DIREKTORAT PERENCANAAN, SISTEM INFORMASI DAN TRANSFORMASI DIGITAL

SIAT AKADEMIK

SIAT KEMAHASISWAAN

SIAT KEPEGAWAIAN

SIAT E-OFFICE

SIAT PERENCANAAN

SIAT KKI-D

SIAT KKI-T

ERP by ORACLE

PORTAL STAFF UNPAD

PORTAL STUDENT UNPAD

PENGUMUMAN

Jadwal Penginputan Rencana Anggaran dan Rincian item barang dan jasa Tahun 2024

FENDRIA YUDHA [ 13-11-2023 12:48 ]

Sehubungan dengan perencanaan tahunan unit kerja di lingkungan Universitas Padjadjaran, kami dengan ini mengumumkan jadwal penginputan rencana anggaran dan detail item barang sebagai dasar rencana kerja anggaran tahunan dan rencana umum pengadaan untuk tahun 2024.


Jadwal Penginputan pada Database aplikasi Siat Perencanaan:

Tanggal: 13 Desember 2023 - 08 Januari 2024
Pada SIAT Perencanaan Modul Usulan Tahunan

  • Jadwal Pengumpulan Dokumen RKAT 2024 Unit yang disahkan oleh pimpinan unit :
    Tanggal 13 Desember 2023 - 5 Januari 2024
    Format RKAT
    1. Pendahuluan
  • 1.1. Umum (Deskripsi umum unit, tantangan dan peluang, gambaran umum strategi pencapaian kinerja untuk mencapai IKU Renstra dan DIKTI, gambaran umum Proker tahun 2024)
  • 1.2. Rencana Strategis Unit Sebagai turunan dari rencana Strategis universitas, Indikator Kinerja dan target kinerja tahun 2020 - 2024 sebagai turunan IKU renstra dan IKU kemdikbud unit tahun 2020 - 2024)
  • 1.2. Pohon Kinerja
    2. Kinerja Tahun 2023 dan Rencana Kinerja Tahun 2024
    2.1. Capaian Kinerja tahun 2023 dan Rencana kinerja tahun 2024
    2.2. Rencana Program dan Kegiatan tahun 2024 (menguraikan Program kegiatan dan nilai pada tahun 2024- tabel dan deskripsi(hirarki prog dan kegiatan mengacu pada kelompok program dan kegiatan disiat perencanaan)
    2.3. Sumber Pembiayaan (menguraikan sumber penerimaan dan nilai penerimaan pada tahun 2024- tabel dan deskripsi)
  • 3. Penutup
  • 4. lampiran
    1. tabel Detail Rencana Program dan Kegiatan 2024
  • 2. Table Detail Rencana Penerimaan 2024
    3. Pohon Kinerja

Untuk memastikan kelancaran proses perencanaan, harap menyiapkan program dan kegiatan serta pengelompokan kegiatan yang sudah tersedia pada aplikasi serta rincian item barang/jasa dengan cermat. Pastikan informasi data mencakup hal berikut:

Kelompok Kegiatan, Akun Belanja, Nama Barang/Jasa, Kuantitas, Spesifikasi Teknis, dan Perkiraan Harga (memperhatikan peningkatan tingkat inflasi)

Perencanaan ini akan menjadi dasar untuk Rencana Kerja anggaran tahunan Unit kerja dan rencana umum pengadaan tahun 2024. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh unit kerja untuk berpartisipasi aktif dalam menyusun rencana anggaran, memastikan bahwa kebutuhan dan prioritas masing-masing unit terakomodir. mohon diperhatikan agar data terinput tersebut akan terintegrasi dengan sistem lain diantaranya modul Oracle Finance dan sistem informasi procurement tersedia. selain itu sebagai syarat dari manajemen akuntabilitas kinerja yang baik pada akhir periode jadwal pengmuman ini diwajibkan bagi unit kerja untuk memiliki dokumen RKAT dengan format baku RKAT PTNBH dan mengirimkannya ke dir.psi@unpad.ac.id.

Kami mengharapkan kerjasama penuh dari seluruh staf dan unit kerja dalam menjalankan proses ini. Penginputan yang tepat waktu dan akurat akan menjadi landasan yang kuat untuk menyusun rencana kerja anggaran tahunan dan pengadaan tahun 2024 yang efektif, efisien, akuntable dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasama semua pihak. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Koordinator Bid Perencanaan Jana Rustia.

