihan dan kepatuhan Ibrahim dan Ismail sesuai kemampuan masing-masing. Kita laksanakan kurban dengan ikhlas dari rezeki halal yang kita terima,” ajak Prof. Syarief.

Sementara Prof. Didin menjelaskan mengenai sifat hewani dalam diri manusia yang harus dihilangkan, yaitu ayam jago (tidak bertanggung jawab), bebek (bertindak tanpa memahami kebenaran), serta merak (riya, sombong, dan ingin dipuji).

“Sebagai muslim, kita dianjurkan untuk menyembelih atau mengorbankan sifat-sifat hewani yang ada dalam diri kita,” ujar Prof. Didin.

Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di lingkungan Unpad berlangsung tertib dan khusyuk. Momentum ini diharapkan dapat mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat keikhlasan, kepedulian, dan ketakwaan di kalangan keluarga besar Unpad maupun masyarakat sekitar.*

The post Unpad Salurkan 79 Hewan Kurban Atas Nama Tenaga Kependidikan appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id