BERITA UNPAD

Unpad, Bappenas, dan Nuraa Women’s Institute Bangun Unpad-Nuraa Center untuk Penguatan Ekonomi Perempuan

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Nuraa Women’s Institute sepakat mengembangkan Women Small and Medium Enterprises (SMEs) Unpad - Nuraa Center. Perjanjian Kerja Sama terkait hal tersebut ditandatangani di Kantor Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Kamis 12 Maret 2026.

Perjanjian Kerja Sama tentang Pengembangan Women Small and Medium Enterprises (SMEs) Unpad - Nuraa Center untuk Penguatan Ekonomi Perempuan dan Dukungan Terhadap Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) itu ditandatangani oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Kependudukan, dan Ketenagakerjaan Kementerian PPN/Bappenas, Maliki, ST., MSIE., Ph.D., Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, dan Presiden Nuraa Women's Institute, Dr. Nurhayati Ali Assegaf. Turut hadir menyaksikan Menteri PPN/Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, Wakil Menteri PPN/Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dan Direktur SDGs Center Unpad, Prof. Zuzy Anna.

“Terima kasih atas kesempatan yang diberikan ke bappenas untuk ikut serta melahirkan entrepreneur baru yang lahir dari pendidikan dan pelatihan dengan wawasan global. Ini akan menjadi sejarah baru kebangkitan entrepreneur perempuan Indonesia,” ujar Menteri PPN/Bappenas.

Sementara Rektor Unpad mengatakan, merasa terhormat dipercaya menjalin kolaborasi dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Nuraa Women’s Institute untuk turut memajukan usaha kecil dan menengah khususnya yang dikelola oleh pelaku usaha perempuan.

“Bappenas memiliki peran strategis sebagai arsitek pembangunan nasional yang merumuskan arah pembangunan. Unpad siap mendukung Bappenas dalam menjalankan misi tersebut. Kami pun menyambut amanah ini dengan komitmen untuk menjalankan program sebaik-baiknya,” ujar Rektor Unpad.

Sementara Presiden Nuraa Women’s Institute memaparkan, pelaku usaha perempuan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses terhadap peningkatan kapasitas usaha, pemanfaatan teknologi digital, akses pembiayaan serta perluasan jaringan pasar.

“Upaya pemberdayaan perempuan memerlukan pendekatan kolaboratif dan berkelanjutan, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan yang lebih kuat,” ujar Dr. Nurhayati.

Oleh karena itu, Dr. Nurhayati memandang kerja sama antara Kementerian PPN/Bappenas, Unpad, dan Nuraa Women’s Institute melalui Pengembangan Women Small and Medium Enterprises (SMEs) Unpad - Nuraa Center merupakan sebuah Langkah strategis. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai sumberdaya dan keahlian untuk mendukung pengembangan kapasitas pelaku usaha perempuan.

“Semoga kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta mendukung pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih kondusif dan berkelanjutan,” ujar Dr. Nurhayati.*

The post Unpad, Bappenas, dan Nuraa Women’s Institute Bangun Unpad-Nuraa Center untuk Penguatan Ekonomi Perempuan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Ditjen Dikti dan Asosiasi RSPTN Gelar Workshop Revitalisasi untuk Dorong Penguatan Peran Rumah Sakit PTN

[Kanal Media Unpad] Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran dan pengelolaan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN), Unpad menjadi tuan rumah kegiatan Workshop Revitalisasi RSPTN yang merupakan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dengan Asosiasi RSPTN. Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Koeswadji Universitas Padjadjaran, Jln. Prof. Eyckman No. 38, Pasteur, Kota Bandung serta Unpad Kampus Jatinangor pada 10-11 Maret 2026.

“Ketika kita berbicara tentang revitalisasi ini, ada misi besar dan visi besar mengenai bagaimana kita bisa bersama-sama maju. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadikan RSPTN sebagai mitra strategis untuk berkolaborasi dalam mendukung sistem kesehatan akademik sehingga berstandar internasional,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Med. Setiawan, dr. dalam sambutannya.

Prof. Setiawan menjelaskan bahwa revitalisasi rumah sakit perguruan tinggi tidak hanya menuntut komitmen masing-masing institusi, tetapi juga kolaborasi antarperguruan tinggi untuk bersama-sama mengakselerasi berbagai tantangan. RSPTN juga perlu menetapkan keunggulan dan kekhasan yang dimiliki, mengingat keterbatasan sumber daya yang ada.

“Perspektif atau paradigma berpikir kita adalah sistem kesehatan akademik. Kita tidak bisa bekerja sendirian dan sistem pendidikan tidak bisa berjalan secara silo (bekerja terpisah, minim kolaborasi –red.). Pada hakikatnya, apa yang kita lakukan di pendidikan pada akhirnya harus mendukung penguatan sistem kesehatan,” ujar Prof. Setiawan yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad.

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan peran RSPTN di tengah meningkatnya dinamika dalam penyelenggaraan pendidikan kedokteran. Melalui forum ini, diharapkan tercipta pertukaran gagasan yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan rumah sakit pendidikan di Indonesia.

“Ini menjadi salah satu dasar bagi kita untuk merapatkan barisan dan memperkuat komitmen dalam memposisikan rumah sakit pendidikan sebagai bagian penting dari sistem pendidikan kesehatan,” ujar Prof. Arief.

Pada hari pertama, dilaksanakan sesi Meet the Leaders yang menghadirkan narasumber sejumlah rektor perguruan tinggi pemilik RSPTN, yaitu Universitas Hasanuddin, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, Universitas Udayana, dan Universitas Syiah Kuala serta dimoderatori oleh ​Prof. Tri Hanggono Achmad (Tenaga Ahli Menteri Kemediktisaintek yang juga Rektor Unpad periode 2015-2019) dan Prof. T. Basaruddin (Staf Khusus Menteri Bidang Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek). Selain itu digelar juga sesi in-depth understanding yang membahas penguatan konsep sistem kesehatan akademik, tata kelola dan kepemimpinan RSPTN, serta transformasi layanan unggulan menuju rumah sakit akademik berstandar internasional.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan sesi workshop yang dibagi ke dalam tiga klaster diskusi. Setiap klaster menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan Asosiasi Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (ARSPTN), yaitu Eric Daniel Tenda bersama Afif Nurul Hidayati, T Basaruddin bersama Tajrin, serta Tri Hanggono Achmad bersama Kosterman.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi pemilik RSPTN dalam mengembangkan rumah sakit pendidikan yang unggul. Dengan sinergi berbagai pihak, RSPTN diharapkan mampu berkontribusi lebih besar dalam mendukung pendidikan kedokteran sekaligus penguatan sistem kesehatan nasional.* (R01)

(Foto-foto oleh: Humas FK Unpad dan Jalasenastri Saprala)

The post Ditjen Dikti dan Asosiasi RSPTN Gelar Workshop Revitalisasi untuk Dorong Penguatan Peran Rumah Sakit PTN appeared first on Universitas Padjadjaran.

Menebar Manfaat, Menggapai Keberkahan Bersama Wakaf Unpad

Ramadhan 1447 tahun ini, Lembaga Wakaf Universitas Padjadjaran (Unpad) hadir mendampingi perjalanan spiritual Anda melalui rangkaian program khusus bertajuk "Ramadan Berdampak bersama Wakaf Unpad".

Kami mengundang seluruh sivitas akademika Unpad, alumni, serta masyarakat umum untuk bergabung dalam rangkaian kegiatan yang dirancang untuk memperkaya spiritualitas sekaligus menebar manfaat sosial.

Rangkaian Program Ramadan 1447 H

Tahun ini, fokus kami terbagi menjadi dua pilar utama: penguatan spiritual melalui ilmu dan aksi nyata melalui kedermawanan.

1. Kajian Ilmu: Pengajian Rutin & Tabligh Akbar

Segarkan hati dan pikiran dengan deretan kajian yang menghadirkan narasumber kompeten. Kami akan membahas berbagai topik mulai dari fiqih puasa hingga urgensi instrumen wakaf dalam pembangunan umat di era modern.

  • Waktu: Setiap hari Jumat sore (Pukul 16.30 WIB - Menjelang Buka Puasa).
  • Lokasi: bit.ly/ramadhanberdampak (via zoom Online)
  • Topik:
    • Minggu 1 (27 Februari 2026): Finance Talk Ramadhan - Tips Hidup Frugal Ala Rasulullah
    • Minggu 2 (6 Maret 2026): Kajian Nuzulul Qur’an - Momentum Transformasi Diri dari Kesadaran menuju Perubahan
    • Minggu 3 (23 Maret 2026): Grand Closing Ramadhan 1447 H - Menjemput Kemenangan, Merajut Peradaban Masa Depan

2. Pengumpulan Donasi & Wakaf Produktif

Ramadhan adalah bulan kedermawanan. Wakaf Unpad memfasilitasi Anda untuk menyalurkan donasi yang akan dikelola secara amanah untuk berbagai program berdampak seperti:

  • Beasiswa Pendidikan: Membantu mahasiswa berprestasi yang terkendala ekonomi.
  • Bingkisan Ramadhan: Penyaluran kado lebaran dan paket sembako untuk masyarakat di sekitar lingkungan Unpad.

Kenapa Harus Berdonasi Lewat Wakaf Unpad? 

Memasuki bulan suci Ramadhan, godaan belanja online memang besar, tapi jangan sampai jatah "belanja akhirat" terlewatkan ya! Nah, buat kamu yang masih bingung mau menyalurkan donasi ke mana, Wakaf Unpad punya value yang beda dari yang lain.

Bukan cuma sekadar donasi biasa, ini alasan kenapa berwakaf di sini itu smart move:

1. Dampaknya "Long Lasting" (Gak Sekali Putus)

Berbeda dengan sedekah biasa yang habis sekali pakai (seperti untuk makanan buka puasa), donasi melalui Wakaf Unpad dikelola dengan prinsip investasi sosial. Dana yang kamu berikan akan diputar dalam berbagai instrumen produktif. Artinya, manfaatnya bakal terus mengalir buat pendidikan dan umat, meskipun Ramadhan sudah berlalu. Impact-nya abadi, pahalanya pun jadi pasif!

2. Transparansi Anti-Ribet

Kita paham, di zaman sekarang kepercayaan adalah segalanya. Wakaf Unpad berkomitmen pada pengelolaan yang akuntabel. Kamu nggak perlu menebak-nebak uangmu lari ke mana, karena laporan penyaluran dan perkembangan dana diinfokan secara berkala. Aman di hati, tenang di pikiran.

3. Investasi untuk Masa Depan Bangsa 

Siapa lagi yang akan memajukan pendidikan kalau bukan kita? Donasimu di Wakaf Unpad secara langsung ikut membantu mahasiswa-mahasiswa hebat yang punya potensi tapi terkendala biaya. Bayangkan, dari sedikit bantuanmu, lahir para pemimpin, dokter, atau ahli hukum masa depan. Kamu adalah bagian dari kesuksesan mereka!

4. Prosesnya Sat-Set, Tanpa Drama 

Mau donasi sambil rebahan atau di sela-sela waktu kuliah? Bisa banget! Kami menyediakan berbagai kanal digital yang user-friendly. Mulai dari QRIS sampai mobile banking, semua bisa dilakukan dalam hitungan detik. Gak ada lagi alasan "lupa" atau "repot" buat berbagi.

Cara Berkontribusi

Langsung masuk ke link berikut : 
Untuk berwakaf : wakaf.unpad.ac.id
Untuk donasi program ramadhan : wakaf.unpad.ac.id/zis/ 
Mari jadikan Ramadan 1447 H ini lebih bermakna dengan berbagi. Sekecil apa pun kontribusi Anda, akan menjadi harapan besar bagi mereka yang membutuhkan.*

The post Menebar Manfaat, Menggapai Keberkahan Bersama Wakaf Unpad appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Berduka, Prof. Firman F. Wirakusumah Meninggal Dunia

[Kanal Media Unpad] Universitas Padjadjaran berduka, salah satu putra terbaiknya, Prof. Dr. dr. Firman Fuad  Wirakusumah, Sp.OG, Subsp-KFm., meninggal dunia dalam usia 78 tahun di Bandung pada Senin 9, Maret 2026. Almarhum merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unpad yang juga pernah menjabat sebagai Dekan FK Unpad periode tahun 2000-2006.

“Atas nama Universitas Padjadjaran, kami mengucapkan bela sungkawa, turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberi kekuatan dan keikhlasan atas kepergian beliau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah menjadi support system sehingga Prof. Firman banyak sekali memberi manfaat kepada Unpad, khususnya FK Unpad," ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, di momen pelepasan dan penghormatan terakhir kepada almarhum di Masjid Al Jihad Unpad, Jl. Dipati Ukur 35 Bandung, Senin, 9 Maret 2026. 

Lebih lanjut Prof. Arief yang pernah menjadi asisten Prof. Firman di sejumlah posisi di FK Unpad mengatakan, Prof. Firman merupakan seorang pendidik, dokter, pemimpin dan juga seorang pejuang pendidikan kedokteran yang telah memberi banyak sekali kontribusi. Ada banyak amanah dari almarhum yang harus diteruskan di masa mendatang oleh generasi saat ini.

Sejumlah kerabat, sahabat dan rekan kerja almarhum melakukan salat jenazah di Masjid Al Jihad Unpad dan kemudian turut mengantarkan almarhum ke lokasi pemakaman di Lembang, Kab. Bandung Barat.

Prof. Firman lahir di Ciamis pada 15 Januari 1948. Almarhum menempuh Pendidikan SD hingga SMA di kota Bogor, lalu melanjutkan kuliah di FK Unpad hingga lulus menjadi seorang dokter pada tahun 1974. Pada tahun 1980, almarhum melanjutkan pendidikan Spesialis Obstetri dan Ginekologi  di FK Unpad, dan pada tahun 1990 melanjutkan pendidikan Doktor (S-3) di Rijksuniversiteit Leiden, Belanda.

Prof. Firman juga aktif di sejumlah organisasi dan media bidang kesehatan, antara lain pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI), Ketua Komisi Etik Pendidikan Kolegium Obstetri dan Ginekologi Indonesia, Pembina Majalah Kedokteran Bandung, dan Mitra Bestari Jurnal Sistem Kesehatan.

Almarhum juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jabar, pengurus Perkumpulan Obgin Indonesia (POGI) Bandung, pengurus Perkumpulan Ultrasonografi Kedokteran Indonesia (PUSKI) Bandung, pengurus  Perkumpulan Hukum Kesehatan Indonesia (Perhuki) Bandung, pengurus Perkumpulan Perinatologi Indonesia (Perinasia) Bandung, anggota European Association of Perinatal Medicine, anggota International Society of Ultrasonography in Obsterics and Gynecology (ISUOG).

Semasa hidupnya, almarhum menikah dengan Mieke Hemiawati Satari dan memiliki 4 orang anak. Peraih Satyalancana Karya Satya XXX  Pemerintah RI (2011) dan Anugerah Satya Karya Bhakti Maha Guru, Unpad (2014) ini mengawali karirnya di Unpad sejak tahun 1973 hingga menjadi Guru Besar Emeritus pada tahun 2018, dan tetap aktif mengajar setelahnya.*

The post Unpad Berduka, Prof. Firman F. Wirakusumah Meninggal Dunia appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Kembangkan Pendidikan dan Kolaborasi Antarprofesi dalam Sistem Kesehatan Akademik

[Kanal Media Unpad] Pusat Pengembangan dan Implementasi Academic Health System (PPI AHS) Universitas Padjadjaran menyelenggarakan workshop penguatan strategi implementasi Interprofessional Education dan Interprofessional Collaboration (IPE/IPC) pada tahap pendidikan profesi di UTC Dago Hotel Bandung pada 24 Februari 2026.

IPE/IPC merupakan model pembelajaran kolaboratif lintas profesi kesehatan yang dikembangkan dalam kerangka Academic Health System (AHS), yaitu sistem yang menyatukan pendidikan, pelayanan, dan riset kesehatan secara terintegrasi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat integrasi pendidikan, layanan, dan riset kesehatan, sekaligus mendukung transformasi sistem kesehatan yang menekankan pelayanan kolaboratif dan berkesinambungan.

Sebagai perguruan tinggi dengan ekosistem pendidikan dan wahana pendidikan yang terintegrasi, Unpad terus mengembangkan pendekatan kolaboratif lintas profesi untuk menjawab tantangan sistem kesehatan yang semakin kompleks. Implementasi IPE/IPC pada tahap pendidikan profesi dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun budaya kerja tim sejak proses pembelajaran klinik, sehingga lulusan tenaga kesehatan siap bekerja dalam sistem layanan yang terintegrasi, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

PPI AHS Universitas Padjadjaran merupakan salah satu Pusat Unggulan di Universitas Padjadjaran yang diketuai oleh Prof. Dr. Meita Dhamayanti, dr., Sp.A., Subsp.TKPS., MKes., salah satu kegiatannya adalah pengembangan model integrasi pendidikan, pelayanan, dan riset kesehatan berbasis Academic Health System. Workshop ini menjadi bagian dari roadmap penguatan implementasi IPE/IPC pada pendidikan profesi sebagai fondasi model layanan kesehatan kolaboratif dalam kerangka AHS Unpad.

Workshop menghadirkan wakil dekan bidang pembelajaran, kemahasiswaan dan riset dan riset, ketua program studi profesi dan dosen dari 6 fakultas/sekolah dalam rumpun ilmu kesehatan (Kedokteran, Kedokteran gigi, Keperawatan, Kebidanan, Psikologi dan Farmasi). Peserta lainnya adalah praktisi layanan kesehatan serta mitra Rumah Sakit Pendidikan. Narasumber pada kegiatan ini antara lain Prof. Hartiah Haroen, S.Kp.,MN, M.Kes, Ph.D dari Fakultas Keperawatan dan dr. Dwi Agustian, MPH, Ph.D dari Fakultas Kedokteran. Implementasi IPE/IPC dibahas melalui diskusi kelompok, pemetaan strategi, serta sesi perencanaan implementasi kontekstual pada pendidikan profesi yang disesuaikan dengan karakteristik wahana praktik.

“IPE dan IPC merupakan fondasi penting dalam membangun sistem layanan kesehatan yang terintegrasi. Penguatan pendidikan kolaboratif menjadi bagian dari komitmen Unpad dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang adaptif terhadap transformasi sistem kesehatan nasional,” ujar Prof. Meita.

Sementara itu, Prof. Hartiah menekankan bahwa implementasi IPE/IPC tidak hanya berfokus pada penguatan kurikulum, tetapi juga pada perubahan budaya kerja tim agar koordinasi pelayanan menjadi lebih efektif dan berpusat pada pasien. Menurutnya, keberhasilan kolaborasi tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga oleh kemampuan bekerja dalam sistem interprofesional yang saling menghargai peran dan tanggung jawab masing-masing.

Melalui workshop ini, PPI AHS Universitas Padjadjaran menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat model pendidikan kolaboratif sebagai bagian dari pengembangan Academic Health System. Inisiatif ini diharapkan berkontribusi pada penguatan tata kelola layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.* (Rilis oleh: PPI AHS Unpad)

The post Unpad Kembangkan Pendidikan dan Kolaborasi Antarprofesi dalam Sistem Kesehatan Akademik appeared first on Universitas Padjadjaran.

Perhatian Secara Kritis terhadap Board of Peace, Agreement on Reciprocal Trade dan Agresi Israel terhadap Iran
Unpad dan Unpatti Jalin Kerja Sama Terkait Pendampingan Asesmen Penguatan SDM dan Kegiatan

[Kanal Media Unpad] Universitas Pattimura (Unpatti) menjalin kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (Unpad) terkait penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, khususnya pendampingan asesmen penguatan kompetensi manajerial dan sosial kultural serta penyelenggaraan asesmen kegiatan di lingkungan Unpatti. Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani kedua belah pihak di Executive Lounge Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung, Jumat 6 Maret 2026.

“Suatu kehormatan bagi Unpad dapat menjalin kerja sama dengan Universitas Pattimura yang merupakan salah satu universitas besar di Indonesia Timur. Selain kerja sama yang akan kita sepakati hari ini, kami terbuka untuk bentuk kerja sama lainnya di masa mendatang,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita.

Pada kesempatan itu, Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita dan Rektor Unpatti, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Dilanjutkan dengan penandatangan PKS tentang Pendampingan Asesmen Program Penguatan Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural antara Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Prof. Widya Setiabudi Sumadinata dan Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unpatti, Prof. Dr. Pieter Kakisina, S.Pd, M.Si. Lalu penandatanganan PKS tentang Penyelenggaraan Asesmen Kegiatan di Lingkungan Universitas Pattimura antara Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unpatti, Prof. Dr. Pieter Kakisina, S.Pd, M.Si dan Dekan FISIP Unpad, Prof. Mohammad Benny Alexandri.

“Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) baik itu mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan, menjadi concern kita bersama. Unpatti meminta petunjuk ke Kementerian (Kemdiktisaintek), dan Kementerian menunjuk Unpad untuk mendampingi kami dalam memilih calon pemimpin strategis serta melatih mereka agar dapat bekerja secara maksimal,” ujar Rektor Unpatti, Prof. Fredy Leiwakabessy.

Hadir pula dalam penandatangan tersebut antara lain Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Pemasaran Unpad, Prof. Rizky Abdulah, dan Direktur SDM dan Pengembangan Karier Tenaga Kependidikan Unpad, Dr. Imanudin Kudus.*

The post Unpad dan Unpatti Jalin Kerja Sama Terkait Pendampingan Asesmen Penguatan SDM dan Kegiatan appeared first on Universitas Padjadjaran.

Unpad Mulai Bangun Gedung Teaching Lab dan Ruang Kegiatan Mahasiswa Sekolah Vokasi

[Kanal Media Unpad] Sebagai bagian dari pengembangan fasilitas pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan, Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran melaksanakan pembangunan Gedung 3 (Teaching Lab) dan Ruang Kegiatan Mahasiswa. Pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama di lingkungan Sekolah Vokasi Unpad pada Kamis, 5 Maret 2026.

“Keberadaan gedung ini merupakan simbol bagaimana adanya hubungan yang sangat erat antara pendidikan dengan dunia usaha dan dunia kerja. Pendidikan yang lengkap tidak hanya berkaitan dengan hard skill, tapi soft skill juga dapat dikembangkan dalam bentuk pendidikan yang terintegrasi,” ujar Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, dalam sambutannya.

Rektor menambahkan bahwa pengembangan kawasan ini diarahkan untuk menjadi pusat pendidikan vokasi yang mampu menghubungkan proses pembelajaran dengan kebutuhan industri. Unpad berupaya mengejar ketertinggalan dari sekolah-sekolah vokasi yang lebih dahulu berkembang, sekaligus mendorong penguatan peran pendidikan vokasi Unpad di masa mendatang.

Sementara Dekan Sekolah Vokasi Unpad, Dr. Kurniawan Saefullah, mengatakan bahwa pengembangan fasilitas tersebut juga diarahkan untuk memperkuat perkuliahan yang berbasis laboratorium guna meningkatkan keterserapan lulusan di dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, mahasiswa akan lebih siap memasuki dunia kerja apabila sejak awal telah dibangun sikap dan keahlian yang berbasis praktik.

“Gedung ini akan menghadirkan berbagai fasilitas yang mereplikasi situasi dunia kerja nyata di kampus. Sehingga, mahasiswa sejak awal dapat beradaptasi dengan kondisi yang nantinya akan mereka hadapi di dunia kerja,” ujar Kurniawan.

Dalam kegiatan ini, hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Transformasi Digital, Keuangan dan Pengelolaan Bisnis, Prof. Maman Setiawan, Direktur Kemahasiswaan Unpad Inu Isnaeni Sidiq, SS., MA., Ph.D., Direktur Pengelolaan Aset dan Sarana Prasarana Unpad Edward Henry, S.IP., MM., Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Riset Sekolah Vokasi Unpad Dr. Risna Resnawaty, M.P., Wakil Dekan Bidang Sumber Daya dan Organisasi Unpad, Dr. rer. pol. Ernah, S.P., M.Si., serta jajaran Sekolah Vokasi Unpad. Selain hadir, hadir pula perwakilan dari mitra Unpad yaitu Kepala Divisi TJSL, HSE, Aset & UMUM, RCEO BSI Regional Office VI Bandung, PT Pertamina Petra Niaga (PPN), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) dan PT MIR Insurance.

Pembangunan Gedung 3 dan Gedung Kegiatan Kemahasiswaan direncanakan selesai dalam waktu 26 minggu sesuai dengan rencana yang telah disepakati dan melalui proses tender. Pembangunan tersebut ditargetkan rampung sebelum penerimaan mahasiswa baru pada Agustus mendatang sehingga kedua gedung sudah dapat digunakan untuk mendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan.* (R01)

The post Unpad Mulai Bangun Gedung Teaching Lab dan Ruang Kegiatan Mahasiswa Sekolah Vokasi appeared first on Universitas Padjadjaran.

Program “Kanyaah Indung” DWP Unpad di Bulan Ramadhan 1447 H

[Kanal Media Unpad] Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Padjadjaran (Unpad) kembali menyelenggarakan kegiatan program Kanyaah Indung yang dilaksanakan di Mesjid Raya Unpad Jatinangor pada hari Kamis, 5 Maret 2026.

Kanyaah Indung ini merupakan salah satu program Bidang Sosial Budaya DWP Unpad yang rutin diselenggarakan di setiap bulan Ramadhan. Pengumpulan Dana untuk program ini berasal dari donasi di kalangan anggota DWP Unpad yang kemudian diserahkan dalam bentuk bingkisan dan santunan uang tunai.

Ketua Bidang Sosial Budaya DWP Unpad, Dian Trisnawati Widya, memaparkan hasil pengumpulan donasi pada bulan Ramadhan 1447 H ini diberikan kepada 50 mahasiswa angkatan 2022 penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK), 115 bingkisan sembako untuk para petugas satuan pengamanan dan kebersihan Unpad Kampus Dipati Ukur dan Jatinangor serta bingkisan sembako untuk penyediaan iftar di Mesjid Raya Unpad Jatinangor.

Dalam sambutannya ketua DWP Unpad, Reiva Farah Arief S Kartasaamita, mengucapkan terima kasih kepada para petugas satuan keamanan dan kebersihan yang sudah menjaga keamanan dan kebersihan di Unpad Dipati Ukur dan Jatinangor, juga ucapan terima kasih untuk para donatur, pengurus DWP Unpad khususnya Bidang Sosial Budaya dan pengurus Mesjid Raya Unpad sehingga terselenggaranya program ini.

Semoga kadeudeuh ini bisa diterima sebagai bentuk tali kasih dan kanyaah dari ibu-ibu DWP Unpad. Semoga program ini berlanjut dan memberikan manfaat.* (Rilis oleh: Humas DWP Unpad)

The post Program “Kanyaah Indung” DWP Unpad di Bulan Ramadhan 1447 H appeared first on Universitas Padjadjaran.

Country Lead Google For Education Indonesia Kunjungi Unpad, Dorong Integrasi AI di Lingkungan Akademik

[Kanal Media Unpad] Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menerima kunjungan apresiasi dari Google for Education di Ruang Rapat Rektor Unpad Kampus Dipati Ukur, Bandung, Rabu, 4 Maret 2026. Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum penyerahan penghargaan kepada Unpad sebagai Juara 1 Nasional Kategori The Institution with The Highest Number of Gemini Certified Faculty serta Juara 1 Nasional Kategori Individual (Pengimbasan Gemini Artificial Intelligence/AI) yang diraih oleh Firman Ramdhani, S.Tr.Kom (Staf DPSITD Unpad).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Unpad dalam mendorong peningkatan kapasitas dosen melalui pelatihan dan sertifikasi AI, khususnya dalam pemanfaatan teknologi Gemini AI di lingkungan pendidikan tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa perkembangan AI saat ini menuntut perguruan tinggi untuk adaptif dan responsif terhadap perubahan ekosistem digital. Pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi. Rektor berharap penghargaan ini dapat menjadi pendorong bagi Unpad untuk terus memperkuat implementasi AI, baik dalam bidang administrasi, riset, publikasi ilmiah, maupun proses pembelajaran di lingkungan Unpad.

“Bagi kami, ini adalah sesuatu yang harus diadopsi dan dipelajari secara mendalam. AI sudah digunakan di berbagai bidang dan kami berharap Unpad dapat menjadi bagian dari ekosistem tersebut, bahkan menjadi pelopor dalam pemanfaatannya secara masif yang tetap bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai di perguruan tinggi,” ujar Rektor.

Sementara itu, Country Lead Google for Education Indonesia, Olivia Husli Basrin, menyampaikan apresiasi atas komitmen Unpad dalam mengikuti program pelatihan dan sertifikasi AI yang diselenggarakan Google. Olivia menjelaskan bahwa saat ini fokus utama Google for Education adalah mendorong integrasi AI secara berkelanjutan di lingkungan akademik.

Dalam hal ini, Olivia menyampaikan bahwa Unpad tercatat sebagai universitas dengan jumlah lulusan pelatihan dan sertifikasi AI terbanyak di Indonesia. Capaian ini menunjukkan tingginya komitmen dosen Unpad untuk melakukan upskilling dan meningkatkan kompetensi digital. Olivia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan AI tidak terbatas pada penggunaan chatbot atau generative AI semata. Perkembangan AI kini telah memasuki tahap yang lebih kompleks, termasuk kemampuan analitik, otomasi proses, hingga fungsi sebagai agen yang mendukung produktivitas akademik.

“AI dapat dimanfaatkan secara efektif dalam berbagai aspek, mulai dari administrasi, riset, publikasi jurnal, hingga mendukung proses belajar mengajar mahasiswa,” jelas Olivia.* (R02)

The post Country Lead Google For Education Indonesia Kunjungi Unpad, Dorong Integrasi AI di Lingkungan Akademik appeared first on Universitas Padjadjaran.

© 2023 DPSI Unpad.
Jl. Ir. Soekarno km. 21 Jatinagor Sumedang
Gedung Rektorat Lantai 3
dir.psi@unpad.ac.id